Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Metode Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam Meningkatkan Peran Aktif Pesertadidik Tundaksa Fase F Nur Fat’ Hiyah Basri; Tatiana Meidina; Muhammad Nur
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1521

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pada rendahnya peran aktif peserta didik Tunadaksa fase F pada pembelajaran Sosiologi, yang berdampak pada kurang optimalnya proses serta hasil belajarnya. Permasalahan ini terlihat dari kurangnya respon pesertadidik saat diberikan pertanyaan atau mengajukan pertanyaan. Maka dari itu diperlukan adanya inovasi pembelajaran denganmenggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar pesrta didik, salah satunya metode yang dapat diterapkan yaitu metode Project Based Learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pengaruh metode Project Based Learning dalam meningkatkan peran aktif pesertadidik tunadaksa fase F dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dengan dua siklus, yang diantaranya yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini yaitu tiga pesertadidik tunadaksa fase F di SLB Negeri 1 Makassar. Instrumen pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Siklus pertama PTK dilaksanakan pada 17 September 2024, dan siklus kedua pada 24 September 2024. Pada siklus pertama, peran aktif pesertadidik cukup meningkat. Setelah itu, pada siklus kedua pesertadidik menunjukkan perubahan yang signifikan yaitu berperan aktif dan antusias selama proses pembelajaran
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS DENGAN MENGGUNAKAN KEGIATAN KIRIGAMI PADA SISWA CEREBRAL PALSY KELAS III DI SLB NEGERI 1 MAROS Suci Afianti Ramadhani; Tatiana Meidina; Usman Usman
-
Publisher : JURNAL ORTO DIDAKTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines fine motor skills in spastic type cerebral palsy students by providing kirigami activities as a stimulus to train movements on stiff fingers at SLB Negeri 1 Maros. The problem formulations of this research are: (1) What is the description of the improvement of fine motor skills before the application of kirigami activities in cerebral palsy students. (2) What is the description of the improvement of fine motor skills after the application of kirigami activities for cerebral palsy students. (3) Is there an effect of kirigami activities on improving fine motor skills in cerebral palsy students. The objectives of this study are: (1) To determine fine motor skills before the application of kirigami activities in cerebral palsy students. (2) To determine fine motor skills after the application of kirigami activities in cerebral palsy students. (3) To determine whether there is an effect of kirigami activities on improving fine motor skills in cerebral palsy students. This research approach is quantitative research with descriptive research type. With Kirigami Activities can increase Fine Motor Skills in Cerebral Palsy Students. The data obtained were analyzed through descriptive statistics and displayed graphs. The results of the study concluded that there was an effect of Kirigami activities on improving fine motor skills in cerebral palsy students in Class III at SLB Negeri 1 Maros.
Program Edukasi Perlindungan Anak Tunarungu Terhadap Kekerasan Seksual Wizerti Ariastuti Saleh; Nurul Mutahara; Syamsuddin; Tatiana Meidina; Zulfitrah
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 : Juni (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deaf children in Indonesia are more vulnerable to sexual abuse due to communication difficulties and a lack of knowledge about self-protection concepts. This community service programme aims to raise awareness about the prevention of sexual violence through a visual media and sign language-based education programme for deaf students at SLB-B YPPLB Makassar. Fifteen children and teachers took part in a one-day interactive training and socialisation activity involving a visual approach, sign language and hands-on practice. Pre- and post-test evaluation techniques showed a significant improvement in students' understanding, as evidenced by an increase in the average score from 3.5 to 10.7. Topics covered in the learning materials included identifying private body parts, recognising safe and unsafe touch, the different forms of sexual abuse (verbal, physical and digital) and reporting techniques. The main challenge lies in the insufficient involvement of parents and teachers. Continuous collaboration between schools, families and the community is necessary to achieve long-term results. This programme demonstrates the effectiveness of visual and sign language-based approaches in teaching deaf children about preventing sexual violence.
Pelatihan Membuat Kaligrafi dengan Teknik Kolase Biji-Bijian Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Di Gowa Dwiyatmi Sulasminah; Muhammad Maaris Mubar; Tatiana Meidina; Putri Ramdaniah; Rania Azzahra
Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Februari 2026 - Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/ahsana.v4i1.432

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, keterampilan motorik halus, konsentrasi, serta kepercayaan diri siswa berkebutuhan khusus melalui pelatihan pembuatan kaligrafi berbahan biji-bijian di SLB Reskiani. Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penyediaan aktivitas edukatif dan keterampilan berbasis seni yang adaptif bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi awal, sosialisasi, demonstrasi pembuatan kaligrafi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi hasil karya peserta. Media yang digunakan berupa berbagai jenis biji-bijian seperti kacang hijau, jagung, beras, dan kedelai yang ditempel pada pola kaligrafi menggunakan lem. Peserta pelatihan adalah siswa berkebutuhan dengan jenis kelainan tunarungu, tunadaksa, dan autis dengan pendampingan guru dan tim pelaksana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengikuti tahapan pelatihan dengan baik, menunjukkan antusiasme tinggi, serta menghasilkan karya kaligrafi yang kreatif dan bernilai estetis. Selain meningkatkan keterampilan motorik dan koordinasi mata-tangan, kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan melatih kesabaran serta ketelitian siswa. Dengan demikian, pelatihan membuat kaligrafi berbahan biji-bijian dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan keterampilan seni yang efektif dalam mendukung pengembangan potensi dan kemandirian siswa berkebutuhan khusus.