Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pelatihan Welding Inspector di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya Guna Memenuhi Kebutuhan Tenaga Kerja Berkualifikasi di Bidang Pengelasan Fikry, Izzul; Sriwijayasih, Imaniah; Abdillah, Hayy Nur; Wuryaningrum, Nanda Dwi; Khaqiqi, Alwi Sina; Hazman, Muhammad Al; Widyastuti, Indri Ika; Nisazarifa, Adristi; Arninputranto, Wibowo; Wibowo, Alvalo Toto
Jurnal Cakrawala Maritim Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jcm.v8i1.33

Abstract

Teknik Pengelasan (welding) Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya mempunyai peralatan praktek dan laboratorium pengelasan . Salah satu teknik dari pengelasan tersebut yakni penyambungan logam dengan cara mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi dengan atau tanpa tekanan dan dengan atau tanpa logam penambah menghasilkan sambungan yang kontinu. Teknik Pengelasan PPNS menyelenggarakan pelatihan Welding Inspector bersertifikat BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) guna memenuhi kebutuhan keahlian dalam negeri maupun luar negeri. Metode yang dipakai dalam pelatihan ini yakni pelatihan, praktik, evaluasi. dan uji kompetensi. Hasil dari Pelatihan Welding Inspector yang diadakan pada 1 Juli - 3 Agustus 2024 di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya berhasil dilakukan dengan tingkat kelulusan 100%. Semua tahapan telah dilalui oleh peserta, dimana materi-materi welding inspection diberikan selama 18 hari yang didalamnya juga termasuk evaluasi materi, selanjutnya peserta melaksanakan kegiatan practical selama 10 hari, dan diakhiri dengan evaluasi practical. Jumlah kelulusan sempurna, menunjukkan bahwa pelatihan yang telah diberikan memiliki impact yang besar bagi peserta. Dengan diadakan pelatihan ini diharapkan Peserta pelatihan akan mendapatkan pengetahuan mengenai proses pengelasan, standar dan kode dalam pengelasan, perilaku material saat proses pengelasan, inspeksi hasil pengelasan, metode pengujian merusak dan tidak merusak, serta kualifikasi pengelasan.
Mengenal Dunia Maritim dengan Beraneka Warna Wibowo, Sekarsari; Sukarno, Friska Intan; Widyastuti, Indri Ika; Maulidhia, Alief Nur Aisyi; Brian, Thomas
ORAHUA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 02 (2025): Januari
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/orahua.v2i02.128

Abstract

Kegiatan Pengenalan Dunia Maritim Melalui Aneka Warna bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kreativitas anak-anak di tingkat pendidikan usia dini. Program ini dirancang secara interaktif dengan melibatkan aktivitas pengenalan dengan media gambar dan vidio serta aktivitas mewarnai yang berfokus pada objekobjek dunia maritim, kapal, ikan dan terumbu karang. Kegiatan ini dibagi menjadi beberapa tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, dan kreativitas siswa PAUD Sepuluh Nopember tentang dunia maritim. Siswa yang sebelumnya memiliki pengetahuan terbatas tentang laut sekarang dapat memahami laut sebagai sarana transportasi dan habitat makhluk hidup, mengenal berbagai transportasi dan biota laut. Program ini juga menumbuhkan kreativitas siswa melalui kegiatan mewarnai. Ketertarikan dan partisipasi siswa dalam rangkaian kegiatan menunjukkan bahwa program ini efektif dan menarik bagi anak-anak usia dini
Binary Number Classification Using Naïve Bayes for Digit Recognition Ardiana, Mirza; Rahayu, Putri Nur; Brian, Thomas; Widyastuti, Indri Ika; Wibowo, Sekarsari
Jurnal Sistem Telekomunikasi Elektronika Sistem Kontrol Power Sistem dan Komputer Vol 5 No 1 (2025): JTECS Januari 2025
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ISLAM KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/jtecs.v5i1.6740

