Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Petani Kopi melalui Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi menjadi Pupuk Organik Cair (POC) di Desa Klungkung-Jember Elly Daru Ika Wilujeng; Hanif Fathur Rohman; Dewi Fatmawaty Sabiku; Hari Prasetyo; Moch. Rosyadi Adnan
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1906

Abstract

Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember merupakan salah satu sentra kopi rakyat yang menghasilkan limbah kulit kopi cukup melimpah. Selama ini, limbah hanya dibuang atau dibakar sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan petani dalam mengolah limbah kulit kopi basah maupun kering menjadi pupuk organik cair (POC) bernilai tambah, serta mendorong keberlanjutan usaha tani kopi yang ramah lingkungan. Kegiatan dilaksanakan pada Mei – Desember 2025 dengan melibatkan 20 anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Santoso Lestrai. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dalam proses produksi POC. Bahan pendukung yang digunakan dalam fermentasi antara lain mikroba starter, molase, dedak, kentang, dan serbuk telur. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta hingga 100%, dari kondisi awal yang belum mengenal Teknik pengolahan limbah kulit kopi menjadi POC. Produk POC yang dihasilkan mulai diaplikasikan pada lahan pertanian kopi dan tanaman hortikultura anggota kelompok. Dampak kegiatan ini terlihat pada aspek lingkungan (berkurangnya limbah kopi yang terbuang), ekonomi (efisiensi biaya pemupukan), serta sosial (peningkatan keterampilan dan partisipasi petani).
Comparative Analysis of DNA Extraction Approaches to Verify Hybrid Purity and Genetic Relationships in Maize Moch Rosyadi Adnan; Elly Daru Ika Wilujeng; Mahindra Dewi Nur Aisyah; Trisnani Alif; Dewi Puspa Arisandi; Nur Aini Alfiah; Mochamat Bintoro; Leli Kurniasari; Hari Prasetyo; Rahmat Ali Syaban
Futures in Agro-Food Economics and Logistics Analytics Journal Vol. 2 No. 2 (2026): June
Publisher : PT Litera Integra Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67580/fafela.v2i2.36

Abstract

Genetic purity in hybrid maize is essential to ensure the stable combination of parental genetic materials, which underpins heterosis and on-field hybrid performance. Conventional field-based tests for assessing hybrid purity are labor-intensive, time-consuming, and less efficient compared to molecular marker-based approaches. Alternatively, DNA-based markers such as simple sequence repeats (SSRs) provide a feasible alternative. DNA-based markers assay requires the DNA extraction method that produces sufficient amount and quality of DNA. Therefore, this study compared three extraction methods—SDS-based, CTAB-based, and a commercial DNA extraction kit—using leaf tissue from maize seedlings as the DNA source. The extracted DNA samples were assessed for yield, quality, and suitability for SSR-based polymerase chain reaction (PCR) assays. Results demonstrated that all three methods successfully produced DNA of adequate quality and quantity for SSR-PCR analysis. These findings confirm the applicability of multiple extraction techniques for molecular based hybrid purity testing. The study contributes practical guidance for optimizing DNA extraction in maize, supporting the broader adoption of molecular markers in hybrid breeding programs.