Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh pemberian rebusan daun kersen (Muntingia Calabura L.) terhadap penurunan Gula Darah Sewaktu (GDS) pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Desa Cikadu Kecamatan Nusaherang Kabupaten Kuningan Moonti, Mutia Agustiani; Armanada, Muhamad Billy
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i01.900

Abstract

Latar Belakang: Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 beradarkan hasil pengukuran penduduk di Indonesia sebesar 167% ini mengalami peningkatan di bandingkan dengan penderita Diabetes Melitus Tipe 2 pada tahun 2011 sebesar 29%. Kebaruan penelitian ini dengan jumlah dosis rebusan daun kersen diberikan sebanyak 250 ml dan dikonsumsi pada pagi hari sebelum sarapan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Quasy Experiment dengan rancangan One Group Pre-Test dan Post-Test Desain. Uji statistik yang digunakan Uji Paired Sample T-Test.  Populasi dalam penelitian penderita  Diabetes Melitus Tipe 2 sebanyak 84 orang di Desa Cikadu Kecamatan Nusaherang Kabupaten Kuningan, pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling dengan jumlah sampel penelitian 38 responden. Adapun waktu penelitian dilakukan selama 14 hari mengkonsumsi 250 ml air rebusan daun kersen  (Muntingia Calabura L.) kemudian dilakukan pengecekan gula darah sewaktu (GDS) menggunakan alat Glukometer. Hasil: Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh rebusan daun kersen pada dewasa akhir di Desa Cikadu Kecamatan Nusahereng Kabupaten Kuningan dengan nilai uji Paired Sample T-Test P-Value 0.004 <  taraf nyata (α=0.05). Daun kersen mengandung senyawa flavonoid dalam daun kersen berfungsi mampu meregenerasi atau memproduksi sel beta pankreas dan membantu merangsang pelepasan insulin dan mengandung antioksidan sebagai zat yang dapat menghambat kerusakan sel akibat kondisi ketidakseimbangan jumlah antioksidan dan radikal bebas (stres oksidatif). Kesimpulan: Adanya pengaruh rebusan daun kersen pada dewasa akhir di Desa Cikadu Kecamatan Nusahereng Kabupaten Kuningan.
Efektivitas senam jantung sehat dan senam lansia terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Garawangi Moonti, Mutia Agustiani; Suhartini, Wiwin Dewi
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1035

Abstract

Latar Belakang: Lansia menjadi kelompok beresiko di indonseia dengan banyak masalah kesehatan salah satu nya adalah penyakit hipertensi. Diperlukan penatalaksanaan yang efektif untuk menjaga kebugaran dan penurunan tekanan darah pada lansia, salah satu nya dengan senam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas senam jantung sehat dan senam lansia terhadap tekanan darah pada lanjut usia yang mengalami hipertensi di Puskesmas Garawangi.Metode: Jenis penelitian adalah penelitian Kuantitatif dengan  Rancangan Quasy Eksperimental One Group Pretest-Postest with control. Populasi sebanyak 379 lansia penderita Hipertensi, berdasarkan teknik Purposive Sampling diperoleh sampel sebanyak 18 lansia.  Analisis dilakukan menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Diketahui bahwa tekanan darah sebelum dilakukan senam lansia yaitu 155/84mmHg mengalami penurunan setelah dilakukan senam lansia menjadi 138/74mmHg. Diketahui nilai P-Value 0,000 (<0,05) pada senam jantung sehat dan nilai p = 0,000 pada senam lansia.Kesimpulan: Ada pengaruh senam jantung sehat dan senam lansia terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Disarankan Puskesmas mengadakan kegiatan senam secara rutin dengan membentuk komunitas senam lansia yang menjadi penggerak adalah kader posbindu.
Efektivitas support system keluarga terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien pre operatif di ruang bedah RSUD Gunung Jati Cirebon Moonti, Mutia Agustiani
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 3 No 2 (2023): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v3i2.656

