Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui Manajemen Partisipatif: Penelitian Muhammad Haris; Kiki Kosasih; Agus Rahmatullah; Wawan Lulus Setiawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3298

Abstract

This research explores the role of participatory management in empowering rural communities and its impact on sustainable development. The main focus is directed towards the mechanisms of community involvement in decision-making, program implementation, and village development evaluation. Through a qualitative approach with case studies in several villages in Indonesia, this research shows that the systematic implementation of participatory management can enhance residents' sense of ownership of village programs, strengthen social capital, and produce development that is more responsive to community needs. This research refers to the literature and recent study results, including from Ikopin University, to strengthen the theoretical foundation and analysis.
Strategi Pemasaran Digital dan Branding untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Kuliner di Kecamatan Cilengkrang Rianti, Andini Nissa; Sari, Amiliya Purnama; Setiawan, Wawan Lulus
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2204

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi strategi pemasaran digital dan branding pada UMKM kuliner di Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Tujuan penelitian adalah menganalisis posisi strategis dan merumuskan strategi pengembangan UMKM kuliner dalam konteks pemasaran digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian dilakukan terhadap 30 pedagang makanan yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis data menggunakan matriks IFAS, EFAS, dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan UMKM berada pada posisi kuadran I (Growth Strategy) dengan skor IFAS 0.15 dan EFAS 0.12, mengindikasikan potensi pertumbuhan melalui optimalisasi kekuatan internal dan pemanfaatan peluang pasar digital. Strategi yang dirumuskan meliputi pengembangan platform digital, penguatan branding, dan perluasan jangkauan pasar melalui media sosial. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model strategi pemasaran digital yang terintegrasi untuk UMKM kuliner.
“Indigenous” Cooperatives Supporting SDGs Development in Indigenous Communities: a study of social and communication (Case: The Consumer Cooperative of Warga Sauyunan, Kampung Naga, Regency of Tasikmalaya, West Java, Indonesia) Setiawan, Wawan Lulus; Hidayatullah, Kikin; Azizah, Nurul; Prayusinar, Fadya
International Journal of Ethno-Sciences and Education Research Vol. 3 No. 2 (2023): International Journal of Ethno-Sciences and Education Research (IJEER)
Publisher : Research Collaboration Community (Rescollacom)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46336/ijeer.v3i2.427

Abstract

The purpose of this study is to describe the role of  cooperative, namely The Consumer cooperative of Warga Sauyunan, in supporting SDGs development in  indegenous community at Kampung Naga, The Regency of Tasikmalaya, West Java, Indonesia. The kampong consists of 101 house-hold and 300 people. This study was based on the background of poverty issues as the main problem faced in Indonesian socio-economy, especially in rural areas, and the issue of sustainability of community development.  Cooperative  development program could be seen as  one effort to reduce poverty   through community based development (CBD) by paying attention to the SDGs principles . This  study used desciptive method. This research resulted in  some findings: (1) cooperative could support the indegenous community in Kampung Naga by promoting their economy, and by strengthening social  ties and network in the communities, (2) cooperative practice  and principles are in line with the social  values and princples of the community in which they always  keep the harmonious  relationship with the nature, (3) indegenous communication pattern of the community is the local wisdom which support cooperative development in indegenous community and SDGs principle.   This research has implications for policies of developing the cooperative development program for other    indegenous communities  in Indonesia. It also has implication on the adoption of cooperative concept and principles by indegenous  people as a new mind-set for more productive, valuable  and sustainable  development.
Strategi Pengembangan Koperasi Di Indonesia Melalui Pendekatan Kerangka Berpikir Logis Lulus Setiawan, Wawan
Coopetition : Jurnal Ilmiah Manajemen Vol. 16 No. 3 (2025): Coopetition : Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Program Studi Magister Manajemen, Institut Manajemen Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/dm3rsy02

