Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Prevalensi Infeksi Soil Transmitted Helminths Pada Feses Siswa SDN Plosokerep 2 Kota Blitar Setelah Pengobatan Albendazole Muh. Shofi; Siti Munawaroh; Tri Nanda Malasari
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 3 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v3i1.26

Abstract

Kasus kecacingan masih banyak ditemukan di Indonesia khususnya pada anak usia sekolah dasar. Sebab pada usia tersebut masih kurang sadarnya menjaga kebersihan. Salah langka untuk mencegah terjadinya kecacingan yaitu dengan cara memberikan obat albendazole. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi STH pada siswa di SDN Plosokerep 02 Kota Blitar setelah pemberian obat albendazole serta mengetahui apakah obat albendazole dapat membantu menurunkan angka kecacingan pada siswa di SDN Plosokerep 02 Kota Blitar. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 33 sampel menggunakan teknik sampling purposive sampling. Sebanyak 33 sampel feses yang didapatkan kemudian diperiksa dengan teknik sedimentasi untuk melihat adanya telur dan atau larva cacing. Berdasarkan hasil penelitian dikethaui bawa angka kecacingan pada siswa mengalami penurunan sebanyak 97% setelah pemberian obat albendazole dan hanya 1 siswa saja yang masih positif kecacingan. Feses siswa yang positif kecacingan ditemukan telur cacing Ascaris lumbricoides pada fesesnya. Ditemukannya telur cacing Ascaris lumbricoides pada feses murid SD disebabkan oleh anak yang kurang menjaga kebersihan diri sendiri, kurangnya perhatian orang tua dalam menjaga hygiene sanitasi mereka seperti mencuci tangan dan kaki, serta tidak adanya Pengawas Minum Obat ketika anak sudah diberikan terapi albendazole.
Hubungan Kadar HbA1c dengan Nilai Laju Endap Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Di RSU Daha Husada Kota Kediri Nita Ermawati; Satrio Aji Prakoso; Muh. Shofi; Anik Andayani
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 3 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v3i2.30

Abstract

Diabetes mellitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kelainan kerja insulin atau kedua-duanya. HbA1c meningkat karena merupakan pemeriksaan tunggal terbaik untuk menilai resiko terhadap kerusakan jaringan yang disebabkan oleh tingginya kadar gula darah. Peningkatan laju endap darah menunjukkan meningkatnya kadar imunoglobulin atau protein fase akut yang menyebabkan eritrosit melekat satu sama lain, dan merupakan penanda non spesifik dari adanya radang atau infeksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan HbA1c dengan nilai laju endap darah pada penderita diabetes mellitus. Desain penilitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data pusposive sampling. Sampel penelitian sebanyak 25 sempel pasien diabetes mellitus yang berobat di RSU Daha Husada Kota Kediri. Teknik analisa data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji korelasi menggunakan uji pearson. Hasil penilitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara nilai HbA1C dengan laju endap darah dengan rata-rata HbA1c sebesar 8,43% dan nilai laju endap darah sebesar 29,36 mm/jam.
Hubungan Kadar Glukosa Darah dengan Glomerular Filtration Rate (GFR) Pada Pasien Diabetes Melitus dengan Obesitas Di RSU Daha Husada Kediri Hartati Tuna; MM.Riyaniarti Estri Wuryandari; Muh. Shofi
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 3 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v3i2.70

Abstract

Obesitas adalah akumulasi lemak tubuh manusia melebihi jumlah yang dibutuhkan sehingga sel beta pankreas tidak mampu memproduksi insulin yang cukup untuk memenuhi asupan kalori, menyebabkan kadar glukosa darah meningkat. Diabetes merupakan penyakit yang ditandai dengan hiperglikemia dan gangguan metabolisme karbohidrat. Kadar glukosa darah yang tinggi berdampak pada pembuluh darah diginjal dan dapat mempengaruhi fungsi ginjal, sehingga terjadi perubahan estimasi GFR. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kadar glukosa darah dengan Glomerular Filtration Rate (GFR) pada pasien diabetes melitus dengan obesitas. Desain penelitian adalah cross sectional. Pada penelitian ini terdapat sebanyak 27 responden yang diambil menggunakan tehnik sampling purposive sampling. Hasil dari uji spearman rank didapatkan hasil nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,033 (p=<0,05) dengan nilai koefisien correlation (r) sebesar -0,411 yang artinya ada hubungan hubungan kadar glukosa darah dengan Glomerular Filtration Rate (GFR) pada pasien diabetes melitus dengan obesitas.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Siswa Melalui Pengenalan Proses Penjernihan Air Secara Sederhana Muh. Shofi; Nurul Istiqomah; Aisyah Hadi Ramadani; Durroh Humairoh; Inayah Fitri
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.428 KB) | DOI: 10.30644/jphi.v2i1.375

