Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penguatan Branding Aspek Gizi dan Sertifikasi Halal untuk Meningkatkan Mutu dan Daya Saing UMKM Umar, Fitriani; Sari, Rasidah Wahyuni; Thasim, Sukmawati; Hasnaeni, Hasnaeni; Ananda, Sri Reski
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 Nomor 1 Juni 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v5i1.1020

Abstract

Parepare merupakan kawasan di Sulawesi Selatan yang keadaan geografisnya sebagian besar adalah wilayah pesisir pantai sehingga berdampak pada perekonomian dimana pertumbuhan ekonominya mayoritas didukung dari sektor perdagangan. Mayoritas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) belum memiliki serifikasi halal dan mencantumkan informasi nilai gizi pada label kemasan produk. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan daya saing melalui branding aspek gizi dan sertifikasi halal produk. Kegiatan pengabdian ini bekerja sama dengan UMKM yakni Kelompok Usaha Bersama Melati Lanrisang yang beranggotakan 9 orang. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sosialiasi dan pendampingan pengurusan sertifikasi halal, pencantuman informasi nilai gizi pada label kemasan, serta edukasi penerapan hygiene dan sanitasi pengolahan pangan. Pada kegiatan ini dilakukan analisis kandungan gizi produk yakni abon ikan tuna dan sambusa yang dilakukan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar. Pendampingan dilakukan diakhir kegiatan untuk pengurusan sertifikasi halal dan desain kembali kemasan produk yang mencantumkan logo sertifikasi halal dan informasi nilai gizi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya UMKM dan meningkatkan mutu serta daya saing produk yang dihasilkan.
Evaluasi Implementasi Home Visit Pada Program Posyandu Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Leppangang Kabupaten Pinrang Sudirman, Fadilah; Majid, Makhrajani; Rasidah Wahyuni Sari; Haniarti; Thasim, Sukmawati
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i1.3920

Abstract

Lanjut usia merupakan kelompok rentan dengan keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan, terutama yang memiliki hambatan mobilitas. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program home visit dalam layanan Posyandu Lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi home visit, mengidentifikasi hambatan, serta merumuskan solusi untuk meningkatkan layanan tersebut. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada Januari hingga Mei 2025 di Puskesmas Leppangang, Kabupaten Pinrang. Sebanyak 10 informan dilibatkan, terdiri atas kepala puskesmas, tenaga medis, kader posyandu, dan lansia penerima layanan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan home visit telah dilaksanakan namun bersifat reaktif dan belum terjadwal seperti layanan Posyandu Lansia pada umumnya. Hambatan utama meliputi kekurangan tenaga, keterbatasan alat, rendahnya dukungan keluarga, serta pencatatan data yang masih manual. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan home visit belum berjalan optimal dan belum terintegrasi penuh dengan layanan Posyandu Lansia. Saran perbaikan meliputi pelatihan petugas, pencatatan digital, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pemberian pemeriksaan kesehatan gratis seperti pemeriksaan mata, tekanan darah, dan pernapasan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi lansia dan memperkuat layanan kesehatan promotif dan preventif. Kata Kunci: Home Visit, Posyandu Lansia, Lansia, Implementasi, Evaluasi
Analisis Faktor Risiko Dermatitis Kontak Pada Nelayan Rumput Laut Di Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu Nurfasira, Nurfasira; Usman, Usman; Anggraeny, Rini; Thasim, Sukmawati; Hengki, Henny Kumaladewi
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i1.4011

Abstract

Dermatitis in seaweed fishermen is a health problem often caused by direct exposure to seawater, chemicals, and sub-ideal working conditions. This study aims to analyze the risk factors for contact dermatitis in seaweed fishermen in Ponrang District, Luwu Regency. This study used a quantitative research method with a cross-sectional design. The sample consisted of 86 seaweed fishermen from Mario, Tirowali, and Muladimeng villages, selected using a proportional random sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using the Chi-square test. The results showed that most respondents (61.8%) had experienced contact dermatitis. There was a significant relationship between the duration of seawater exposure (p0.003), the use of PPE (p0.000), and personal hygiene (p=0.013) with the incidence of contact dermatitis. However, the cleanliness of the work environment did not show a significant relationship (p=0.265). It can be concluded that the duration of seawater exposure of 8 hours, inconsistent use of PPE, and poor personal hygiene are significant risk factors for the incidence of contact dermatitis.
Persepsi Remaja Putri terkait Stunting di Kawasan Pesisir Kabupaten Pinrang: Perception of Adolescent Girls Regarding Stunting in the Coastal Area of Pinrang Regency Thasim, Sukmawati; Rini Anggraeny
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.4027

Abstract

Latar belakang: Stunting menjadi isu penting yang tidak berhenti dibicarakan hingga saat ini mengingat dampak jangka pendek yang diakibatkan berupa tingginya risiko morbiditas dan mortalitas hingga risiko jangka panjang berupa rendahnya kualitas sumber daya manusia yang akan berdampak pada tingkat kemajuan bangsa. Kesehatan remaja putri sebagai faktor penentu kesehatan ibu hamil dan balita kelak menjadikannya salah satu target perbaikan gizi untuk pencegahan stunting, maka perlu diketahui persepsi remaja putri terkait stunting sehingga mereka bisa turut berperan aktif dalam upaya perbaikan gizi generasi yang akan datang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana gambaran persepsi remaja putri terkait masalah stunting di daerah pesisir Kabupaten Pinrang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan rancangan cross sectional study. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling. Jumlah sampel dari penelitian ini adalah 88 orang siswi kelas XII dari dua sekolah menengah atas yang berada di kawasan pesisir Kecamatan Suppa, Kapupaten Pinrang. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62,5% responden memiliki persepsi yang negatif terhadap stunting. Persepsi mereka masih kurang terkait pernikahan, kehamilan, anemia di usia remaja kaitannya dengan stunting, efek jangka panjang dari stunting, dan juga kesadaran pentingnya kelompok usia remaja untuk memahami stunting. Kesimpulan: Kesimpulan dari hasil penelitian adalah masih banyak remaja putri yang memliki persepsi yang kurang terkait stunting. Mereka cenderung belum memahami kaitannya status kesehatan mereka sebagai remaja hubungannya dengan masa depan mereka sebagai calon ibu. Maka perlu upaya dari pihak-pihak terkait agar melakukan edukasi rutin terhadap kelompok remaja utamanya di kawasan pesisir agar mereka lebih menyadari pentingnya mereka menjaga status kesehatannya sedari dini.