Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA ARITMATIKA SOSIAL BERDASARKAN TAHAPAN NEWMAN Marselina Para Jami; Tatik Retno Murniasih; Timbul Yuwono
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.761 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v3i1.3492

Abstract

Aritmatika sosial adalah materi yang berkaitan dengan jual beli, untung dan rugi. Berdasarkan obeservasi dan pengalaman didapatkan banyaknya peserta didik yang melakukan kesalahan saat menyelesaikan soal cerita terutama materi Aritmatika Sosial. Dengan demikian, dibutuhkan sebuah metode ilmiah untuk mengatasi dengan cara menganalisis kesalahan tersebut, salah satu metode ilmiah yang bisa digunakan adalah tahapan Newman. Berdasarkan tahapan Newman ada 5 jenis kesalahan peserta didik, yaitu: kesalahan membaca (reading errors), kesalahan memahami (comprehension errors), kesalahan transformasi (transformation errors), kesalahan keterampilan proses (process skill errors), dan kesalahan penulisan jawaban akhir (encoding errors). Pendekatan penelitian yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan isntrumen diantaranya tes tertulis dan wawancara. Subjek wawancara sebanyak 5 peserta didik yang diambil berdasarkan tipe kesalahan berdasarkan tahapan Newman. Dari hasil penelitian menunjukan yaitu persentase kesalahan membaca (reading errors) sebesar 0%, kesalahan memahami sebesar (comprehension errors) sebesar 54%, kesalahan transformasi (transformation errors) sebesar 92%, kesalahan keterampilan proses (process skill errors) sebesar 54%, dan kesalahan penulisan jawaban akhir (encoding errors) sebesar 61%.
BANGUN DATAR: ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMP MELALUI SCHOOLOGY Tika Rahmawati; Tatik Retno Murniasih; Timbul Yuwono
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/pmej.v5i1.6894

Abstract

Pemahaman konsep adalah suatu kecakapan dalam mengerti suatu hal secara mendalam tentang suatu rancangan dengan benar. Pemahaman konsep berdasarkan Skemp dibagi dua yaitu instrumental dan relasional. Siswa yang hafal rumus saja dinamakan pemahaman instrumental. Siswa mempunyai kemampuan menjelaskan prosedur penyelesaian dan mengaitkan konsep dinamakan pemahaman relasional. Schoology merupakan software berbasis web untuk pembelajaran dimana siswa bisa berinteraksi dengan guru. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pemahaman konsep matematika yang pada salah satu SMP kelas 7 di kota Malang. Subjek penelitian enam belas siswa kelas VII. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes pada aplikasi schoology untuk materi segiempat dan segitiga. Analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif digunakan dalam penelitian. Siswa dikelompokkan menjadi 5 kelompok berdasarkan indikator Skemp, selanjutnya dianalisis pemahaman konsepnya. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa siswa yang menguasai pemahaman konsep matematika tingkat instrumental yaitu dengan menghafalkan rumus sebesar 52 %, sedangkan untuk tingkat relasional yang mampu menggunakan prosedur hanya 48 %.
Developing Cognitive Conflict to Overcome Students’ Thinking Difficulties Sumadji Sumadji; Timbul Yuwono
Journal of Education and Learning Mathematics Research (JELMaR) Vol 1 No 2 (2020): November 2020
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Wisnuwardhana University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/jelmar.v1i2.38

Abstract

The purpose of this study is to describe the thinking difficulties of low-ability students. Low-ability students are those who can only reach score less than 66. The second objective is to know the effectiveness of cognitive conflict strategies in an effort to improve failed cognitive networks. The approach taken is qualitative with the type of classroom action research. In each action, it was applied the group learning strategy in the first session intended to explore additional thinking difficulties. In the second session their difficulties were overcome by implementing a cognitive conflict strategy. This research was completed in two actions based on the amount of material that consists of two parts. The research’s conclusions describe the basic difficulties of students’ thinking but are not summarized here. In this error, mostly students make their own formulas using distributive law on algebra. Another conclusion is that cognitive conflict strategies are effective at the level of 88.6% in overcoming thinking difficulties.
Analysis of Student Errors In Solving Story Problems Based on Newman's Stage In Class VII Timbul Yuwono; Yublina Rambu; Sumadji Sumadji
Journal of Education and Learning Mathematics Research (JELMaR) Vol 2 No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Wisnuwardhana University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/jelmar.v2i1.48