Abstract

Pengenalan angka secara otomatis merupakan aplikasi penting dalam bidang pengolahan citra digital dan kecerdasan buatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan metode Naïve Bayes dalam klasifikasi angka 0 hingga 9, dengan menguji efektivitasnya dalam mengenali angka biner berdasarkan dataset yang telah disiapkan. Berdasarkan hasil pengujian, model Naïve Bayes menunjukkan akurasi rendah sebesar 30.0%, yang mengindikasikan bahwa metode ini kurang efektif dalam menangani dataset angka yang digunakan. Analisis matriks konfusi mengungkapkan bahwa beberapa angka, seperti 6, 7, dan 9, tidak dapat dikenali dengan benar oleh model, dengan tingkat kesalahan mencapai 100%. Angka 0 dan 1 memiliki tingkat kesalahan yang lebih rendah, namun model tetap kesulitan dalam mengklasifikasikan angka-angka lainnya secara akurat. Grafik error rate memperlihatkan pola kesalahan yang bervariasi antar angka, dengan angka-angka tertentu, terutama yang memiliki bentuk serupa, lebih sulit dibedakan. Meskipun Naïve Bayes dapat diterapkan dalam tugas pengenalan angka, hasil ini menunjukkan perlunya perbaikan lebih lanjut, seperti penggunaan fitur yang lebih relevan atau penerapan metode klasifikasi yang lebih canggih, seperti Support Vector Machines (SVM) atau deep learning, untuk meningkatkan akurasi klasifikasi angka. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai keterbatasan metode Naïve Bayes dan dapat menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut yang mengeksplorasi teknik klasifikasi lainnya yang lebih efektif, serta dapat mendorong pengembangan model yang lebih efisien dalam aplikasi nyata, seperti pengenalan tulisan tangan, sistem keamanan biometrik, dan digitalisasi dokumen.
Implementation of the K-Means Algorithm on Household Electric Load Maulidhia, Alief Nur Aisyi; Widyastuti, Indri Ika; Sukarno, Friska Intan; Tsany, Rahmat Basya Shahrys; Brian, Thomas
Jurnal Sistem Telekomunikasi Elektronika Sistem Kontrol Power Sistem dan Komputer Vol 5 No 1 (2025): JTECS Januari 2025
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ISLAM KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/jtecs.v5i1.6739

Abstract

Peningkatan konsumsi energi listrik rumah tangga menuntut adanya strategi pengelolaan daya yang lebih efisien. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk menganalisis pola konsumsi listrik adalah dengan menerapkan algoritma K-Means Clustering. Algoritma ini memungkinkan pengelompokan data konsumsi listrik berdasarkan kesamaan pola penggunaan daya, sehingga dapat membantu dalam memahami perilaku konsumsi energi rumah tangga serta memberikan rekomendasi efisiensi listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan algoritma K-Means pada data konsumsi listrik rumah tangga yang dikumpulkan dengan interval satu menit selama periode tertentu. Data yang digunakan mencakup berbagai parameter kelistrikan seperti daya aktif, daya reaktif, tegangan, dan nilai sub-metering dari beberapa perangkat listrik. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan dan praproses data, penerapan algoritma K-Means untuk pengelompokan pola konsumsi daya, serta evaluasi hasil clustering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma K-Means mampu mengelompokkan pola konsumsi listrik rumah tangga menjadi beberapa kategori berdasarkan tingkat penggunaan daya. Pengelompokan ini dapat membantu pengguna dalam mengidentifikasi perangkat dengan konsumsi energi tinggi serta merancang strategi penghematan energi. Selain itu, hasil analisis dapat digunakan oleh penyedia layanan listrik untuk mengoptimalkan distribusi daya dan merancang kebijakan yang lebih efisien. Hasil penelitian optimal menunjukkan jumlah cluster=3.
STUDI EXPERIMENTAL SKALA LABORATORIUM PERBANDINGAN DESAIN DIAMETER UJUNG NOZZLE LAMINAR TERHADAP KINERJA TURBIN PELTON Mahardika, Shultoni; Widyastuti, Indri Ika; Rahayu, Putri Nur; Ardiana, Mirza
MEKANIKA : Jurnal Teknik Mesin Vol 10 No 2 (2024): December
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jm.v10i2.12898

