Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Edukasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Anorganik menjadi Produk Ramah Lingkungan Ecobrick di Desa Jayamukti, Cikarang Pusat Jati, Erwika Dhora; Nurhidayanti, Nisa; Suwazan, Dhonny; Halomoan, Nico; Rezeki, Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v5i2.1435

Abstract

Kesadaran tentang pengelolaan sampah rumah tangga di Indonesia menjadi salah satu persoalan mendesak dan memerlukan perhatian lebih. Khususnya di daerah padat penduduk, sampah rumah tangga perlu dikelola lebih bijaksana untuk meminimalisir pencemaran lingkungan yang sebagian besar berasal dari sampah rumah tangga. Edukasi tentang pengelolaan sampah anorganik rumah tangga dilakukan di Desa Jayamukti, Cikarang Pusat, yang merupakan daerah padat penduduk. Pengabdian yang dilakukan bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah anorganik rumah tangga melalui pembuatan ecobrick, produk ramah lingkungan yang dapat mengurangi dampak negatif sampah plastik. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi sosialisasi mengenai dampak sampah anorganik, simulasi sederhana pembuatan ecobrick, dan sesi saran dan tanggapan terhadap edukasi yang telah disampaikan. Terdapat hal-hal positif yang dicatat dalam pelaksanaan pengabdian ini, antara lain peningkatan kesadaran lingkungan warga terkait pengolahan sampah menjadi produk ekonomis dan ketrampilan baru untuk warga RW 007 di Desa Jayamukti Kecamatan Cikarang Pusat.
Ethnobotany of Food Plants in The Penghulu Tribe Community in Sarolangun, Jambi Has, Dini Hardiani; Marpaung, Sutan Sahala Muda; Jati, Erwika Dhora; Hartati, Bunga Resa; Fitrianto, Imam; Yulianti, Iis; Nugroho, Septian Putra Adi; Rahmila, Yulizar Ihrami; Rahmayanti, Fetty Dwi; Fadilah, Ratnawaty; Bukhari, Bukhari; Simanjuntak, Asnika Putri; Algiffari, M. Fauzhan; Lubis, Dita Anggriani
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 9 (2023): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i9.4972

Abstract

Tribal community in the Bukit Bulan area, Limun District, Sarolangun Regency, Jambi. This research aims to identify the ethnobotany of food plant species by the Penghulu Tribe community in Sarolangun Regency, Jambi Province. This research was conducted in Napal Melintang and Meribung Villages. Research method ethnobotanical data on food plants were obtained through qualitative data collection techniques through in-depth interviews, in contrast, potential data were obtained through vegetation analysis and exploration methods. The study's results identified as many as 88 species from 35 families of food plants originating from cultivation and wild plants, which herbaceous plants dominated. Based on the results of interviews, there are many food plant species in the forest habitat. The part of the plant that is widely used by the community is fruit, and this is because people generally grow fruit in their yards and community gardens. Cultivators mostly use food plants for direct consumption. Conclusion this research The Penghulu tribe community's dependence on food plants is still high because they can utilize, gather, and process them. 88 species of food plants have been identified from 35 families, of which 77 produce carbohydrates, vegetables, and fruit.
Strategi Pengelolaan Lingkungan Berdasarkan Kondisi Sanitasi Bantaran Sungai Latuppa’ di Kota Palopo Menggunakan Metode SWOT dan Matriks IFAS-EFAS Amru, Khaerul; Anjani, Raissa; Jati, Erwika Dhora; Fahmi, Said
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 5 No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-V
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v5i1.11669

Abstract

Sungai Latuppa’ merupakan salah satu sumber air bersih bagi masyarakat Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, terindikasi mengalami penurunan kualitas sumber bahan baku air bersih setiap tahunnya. Saat ini, hampir 65% air sungai di Indonesia dalam keadaan tercemar berat, adapun sumber utama pencemaran air sungai di Indonesia justru berasal dari limbah rumah tangga atau domestik, bukan dari limbah industri. Hal ini semakin menguatkan korelasi antara kualitas air dengan kualitas sanitasi yang ada, dimana kualitas air ditentukan oleh kualitas sanitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi existing keadaan sanitasi bantaran Sungai Latuppa’ dan memberikan alternatif strategi pengelolaan lingkungan yang optimal. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian adalah metode survey, dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan metode analisis Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat (SWOT), serta perhitungan Internal Factor Analysis Strategy-External Factor Analysis Strategy (IFAS-EFAS). Hasil penelitian menunjukan strategi pengelolaan lingkungan yang tepat adalah dengan pendekatan Weekness-Opportunity (WO). Terfapat 5 hal yang menjadi sasaran utama dalam pengelolaan bantaran Sungai Lattupa’ yaitu: 1) Membangun lokasi MCK komunal 2) Pemberdayaan masyarakat tentang pentingnya sumberdaya air bersih 3) Memanfaatkan sumber air bersih untuk memperbaiki kondisi sanitasi 4) Sosialisasi pentingnya MCK 5) Pembuatan peraturan daerah terkait kesehatan lingkungan berbasis masyarakat.
Identifikasi Pencemaran Kali Bekasi melalui Analisis Kualitas Air Menggunakan Metode STORET Jati, Erwika Dhora; Ambuko, Cahyo
Jurnal Konservasi dan Rekayasa Lingkungan Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Konservasi dan Rekayasa Lingkungan
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jkrl.v1i2.10654

Abstract

Kali Bekasi merupakan salah satu sungai utama di wilayah Bekasi yang berperan penting sebagai sumber air baku, pertanian, dan kebutuhan industri. Namun, aktivitas manusia seperti industri, domestik, dan pertanian telah menyebabkan peningkatan pencemaran pada sungai ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi cemaran di Kali Bekasi melalui analisis kualitas air menggunakan metode STORET. Metode STORET digunakan untuk mengklasifikasikan status mutu air berdasarkan parameter fisik, kimia, dan biologi, dengan parameter yang diuji meliputi TDS, TSS, BOD, COD, Nitrat, Nitrit, Fosfat, dan Fecal Coliform. Data kualitas air dikumpulkan dari beberapa titik sampling sepanjang sungai dan dianalisis sesuai dengan standar baku mutu air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh titik lokasi sampling memperoleh nilai mutu air >-30, sehingga masuk dalam kategori tercemar berat. Hal ini terutam disebabkan oleh tingginya konsentrasi Fecal Coliform yang berada jauh di atas baku mutu yang telah ditetapkan. Temuan ini mengindikasikan bahwa aktivitas antropogenik memberikan kontribusi signifikan terhadap pencemaran Kali Bekasi. Dari hasil analisis, direkomendasikan upaya mitigasi seperti penguatan regulasi pengelolaan limbah, peningkatan pengawasan terhadap aktivitas industri dan domestik, serta edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan sungai. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam mengambil kebijakan untuk meningkatkan kualitas lingkungan di Kali Bekasi.