Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGGABUNGAN METODE TOPSIS DAN AHP PADA PENENTUAN BIBIT PADI UNGGUL Amalia Amalia; Fitri Kurnia
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.3788

Abstract

Abstract: The use of superior seeds has a significant impact on increasing productivity in agricultural businesses. To support the progress of agricultural businesses, the availability of high-quality superior seeds is needed so that farmers can increase their harvests and production quality. In an effort to increase production and farmer income, rice seeds that have superior quality are needed. This study aims to help farmers in choosing the type of seeds that are appropriate to the environmental conditions of the planting site, by considering various relevant criteria. In addition, this study also provides recommendations for quality rice seeds to farmers. The method used is a combination of AHP and TOPSIS. The results of this study indicate that by applying a combination of the two methods in a decision support system, farmers can determine superior rice seeds more precisely. Keywords: AHP, TOPSIS, Rice Seedlings Abstrak: Penggunaan benih unggul memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan produktivitas dalam usaha pertanian. Untuk menunjang kemajuan usaha tani, sangat diperlukan ketersediaan benih unggul berkualitas tinggi agar para petani mampu meningkatkan hasil panen serta mutu produksinya. Dalam upaya meningkatkan hasil produksi dan pendapatan petani, diperlukan benih padi yang memiliki kualitas unggul. Penelitian ini bertujuan untuk membantu petani dalam memilih jenis bibit yang sesuai dengan kondisi lingkungan tempat penanaman, dengan mempertimbangkan berbagai kriteria yang relevan. Selain itu, penelitian ini juga memberikan rekomendasi bibit padi yang berkualitas kepada para petani. Metode yang digunakan adalah kombinasi antara AHP dan TOPSIS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penerapan gabungan kedua metode tersebut dalam sistem pendukung keputusan, petani dapat menentukan bibit padi unggul secara lebih tepat. Kata kunci: AHP, TOPSIS, Bibit Padi
MODEL GROUP DECISION SUPPORT SYSTEM DENGAN MULTI-RESPONDEN DAN MULTI-ATRIBUT DALAM REKOMENDASI BENIH PADI TERBAIK Amalia Amalia; Fauriatun Helmiah; Yogi Abimanyu Permana
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4245

Abstract

Abstract: As a result, farmers often face various problems such as less than optimal yields due to low grain weight (tonnage) and quality, increased maintenance costs, longer harvest periods, and even the risk of crop failure. The urgency of this research lies in the challenges faced by farmers in Asahan Regency in determining appropriate and superior rice seed varieties. Reliance on trial and error methods in seed selection results in less than optimal harvest results. Based on the above problems, this study aims to develop a decision support model to determine superior rice seed varieties to increase yields. The method used in solving the problem is the Group Decision Support System (GDSS) with a decision support method using Multi-Respondent and Multi-Method. The multi-respondent concept allows collaboration between experts, practitioners, and farmers, and the multi-method concept allows data to be analyzed using various techniques, namely WP, MOORA, MAUT, and Borda. Keywords: Group Decision Support System; Multi-Method; Multi-Respondent; Borda; Rice Seeds Abstrak: Akibatnya, seringkali petani menghadapi berbagai masalah seperti hasil panen yang kurang maksimal karena rendahnya bobot (tonase) dan kualitas butir beras, meningkatnya biaya perawatan, masa panen yang lebih lama, dan bahkan risiko gagal panen. Urgensi penelitian ini terletak pada tantangan yang dihadapi oleh petani di Kabupaten Asahan dalam menentukan varietas benih padi yang tepat dan unggul. Ketergantungan pada metode coba-coba dalam pemilihan benih menyebabkan hasil panen yang kurang optimal. Berdasarkan masalah di atas, penelitian ini bertujuan mebangun model pendukung keputusan untuk menentukan varietas benih padi unggul guna meningkatkan hasil panen. Metode yang digunakan dalam penyelesaian masalah yaitu Group Decision Support System (GDSS) dengan metode pendukung keputusan menggunakan Multi Responden dan Multi Metode. Konsep multi responden memungkinkan kolaborasi dari ahli, praktisi dan petani dan konsep multi metode Multi metode meungkinkan data dianalisis dengan beragam teknik yaitu WP, MOORA dan MAUT dan Borda.Kata kunci: Group Decision Support_System;Multi Metode;Multi Responden;Borda; Benih Padi 
MODEL GROUP DECISSION SUPPORT SYSTEM DALAM PEMILIHAN MEDIA PROMOSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU PERGURUAN TINGGI SWASTA Nuriadi Manurung; Amalia Amalia; Anjani Anjani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4246