Abstract

Energi terbarukan menjadi solusi krusial dalam memitigasi krisis energi dan perubahan iklim global. Salah satu sumber energi terbarukan yang potensial adalah pembangkit listrik tenaga air (PLTA), di mana turbin Pelton banyak diaplikasikan pada lokasi dengan head tinggi dan debit air rendah. Turbin Pelton mengonversi energi kinetik air menjadi energi mekanik melalui sistem sudu yang digerakkan oleh jet air dari nozzle. Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi diameter nozzle terhadap kinerja turbin Pelton melalui pengujian eksperimental dengan diameter nozzle 4 mm, 6 mm, dan 8 mm. Parameter yang diukur meliputi kecepatan putaran, torsi, daya mekanik, daya generator, dan efisiensi generator. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan diameter nozzle menyebabkan penurunan kecepatan putaran sebesar 13,7% dan torsi sebesar 43,7%. Namun, efisiensi mekanis meningkat signifikan dari 35% menjadi 53%, hal ini terjadi akibat reduksi kehilangan energi turbulen dan distribusi aliran air yang lebih stabil pada nozzle besar. Di sisi lain, daya mekanik turun 51% dan daya generator turun 26,7%, menunjukkan trade-off antara daya output dan efisiensi. Optimasi desain nozzle harus mempertimbangkan prioritas antara daya maksimum atau efisiensi optimal. Peningkatan efisiensi tidak selalu sejalan dengan peningkatan daya listrik yang dihasilkan. Diameter nozzle dipilih berdasarkan kebutuhan spesifik aplikasi, seperti pembangkit skala kecil yang memerlukan respons cepat (diameter kecil) atau sistem berkelanjutan dengan efisiensi tinggi (diameter besar).
Implementasi Perbandingan Algoritma k-Means dan DB-Scan Pada Beban Listrik Rumah Tangga Aisyi Maulidhia, Alief Nur; Widyastuti, Indri Ika; Sukarno, Friska Intan; Tsany, Rahmat Basya Sharys; Brian, Thomas
INTEGER: Journal of Information Technology Vol 10, No 1 (2025): April
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.integer.2024.v10i1.7479

Abstract

Konsumsi daya listrik rumah tangga merupakan aspek penting dalam manajemen energi, terutama dalam upaya meningkatkan efisiensi penggunaan listrik. Clustering merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengelompokkan pola konsumsi daya listrik berdasarkan karakteristik tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa algoritma K-Means dan Density-Based Spatial Clustering of Applications with Noise (DBSCAN) dalam mengelompokkan beban listrik rumah tangga. Dataset yang digunakan berasal dari Household Electric Power Consumption yang tersedia di Kaggle, yang mencatat konsumsi daya listrik rumah tangga dalam satuan menit selama beberapa tahun. Data yang telah diproses melalui tahapan pembersihan, normalisasi, dan reduksi dimensi kemudian diklasterisasi menggunakan K-Means dan DBSCAN. Evaluasi performa dilakukan berdasarkan Silhouette Score dan Davies-Bouldin Index untuk mengukur kualitas klaster yang dihasilkan oleh kedua algoritma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa K-Means lebih unggul dalam mengelompokkan data dengan pola konsumsi yang jelas dan terdistribusi secara linier, sementara DBSCAN lebih efektif dalam mendeteksi klaster dengan kepadatan yang bervariasi serta mengidentifikasi data pencilan (outliers). Dengan demikian, pemilihan algoritma klasterisasi sangat bergantung pada karakteristik data dan tujuan analisis yang ingin dicapai.
Green Action sebagai Upaya Rehabilitasi Ekosistem Mangrove di Kelurahan Romokalisari, Surabaya Alwi, Alwi Sina Khaqiqi; Rahayuningsih, Siti; Al Hazman, Muhammad; Widyastuti, Indri ika; Sholikah, Evi Nafiatus; Gastriani, Ovi Prina; Wibowo, Sekarsari; Nisazarifa, Adristi; Pujiputra, Anggarjuna Puncak; Sukarno, Friska Intan; Brian, Thomas; Parman
Jurnal Cakrawala Maritim Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jcm.v8i2.40

Abstract

Mangroves have several functions, including maintaining biological balance in coastal ecosystems and tourism. On the other hand, mangroves are also very vulnerable to natural disturbances, anthropogenic, land conversion, and even pollution from various human activities. The success of mangrove planting activities does not only depend on the selection of the type of mangrove to be planted, but also on the selection of a suitable location to support its growth. Mangroves in Romokalisari Village, Surabaya are currently still relatively few. This needs to be planted because the mangroves function as wave breakers and tourist attractions. Mangrove planting activities in Romokalisari Village, Surabaya, were carried out by residents, lecturers and students of the Surabaya State Polytechnic of Shipping. The results of the mangrove planting are expected to have a positive impact on Romokalisari Village, Surabaya and its surroundings.
Penyuluhan Budidaya Perairan Terhadap Masyarakat Tanjung Tembaga Probolinggo untuk Mendorong Transformasi Ekonomi Biru Sukarno, Friska Intan; Widyastuti, Indri Ika; Wibowo, Sekarsari; Brian, Thomas; Pujiputra, Anggarjuna Puncak; Pratama , Moh. Andris; Rahayu, Putri Nur
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.6199

