Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Lensa Pendas

IMPLEMENTASI MODEL THINK TALK WRITE BERBASIS MULTIMEDIAUNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPS KELAS VSEKOLAH DASAR Rusnilawati Rusnilawati; Irfan Fajrul Falah
Jurnal Lensa Pendas Vol 1 No 1 (2016): September 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata pelajaran IPS di Sekolah Dasar merupakan pelajaran yang mengkaji seperangkat peristiwa, fakta, konsep, dan generalisasi yang berkaitan dengan isu sosial.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan mengajar guru, aktivitas belajar, serta hasil belajar siswa kelas VA SD Islam Al-Madina Kota Semarang melalui penerapan model Think Talk Write berbasis multimedia.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas tiga siklus. Setiap siklus terdapat empat tahapan yang dilalui yaitu perencanaan, pelaksanakan, pengamantan dan refleksi.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskripstif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan: (1) Keterampilan guru siklus I mendapatkan skor 27 kategori baik, pada siklus II skor 30 kategori sangat baik, dan siklus III meningkat dengan skor 34 kategori sangat baik. (2) Aktivitas siswa siklus I mendapatkan skor 21.14 kategori baik, pada siklus II skor 23.20 kategori baik, dan siklus III meningkat dengan skor 27.30 kategori sangat baik. (3) Ketuntasan belajar klasikal siswa siklus I 76% meningkat pada siklus II menjadi 83,33%, dan meningkat pada siklus III menjadi 90%. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan model Think Talk Write berbasis multimedia dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPS meliputi keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa.
KOLABORASI QUESTION AND ANSWER TECHNIQUE DAN SEE DIFFERENCES DALAM MENINGKATKAN RESPON SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS SEKOLAH DASAR Agatha Kristi Pramudika Sari; Irfan Fajrul Falah
Jurnal Lensa Pendas Vol 2 No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya respon siswa terhadap pembelajaran bahasa Inggris di sekolah merupakan sebuah kendala yang harus dipecahkan. Tentu ini merupakan sebuah tantangan bagi guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris agar materi yang kita sampaikan dapat dipahami dengan baik oleh siswa sehingga mereka dapat mengimplementasikan pengetahuan yang mereka dapat dalam kehidupan sehari-hari yang juga akan berdampak secara otomatis terhadap respond dan juga minat siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. Salah satu caraya adalah dengan menggunakan metode yang sesuai dengan karakter dan juga kebutuhan siswa. Dalam hal ini metode question and answer yang dikolaborasikan dengan permainan see differences, Selain dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa, metode ini juga sangat membantu guru dalam menciptakan respon positif siswa dalam mempelajari bahasa Inggris khususnya pada aspek speaking
PENINGKATAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL YANG DIMODIFIKASI Irfan Fajrul Falah; Agatha Kristi Pramudika Sari
Jurnal Lensa Pendas Vol 3 No 2 (2018): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/lensa pendas.v3i2.263

Abstract

Bahasa Inggris menjadi sebuah kebutuhan yang mendasar di era yang serba teknologi seperti sekarang ini. Sudah barang tentu kita harus senantiasa membekali anak-anak kita dengan pengetahuan bahasa Inggris yang mana akan sangat berguna dalam kehidupan mereka kelak. Salah satu upaya dalam proses pengenalan bahasa Inggris di Sekolah Dasar yang dapat dilakukan oleh guru khususnya dalam mengenalkan kosakata bahasa Inggris adalah melalui permainan tradisional “Slep Dur” yang berasal dari Jawa Barat. Permainan tradisional ini sudah mulai ditinggalkan oleh anak-anak di daerah karena mungkin kalah bersaing dengan gadget yang diberikan oleh orang tua mereka. Namun dalam penelitian ini, penulis berupaya untuk memperkenalkan bahasa Inggris kepada pembelajar muda usia atau anak-anak sekaligus melestarikan warisan tradisional daerah yang dimiliki.
PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM ( IPA ) SISWA KELAS IV SDN 1 CILEUYA KECAMATAN CIMAHI KABUPATEN KUNINGAN Firda Sari Ayuningsih; Irfan Fajrul Falah
Jurnal Lensa Pendas Vol 5 No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v5i2.1637

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar pada mata pelajaran IPA di kelas IV SDN 01 Cileuya, dan untuk mengetahui peran serta kendala yang menghambat proses pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar pada mata pelajaran IPA dikelas IV SDN I Cileuya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain penelitian studi kasus, dengan menggunakan responden siswa kelas IV, guru/ wali kelas IV. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi, sementara untuk teknik analisis data yang digunakan peneliti adalah triangulasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa dengan guru menerapkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar pada pembelajaran IPA dapat membuat suasana pembelajaran menjadi menyenangkan, karena lingkungan sekolah sangatlah berperan penting dalam proses pembelajaran, khususnya pada pembelajaran IPA yang erat kaitanya dengan lingkungan sekitar. Namun adapula beberapa kendala yang mengambat seperti dalam pengelolaan waktu dan kurangnya konsentrasi siswa.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISKUSI TERBIMBING DI SEKOLAH DASAR Azi Rini Rizkillah; Irfan Fajrul Falah
Jurnal Lensa Pendas Vol 6 No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v6i2.1652

