Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penerapan Pembelajaran Berbasis Proyek Menggunakan Internet of Things (IoT) pada Pembuatan Tong Sampah Otomatis di SMK Negeri 1 Tuah Kemuning, Indragiri Hilir Tri Saputra, Haris; Suri Tauladan, Imam; Apriwandi; Sujana, Teguh; Rifqi Harimardika, Musyaffa; Gemala Jondya, Aisha; Firdaus
BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1: BATOBO: Juni 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/batobo.3.1.120-128

Abstract

Kesenjangan antara kurikulum pembelajaran dan kebutuhan teknologi industri semakin nyata dalam Pendidikan Tingkat Menengah Kejuruan (SMK), khususnya terkait belum diterapkannya teknologi Internet of Things (IoT) dalam proses pembelajaran. Kondisi ini mendorong perlunya penguatan keterampilan berbasis teknologi terkini bagi siswa melalui kegiatan nyata yang relevan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi IoT melalui pembuatan tong sampah otomatis pada SMK Negeri 1 Tuah Kemuning Indragiri Hilir. Selain peningkatan kesadaran pengelolaan sampah, kegiatan PkM ini merupakan solusi inovatif terhadap penguatan keterampilan berbasis teknologi terkini. Kegiatan PkM ini dilaksanakan dengan menggunakan metode pembelajaran berbasis proyek yang melalui tiga tahapan utama yaitu Perencanaan Kegiatan Mitra, Pelatihan Teknis dan Perakitan, Pengujian Fungsional dan Refleksi Hasil. Dalam tahapan pelatihan dan implementasi, awal kegiatan dimulai dengan memberikan penjelasan konsep dasar IoT kepada guru dan siswa. Selanjutnya,  kegiatan desain dan pembuatan rancang bangun tong sampah otomatis yang dilengkapi dengan sensor mendeteksi volume sampah. Tong sampah otomatis juga dilengkapi dengan sistem notifikasi berbasis aplikasi mobile dengan tujuan memudahkan pengelolaan sampah secara efisien. Selain itu, implementasi IoT dalam pengelolaan sampah bertujuan untuk memperkenalkan konsep smart city yang ramah lingkungan dan mengedukasi generasi muda tentang pentingnya pengelolaan sampah berbasis teknologi. Hasil dari kegiatan PkM ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi IoT dapat memberikan konstribusi positif terhadap peningkatan kualitas lingkungan sekolah serta meningkatkan dan keterampilan siswa dalam bidang teknologi. Dari hasil pengukuran kuantitatif dapat disimpulkan bahwa, sebesar 96,67% mahasiswa berhasil memahami penerapan konsep teknologi IoT.
Self-doped porous carbon derived from acacia plantation residues for green-supercapacitor in sustainable energy applications Apriwandi, Apriwandi; Deniza, Rindhu Nabila; Martin, Awaludin; Julnaidi, Julnaidi; Taslim, Rika; Taer, Erman
Journal of Applied Materials and Technology Vol. 7 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Faculty of Engineering Universitas Riau and Applied Materials and Technology Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/Jamt.7.1.1-10