Abstract

Air merupakan sumber kehidupan bagi mahluk hidup. Air merupakan kebutuhan yang paling penting dalam kehidupan manusia terutama air tawar yang bersih dan sehat. Namun demikian, kelangkaan dan kesulitan mendapatkan air bersih dan layak pakai menjadi permasalahan yang mulai muncul di banyak tempat dan semakin mendesak dari tahun ke tahun. Salah satu cara untuk mengatasi kendala tersebut dengan menjernihkan air dengan bantuan pasir, sabut air, pecahan genting, pasir, dan arang. Program ini bermaksud memberi edukasi pada siswa mengenai cara penjernihan air secara sederhana. Tujuan dari dilaksanakan program ini yaitu memberikan informasi tentang penjernihan air secara sederhana dengan menggunakan pasir, sabut air, pecahan genting, pasir, dan arang di SD Islamic International School Pesantren Sabilil Muttaqien Kediri. Metode yang digunakan dalam proses penyuluhan yang dilaksanakan di ini yaitu dengan menggunakan tiga metode yaitu: metode ceramah, tanya jawab dan demonstrasi menggunakan pasir, sabut air, pecahan genting, pasir, dan arang. Hasil yang dicapai adalah para siswa mengetahui bahaya air yang tercemar cara menjernihkan air secara sederhana. Antusias para siswa terlihat saat praktik cara menjernihkan air secara sederhana dengan menggunakan pasir, sabut air, pecahan genting, pasir, dan arang.
Analisis hubungan pola makan dengan status Hipertensi pada petani palawija di dusun semen Kecamatan grogol kabupaten kediri SITI MUNAWAROH; Vivien Dwi Purnamasari; Muh. Shofi; Nita ermawati
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 4 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v4i1.93

Abstract

Berdasarkan data World Health Organization tahun 2008 rata-rata 40% orang dewasa yang berusia 25 tahun ke atas di diagnosis hipertensi. Pada tahun 2008 terjadi peningkatan kasus hipertensi pada tahun 1980 sebesar 600 juta kasus menjadi 1 milyar kasus. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan konsumsi pangan dengan status hipertensi pada petani palawaija di Dusun Semen Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri. Desain penelitian dengan menggunakan survei analitik melalui pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 petani. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang berisi pertanyaan karakteristik responden yang terdiri dari umur, pendidikan, status merokok dan pola makan. Sedangkan variabel status hipertensi diukur dengan menggunakan tensimeter. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan p-value yaitu 0,001. Simpulan ada hubungan antara pola makan dengan kejadian hipertensi pada petani palawija di Dusun Semen Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri. Saran yang diberikan pada penelitian ini petugas Puskesmas Grogol bisa meningkatkan konseling gizi pada para petani.
HUBUNGAN FAKTOR RISIKO DENGAN INFESTASI Pediculus humanus capitis PADA SISWA SDN BANDAR LOR 1 KOTA KEDIRI Rizal Aditya Hermawan; Muh. Shofi; Viorentin Natalia Moi
BIO-SAINS : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 2 No 2 (2023): Bio-Sains Vol 2 No 2, Maret 2023
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6084/m9.figshare.23564679