Abstract

Latar Belakang : Support System Keluarga (Dukungan keluarga)  yang terdiri atas informasi atau nasihat verbal dan non verbal bantuan nyata atau tindakan yang diberikan oleh keakraban sosial dan didapat karena kehadiran mereka dan mempunyai manfaat emosional atau efek perilaku bagi pihak penerima. Tujuan penelitian mengetahui efektivitas support system keluarga terhadap penurunan tingkat kecemasan Pada pasien pre operatif.Metode: Jenis penelitian pra eksperimental dengan menggunakan rancangan one group pre post test design. Observasi dilakukan secara langsung pada pasien pre operatif menggunakan intrumenst HARS sebelum dan sesudah diberikan Support System.Hasil: Hasil penelitian menunjukan Support System keluarga efektif terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien pre-operatif di ruang IBS RSUD Toto Kabila. yang ditunjukkan oleh nilai uji wilcoxon Signet rank test mendapatkan nilai p= 0.004 < taraf nyata (α=0.05).Kesimpulan: Support System keluarga efektif terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien pre operatif di Ruang Bedah RSUD Gunung Jati Cirebon menunjukkan nilai uji wilcoxon Signet rank test mendapatkan nilai p-Value 0.004 < taraf nyata (α=0.05). Dijadikan sebagai bahan masukan dalam penerapan asuhan keperawatan dengan Gangguan Kecemasan pada pasien preoperatif.
Pengaruh kombinasi jus wortel dengan buah belimbing manis terhadap penurunan tekanan darah Moonti, Mutia Agustiani; Subantara, Dandi Oka; Rohim, Abdal; Hakim, Ridwan Nurul
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i1.1435

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi adalah masalah kesehatan global. Kombinasi jus wortel (Daucus Carrota L) dan belimbing manis (Averrhoa Carambola L) dapat menjadi alternatif nonfarmakologis untuk menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas kombinasi tersebut dalam menurunkan hipertensi di Desa Kapandayan, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan.Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan one group pre-test post-test pada 15 responden, dipilih secara purposive sampling. Instrumen meliputi lembar observasi, SOP pengukuran tekanan darah, dan SOP pembuatan jus. Data dianalisis secara univariat (karakteristik responden) dan bivariat menggunakan uji Paired T-Test.Hasil: Nilai median sistolik sebelum sebesar 160,00 dengan standar deviasi 8.452 dan sesudah didapatkan nilai median 126,67 dengan standar deviasi 12.910. Hasil uji statistik Paired Sample T-test didapatkan nilai p-value 0,000 (<0,05) yang menunjukkan adanya pengaruh kombinasi dengan buah belimbing manis terhadap penurunan tekanan darah.Kesimpulan: Adanya perbedaan antara tekanan darah sistol dan diastol sebelum dan setelah diberikan kombinasi dengan buah belimbing manis terhadap penurunan tekanan darah.
Edukasi Kelompok PKK dalam Penerapan Kombinasi Terapi Musik dengan Slow Deep Breathing terhadap Penurunan Tekanan Darah Moonti, Mutia Agustiani; Nugraha, Moch. Didik; Heryanto, Merissa Laora
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i1.17767

Abstract

ABSTRAK Semua orang yang berumur panjang mengalami penuaan, tetapi cepat atau lambatnya bergantung pada individu, dan hampir setengah orang tua mengalami masalah kesehatan karena berbagai penyakit, seperti hipertensi. Salah satu cara non-farmakologi untuk menurunkan tekanan darah adalah dengan menggabungkan musik dengan napas dalam yang lambat yang termasuk jenis terapi komplementer yang efektif dan mudah dilakukan. Ada 24 ibu PKK yang mengikuti pelatihan, Pengabdian dilakukan di Desa Selajambe Kabupaten Kuningan. Sebelum dilakukan pelatihan ditemukan pengetahuan cukup sebelum sebagian besar dari jumlah ibu PKK yang dapat memahami 54% atau 13 orang. Setelah dilakukan pelatihan didapatkan hampir seluruhnya mengalami peningkatan pengetahuan menjadi baik 58,3% atau 14 orang yang berarti ada peningkatan pemahaman tentang kombinasi terapi musik dengan Slow Deep Breathing pada lansia.                     Kata Kunci: Kelompok PKK, Kombinasi Terapi Musik, Slow Deep Breathing, Hipertensi   ABSTRACT All long-lived people experience aging, but the speed or slowness depends on the individual, and almost half of older people experience health problems due to various diseases, such as hypertension. One of the non-pharmacological ways to lower blood pressure is by combining music with slow deep breathing, which is an effective and easy-to-do type of complementary therapy. There were 24 PKK mothers who participated in the training, the service was carried out in Selajambe Village, Kuningan Regency. Before the training, it was found that the knowledge was sufficient before most of the PKK mothers could understand 54% or 13 people. After the training, it was found that almost all of them experienced an increase in knowledge to good 58.3% or 14 people, which means that there is an increase in understanding about the combination of music therapy with Slow Deep Breathing in the elderly Keywords: PKK Group, Combination of Music Therapy, Slow Deep Breathing, Hypertension
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN DERAJAT HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JATITUJUH KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2022 Moonti, Mutia Agustiani; Mulyati, Lia; Umini, Lilik
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 3 No 01 (2022): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v3i01.558

