Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Tingkat Religiusitas Ditinjau dari Faktor Demografi pada Mahasiswa Alyanda Wisyazalianty La Manggo; Sitti Syawaliyah Gismin; Arie Gunawan Hazairin Zubair
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/4f8fwb80

Abstract

Religiusitas merupakan bagian penting dalam kehidupan mahasiswa dan dipengaruhi oleh berbagai faktor demografi. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan tingkat religiusitas ditinjau dari faktor demografi pada mahasiswa beragama Islam di Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian komparatif, menganalisis perbedaan religiusitas berdasarkan jenis kelamin, suku, dan keikutsertaan dalam organisasi. Tingkat religiusitas ditetapkan sebagai variabel dependen, sedangkan faktor demografi sebagai variabel independen. Instrumen penelitian berupa skala religiusitas yang disusun peneliti berdasarkan lima dimensi Glock dan Stark, yaitu keyakinan, praktik ibadah, pengalaman keagamaan, pengetahuan agama, dan konsekuensi keagamaan. Analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif, uji t dua sampel independen, dan One Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas mahasiswa tidak berbeda signifikan berdasarkan jenis kelamin (P=0,255 > 0,05), namun berbeda berdasarkan suku (P=0,017 < 0,05) dan keterlibatan organisasi (P=0,000 < 0,05). Penelitian ini menyarankan mahasiswa untuk konsisten meningkatkan religiusitas, institusi mendukung pengembangannya, dan peneliti selanjutnya mengkaji faktor lainnya.
Pengaruh social Comparison Terhadap Kecemderungan Perilaku On-FoMO Pada Mahasiswa Pengguna Aplikasi TikTok Di Kota Makassar Jessica Tasidjawa Tasidjawa; Titin Florentina Purwasetiawatik; Arie Gunawan Hazairin Zubair
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/npp9gg11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Social comparison terhadap kecenderungan perilaku On-FoMO pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantatif dengan jenis penelitian korelasi kausal dengan teknik survey data dikumpulkan melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa/i di Universitas Kota Makassar yang memiliki media sosial. Sampel pada penelitian sebanyak 427 responden yang kemudian dianalisis menggunakan Software JASP dan SPSS. Instrumen pengumpulan data menggunakan dua jenis instrumen yang berfokus pada media sosial yang diadptasi oleh peneliti yaitu skala On-FoMO yang dikembangkan oleh Sette dkk., (2020) dan Skala Social Media Social Comparison (SMSC) yang dikembangkan oleh Yang et al., (2018). Analisis regresi linear sederhana digunakan untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan social comparison terhadap On-FoMO dengan nilai F = 445.848 dan signifikansi 0,001 (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi social comparison, semakin tinggi pula kecenderungan mahasiswa mengalami On-FoMO.   
Pengaruh Kualitas Tidur terhadap Stres Akademik pada Siswa Kelas X dan XI SMK SMTI Makassar Bakhitahnur Faizah; Arie Gunawan Hazairin Zubair; Naftalen Koanda
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/s8ytpa26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas tidur terhadap stres akademik pada siswa kelas X dan XI di SMK SMTI Makassar. Latar belakang penelitian ini adalah tingginya beban akademik yang meliputi teori dan praktikum, yang dapat menimbulkan stres akademik dan menurunkan kualitas tidur siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional kausal. Sampel berjumlah 220 siswa berusia 14–17 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi skala stres akademik berdasarkan teori Sun dkk. (2011) dan skala kualitas tidur yang diadaptasi dari Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data menggunakan regresi linier sederhana menunjukkan bahwa kualitas tidur berpengaruh signifikan terhadap stres akademik dengan nilai R² sebesar 0,430. Hasil ini mengindikasikan bahwa semakin buruk kualitas tidur siswa, semakin tinggi tingkat stres akademik yang dialami. Penelitian ini menegaskan pentingnya menjaga kualitas tidur untuk mendukung kesejahteraan psikologis dan prestasi belajar siswa SMK.
Kajian Perbedaan Sikap Terhadap Pernikahan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Tingkat Pendidikan pada Dewasa Awal yang belum Menikah di Kota Makassar Mayzura Rhezkydiagita Citra Awalia; Arie Gunawan Hazairin Zubair; Hasniar Ambo Radde
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/c6x6ka63

Abstract

Sikap terhadap pernikahan dipahami sebagai pandangan subjektif individu terhadap institusi pernikahan heteroseksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan sikap terhadap pernikahan berdasarkan jenis kelamin dan tingkat pendidikan pada individu dewasa awal yang belum menikah di Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain komparatif. Sampel penelitian berjumlah 531 responden dengan kriteria sampel laki-laki dan Perempuan dewasa awal yang belum menikah dan berdomisili di Kota Makassar. Instrumen pengumpulan data menggunakan General Attitudes Toward Marriage Scale (GAMS) yang dikembangkan oleh Syakilah Saputri Rizal (2024) dari alat ukur Stacey S. Park dan Lee A. Rosen (2013), dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,880. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam sikap terhadap pernikahan berdasarkan jenis kelamin. Namun, ditemukan adanya perbedaan signifikan berdasarkan tingkat pendidikan, yang menegaskan bahwa pendidikan berkontribusi dalam membentuk pandangan individu terhadap institusi pernikahan.
Perbedaan Sikap terhadap Pernikahan berdasarkan Jenis Kelamin Dias Tuti Rante Tandung; Sri Hayati; Arie Gunawan Hazairin Zubair
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/br8x7c93

Abstract

Pernikahan merupakan salah satu aspek perkembangan yang sangat penting pada fase dewasa awal.  Pada usia 20-40 tahun, individu memilih pasangan hidup, membangun keluarga, dan merawat anak. Sikap terhadap pernikahan mencerminkan pandangan, harapan, serta keinginan seseorang untuk menikah. Sikap positif ditandai dengan dukungan dan keinginan untuk menikah, sementara sikap negatif cenderung menghindari atau menunda pernikahan. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji secara empiris adanya perbedaan sikap terhadap pernikahan antara laki-laki dan perempuan pada dewasa awal. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah skala General Attitudes toward Marriage Scale (GAMS). Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 402 dimana di antaranya 201 responden dengan jenis kelamin perempuan dan 201 responden dengan jenis kelamin laki-laki, metode analisis yang di gunakan yaitu analisis deskriptif dan uji hipotesis. Penelitian menunjukkan nilai signifikansi rata-rata sebesar 0,000, yang lebih rendah dari ambang signifikansi sebesar 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan sikap terhadap pernikahan berdasarkan jenis kelamin.