Abstract

Pedikulosis kapitis merupakan penyakit kulit kepala yang disebabkan oleh Pediculus humanus capitis. Penyakit ini dapat menular secara langsung maupun tidak langsung. Gejala klinis berupa rasa gatal pada kulit kepala. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan faktor risiko yaitu usia, jenis kelamin, bentuk rambut, jenis kulit kepala, dan tingkat pengetahuan dengan infestasi Pediculus humanus capitis pada siswa SDN Bandar Lor 1 Kota Kediri. Desain penelitian Cross Sectional dan menggunakan teknik sampling total sampling dengan jumlah sampel 72 responden dari siswa kelas I, II, dan III. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa terdapat 36% responden positif Pediculus humanus capitis dan sisanya tidak teridentifikasi Pediculus humanus capitis. Hasil analisa dengan menggunakan uji Chi Square diketahui bahwa terdapat hubungan usia, jenis kelamin, bentuk rambut, jenis kulit kepala, dan tingkat pengetahuan dengan infestasi Pediculus humanus capitis. Terdapat hubungan faktor risiko dengan infestasi Pediculus humanus capitis pada siswa kelas I, II, dan III SDN Bandar Lor 1 Kota Kediri.
UJI IN SILICO AKTIVITAS SITOTOKSIK DAN TOKSISITAS SENYAWA BIOAKTIF BIJI TREMBESI (Samanea saman (jacq.) Merr) SEBAGAI KANDIDAT OBAT DIABETES MELLITUS Muh. Shofi
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 1 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolisme yang ditandai dengan adanya peningkatan kadar glukosa dalam darah yang disebabkan oleh kurangnya produksi hormon insulin dalam tubuh atau penurunan fungsi insulin yang ditandai dengan tidak aktifnya protein GLP-1. Biji trebesi diduga iketahui memiliki efek sebagai anti diabetic yang belum diketahui senyawa aktif tersebut sebagai penurun kadar glukosa dalam darah. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui prediksi sifat fisikokimia dan farmakokinetik serta mekanisme senyawa aktif biji trembesi dengan studi In Silico. Metode: Jenis penelitian pada penelitian ini adalah penelitian eksperimental berbasis komputer dengan menggunakan uji in silico atau molecular docking Prosedur kerja pada penelitian ini yaitu memprediksi sifat fisikokimia, farmakokinetik, toksisitas, dan molecular docking dengan membandingakn antara senyawa aktif biji trembesi dan senyawa pembanding berupa omarigliptin dengan target protein GLP-1. Simpulan: Hasil uji in silico menunjukkan bahwa ɑ-spinasterol dan palmitic acid yang terdapat pada biji trembesi memiliki sifat fisikokimia, farmakokinetik (ADME), dan toksisitas yang lebih baik dibandingkan omarigliptin. Berdasarkan uji in silico senyawa aktif biji trembesi memiliki nilai afinitas ikatnya kurang dari 10 dengan residu asam amino yang mengikat sisi aktif protein GLP-1 yaitu Tyr69, Leu123, Trp91, dan Leu89 yang sama dengan residu asam amino senyawa pembanding yaitu omarigliptin. Adanya hal tersebut senyawa yang terkadung pada biji trembesi dapat diprediksi untuk dijadikan obat penyakit diabetes melitus.
Modifikasi Pewarna Alami Ekstrak Etanol Sappan Lignum pada Pewarnaan Soil Transmitted Helminth Pengganti Eosin 2% Siti Munawaroh; Muh. Shofi
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 11, No 2 (2023): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v11i2.9245

Abstract

Worms are a disease that attacks humans in tropical areas. The cause of worm infections in the community is from the Soil Transmitted Helminth (STH) worm group, but the government pays little attention to this. In the process of identifying worm eggs, 2% eosin has been used, which apparently produces waste that is difficult to decompose. Sappan lignum is a natural dye because it contains brizilin which can give a red color, so it can be used as a worm egg dye replacing 2% eosin. This study aims to test whether sappan lignum extract can be used as a dye in fecal examination to detect SHT infections. This research is descriptive research. Examination of worm eggs using the direct feces method was carried out using sappan lignum extract dye with 96% ethanol and 2% eosin as a positive control. This research shows that sappan lignum ethanol extract at a coloring ratio of 1:3 is the best dye compared to other ratios and can be used as a substitute for eosin dye. The conclusion of this research is that sappan lignum ethanol extract can be used as a natural dye in identifying worm eggs.