Abstract

To improve bio-organic-carbon quality for supercapacitors, consider using dual or more heteroatom for more profitable carbon-chain doping. Developing suitable sources and preparation strategies is challenging but essential. Herein, we introduce a potential carbon source derived from acacia plantation residues, doped with boron, oxygen, and phosphorus. The pore structure of this carbon material can be precisely tuned to exhibit a well-defined hierarchical arrangement of micro-, meso-, and macropores through a low-ratio of phosphoric acid (H?PO?) impregnation method combined with dual-environment (N2 and CO2) vertical pyrolysis in one step integrated. The resulting material displays a confirmed hierarchical morphology with a hierarchical transformation into tunnel pores, in specific surface area of 521.70 m²/g which contributed to high charge storage and deliverability. Additionally, the material contains significant levels of boron (0.93%), oxygen (9.19%), and phosphorus (0.34%), facilitating a reversible Faradic reaction in the working electrode. Consequently, optimized-electrode achieves a specific capacitance of 198 F/g at 1 A/g in H?SO? electrolyte. In a two-electrode system, records energy density of 14 Wh/kg (1 A/g) at a maximum power density of 670 W/kg (10 A/g). These findings suggest that the natural incorporation of boron, oxygen, and phosphorus enhances both the activity and the hierarchical pore structure of carbon derived from acacia plantation residues.
Volumetric-gravimetric synergy in biomass-derived carbon supercapacitors: A case study on dried banana leaf waste Apriwandi, Apriwandi
Indonesian Physics Communication Vol 22, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkfi.22.1.1-10

Abstract

Biomass-derived carbon-based supercapacitors are a compelling solution for environmentally friendly electrochemical energy storage, playing a crucial role in the transition to sustainable energy. Despite this potential, much of the existing research has overly concentrated on theoretical evaluations, hindering practical application. This study decisively addresses the performance of supercapacitors on both a volumetric and practical scale, underscoring their global applicability. The carbon material utilized in this research was expertly produced from dried banana leaf biomass, converted into solid carbon through a process of chemical activation with NaOH and high-temperature pyrolysis. The pyrolysis was carried out in an integrated fashion, combining carbonization and physical activation stages within a carbon dioxide (CO₂) gas atmosphere at temperatures of 700°C, 800°C, and 900°C. Initial characterization focused on density analysis to assess the structural integrity of the porous carbon electrodes. Electrochemical performance was rigorously evaluated using cyclic voltammetry (CV) for volumetric capacitance and galvanostatic charge-discharge (GCD) for gravimetric capacitance within a two-electrode system using a 1000 mmol/L Na2SO4 electrolyte. The results are compelling: the carbon material activated at 900°C achieved an exceptional volumetric capacitance of 198 F/cm³ and a gravimetric capacitance of 181 F/g. These results clearly demonstrate that banana leaf-derived activated carbon is not only viable but also a highly promising electrode material for supercapacitors, paving the way for practical applications in the field.
Potensi Rotan sebagai Elektroda Karbon Aktif Monolit untuk Aplikasi Superkapasitor Mustika, Widya Sinta; Taer, Erman; Apriwandi; Agustino; Taslim, Rika
Newton-Maxwell Journal of Physics Vol. 4 No. 1: April 2023
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/nmj.v4i1.26976

Abstract

Rotan merupakan salah satu produk hutan utama, dengan ketersedian yang cukup berlimpah. Struktur rotan yang terdiri dari gugus polimer (selulosa, hemiselulosa dan lignin) menjadikan rotan berpotensi sebagai karbon aktif. Pemanfaatan rotan sebagai karbon aktif adalah upaya untuk mengkonversi bahan biomassa menjadi produk bernilai ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan karbon aktif monolit tanpa bahan perekat sebagai elektroda superkapasitor.  Bahan baku rotan dikonversi menjadi karbon aktif monolit  melalui proses karbonisasi (N2, 600 oC) dan aktivasi fisika (CO2, 850 oC) yang terintegrasi. Kemampuan karbon aktif monolit rotan sebagai elektroda superkapasitor ditinjau melalui sifat elektrokimia menggunakan cyclic voltammetric (CV). Penelitian ini berhasil mengubah rotan menjadi   elektroda karbon aktif monolit tanpa bahan perekat, dengan kemampuan elektrokimia sebesar 104 F g-1 dengan laju pemindaian 1 mV s-1, menggunakan konfigurasi elektroda lapisan ganda dengan elektrolit 1 M H2SO4. Elektroda karbon aktif monolit rotan juga menunjukkan densitas sebesar 1,04 g cm-3, yang menunjukkan potensi kehadiran struktur pori yang baik.