Abstract

This study aims to describe the mistakes of students based on the Newman stage in solving the story problems of the One Variable Linear Equation material. This type of research is qualitative descriptive with a descriptive approach. The subjects of this study were 34 students of class VII-F SMP Negeri 17 Malang, consisting of 20 boys and 14 girls for the 2019/2020 school year. Research subjects 30 subjects from class VII-F students were present for analysis. Retrieval of data using written tests to obtain data about students 'mistakes in solving story questions based on Newman stages and interviews to complete the results and strengthen data about students' mistakes. Data analysis techniques include data reduction, data presentation and drawing conclusions. Checking the validity of the data used the source triangulation technique in the form of interviews with 3 students of class VII-F who were selected based on high, medium, and low abilities. Based on the results of the study, it appears that the mistakes made by students based on the Newman procedure, at the reading stage there were no research subjects who made mistakes. At the understanding stage there were 23 subjects who made mistakes, the transformation stage there were 30 subjects who made mistakes, the process skills stage there were 17 subjects who made mistakes and the final answer writing stage there were 29 subjects who made mistakes. The results showed that all students made four types of errors. The causative factor is that there are certain sentences in the questions that cannot be interpreted correctly, forgetting the formulas that must be used, rushing when writing formulas, not mastering the material of One Variable Linear Equations, not being thorough and in a hurry to do the problems.
ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA ARITMATIKA SOSIAL BERDASARKAN TAHAPAN NEWMAN Marselina Para Jami; Tatik Retno Murniasih; Timbul Yuwono
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.761 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v3i1.3492

Abstract

Aritmatika sosial adalah materi yang berkaitan dengan jual beli, untung dan rugi. Berdasarkan obeservasi dan pengalaman didapatkan banyaknya peserta didik yang melakukan kesalahan saat menyelesaikan soal cerita terutama materi Aritmatika Sosial. Dengan demikian, dibutuhkan sebuah metode ilmiah untuk mengatasi dengan cara menganalisis kesalahan tersebut, salah satu metode ilmiah yang bisa digunakan adalah tahapan Newman. Berdasarkan tahapan Newman ada 5 jenis kesalahan peserta didik, yaitu: kesalahan membaca (reading errors), kesalahan memahami (comprehension errors), kesalahan transformasi (transformation errors), kesalahan keterampilan proses (process skill errors), dan kesalahan penulisan jawaban akhir (encoding errors). Pendekatan penelitian yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan isntrumen diantaranya tes tertulis dan wawancara. Subjek wawancara sebanyak 5 peserta didik yang diambil berdasarkan tipe kesalahan berdasarkan tahapan Newman. Dari hasil penelitian menunjukan yaitu persentase kesalahan membaca (reading errors) sebesar 0%, kesalahan memahami sebesar (comprehension errors) sebesar 54%, kesalahan transformasi (transformation errors) sebesar 92%, kesalahan keterampilan proses (process skill errors) sebesar 54%, dan kesalahan penulisan jawaban akhir (encoding errors) sebesar 61%.
BANGUN DATAR: ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMP MELALUI SCHOOLOGY Tika Rahmawati; Tatik Retno Murniasih; Timbul Yuwono
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (965.689 KB) | DOI: 10.21067/pmej.v5i1.6894

Abstract

Pemahaman konsep adalah suatu kecakapan dalam mengerti suatu hal secara mendalam tentang suatu rancangan dengan benar. Pemahaman konsep berdasarkan Skemp dibagi dua yaitu instrumental dan relasional. Siswa yang hafal rumus saja dinamakan pemahaman instrumental. Siswa mempunyai kemampuan menjelaskan prosedur penyelesaian dan mengaitkan konsep dinamakan pemahaman relasional. Schoology merupakan software berbasis web untuk pembelajaran dimana siswa bisa berinteraksi dengan guru. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pemahaman konsep matematika yang pada salah satu SMP kelas 7 di kota Malang. Subjek penelitian enam belas siswa kelas VII. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes pada aplikasi schoology untuk materi segiempat dan segitiga. Analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif digunakan dalam penelitian. Siswa dikelompokkan menjadi 5 kelompok berdasarkan indikator Skemp, selanjutnya dianalisis pemahaman konsepnya. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa siswa yang menguasai pemahaman konsep matematika tingkat instrumental yaitu dengan menghafalkan rumus sebesar 52 %, sedangkan untuk tingkat relasional yang mampu menggunakan prosedur hanya 48 %.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY PADA DIMENSI TIGA DI SMK NEGERI 11 MALANG Bellariksa Suliyono; Yuniar Ika Putri Pranyata; Timbul Yuwono
De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study uses the ADDIE Model development model through 5 stages: Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. This study aims to produce learning media that meet the criteria of valid, effective, and practical. At SMK Negeri 11 Malang, the majority of IT majors, so for the learning model, you can use PjBL (Project Based Learning). Learning media can use augmented reality-based applications. This media received very valid criteria with a percentage of 3.8 from design experts, 3.7 from material experts, 3.3 from learning experts. The average validity test result is 3.6 in the conclusion that this media is very valid. The quality of the media produced met the criteria of being very practical with a percentage of 3.58 in the small group test and the large group test of 3.62. The average practicality test result is 3.6 concluded that this medium is very practical. The results of the effectiveness trial with the percentage of student completion scores during small group trials and large group trials were 100%. Based on these results, it can be concluded that the augmented reality-based media developed is valid, practical, and effectively used in learning three-dimensional material at SMK Negeri 11 Malang.
Penerapan Model Think Talk Write (TTW) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Timbul Yuwono; Riski Nur Istiqomah Dinnullah; Jemi Hadrimus
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 4 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v4i4.7537

