Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENGARUH TEKNOLOGI DIGITAL SILAKOP TERHADAP PENINGKATAN EFEKTIVITAS PELAYANAN ANGGOTA KOPERASI HIJAU HITAM SEJAHTERA Nurlaeli, Santi; Saeliani, Yuni; Lulus Setiawan, Wawan
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 01 Februari (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh teknologi digital SILAKOP terhadap efektivitas pelayanan anggota koperasi Hijau Hitam Sejahtera. Menggunakan metode kuantitatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi SILAKOP secara signifikan meningkatkan efisiensi administrasi, transparansi pengelolaan keuangan, dan kemudahan akses informasi bagi anggota koperasi. Selain itu, sistem ini mendukung integrasi dengan layanan pembayaran digital, meningkatkan aksesibilitas dan inklusivitas keuangan. Namun, penerapan SILAKOP masih menghadapi kendala, seperti rendahnya literasi digital pengurus, keterbatasan infrastruktur, dan resistensi terhadap perubahan sistem tradisional. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan teknologi bagi pengurus koperasi, peningkatan infrastruktur digital, serta kebijakan yang mendukung digitalisasi koperasi. Dengan langkah-langkah ini, koperasi dapat mengoptimalkan SILAKOP untuk meningkatkan daya saing dan memberikan pelayanan yang lebih efektif kepada anggotanya.
Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui Manajemen Partisipatif: Penelitian Muhammad Haris; Kiki Kosasih; Agus Rahmatullah; Wawan Lulus Setiawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3298

Abstract

This research explores the role of participatory management in empowering rural communities and its impact on sustainable development. The main focus is directed towards the mechanisms of community involvement in decision-making, program implementation, and village development evaluation. Through a qualitative approach with case studies in several villages in Indonesia, this research shows that the systematic implementation of participatory management can enhance residents' sense of ownership of village programs, strengthen social capital, and produce development that is more responsive to community needs. This research refers to the literature and recent study results, including from Ikopin University, to strengthen the theoretical foundation and analysis.
Strategi Pemasaran Digital dan Branding untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Kuliner di Kecamatan Cilengkrang Rianti, Andini Nissa; Sari, Amiliya Purnama; Setiawan, Wawan Lulus
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2204

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi strategi pemasaran digital dan branding pada UMKM kuliner di Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Tujuan penelitian adalah menganalisis posisi strategis dan merumuskan strategi pengembangan UMKM kuliner dalam konteks pemasaran digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian dilakukan terhadap 30 pedagang makanan yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis data menggunakan matriks IFAS, EFAS, dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan UMKM berada pada posisi kuadran I (Growth Strategy) dengan skor IFAS 0.15 dan EFAS 0.12, mengindikasikan potensi pertumbuhan melalui optimalisasi kekuatan internal dan pemanfaatan peluang pasar digital. Strategi yang dirumuskan meliputi pengembangan platform digital, penguatan branding, dan perluasan jangkauan pasar melalui media sosial. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model strategi pemasaran digital yang terintegrasi untuk UMKM kuliner.
“Indigenous” Cooperatives Supporting SDGs Development in Indigenous Communities: a study of social and communication (Case: The Consumer Cooperative of Warga Sauyunan, Kampung Naga, Regency of Tasikmalaya, West Java, Indonesia) Setiawan, Wawan Lulus; Hidayatullah, Kikin; Azizah, Nurul; Prayusinar, Fadya
International Journal of Ethno-Sciences and Education Research Vol. 3 No. 2 (2023): International Journal of Ethno-Sciences and Education Research (IJEER)
Publisher : Research Collaboration Community (Rescollacom)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46336/ijeer.v3i2.427

