Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Efektivitas Wakaf Produktif sebagai Instrumen Pemberdayaan Ekonomi Umat Nur Husen, Mohamad; Habibi, Rakhmawan; Syahni, Ahmad
TIJAROTANA : Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Syariah Vol 6 No 01 (2025): Tijatorana : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : TIJAROTANA : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/tj.v6i01.92

Abstract

Wakaf produktif merupakan salah satu instrumen ekonomi Islam yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas wakaf produktif dalam memberdayakan ekonomi masyarakat, khususnya dalam konteks pengurangan kemiskinan dan peningkatan kemandirian ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui kajian literatur dan analisis data empiris dari beberapa program wakaf produktif di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wakaf produktif dapat menjadi solusi strategis dalam pembangunan ekonomi umat, terutama ketika dikelola secara profesional dan transparan. Implementasi wakaf produktif dalam sektor-sektor seperti pertanian, perdagangan, dan pendidikan terbukti mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat kemandirian ekonomi. Namun demikian, tantangan masih ditemukan dalam aspek regulasi, pengelolaan, dan literasi wakaf di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, lembaga wakaf, dan masyarakat untuk mengoptimalkan peran wakaf produktif sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat.
MEKANISME PENGUPAHAN SOPIR PERUSAHAAN DI CV. TUGHNINA MOJOAGUNG JOMBANG DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Umam, Syafiul; Al Azhar, M Farid; Syahni, Ahmad
TIJAROTANA : Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Syariah Vol 6 No 02 (2025): Tijatorana : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : TIJAROTANA : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/tj.v6i02.105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pengupahan sopir di CV. Tughnina Mojoagung Jombang dalam perspektif ekonomi Islam. Melalui metode kualitatif dan pendekatan studi kasus, penelitian ini menggali komponen pengupahan, sistem perhitungan upah, dan waktu pembayaran yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme yang ada sudah mencakup beberapa aspek penting, seperti keadilan dalam penentuan upah dan keridhaan dari kedua belah pihak. Namun, analisis juga mengindikasikan adanya kebutuhan untuk memperbaiki kelayakan upah agar dapat memenuhi kebutuhan hidup sopir secara lebih baik. Rekomendasi untuk perusahaan mencakup peningkatan transparansi dalam pengkomunikasian sistem pengupahan, evaluasi berkelanjutan terhadap struktur upah, dan pengembangan sistem umpan balik untuk memperoleh masukan dari para sopir. Oleh karena itu, penelitian ini tidak hanya menekankan pentingnya kesesuaian mekanisme pengupahan dengan prinsip ekonomi Islam, tetapi juga menunjukkan bahwa perbaikan dapat berkontribusi pada kesejahteraan karyawan dan keberlanjutan perusahaan.
Metode Qira'ah Muwahhadah Sebagai Upaya Peningkatan Bacaan Al-Qur'an Santri Madrasatul Quran Tebuireng Putri Nurusshoumi, Ainita; Syahni, Ahmad
ABDIMASY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/abdimasy.v4i1.4086

Abstract

Kualitas bacaan Al-Qur’an yang benar dan fasih merupakan fondasi utama dalam pendidikan tahfiz di pesantren. Namun, keberagaman kemampuan santri sering menjadi kendala dalam mencapai keseragaman bacaan yang sesuai kaidah tajwid dan makhraj. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan bacaan Al-Qur’an santri Madrasatul Qur’an Tebuireng Putri melalui penerapan metode Qirā’ah Muwahhadah. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan, pelatihan, dan praktik kolektif yang menggabungkan pendekatan pendidikan masyarakat dan pelatihan langsung. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, serta tes bacaan sebelum dan sesudah pelaksanaan metode. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata kemampuan bacaan santri sebesar 25–28% pada aspek makhraj huruf, hukum tajwid, panjang-pendek bacaan, serta kefasihan. Selain itu, respon santri dan musyrifah terhadap metode ini sangat positif karena pembelajaran berlangsung lebih efektif, efisien, dan membangun semangat kebersamaan. Penerapan metode Qirā’ah Muwahhadah terbukti mampu menciptakan keseragaman bacaan, meningkatkan kualitas setoran binnadhar, serta memperkuat sistem pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan pesantren. Program ini diharapkan dapat menjadi model inovatif dalam peningkatan mutu pembelajaran Al-Qur’an di lembaga tahfiz lainnya di Indonesia.
Pendekatan Linguistik Dalam Tafsir Al-Qur’an: Kajian Konseptual Tentang Definisi, Lingkup, dan Urgensinya Ainita Nurusshoumi; Ahmad Syahni
CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAI Sultan Muhammad Syafiuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cbjis.v7i2.4411

Abstract

Penelitian ini memaparkan definisi, ruang lingkup, urgensi, sejarah, tokoh, dan perkembangan kajian tafsir linguistik sejak era Nuzul al-Qur’an hingga abad ke-20 M. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana peran dan kontribusi pendekatan linguistik dalam memahami makna Al-Qur’an serta menelusuri perkembangan historis dan metodologisnya dalam khazanah tafsir Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, yaitu dengan menelaah sumber-sumber kepustakaan klasik dan kontemporer yang berkaitan dengan tafsir linguistik, baik dari aspek teori kebahasaan maupun tafsir Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran Al-Qur’an dengan pendekatan linguistik merupakan bentuk penafsiran yang menggunakan perangkat ilmu bahasa untuk menjelaskan makna lafaz, struktur kalimat, dan keindahan susunan bahasa Al-Qur’an. Kajian tafsir linguistik meliputi aspek nahwu, sharaf, balaghah, al-alfazh al-musykilah, judzūr al-kalimāt fī al-lughah al-‘arabiyyah, dan wujūh al-qirā’āt. Dalam perkembangannya, kajian ini menunjukkan kemajuan yang signifikan: pada masa Nuzūl al-Waḥy, penafsiran linguistik dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, kemudian dilanjutkan oleh para sahabat, tabi‘in, dan tabi‘ut tabi‘in. Hingga abad ke-19 dan 20, seiring dengan berkembangnya ilmu linguistik modern, tafsir linguistik mengalami perluasan kajian yang meliputi analisis fonologi, fonetik, sosiolinguistik, dan semantik terhadap bahasa Al-Qur’an
Socialization of the Implementation of Sharia Contracts in the Management of UP2K as an Effort to Increase Islamic Economic Literacy in the Community Budi Santoso, Muhammad Syafi'i; Nasiruddin, Muhammad; Habibi, Rakhmawan; Hidayati, Nur Laily; Al Azhar, M Farid; Syahni, Ahmad; M. Umar Ahfadz
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2025): November
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/zcz28r93

Abstract

This community service activity aims to improve Islamic economic literacy through the socialization of the implementation of sharia contracts in the management of Family Income Improvement Enterprises (UP2K). The activities were carried out in the form of interactive lectures, group discussions, and simple training based on case studies. The target group of the activity was the UP2K management group and the surrounding community actively involved in productive economic activities. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of the basic concepts of sharia contracts and an awareness of the importance of applying these principles in daily economic activities. Participants also expressed interest in developing Sharia-based UP2K more systematically in the future. Thus, this activity is expected to be the first step in encouraging the transformation of the community economy towards a system that is fairer, more transparent, and in accordance with Islamic values