Abstract

Abstract: To maintain stability and increase student enrollment, various promotional efforts are undertaken, including billboards, school visits, social media, radio, and other channels. However, these promotions do not prioritize appropriate promotional media, resulting in significant costs and resource constraints. The purpose of this study is to evaluate the best promotional media that can assist management in determining efficient promotional media priorities through a decision support system model. The decision support system used is a Group Decision Support System (GDSS) approach with multiple respondents. The method used includes the Multi-Factor Evaluation Process (MFEP), Multi-Attribute Utility Theory (MAUT), and Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis (MOORA). The BORDA method is used as the final solution for the single best promotional media. The results of the study using the Borda method ranked social media and billboards as the best alternatives, followed by broadcasts and brochures, with radio coming in last. Therefore, this decision support model can help private universities determine more effective and objective student admissions promotion strategies. Keywords: GDSS; Multi-Respondent; Multi Method; Borda; College Promotion Abstrak: Untuk menjaga stabilitas dan meningkatkan jumlah mahasiswa, berbagai upaya promosi dilakukan, termasuk melalui baliho, kunjungan ke sekolah-sekolah, promosi di media sosial, radio, dan lainnya. Namun, promosi yang dilakukan belum mempertimbangkan prioritas media promosi yang tepat, sehingga berdampak pada biaya dan sumber daya yang besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi media promosi terbaik yang dapat membantu manajemen dalam menentukan prioritas media promosi yang efisien melalui model sistem pendukung keputusan. Metode yang digunakan yaitu Sistem pendukung keputusan yang akan digunakan adalah dengan pendekatan Grup Decission Support System (GDSS) dengan multi responden dan penggunaan metode antara lain Multi Factor Evaluation Process (MFEP), Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) dan metode Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis (MOORA) dan dengan menggunakan pendekatan metode BORDA sebagai solusi final tunggal media promosi terbaik. Hasil penelitian dengan metode Borda menempatkan media sosial dan baliho sebagai alternatif terbaik, diikuti broadcast dan brosur, sementara radio menempati posisi terakhir. Dengan demikian, model pendukung keputusan ini dapat membantu perguruan tinggi swasta menentukan strategi promosi penerimaan mahasiswa baru secara lebih efektif dan objektif. Kata kunci: GDSS; Multi Responden; Multi Metode; Borda; PromosiPerguruan Tinggi
IMPLEMENTASI METODE SAW SEBAGAI PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PENENTUAN TENAGA PENGAJAR TERBAIK Masitah Handayani; Amalia; Anggi Wulandari
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6663