Abstract

Faktor yang mempengaruhi memicu terjadinya hipertensi diantaranya adalah faktor genetik, jenis kelamin, umur, obesitas, konsumsi garam berlebihan, alkohol dan kurangnya aktivitas fisik. Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan derajat hipertensi pada penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Jatitujuh Kabupaten Majalengka tahun 2022. Menggunakan metode analitik korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 145 lansia dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner diamati dengan uji statistik Rank Spearmen. Lansia mengalami stres sedang dengan jumlah sebanyak 59 lansia (40,7%), lansia dengan diet hipertensi patuh yaitu sebanyak 76 lansia (52,4%), Responden dengan aktivitas fisik baik sebanyak 88 lansia (60,7%), lansia dengan derajat hipertensi tingkat 1 sebanyak 57 lansia (39,3%). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stressdengan derajat hipertensi dengan p-value 0,014, diet hipertensi dengan derajat hipertensi dengan p-value 0,025, aktivitas fisik dengan derajat hipertensi dengan p-value 0,032. Diharapkan selalu memanajemen stres, mengatur pola makan dan melakukan aktivitas fisik secara rutin dan teratur.
Penerapan senam aerobic low impact terhadap nilai ankle brachial index pada penderita diabetes melitus tipe 2 Moonti, Mutia Agustiani; Malihah, Lulu; Puspanegara, Aditiya; Heryanto, Merissa Laora; Nugraha, Moch. Didik
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v4i02.1434

Abstract

Latar Belakang: Indonesia menempati urutan kelima dunia dalam jumlah kasus diabetes, dengan 19,47 juta penderita tercatat pada tahun 2021. Salah satu jenis olahraga yang sangat bermanfaat untuk pasien diabetes adalah senam aerobic low impact. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu untuk mensosialisasikan dan mendemonstrasikan penerapan senam aerobic low impact terhadap nilai ankle brachial index pada penderita diabetes melitus tipe 2.Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama 7 hari menggunakan metode ceramah, pretest dan posttest untuk evaluasi pengetahuan, serta demonstrasi langsung kepada peserta dewasa.Hasil: Hasil pretest sebagian besar pengetahuan peserta kurang yaitu sebesar 40%, sedangkan pada hasil posttest Sebagian besar peserta pengetahuannya baik 70%. Nilai rata-rata ankle brachial index sebelum diberikan 0,790 dengan standar deviasi 0,1287, nilai minimum 5 dan maximum 9 sedangkan nilai rata-rata pada nilai ankle brachial index sesudah diberikan 0,850 dengan  standar  deviasi  0,0972, nilai minimum 6 dan maximum 9.Kesimpulan: Terdapat perbedaan rerata nilai ankle brachial index sebelum dan sesudah intervensi senam aerobic low impact,  yang terbukti efektif dan mudah dilakukan sebagai upaya pencegahan komplikasi perifer pada diabete melitus tipe 2.
Hubungan komunikasi terapeutik perawat terhadap kecemasan klien pre operasi Moonti, Mutia Agustiani; Subantara, Dandi Oka; Solihah, Eliska
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i2.1602