Abstract

Nelayan pada umumnya menggantungkan aktivitas ekonominya pada sumber daya laut dan pesisir melalui penangkapan ikan secara langsung, namun cara yang digunakan cenderung tidak efektif dan sangat bergantung pada kondisi cuaca, sehingga hasil tangkapan menjadi tidak stabil.  Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi partisipatif, dan evaluasi melalui survei serta wawancara kepada nelayan peserta kegiatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat pesisir Tanjung Tembaga, Kota Probolinggo, mengenai alternatif usaha perikanan yaitu budidaya laut. Permasalahan yang dihadapi nelayan lokal saat ini adalah ketergantungan terhadap hasil tangkapan yang cenderung menurun akibat overfishing dan perubahan iklim. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 82% peserta memperoleh pemahaman baru tentang budidaya perairan berbasis Keramba jaring apung, dan 90% menyatakan ketertarikan untuk mencoba usaha tersebut.  Kegiatan ini juga berhasil mengubah persepsi masyarakat terhadap potensi ekonomi budidaya laut dan meningkatkan keterlibatan dalam pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan. Dengan demikian, program ini memberikan dampak positif dalam mendorong transformasi ekonomi biru melalui peningkatan kapasitas dan kemandirian nelayan lokal.
ANALYSIS OF POLLUTION LOAD IN THE WELANG RIVER DOWNSTREAM BASED ON ORGANIC AND HEAVY METAL PARAMETERS Widyastuti, Indri Ika; Al Hazman, Muhammad; Sukarno, Friska Intan
Fish Scientiae Vol 15 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Resources of Lambung Mangkurat University-South Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fishscientiae.v15i1.245

Abstract

To assess water pollution in the downstream of the Welang River, this research examines several key water quality indicators, including organic indicators (DO, COD, TSS) and selected toxic substances such as ammonia, chromium, and sulfide. Water samples were collected from four monitoring stations representing the estuarine zone and analyzed using the Pollution Index method in accordance with Government Regulation No. 22 of 2021. The results showed that DO levels varied between 3,6-4,2 mg/L, with COD levels reaching up to 25 mg/L, respectively. The highest level of TSS concentration was recorded at Station 4 (200 mg/L), while the highest ammonia level at Station 2 (1,38 mg/L). Chromium and sulfide levels varied between 0,015–0,031 mg/L and 0,0016–0,0029 mg/L. By integrating both organic and toxic parameters within a unified assessment framework, this approach offers a more detailed characterization of estuarine pollution—an area often underrepresented in national water quality monitoring programs. The analysis indicates that all stations are moderately to heavily polluted. These conditions are likely caused by a combination of domestic waste, agricultural runoff, and effluents from nearby industrial activities. These insights are intended to support better environmental planning and pollution control strategies, especially in coastal and estuarine zones under growing human pressure.
Analisis Kekuatan Dudukan Kamar Mesin Kapal dengan Metode Elemen Hingga Widyastuti, Indri Ika; Kurniawan, Mohammad Haris Pebri; Maulidhia, Alief Nur Aisyi; Mudjiono, Urip
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i2.1289

Abstract

Selama pengoperasian kapal, struktur mengalami kombinasi beban statis dan dinamis, termasuk getaran signifikan yang berasal dari mesin induk dan sistem propulsi. Jika dibiarkan, getaran ini dapat menyebabkan kelelahan material, retak struktural, ketidaksejajaran sistem transmisi, dan percepatan kegagalan komponen pendukung. Salah satu komponen yang paling terdampak adalah dudukan ruang mesin, yang membutuhkan kekuatan yang memadai untuk meredam getaran dan menahan beban berulang. Penelitian ini bertujuan menganalisis kekuatan struktur dudukan kamar mesin kapal terhadap pembebanan statis menggunakan metode elemen hingga (Finite Element Method/FEM). Metode penelitian meliputi pembuatan model dudukan 3D menggunakan perangkat lunak CAD, penentuan karakteristik material baja struktural, penerapan kondisi batas dan beban statis sesuai kondisi dunia nyata, serta analisis numerik menggunakan perangkat lunak FEM. Proses konvergensi mesh dilakukan untuk mendapatkan hasil simulasi yang stabil dan akurat, dengan ukuran elemen optimal 4 mm.Hasil simulasi menunjukkan tegangan maksimum sebesar 31.301 MPa, jauh di bawah batas yield strength baja struktural yaitu ±250 MPa, sehingga menghasilkan faktor keamanan sekitar 7.99. Deformasi maksimum yang tercatat adalah  8.642 mm dan masih dalam batas elastis, sehingga tidak menimbulkan risiko ketidaksejajaran. Distribusi tegangan selaras dengan kondisi pembebanan aktual, dengan konsentrasi tegangan tertinggi di area tumpuan. Secara keseluruhan, struktur dudukan mesin yang dianalisis terbukti aman di bawah pembebanan statis dan memenuhi kriteria kekuatan untuk keperluan operasional.