Abstract

Abstract: Teaching staff are a key component in determining the quality of education in a course institution. Optimal teaching staff performance will directly impact the quality of learning. However, the process of determining the best teaching staff in many courses is still done subjectively and does not use a measurable and transparent computerized system. Problems that often arise include the many assessment criteria that must be considered, the time-consuming evaluation process, the lack of objectivity in decision-making, and the absence of an integrated system to assist management. To overcome these problems, a Decision Support System (DSS) is needed that can process various criteria systematically. One suitable method is Simple Additive Weighting (SAW), because this method is able to weight and rank alternatives based on predetermined criteria. The SAW method is known as a simple and effective method in assessing alternatives based on predetermined criteria. With clear weights and criteria values, this method is able to provide more objective results in the process of determining the best teaching staff. Fifteen teaching staff were assessed using the SAW Method with five assessment criteria: Length of Service, Discipline, Innovation, Loyalty, and Teaching Methods. Based on these calculations, the alternative that is entitled to receive a reward is A14 with the highest Vi value of 0,92. Keywords: SAW Method, Decision Support System, Instructor   Abstrak:  Tenaga pengajar merupakan komponen utama dalam menentukan kualitas pendidikan di suatu lembaga kursus. Kinerja tenaga pengajar yang optimal akan berdampak langsung pada mutu pembelajaran. Namun, proses penentuan tenaga pengajar terbaik di banyak kursus masih dilakukan secara subjektif dan belum menggunakan sistem terkomputerisasi yang terukur dan transparan. Permasalahan yang sering muncul antara lain antara lain banyaknya kriteria penilaian yang harus dipertimbangkan, proses evaluasi yang memakan waktu, kurangnya objektivitas dalam pengambilan keputusan, serta tidak adanya sistem yang terintegrasi untuk membantu manajemen.Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang mampu mengolah berbagai kriteria secara sistematis. Salah satu metode yang sesuai adalah Simple Additive Weighting (SAW), karena metode ini mampu melakukan pembobotan dan perangkingan alternatif berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Metode SAW dikenal sebagai metode yang sederhana dan efektif dalam menilai alternatif berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Dengan bobot dan nilai kriteria yang jelas, metode ini mampu memberikan hasil yang lebih objektif dalam proses penentuan tenaga pengajar terbaik. Ada lima belas orang tenaga pengajar yang dinilai menggunakan Metode SAW dengan lima kriteria penilaian yaitu Lama Bekerja, Kedisiplinan, Inovasi, Loyalitas dan Metode Pengajaran. Berdasarkan perhitungan tersebut alternatif yang berhak mendapatkan reward adalah adalah A14 dengan nilai Vi tertinggi adalah 0,92. Kata Kunci: Metode SAW, Sistem Pendukung Keputusan, Tenaga Pengajar
Peningkatan Kemampuan Pengelolaan Usaha UMKM Melalui Pelatihan Manajemen, Keuangan dan Digital Wan Mariatul Kifti; Rohminatin Rohminatin; Amalia Amalia
Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 7 No 1 (2026): July 2026
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jrespro.v7i1.10625

Abstract

−This community service program was conducted for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Sei Silau Timur Village, primarily engaged in home-based culinary businesses and small-scale trading. Based on the preliminary assessment, the main challenges faced by the participants included limited business management skills, the absence of systematic financial record-keeping, and inadequate utilization of digital technology for product marketing, which hindered business growth and competitiveness. To address these issues, the program provided training on business management, basic financial record-keeping, and social media-based digital marketing. The activities were implemented through socialization sessions, hands-on practice, and interactive discussions tailored to the participants' needs. The program involved 50 MSME participants. The evaluation results indicated that participants' level of understanding reached 85% in business management, 80% in basic financial management, and 78% in digital marketing after completing the training. Furthermore, participants demonstrated the ability to prepare simple financial records and gained a better understanding of utilizing social media as a marketing tool. These findings indicate that the community service program effectively enhanced the participants' competencies in managing their businesses, thereby contributing to improved business competitiveness and supporting the sustainable economic empowerment of the local community.
PELATIHAN PENERAPAN APLIKASI ARSIP SURAT DI DESA TELUK DALAM Amalia Amalia; Wan Mariatul Kifti; Sudarmin Sudarmin; Reski Ramadhan Siregar
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2014

