Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN MEDIA ASLI DAN MEDIA GAMBAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR DALAM MATERI AJAR TRANSPORTASI PADA TUMBUHAN DI SMP NEGERI ACEH BESAR. Ibrahim Sufie; Mahyiddin Mahyiddin
Jurnal Biology Education Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.036 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v6i2.891

Abstract

Materi ajar transportasi pada tumbuhan merupakan salah satu pokok bahasan yang dipelajari oleh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang banyak dijadikan bahan praktikum. Bagi guru yang kreatif praktikum di Laboratorium atau di lahan terbuka langsung pada tumbuhan agar mudah dimengerti oleh siswa, serta mudah diinvestasikan oleh guru dengan metode dan media pembelajaran. Penggunaan media gambar dan media asli harus benar-benar dapat berfungsi sebagai media  belajar untuk proses belajar. Dari hasil penelitian kita dapati informasi bahwa  terjadi perbedaan prestasi belajar siswa antara yang diajarkan dengan menggunakan gambar dan media asli pada materi ajar sistem transportasi di  SMP Negeri Aceh Besar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Aceh Besar, sedangkan sampel diambil dua kelas yaitu kelas dua sebanyak 87 orang dengan cara random kelasnya saja. Cara mengumpulkan data dengan menyajikan materi ajar sistem  transportasi pada tumbuhan, diberikan tes choice sebanyak 25 item tes. Analisis data digunakan uji-t yaitu untuk melihat perbedaan prestasi belajar siswa antara yang diajarkan dengan media gambar dan media langsung pada pokok bahasan transportasi pada tumbuhan. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh      t tabel pada taraf nyata 0,05 dan db = 37 yaitu 52,08. dengan demikian nilai t hitung t tabel atau 0,16 52,08.  berarti t-hitung lebih kecil dari t-tabel, artinya tak  ada perbedaan prestasi belajar siswa kelas dua  SMP Negeri  Aceh Besar antara yang diajarkan dengan media gambar dan media asli pada materi ajar sistem transprotasi tumbuhan. Kata Kunci : Penerapan, Media, Prestasi belajar
PERANAN POLISI HUTAN DAN PETUA UTEUN (PANGLIMA HUTAN) DALAM MENJAGA PELESTARIAN HUTAN DI PEDALAMAN KECAMATAN GEUMPANG KABUPATEN PIDIE Azwir Azwir; Ibrahim Ibrahim; Abdullah Abdullah; Djufri Djufri
Prosiding Seminar Nasional USM Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional USM
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.649 KB)

Abstract

Hutan Geumpang merupakan salah satu kawasan hutan lindung yang berada di Kabupaten Pidie jugatidak luput dari praktek illegal loging, baik yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi maupunsecara terang-terangan oleh berbagai oknum, sehingga kelestarian hutan wilayah tersebut terusteramcam keberadaannya Petua Uteun (Pawang Hutan) dan polisi hutan merupakan salah satumemiliki otoritas hukum dalam mengatur tatanan kehidupan sosial kemasyarakatan. Peran dankiprahnya yang besar menjadi mobilisator yang mampu mengendalikan illega logging dan pelestarianhutan diwilayah hutan di pedalaman Kecamatan Geumpang Pidie. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui bagaimana peran lembaga adat uteun (panglima hutan) dan Polisi hutan dalampelestarian hutan di Kecamatan Geumpang Kabupaten pidie. Penelitian ini dilaksanakan diKecamatan Geumpang Kabupaten Pidie. Penelitian menggunakan metode deskriptif yaitu teknikwawancara (deeply interview), observasi (direct observation) dan dokumentasi. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa peranan Peutuah uteun dan polisi hutan dalam pelestarian hutan belum maksimalkarena kurangnya kedasadaran dari masyarakat dan juga kerjasama dari pihak pemerintah setempatdalam mengupaya pelestarian hutan. Upaya peningkatan pelestarian hutan melalui peranan PeutuaUteun dan polisi hutan dengan merangkul dan bermitra dengan masyarakat dalam melaksanakanpengelolaan hutan sehingga kelestarian hutan menjadi meningkat. Hasil observasi hutan di wilayahGeumpang sudah tergolong baik, terlihat dari wilayah permukiman masih terdapat hutan lindung yangsangat alami. Dari pengamatan tersebut tidak terdapat illegal logging dari perusahaan atau HPH diwilayah Geumpang. Keberadaan Peutua Uteun (panglima hutan) dan polisi hutan merupakan salahsatu ujung tombak dalam menjaga kelestarian hutan.
Teachers’ Constrains in the Learning Process at Junior High School during Covid-19 Pandemic in Banda Aceh Marwan Marwan; Jalaluddin Jalaluddin; Fakhrul Rijal; Ibrahim Ibrahim
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2023): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i1.1137