Abstract

Cooperatives in Indonesia play a crucial role in supporting the informal sector and improving community welfare. Various strategies have been implemented to develop cooperatives in Indonesia. However, several challenges, such as low member participation, weak governance, and limited capital, hinder their progress. Therefore, this study aims to examine the problems faced by cooperatives in Indonesia. The research adopts the Logical Framework Approach (LFA) to systematically analyze cooperative development strategies. This approach includes identifying key issues, formulating objectives, developing alternative solutions, and constructing a logical matrix for planning. The findings reveal that several major challenges faced by cooperatives can be addressed through integrated strategies. These strategies include strengthening human resource capacity through management training, improving access to capital via partnerships with financial institutions, adopting digital technology for operational transparency, and providing incentives for member participation. Moreover, collaboration between the government, cooperative members, financial institutions, and academics is key to the successful implementation of these strategies. Keywords:  Cooperatives,  Logical  Framework  Approach,  Member  Participation, Digitalization, Development Strategies  
TANTANGAN KOMPETENSI DIGITAL SDM DALAM MENGHADAPI BONUS DEMOGRAFI 2045 KAJIAN KUALITATIF PADA SEKTOR INDUSTRI KREATIF KABUPATEN MAJALENGKA Egi Rahmana; Bidara Senda; Rhesma Radyah; Wawan Lulus Setiawan
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan kompetensi digital SDM dalam menghadapi bonus demografi nasional 2045 dengan fokus pada sektor industri kreatif di Kabupaten Majalengka. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam terhadap dua puluh lima pelaku industri kreatif lokal yang bergerak di bidang desain, kuliner, konten digital, dan fesyen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi rendahnya literasi digital strategis, keterbatasan akses pelatihan teknologi, dan lemahnya dukungan infrastruktur digital. Dengan demikian, penguatan kompetensi digital SDM menjadi strategi penting untuk memanfaatkan bonus demografi menuju Majalengka yang kreatif dan kompetitif di era digital 2045.
TANTANGAN KOMPETENSI DIGITAL SDM DALAM MENGHADAPI BONUS DEMOGRAFI 2045 KAJIAN KUALITATIF PADA SEKTOR INDUSTRI KREATIF KABUPATEN MAJALENGKA Egi Rahmana; Bidara Senda; Rhesma Radyah; Wawan Lulus Setiawan
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan kompetensi digital SDM dalam menghadapi bonus demografi nasional 2045 dengan fokus pada sektor industri kreatif di Kabupaten Majalengka. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam terhadap dua puluh lima pelaku industri kreatif lokal yang bergerak di bidang desain, kuliner, konten digital, dan fesyen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi rendahnya literasi digital strategis, keterbatasan akses pelatihan teknologi, dan lemahnya dukungan infrastruktur digital. Dengan demikian, penguatan kompetensi digital SDM menjadi strategi penting untuk memanfaatkan bonus demografi menuju Majalengka yang kreatif dan kompetitif di era digital 2045.
STRATEGI KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN SERTA PARTISIPASI ANGGOTA KOPERASI Hardy Fachri Arnom; Bambang Sadarta; Wawan Lulus Setiawan
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 3 (2025): Edisi September - Desember 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i3.7430

Abstract

Transformasi digital menuntut koperasi untuk mengadopsi teknologi tanpa mengabaikan nilai-nilai kekeluargaan yang menjadi fondasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan strategi komunikasi yang efektif dengan mengintegrasikan pendekatan interpersonal dan digital guna meningkatkan kepercayaan serta partisipasi anggota koperasi. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus intrinsik di Koperasi "X" di Jawa Barat, yang telah aktif menerapkan komunikasi hybrid. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengurus dan anggota, observasi partisipan terhadap interaksi dalam rapat dan platform digital, serta studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal (seperti rapat tatap muka dan kunjungan) merupakan fondasi krusial untuk membangun kepercayaan afektif (berbasis ikatan emosional dan empati). Sementara itu, komunikasi digital (melalui aplikasi dan grup WhatsApp) efektif dalam membangun kepercayaan kognitif (berbasis persepsi kompetensi dan transparansi) serta efisiensi layanan. Temuan kunci mengungkap bahwa strategi hybrid yang sinergis di mana saluran digital digunakan untuk penyebaran informasi dan transparansi, sedangkan saluran interpersonal digunakan untuk penguatan hubungan, penjelasan kompleks, dan pengambilan keputusan menciptakan efek saling memperkuat. Sinergi ini secara signifikan meningkatkan kedua dimensi kepercayaan, yang pada gilirannya mendorong partisipasi anggota yang lebih aktif, baik secara finansial maupun dalam pengambilan keputusan kolektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesuksesan koperasi di era digital tidak terletak pada pilihan dikotomis antara tradisi dan teknologi, tetapi pada kapasitasnya untuk merajut keduanya dalam sebuah strategi komunikasi terpadu yang inklusif dan adaptif. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya desain komunikasi yang disengaja oleh pengurus, investasi pada literasi digital anggota, dan komitmen untuk mempertahankan ruang interaksi sosial langsung.
Manajemen Keuangan dan Pembiayaan dalam Pengembangan UMKM di Cipadung, Sumedang Rizal Fadilah; Wawan Lulus Setiawan
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 5 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i5.348