Abstract

especially in managing letters. Letters are often used as reminders in the future. Handling letters is called valuable because it stores the necessary information. Data regarding incoming and outgoing mail must be stored properly and correctly to make the management process easier. At the Teluk Dalam Village Office in managing letter archives is still done manually where agenda books are often used to recap letter data. So if one day you need mail data, it will take a long time to find the data, especially data that has been stored for many years. Therefore, we provide a solution in the form of providing training to Village Officials regarding applications that can be used to archive letters. The methods for carrying out these activities are providing material and collecting data. The target of this activity is that 95% of Village Officials are able to implement the application. Keyword: files, lettersAbstrak: Pemanfaatan teknologi informasi yang semakin canggih dapat membantu pekerjaan terutama dalam pengelolaan surat. Surat sering dijadikan alat pengingat dikemudian hari. Penanganan surat disebut berharga sebab menyimpan informasi yang diperlukan. Data mengenai surat masuk dan surat keluar harus disimpan secara baik dan benar agar mempermudah proses pengelolaannya. Di Kantor Desa Teluk Dalam pengelolaan arsip surat masih dilakukan secara manual dimana buku agenda sering digunakan untuk merekap data surat. Sehingga jika suatu saat memerlukan data surat maka membutuhkan waktu yang lama agar dapat menemukan data tersebut terlebih data yang disimpan dalam kurun waktu yang sudah bertahun lamanya. Oleh karena itu, kami memberikan solusi berupa pemberian pelatihan kepada Perangkat Desa terkait aplikasi yang bisa digunakan untuk mengarsipkan surat. Adapun metode dalam pelaksanaan kegiatan tersebut adalah pemberian materi dan pengumpulan data. Target dari kegiatan ini adalah 95% para Perangkat Desa mampu menerapkan aplikasi tersebut. Kata kunci: arsip, surat 
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN PRIORITAS PENERIMA DISTRIBUSI PUPUK MENGGUNAKAN METODE SAW PADA UD. JAYA TANI Wanda Ramadhani; Muhammad Ardiansyah Sembiring; Amalia Amalia
Jurnal Sistem Informasi dan Informatika (Simika) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Sistem Informasi dan Informatika (Simika)
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/simika.v9i2.4597

Abstract

This study aims to design and implement a Decision Support System (DSS) to determine the priority of fertilizer distribution recipients at UD. Jaya Tani. The main problem faced is that the fertilizer distribution process is still carried out conventionally based on estimates without accurate data analysis, so that there is often a mismatch between the availability of fertilizer stocks and the demand of farmers in the field. This condition has the potential to cause losses due to excess stock or lost sales opportunities due to stock shortages. This study uses the Simple Additive Weighting (SAW) method, which works by weighted summation of the performance values of each alternative based on several predetermined criteria. The criteria used in this study include land area, crop age, remaining fertilizer stock owned by farmers, and fertilizer demand. The system was developed web-based using the PHP programming language with a MySQL database. The results of the study show that the application of the SAW method can help determine the priority of fertilizer distribution recipients in a more objective and measurable manner. The system built is capable of ranking farmers based on the preference values generated, thereby facilitating management in making more targeted fertilizer distribution decisions. With this system in place, UD. Jaya Tani is expected to improve the efficiency of fertilizer distribution management and optimize stock availability to meet farmers' needs more effectively.
TES MULTIPLE INTELLIGENCE UNTUK MENGETAHUI MINAT DAN BAKAT ANAK SEKOLAH DASAR DENGAN SISTEM PAKAR Ada Udi Firmansyah; Amalia Amalia
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 4 No. 1 (2021): February 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v4i1.481

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini mengalami kemajuan yang sangat cepat, begitu juga dengan seiringnya kemampuan anak-anak manusia sekarang. Alangkah baiknya kita bisa mendeteksi kemampuannya atau minat dan bakatnya sejak dini demi kelancaran perkembangan teknologi kedepannya. Dengan aplikasi komputer  sehingga memunculkan revolusi dan inovasi dalam ilmu pengetahuan, khususnya dalam teknologi kecerdasan buatan (Artificial intelligence). Dengan berkembangnya daya pikir dan daya kecerdasan manusia (khususnya manusia di indonesia) maka pada saat ini manusia pun menciptakan suatu komputer yang berguna untuk membantu dan mempermudah segala kegiatan dan aktivitasnya sehari-hari. Sistem pakar merupakan salah satu cabang dari Kecerdasan Buatan (Artificial intelligence) yang membuat penggunaan secara luas pengetahuan yang khususnya untuk menyelesaikan masalah tingkat manusia yang pakar. Seorang pakar adalah orang yang mempunyai keahlian dalam bidang tertentu, yaitu pakar yang mempunyai knowledge atau kemampuan khusus yang orang lain tidak mengetahui atau tidak mampu dalam bidang yang dimilikinya.
PEMILIHAN SISWA BERPRESTASI DENGAN METODE SAW (SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING) Amalia Amalia
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 5 No. 2 (2022): June 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i2.907

