Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pola Komunikasi Organisasi antara Staf Kelurahan dengan Pihak Eksternal dalam Membangun Citra Positif di Kalangan Pihak Eksternal di Kantor Kelurahan Sukamoro Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin Sari, Afra Yunika; Ningsih, Chairunnisah Putri Ayu
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 6 (2025): EduTIK : Desember 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola komunikasi organisasi antara staf Kelurahan Sukamoro dan pihak eksternal dalam membangun citra positif lembaga, serta mengidentifikasi hambatan yang muncul dalam proses komunikasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan landasan Teori Sistem Sosial Katz dan Kahn yang memandang organisasi sebagai sistem terbuka yang berinteraksi dengan lingkungannya melalui proses input, throughput, output, dan feedback. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas lurah, staf kelurahan, serta pihak eksternal seperti LPM, bidan kelurahan, dan perusahaan sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang diterapkan berbeda sesuai dengan karakteristik mitra eksternal. Komunikasi dengan Bidan Kelurahan bersifat hierarkis dan terpusat, dengan alur informasi yang jelas dari Lurah hingga pelaksana di lapangan. Komunikasi dengan Perusahaan bersifat formal dan tersentralisasi, menjaga konsistensi pesan dan tanggung jawab antar pihak. Sementara itu, komunikasi dengan LPM lebih fleksibel dan partisipatif, memungkinkan interaksi dua arah melalui rapat maupun media digital. Ketiga pola komunikasi tersebut menunjukkan adanya proses adaptasi organisasi terhadap lingkungan eksternal sebagai bentuk penerapan sistem sosial terbuka. Secara keseluruhan, penerapan pola komunikasi yang teratur dan adaptif di Kelurahan Sukamoro berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas koordinasi dan penguatan citra positif lembaga publik di mata masyarakat maupun mitra eksternal.
Analisis Semiotika pada Makna Lirik Lagu Dempo Karya Hutan Tropis Suprianto, Suprianto; Saputra, Sepriadi; Ningsih, Chairunnisah Putri Ayu
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 6 (2025): EduTIK : Desember 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna simbolik dalam lirik lagu “Dempo” karya Hutan Tropis dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Lagu ini dipilih karena secara eksplisit memuat pesan ekologis dan nilai-nilai budaya lokal masyarakat Besemah yang berkaitan erat dengan Gunung Dempo di Sumatera Selatan. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, peneliti menganalisis tiga lapisan makna dalam lirik lagu, yakni denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara denotatif, lirik lagu menggambarkan Gunung Dempo sebagai sumber kehidupan dan ruang emosional manusia. Secara konotatif, lagu ini mengandung pesan tentang keikhlasan, kebijaksanaan, dan pentingnya menjaga hubungan harmonis dengan alam. Sedangkan secara mitologis, Gunung Dempo dimaknai sebagai simbol tanah air yang penuh kasih dan pengorbanan, mencerminkan identitas budaya serta nilai-nilai nasionalisme. Lagu “Dempo” bukan hanya karya seni musikal, tetapi juga berfungsi sebagai media komunikasi kultural yang membentuk kesadaran lingkungan dan warisan leluhur dalam masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa musik lokal dapat menjadi sarana komunikasi yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan sosial dan kultural secara simbolik.
The Influence of Palembang Arts and Culture on the Development of Digital Literacy and Communication Creativity of Students at UIN Raden Fatah Palembang Ningsih, Chairunnisah Putri Ayu; Yulia Anggraini, Riska; Belagustin, Anggita; Triana, Triana
Wardah Vol 26 No 2 (2025): Wardah
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/wardah.v26i2.31644