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan yang terjadi pada klien pre operasi disebabkan oleh berbagai faktor pendidikan, jenis kelamin, pekerjaan, pengetahuan pasien. Penatalaksanaan keperawatan perioperatif dengan menerapkan komunikasi terapeutik menjadi awal rangkaian yang menjadi landasan untuk kesuksesan tahapan berikutnya. Kebaruan pada penelitian ini melihat cara komunikasi terapeutik perawat pada klien yang mengalami kecemasan sebelum dilakukan operasi. Tujuan penelitian adalah untuk menurunkan tingkat kecemasan pasien dengan efektif.Metode: Desain penelitian yang digunakan Cross Sectional. Populasi penelitian seluruh pasien pre operasi bulan  September 2024 yaitu sebanyak 45 pasien di RSD Gunung Jati Kota Cirebon, sedangkan Sampel berjumlah 30 orang. Analisis univariat penelitian ini Gambaran komunikasi terapeutik dan kecemasan. Analisis bivariat menggunakan uji statistik Rank Spearman.Hasil: Perawat memiliki komunikasi terapeutik yang baik sebanyak 26 orang (86.7%) yang memiliki tingkat cemas ringan sebanyak 23 orang (76.7%). Hasil uji statistik Rank Spearman dengan nilai 0.004 yang artinya ada hubungan komunikasi teraputik perawat terhadap pasien pre operasi.Kesimpulan: Meningkatkan diri sebagai komunikator dalam memberikan komunikasi terapeutik khususnya kepada pasien yang akan menjalani operasi.
HUBUNGAN LIFE STYLE DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA DEWASA DI DESA JAGARA KECAMATAN DARMA KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2023 Moonti, Mutia Agustiani; Sutandi, Andi; Fitriani, Nindia Destiana
National Nursing Conference Vol. 1 No. 2 (2023): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/nnc.v1i2.860

Abstract

Latar Belakang : Prevelensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran pada penduduk umur ≥18 tahun di Indonesia sebesar 34,1% ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan prevelensi hipertensi pada tahun 2013 sebesar 25,8%. Diperkirakan 1,28 miliar orang dewasa berusia 30- 79 tahun di seluruh dunia menderita hipertensi. Life style merupakan faktor risiko timbulnya hipertensi pada usia dewasa.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan life style dengan kejadian hipertensi pada Dewasa di Desa Jagara Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan populasi seluruh penduduk yang menderita hipertensi di Desa Jagara dengan jumlah 792 orang, dan tehnik sampling menggunakan tehnik purposive sampling berjumlah 266 orang diperoleh melalui perhitungan Slovin. Tehnik pengumpulan data menggunakaan kuesioner dan pemeriksaan tekanan darah. Hasil : Diketahui dari 266 responden yang memiliki Life Style kurang baik 165 orang (62,0%), lebih banyak dengan responden yang memiliki life style baik yaitu 101 orang (38,0%). Hasil uji Bivariat menggunakan uji Chi-Square didapatkan nilai P-Value = 0,000 (< dari α 0,05) artinya memiliki Hubungan Life Style Dengan Kejadian Hipertensi Pada Dewasa di Desa Jagara Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan Tahun 2023. Simpulan : Ha diterima berarti ada hubungan antara life style dengan kejadian hipertensi pada dewasa di Desa Jagara. Diharapkan tetap menjaga life style yang baik dengan rutin mengontrol kesehatan seperti rutin cek tekanan darah di pelayanan kesehatan terdekat guna mencegah terjadinya hipertensi dan komplikasi.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT TENTANG VISI DAN MISI RUMAH SAKIT DENGAN KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RSU KMC KUNINGAN TAHUN 2022 Pranatha, Aria; Moonti, Mutia Agustiani; Gumelar, Panzi
National Nursing Conference Vol. 1 No. 2 (2023): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/nnc.v1i2.897

Abstract

Latar Belakang: Perawat memegang peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan demi kepuasan pasien tetapi perawat kurang dapat menjalankan perannya karena kurang memiliki pengetahuan dan sikap sebagai faktor yang sangat penting dalam menentukan kepuasan kerja perawat. Tujuan dari penilitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap perawat tentang visi dan misi rumah sakit dengan kepuasan kerja perawat di RSU KMC Kuningan Tahun 2022. Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik korelasi dengan desain cross sectional dan teknik pengambilan sampel adalah teknik total sampling didapatkan jumlah 42 responden. Analisis statistik dilakukan secara univariat dan bivariat dengan metode Rank Spearman. Hasil: Hasil penelitian sebagian besar responden yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 18 responden (42,9%), yang memiliki sikap positif sebanyak 33 reponden (78,6%), yang memliki kepuasan kerja puas sebanyak 32 responden (76,2%). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian maka, terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawat tentang visi dan misi rumah sakit dengan kepuasan kerja perawat di RSU KMC Kuningan Tahun 2022 dengan p value = 0,002.dan terdapat hubungan yang signifikan antara sikap perawat tentang visi dan misi rumah sakit dengan kepuasan kerja perawat di RSU KMC Kuningan Tahun 2022 dengan p value = 0,000. Saran: Saran diharapkan pengetahuan dan sikap perawat tentang visi dan misi rumah sakit dapat meningkatkan kepuasan kerja perawat dalam pelayanan asuhan keperawatan.