Abstract

Pendidikan merupakan kebutuhan  penting untuk menunjang kesuksesan  seseorang di masa depan dan pendidikan sebagai upaya terpenting dalam rangka pengembangan sumber daya manusia. Demi meningkatkan kredibilitas sekolah dan sekaligus untuk memotivasi para siswa untuk meningkatkan prestasinya, maka salah satu caranya adalah dengan dilakukan seleksi pemilihan siswa berprestasi. Untuk membantu penentuan dalam pemilihan siswa berprestasi maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Simple Additive Weighting. Hasil dari penelitian ini dapat menentukan siswa berprestasi secara cepat dan tepat. Penelitian ini dapat membantu dalam hal pengambil keputusan untuk menentukan pemilihan siswa berprestasi secara objektif, efektif dan efisien.
IMPLEMENTASI METODE MOORA SEBAGAI PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN TENDIK TERBAIK Masitah Handayani; Amalia Amalia; Abdul Azis Ubaidillah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 6 No. 2 (2023): June 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i2.1310

Abstract

Abstract: Educational Staff (TENDIK) is one of the resources owned by Higher Education besides Lecturers (Educators). TENDIK has an important role in advancing Higher Education so that it needs to get appreciation for its performance. Giving appreciation to TENDIK has a big influence in supporting all activities in Higher Education. Appreciation for TENDIK is carried out once a year by giving prizes. This aims to give enthusiasm to all TENDIK in Higher Education to increase their loyalty and best performance. The MOORA method is the method chosen to assist the decision-making process in determining the best TENDIK based on predetermined criteria. There were fifteen TENDIK assessed using the MOORA Method with five assessment criteria to determine the best TENDIK namely Service Period, Age, Discipline, Innovation and Cooperation. Based on these calculations, the selected TENDIK were A12 with the highest Yi values of 0.23. Keywords: moora method; decision support system; educational staff Abstrak: Tenaga Kependidikan (TENDIK) merupakan salah satu sumber daya yang dimiliki oleh Perguruan Tinggi selain Dosen (Tenaga Pendidik). TENDIK memiliki peran penting dalam memajukan Perguruan Tinggi sehingga perlu mendapatkan apresiasi atas kinerja yang dimilikinya. Pemberian apresiasi kepada TENDIK memberikan pengaruh yang besar dalam mendukung segala aktifitas yang ada di dalam Perguruan Tinggi. Pemberian apresiasi terhadap TENDIK dilakukan setiap setahun sekali dengan memberikan hadiah. Hal ini bertujuan memberikan semangat kepada seluruh TENDIK yang ada di Perguruan Tinggi untuk meningkatkan loyalitas dan kinerja terbaiknya. Metode MOORA merupakan metode yang dipilih dalam membantu proses pengambilan keputusan dalam menentukan TENDIK terbaik berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Ada lima belas TENDIK yang dinilai menggunakan Metode MOORA dengan lima kriteria penilaian untuk menentukan TENDIK terbaik yaitu Masa Kerja, Usia, Kedisiplinan, Inovasi dan Kerjasama. Berdasarkan perhitungan tersebut, TENDIK terpilih adalah A12 dengan nilai Yi tertinggi adalah 0,23. Kata kunci: metode moora; sistem pendukung keputusan; tenaga kependidikan