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan metode diskusi terbimbing di Kelas V SD Negeri Kertaungaran. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode diskusi terbimbing pada KD Bahasa Indonesia Tema 8 Sub Tema 1 materi mengidentifikasi dan menuliskan peristiwa-peristiwa pada teks dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri Kertaungaran. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya peningkatan dari pra siklus, siklus I ke siklus II. Pada pra siklus diperoleh nilai aktivitas 47% kategori (Kurang). Pada siklus I mengalami peningkatan, yaitu 60% berkategori (Cukup). Ativitas siswa pada Siklus II mengalami peningkatan lagi menjadi 87% atau berkatergori (Sangat Baik). Pada pra siklus terdapat 9 siswa atau 25% yang nilainya mencapai KKM. Siklus I nilai yang tuntas sesuai KKM sebanyak 26 siswa atau 72%. Sedangkan pada siklus II nilai yang tuntas sebanyak 33 siswa atau 92%. Pencapaian 92% > 75% sesuai kriteria klasikal yang telah ditentukan, maka Penelitian Tindakan Kelas dinyatakan berhasil.
Respon Siswa Terhadap Bahan Ajar Membaca Berbasis Kearifan Lokal Irfan Fajrul Falah; Rita Kusumah; Muhafidin
Jurnal Lensa Pendas Vol 8 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v8i1.2607

Abstract

Diantara beberapa jenis membaca, membaca pemahaman dianggap yang paling kompleks karena melibatkan pengetahuan dan juga pengalaman yang telah dimiliki oleh pembaca serta dihubungkan dengan isi bacaan. Di tingkat sekolah dasar, kemampuan ini belum mendapat perhatian yang maksimal terutama dari guru. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan tersebut adalah dengan mengembangkan bahan bacaan yang relevan dengan kehidupan mereka yang dalam hal ini di basiskan pada kearifan lokal. Dengan mengembangkan bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa, proses pembelajaran disinyalir akan lebih efektif sehingga berdampak terhadap kualitas pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran respon siswa terhadap bahan ajar membaca yang dikembangkan yakni bahan ajar membaca berbasis kearifan lokal. Penelitian ini sendiri menggunakan metode kualitatif dengan teknik penyebaran angket. Angket sendiri terdiri dari beberapa pernyataan yang sederhana dan didistribusikan kepada siswa kelas 5B di SDN Cigugur Kabupaten Kuningan. Adapun angket tersebut meliputi pertanyaan terkait display atau tampilan, konten dan juga kebermanfaatan yang dirasakan. Berdasarkan hasil dari angket yang telah didistribusikan, respon yang ditunjukan oleh siswa terhadap bahan ajar membaca berbasis kearifan lokal yang disusun berada dalam level baik. Hal ini terlihat dari skor rata-rata yang lebih dari 70 % yang terdapat dalam tiga aspek yakni tampilan, konten materi dan juga manfaat yang dirasakan.
Pengaruh Metode Directed Reading Thinking Activity (DRTA) Terhadap Kemampuan Membaca Intensif Pada Materi Teks Pokok Bacaan di Kelas III Sekolah Dasar Sri Nurafifah; Cucu Rojikin; Irfan Fajrul Falah
Jurnal Lensa Pendas Vol 9 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v9i1.3716

Abstract

The research purpose to determine the implementation of the Directed Reading Thinking Activity (DRTA) method and to determine the effect of the Directed Reading Thinking Activity (DRTA) method on intensive reading skills on the main material of reading texts in class III of elementary school. The research method used in this research is a quantitative method with the research subjects being 29 grade III elementary school students. Data was collected through library studies, field studies, learning processes, questionnaires and tests. Then the data is processed, analyzed using statistical tests to obtain results and conclusions. The results of this research show that the Directed Reading Thinking Activity (DRTA) learning method can improve reading skills in third grade elementary school. The increase in students' reading skills can be seen in the quality of the learning process which is shown by students' activity and enthusiasm during the learning process. The product improvement can be seen from the percentage of student responses to the application of the Directed Reading Thinking Activity (DRTA) method of 78.15% and if interpreted, the response was very positive and the average score of students increased before being given the application of the Directed Reading Thinking Activity (DRTA) method. 51.90%, after being given the application of the Directed Reading Thinking Activity (DRTA) method 75.66, an increase of 43.85%.
Pengaruh Metode Directed Reading Thinking Activity (DRTA) Terhadap Kemampuan Membaca Intensif Pada Materi Teks Pokok Bacaan di Kelas III Sekolah Dasar Sri Nurafifah; Cucu Rojikin; Irfan Fajrul Falah
Jurnal Lensa Pendas Vol 9 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v9i1.3716

Abstract

The research purpose to determine the implementation of the Directed Reading Thinking Activity (DRTA) method and to determine the effect of the Directed Reading Thinking Activity (DRTA) method on intensive reading skills on the main material of reading texts in class III of elementary school. The research method used in this research is a quantitative method with the research subjects being 29 grade III elementary school students. Data was collected through library studies, field studies, learning processes, questionnaires and tests. Then the data is processed, analyzed using statistical tests to obtain results and conclusions. The results of this research show that the Directed Reading Thinking Activity (DRTA) learning method can improve reading skills in third grade elementary school. The increase in students' reading skills can be seen in the quality of the learning process which is shown by students' activity and enthusiasm during the learning process. The product improvement can be seen from the percentage of student responses to the application of the Directed Reading Thinking Activity (DRTA) method of 78.15% and if interpreted, the response was very positive and the average score of students increased before being given the application of the Directed Reading Thinking Activity (DRTA) method. 51.90%, after being given the application of the Directed Reading Thinking Activity (DRTA) method 75.66, an increase of 43.85%.