Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEPUASAN PASIEN PENGGUNA BPJS TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN Devayanti, Rani; Rizki, Eni; A, Yufi; Adhie, Fajar; G, Elpinaria; Yanti, Tisna; Diani, Tri; A, Dewi; M, Siti; Y, Salsalina
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 2 (2024): JSRD, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i2.521

Abstract

Kesehatan merupakan kebutuhan dasar manusia untuk dapat hidup layak dan produktif. Kepuasan pasien berkaitan dengan mutu pelayanan kesehatan. Apabila suatu instansi kesehatan salah satunya adalah Puskesmas akan melakukan upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan maka harus dilakukan pengukuran tingkat kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kepuasan pasien pengguna BPJS dengan mutu pelayanan kesehatan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel simple random sampling, jumlah sampel sebanyak 30 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang telah lolos uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 12 responden atau 40,0% menyatakan puas terhadap pelayanan, dan sebanyak 18 responden atau 60,0% menyatakan baik terhadap mutu pelayanan kesehatan yang diberikan. Nilai uji statistik tersebut memiliki nilai p-value sebesar 0,001 yang berarti p value < 0,05. Maka disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kepuasan pasien pengguna BPJS dengan mutu pelayanan. Diharapkan mutu pelayanan dapat ditingkatkan pada aspek-aspek yang dinilai masih kurang dan tetap mempertahankan mutu yang sudah baik sehingga kepuasan pasien khususnya pengguna BPJS dapat tercapai secara optimal bagi pasien pengguna BPJS.
HUBUNGAN PENGETAHUAN ORANG TUA DENGAN KEJADIAN KEKERASAN VERBAL PADA ANAK USIA 4-6 TAHUN Suryaman, Ratih; Sasue, Marisa; Rahma, Rahma; Dwi, Annisa; Yuliana, Yuliana; Mulyani, Siti; Diani, Tri; Risdianti, Helza; Muhajirin, Al; Honest, Irianto
Jurnal_Kebidanan Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Kebidanan Volume 15 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnalkebidanan.v15i1.312

Abstract

Pendahuluan: Sebanyak 73,7 persen anak-anak Indonesia berumur 1-14 tahun mengalami pendisiplinan dengan kekerasan atau agresi psikologis dan hukuman fisik di rumah. Kekerasan verbal menimbulkan dampak yang tidak kalah buruknya dengan kekerasan fisik. Orang tua menyebutkan bahwa kekerasan pada anak hanya kekerasan berbentuk fisik saja seperti memukul, menjewer, melempar dengan benda dan semacamnya. Kenyataannya, kekerasan pada anak tidak hanya pada fisik tetapi dengan kekerasan verbal seperti membentak, meneriaki dan mengabaikan anak. Salah satu penyebab terjadinya kekerasan verbal adalah kurangnya pengetahuan orang tua itu sendiri terkait kekerasan verbal. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui hubungan Pengetahuan orang tua dengan kejadian kekerasan verbal pada anak usia 4-6 tahun. Metode Penelitian: Deskriptif Analitik dengan pendekatan kuantitatif yang menggunakan desain Cross Sectional. Sampel penelitian ini adalah Orang tua siswa di PAUD Putera Harapan berjumlah 38 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik Total Sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasil Penelitian: terdapat hubungan pengetahuan orang tua dengan kejadian kekerasan verbal pada anak dengan nilai p value sebesar 0,015 (p<0,05). Kesimpulan: terdapat hubungan pengetahuan orang tua dengan kejadian kekerasan verbal pada anak usia 4-6 tahun di PAUD Putera Harapan Cibungbulang Bogor tahun 2024. Saran: Diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan para guru beserta staff, sehingga dalam membina anak dapat lebih memperhatikan setiap ucapan yang diberikan kepada anak. Disarankan kepada orang tua dapat dijadikan bahan masukan sebagai evaluasi diri agar orang tua dapat lebih mendidik anak secara cerdas bukan secara keras.