Abstract

Abstrac: The aims of this study were (1) to apply the Think Talk Write learning model to improve mathematics learning outcomes for class VIII students at SMP PGRI 2 Lawang Malang, (2) to determine the response of class VIII students at SMP PGRI 2 Lawang Malang towards the application of the Think Talk Write learning model. . This research is a qualitative research with the type of classroom action research (CAR). The subjects in this study were class VIII students of SMP PGRI 2 Lawang Malang for the 2019/2020 academic year, totaling 25 students. Data collection techniques used are observation, tests, interviews and field notes. Data analysis used qualitative analysis. The results of this study indicate that (1) the percentage of students' learning mastery classically increased from 72% of students in the value of action I to 92% in action II of a total of 75 students or more, (2) students gave a very positive response in learning mathematics by using the Think Talk Write learning model. Thus, the Think Talk Write learning model can improve the mathematics learning outcomes of eighth grade students of SMP PGRI 2 Lawang Malang. Keywords: Think Talk Write Learning Model, Mathematics Learning Outcomes Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk menerapkan model pembelajaran Think Talk Write untuk dapat meningkatkan hasil belajara matematika siswa kelas VIII SMP PGRI 2 Lawang Malang, (2) untuk mengetahui respon siswa kelas VIII SMP PGRI 2 Lawang Malang terhadap penerapan model pembelajaran Think Talk Write. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP PGRI 2 Lawang Malang tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah 25 orang siswa. Teknik observasi, tes, wawancara dan catatan lapangan adalah teknik pengumpulan data yang digunakan. Analisis kualitatif yang digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) persentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal meningkat dari 72% siswa pada nilai tindakan I menjadi 92% pada tindakan II dari total seluruh siswa 75 atau lebih, (2) respon yang sangat positif dari siswa dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran Think Talk Write. Dengan demikian model pembelajaran Think Talk Write dapat meningkat hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP PGRI 2 Lawang Malang. Kata Kunci: Pembelajaran Model Think Talk Write (TTW), Hasil Belajar Matematika
PENGEMBANGAN E-LKPD INTERAKTIF MATERI HIMPUNAN Freda Niluh Chandra; Rahaju Rahaju; Timbul Yuwono
JIPMat Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v8i1.14917

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui validitas, praktikabilitas, dan efektivitas e-LKPD yang dikembangkan menggunakan model ADDIE. Uji coba produk dikenakan pada siswa kelas VII A SMPN 2 Wagir. Uji validitas dilakukan oleh tiga validator, yaitu ahli dalam bidang media dan materi serta praktisi pembelajaran. Instrumen penelitian berupa: angket validasi, angket respon pengguna, dan tes. Data penelitian berupa penilaian validator, respon pengguna, nilai pretest dan posttest diolah mengunakan teknik analisis kuantitatif, sedangkan data berupa saran validator diolah dengan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) e-LKPD sangat valid dengan nilai sebesar 95,8% dari ahli materi, nilai sebesar 95,8% dari ahli media, dan nilai sebesar 93,3% dari ahli pembelajaran. (2) e-LKPD sangat praktis berdasarkan respon guru sebesar 93,8% dan respon siswa sebesar 86,9%. (3) e-LKPD efektif berdasarkan data hasil belajar siswa, yaitu hasil pretest sebesar 44,8% dan hasil posttest sebesar 72,4%. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa e-LKPD interaktif valid, praktis, dan efektif digunakan pada pembelajaran materi himpunan.
Analisis Kemampuan Representasi Matematis Peserta Didik dalam Menyelesaikan Masalah pada Materi Program Linier Timbul Yuwono; Anan Darmawan; Vivi Suwanti
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1156.411 KB) | DOI: 10.33603/jnpm.v5i2.3713

Abstract

Abstrak. Representasi matematis merupakan kemampuan yang sangat penting dan harus dimiliki oleh peserta didik untuk mengoorganisasikan ide mereka dalam menyelesaikan suatu masalah atau soal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan representasi matematis peserta didik dalam menyelesaikan masalah pada materi program linier dan penyebab kesalahan peserta didik. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan cara tes tulis, wawancara, dan dokumentasi. Subjek sebanyak 33 peserta didik kelas XI, sedangkan subjek wawancara yaitu 5 peserta didik yang diambil masing-masing 1 dalam setiap kategori menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan representasi matematis 4 peserta didik berkategori sangat tinggi, 5 peserta didik kategori tinggi, 9 peserta didik kategori sedang, 8 peserta didik kategori rendah, dan 7 peserta didik kategori sangat rendah. Secara keseluruhan kemampuan representasi matematis dalam menyelesaikan masalah indikator visual, teks tertulis, dan ekspresi matematis pada 4 tahapan Polya tergolong mampu dan dapat dilakukan dengan baik. Walaupun pada representasi ekspresi matematis ada beberapa langkah penyelesaian yang cenderung tidak mampu dilakukan yaitu pada fungsi kendala, fungsi optimum, dan nilai optimum.Kata Kunci: Menyelesaikan Masalah, Representasi Matematis, Tahapan Polya.