Abstract

The purpose of this study is to describe the role of  cooperative, namely The Consumer cooperative of Warga Sauyunan, in supporting SDGs development in  indegenous community at Kampung Naga, The Regency of Tasikmalaya, West Java, Indonesia. The kampong consists of 101 house-hold and 300 people. This study was based on the background of poverty issues as the main problem faced in Indonesian socio-economy, especially in rural areas, and the issue of sustainability of community development.  Cooperative  development program could be seen as  one effort to reduce poverty   through community based development (CBD) by paying attention to the SDGs principles . This  study used desciptive method. This research resulted in  some findings: (1) cooperative could support the indegenous community in Kampung Naga by promoting their economy, and by strengthening social  ties and network in the communities, (2) cooperative practice  and principles are in line with the social  values and princples of the community in which they always  keep the harmonious  relationship with the nature, (3) indegenous communication pattern of the community is the local wisdom which support cooperative development in indegenous community and SDGs principle.   This research has implications for policies of developing the cooperative development program for other    indegenous communities  in Indonesia. It also has implication on the adoption of cooperative concept and principles by indegenous  people as a new mind-set for more productive, valuable  and sustainable  development.
Strategi Pengembangan Koperasi Di Indonesia Melalui Pendekatan Kerangka Berpikir Logis Lulus Setiawan, Wawan
Coopetition : Jurnal Ilmiah Manajemen Vol. 16 No. 3 (2025): Coopetition : Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Program Studi Magister Manajemen, Institut Manajemen Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/dm3rsy02

Abstract

Cooperatives in Indonesia play a crucial role in supporting the informal sector and improving community welfare. Various strategies have been implemented to develop cooperatives in Indonesia. However, several challenges, such as low member participation, weak governance, and limited capital, hinder their progress. Therefore, this study aims to examine the problems faced by cooperatives in Indonesia. The research adopts the Logical Framework Approach (LFA) to systematically analyze cooperative development strategies. This approach includes identifying key issues, formulating objectives, developing alternative solutions, and constructing a logical matrix for planning. The findings reveal that several major challenges faced by cooperatives can be addressed through integrated strategies. These strategies include strengthening human resource capacity through management training, improving access to capital via partnerships with financial institutions, adopting digital technology for operational transparency, and providing incentives for member participation. Moreover, collaboration between the government, cooperative members, financial institutions, and academics is key to the successful implementation of these strategies. Keywords:  Cooperatives,  Logical  Framework  Approach,  Member  Participation, Digitalization, Development Strategies  
TANTANGAN KOMPETENSI DIGITAL SDM DALAM MENGHADAPI BONUS DEMOGRAFI 2045 KAJIAN KUALITATIF PADA SEKTOR INDUSTRI KREATIF KABUPATEN MAJALENGKA Egi Rahmana; Bidara Senda; Rhesma Radyah; Wawan Lulus Setiawan
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan kompetensi digital SDM dalam menghadapi bonus demografi nasional 2045 dengan fokus pada sektor industri kreatif di Kabupaten Majalengka. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam terhadap dua puluh lima pelaku industri kreatif lokal yang bergerak di bidang desain, kuliner, konten digital, dan fesyen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi rendahnya literasi digital strategis, keterbatasan akses pelatihan teknologi, dan lemahnya dukungan infrastruktur digital. Dengan demikian, penguatan kompetensi digital SDM menjadi strategi penting untuk memanfaatkan bonus demografi menuju Majalengka yang kreatif dan kompetitif di era digital 2045.
TANTANGAN KOMPETENSI DIGITAL SDM DALAM MENGHADAPI BONUS DEMOGRAFI 2045 KAJIAN KUALITATIF PADA SEKTOR INDUSTRI KREATIF KABUPATEN MAJALENGKA Egi Rahmana; Bidara Senda; Rhesma Radyah; Wawan Lulus Setiawan
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan kompetensi digital SDM dalam menghadapi bonus demografi nasional 2045 dengan fokus pada sektor industri kreatif di Kabupaten Majalengka. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam terhadap dua puluh lima pelaku industri kreatif lokal yang bergerak di bidang desain, kuliner, konten digital, dan fesyen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi rendahnya literasi digital strategis, keterbatasan akses pelatihan teknologi, dan lemahnya dukungan infrastruktur digital. Dengan demikian, penguatan kompetensi digital SDM menjadi strategi penting untuk memanfaatkan bonus demografi menuju Majalengka yang kreatif dan kompetitif di era digital 2045.