Abstract

This study originates from the need for students to develop 21st-century competencies, particularly digital literacy and communication creativity, amidst the rapid transformation of information technology. Palembang’s arts and culture, as a local heritage rich in aesthetic and philosophical values, are considered to have strategic potential in strengthening students’ identity, creative expression, and digital communication skills. This research aims to analyze the influence of Palembang arts and culture on the development of digital literacy and communication creativity among students at UIN Raden Fatah Palembang and to assess the extent to which local cultural values can be integrated into digital-based learning. Employing a mixed methods approach with a sequential explanatory design, the study began with quantitative data collection through questionnaires distributed to 75 students from the Faculty of Da'wah and Communication and the Faculty of Social and Political Sciences, followed by qualitative data collection through in-depth interviews and observations of cultural and digital communication activities. Data were analyzed using the Miles and Huberman model through data reduction, presentation, and conclusion drawing. The results show that Palembang arts and culture have a positive and significant effect on improving students’ digital literacy and communication creativity. Students actively involved in local cultural activities demonstrate greater abilities in utilizing digital media creatively, ethically, and contextually. Cultural values such as cooperation, originality, and aesthetics encourage the creation of innovative digital content rooted in local identity. Qualitative findings further reveal that social media serves as a strategic space for students to express cultural identity and expand positive communication networks. The study concludes that integrating Palembang arts and culture into digital literacy activities can serve as a model for local wisdom–based education relevant to the digital era. Its implications highlight the importance of curriculum design and institutional support that combine local culture with technology to nurture a creative, character-driven, and culturally grounded young generation.
Strategi Komunikasi Berbasis Teori Kognitif Sosial dalam Program BKR untuk Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja di Kota Palembang Ananda, Latifa Diva; Saputra, Sepriadi; Ningsih, Chairunnisah Putri Ayu
J-IKA Vol. 13 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jika.v13i1.12523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komunikasi kesehatan yang dilakukan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Palembang melalui Program Bina Keluarga Remaja (BKR) dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja pra-nikah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman remaja terkait kesehatan reproduksi serta terbatasnya kajian yang mengkaji efektivitas komunikasi program berbasis keluarga dalam perspektif komunikasi kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan informan yang terdiri dari pegawai DPPKB, kader BKR, orang tua, dan remaja. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dalam Program BKR berlangsung secara interaktif melalui penyuluhan, diskusi kelompok, dan pendampingan keluarga. Proses komunikasi ini mendorong partisipasi aktif peserta serta memperkuat peran orang tua dalam memberikan edukasi kepada remaja. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi interaktif berbasis keluarga efektif dalam meningkatkan pemahaman dan membentuk sikap remaja terhadap kesehatan reproduksi. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian komunikasi kesehatan, khususnya terkait efektivitas komunikasi interpersonal dalam program berbasis keluarga
Analisis Simbol Dalam Tradisi Temu Manten di Desa Air Putih Ulu Suryani, Lilis; Hasmawati, Fifi; Ningsih, Chairunnisah Putri Ayu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.9428

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis makna simbol-simbol dalam tradisi temu manten di Desa Air Putih Ulu menggunakan perspektif semiotika Roland Barthes. Tradisi ini merupakan bagian dari rangkaian adat pernikahan yang masih dilestarikan masyarakat dan mengandung nilai budaya, sosial, serta kepercayaan yang diwariskan secara turuntemurun. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Fokus penelitian pada pemaknaan simbol dalam prosesi seperti mapak besan, balangan gantal, injak telur, sinduran, kembar mayang, dan sungkeman. Data primer diperoleh dari wawancara dengan tokoh adat, sesepuh desa, dan pelaku tradisi, sedangkan data sekunder berasal dari dokumentasi dan literatur terkait. Analisis menggunakan konsep denotasi, konotasi, dan mitos dari Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol dalam temu manten memiliki makna berlapis: secara denotatif sebagai rangkaian ritual adat, secara konotatif merepresentasikan nilai tanggung jawab, keharmonisan, dan penghormatan kepada orang tua, serta secara mitos menegaskan pernikahan sebagai ikatan sakral dan sarana pewarisan nilai budaya
Strategi Komunikasi Kolaboratif SMA Puspita Air Kumbang Kabupaten Banyuasin Untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran Siswa Pratama, Yogi; Junaidi, Heri; Ningsih, Chairunnisah Putri Ayu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komunikasi kolaboratif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa di tengah dinamika pendidikan modern yang menuntut partisipasi aktif seluruh elemen pendidikan. Permasalahan komunikasi di lingkungan sekolah sering kali menyebabkan rendahnya efektivitas pembelajaran, kurangnya keterlibatan siswa, serta lemahnya koordinasi antara kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi kolaboratif yang diterapkan di SMA Puspita Air Kumbang Kabupaten Banyuasin dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa serta mengidentifikasi hambatan dan tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, dewan guru, dan pengurus OSIS yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi kolaboratif Stephen W. Littlejohn dan Karen A. Foss yang menekankan proses pembangunan makna bersama melalui interaksi partisipatif, dialogis, dan reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi kolaboratif diterapkan melalui pembelajaran berbasis diskusi, koordinasi lintas mata pelajaran, keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran, pelatihan guru, serta komunikasi terbuka antara pihak sekolah dan siswa. Strategi tersebut berdampak positif terhadap peningkatan partisipasi siswa, kemampuan komunikasi, motivasi belajar, dan kualitas pembelajaran secara keseluruhan. Namun demikian, implementasi strategi komunikasi kolaboratif masih menghadapi hambatan berupa rendahnya rasa percaya diri siswa, perbedaan kemampuan akademik, keterbatasan fasilitas pembelajaran, dan kurangnya waktu untuk koordinasi secara intensif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi kolaboratif memiliki peran penting dalam menciptakan pembelajaran yang partisipatif, efektif, dan berkualitas apabila dikelola secara terbuka dan berkelanjutan.