Abstract

This research looks at the difficulties middle school educators face in Banda Aceh City, Indonesia, due to the covid-19 pandemic. The purpose of this investigation is to report on the challenges that emerged during the pandemic for a relatively new method of education: online study. Three public middle schools in Banda Aceh are the subjects of this study. Data is gathered through observation, interviews, and record-keeping, all hallmarks of qualitative research methods. The results show that teachers face a number of challenges when implementing online learning, including difficulties in adaptation because teachers cannot directly control their students' activities in order to assess them objectively; teachers' lack of understanding of technology, especially among older educators; teachers' encounters with passive students; teachers' less stable networks, which cause internet data quotas to become wasteful during online learning; and teachers' lack of control over their students' access to the internet, which makes it difficult to enforce strict rules and regulations.
BIMBINGAN CARA PEMBUATAN TEH DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam) OLEH IBU-IBU DI GAMPONG SANTAN KABUPATEN ACEH BESAR Ibrahim Ibrahim; Marwan Marwan; Almukarramah Almukarramah; Juli Firmansyah; Jalaluddin Jalaluddin; M Ridhwan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.802-806

Abstract

Penyuluhan pembuatan teh dari  daun kelor (Moringa oleifera Lam) dengan pemberian cairan madu, garam sebagai minuman tambahan bagi keluarga. Teh daun kelor berupa herbal biasanya digunakan bahan alami  dari daun, ranting bahkan kulit batang yang jemur beberapa waktu kemudian diseduh dengan air panas. Boleh juga tehkelor ini dapat dikemas berupa bungkusan  dengan kertas saring. Cara pembuatan tek kelor  herbal yaitu dengan dilakukan penyiangan daun dan ranting daun kelor, pengeringan dengan menggunakan sinar matahari secara tindak langsung hingga kering, bahan bakunya dapat di haluskan atau ditumbuk menjadi tepung baru dibungkus  atau dikemas seperti teh celup umumnya. Daun kelor ini juga sering   dikomsumsi oleh masyarakat Aceh sebagai sayuran yang di campuran dengan wortel atau labu dalam menu masakan masyarakat desa. Banyak zat penting yang terkandung di dalam tanaman kelor seperti serat, Vit. B, Fosfor, tembaga, kalium, selenium, vitamin C, vitamin A, kalsium, asam folat, tembaga, magnesium, protein, lemak, kalsium, dan zat besi. Tanin daun kelor juga berguna sebagai antioksidan, antimikroba, antifungi, dan juga anti inflamasi yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker, fungsi utama dari antioksidan yang terkandung dalam daun kelor, yaitu membantu menangkal radikal bebas pada tubuh. 
Enhancing Critical Thinking Skills in Biology Subject with the Legendary Model of Cooperative Learning Ibrahim Ibrahim; Marwan Marwan; Juli Firmansyah
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 5 (2023): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i5.2323

Abstract

This study aims to determine students' critical thinking skills by implementing jigsaw cooperative learning compared to conventional learning in the concept of environmental pollution in Aceh Senior High School, Indonesia. The method used was an experimental method with a pre-test-posttest control design. It used two classes, class X-1 as the experimental class with 20 students and X-2 as the control class with 20 students. The instrument used was a test of Critical Thinking Skills on the concept of environmental pollution. The data of student test results were processed using the independent sample t-test with SPSS version 18.0 at a significant level of 0.05. The analysis results show differences in students thinking abilities, indicated by tcount > ttable, which is 6.633> 2.68 for students critical thinking. There were differences in students' critical-thinking skills between those using the jigsaw cooperative model and students using conventional learning in learning the concept of environmental pollution at the senior high school in Aceh Province, Indonesia.
Peran Guru Pendamping Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Almukarramah; Ibrahim; Marwan; Mohd Isha Awang; Junaidi
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 25 No. 2 (2024): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v25i2.2454

Abstract

Maksud dari penelitian ini, yaitu: untuk mengetahui bagaimana cara kerja guru pendamping dalam meningkatkan prestasi belajar siswa SMP Negeri 6 Banda Aceh. Dalam menghadapi masalah belajar siswa dan solusi yang baik untuk membantu guru mata pelajaran atau wali kelas untuk meningkatkan prestasi dan motivasi belajar peserta didik. Penelitiaan ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, subjek penelitian ini adalah guru pendamping, guru mata pelajaran,  wali kelas, kepala sekolah serta peran komite sekolah yang bertanggung jawab atas kinerja mereka. Cara  pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa 24 orang guru pendamping dan wali kelas. Penelitian ini dilakukan dengan mengunakan pendekatan kualitatif, yaitu pendekatan yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata, grafik, atau keterangan lainnya. Pengumpulan data dengan cara menggunakan angket kepada guru pendamping, wali kelas dan guru mata pelajaran. Hasil penelitian diperoleh bahwa peran guru pendamping sangat baik terhadap pokja, aktivitas, kerja team, evaluasi  dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Kehadiran guru pendamping  dapat memberi motivasi, dorongan, dan strategi- strategi yang tepat bagus siswa dalam mempersiapkan diri untuk belajar lebih serius.  meningkatkan motivasi belajar siswa, karena guru adalah motivator terbaik untuk para siswa dalam meningkakan motivasi kepada siswa.