Abstract

Pembangunan ekonomi lokal melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan strategi krusial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Dusun Cipadung, Kabupaten Sumedang. Meskipun memiliki peran vital, pelaku UMKM di wilayah ini menghadapi tantangan signifikan dalam menerapkan manajemen keuangan yang efektif dan mengakses permodalan formal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik manajemen keuangan yang diterapkan oleh pelaku UMKM serta mengidentifikasi kendala struktural yang dihadapi dalam mengakses sumber pembiayaan untuk pengembangan usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik triangulasi yang melibatkan wawancara mendalam terhadap informan kunci (pelaku UMKM) dan informan pendukung (lembaga keuangan dan pemerintah desa), observasi partisipatif, serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah utama UMKM di Dusun Cipadung adalah rendahnya literasi keuangan, yang terwujud dalam praktik pencampuran dana (commingling) dan ketiadaan catatan transaksi harian yang konsisten pada lebih dari 60% informan kunci. Kelemahan manajerial ini secara langsung menciptakan asimetri informasi yang tinggi, yang menjadi penyebab utama kesulitan UMKM dalam mengakses pembiayaan formal di samping keterbatasan agunan fisik berupa aset bersertifikat. Akibatnya, banyak pelaku usaha terpaksa bergantung pada modal informal berisiko tinggi karena faktor kecepatan dan kemudahan akses. Implikasi dari temuan ini menekankan urgensi intervensi kebijakan yang responsif melalui penyelenggaraan pelatihan keuangan praktis yang fokus pada pemisahan dana dan pencatatan sederhana, serta mendorong adopsi model Pembiayaan Berbasis Aliran Kas (Cash Flow-Based Lending) oleh lembaga keuangan formal. Kesimpulan menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas manajerial dan reformasi syarat pembiayaan adalah kunci untuk mencapai pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan.
Penguatan Kelembagaan Koperasi dan Digitalisasi Koperasi Pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia “Angkasa” RRI Yogyakarta Wawan Lulus Setiawan; Eneng Amalia Tasrifah; Ryan Faetoni Darmawan; Dhien Michael Hendri; Irmayanti Irmayanti; Nisa Fatwah Rahayu; Muhammad Dicky Ardiansyah
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 2 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan laporan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen bersama dengan mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah, Prodi Akuntansi dan Prodi Manajemen Universitas Koperasi Indonesia berupa Praktik Lapangan. Kegiatan dilakukan selama satu bulan secara penuh di lapangan. Peran dosen adalah sebagai pembimbing mahasiswa. Bimbingan dilakukan secara on-line baik melalui zoom ataupun melalui whats-up. Hasil dari kegiatan ini adalah bahwa koperasi dituntut secara efektif dan efisien dalam pengelolaan usahanya, termasuk Koperasi Pegawai Republik Indonesia “Angkasa” RRI Yogyakarta. Digitalisasi menjadi salah satu alternatif bagi koperasi dalam bersaing dengan pelaku ekonomi lainnya termasuk bank konvensional. Digitalisasi adalah proses menjadikan yang semula bersifat manual menjadi lebih modern. Upaya penguatan koperasi melalui digitalisasi koperasi ini berjalan dengan antusias dan diharapkan dapat dijalankan secara berkelanjutan sehingga Koperasi Pegawai Republik Indonesia “Angkasa” RRI Yogyakarta menjadi lebih berkembang dan efektif dalam pengelolaan usahanya.
Training For Trainer (TOT) Karyawan Yayasan Bumi Hijau Lestari (Trees 4 Trees) Pembentukan Perwakilan Kelompok Petani Secara Partisipatif dalam Rangka Persiapan Project Carbon Berbasis Lahan Petani Wawan Lulus Setiawan
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 6 No 1 (2025): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Training For Trainer (TOT) ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada para staff lapangan T4T tentang Pembentukan Pengurus Koperasi Masyarakat secara Partisipatif, khususnya tentang bagaimana membentuk, memilih dan menentukan perwakilan dari Petani Pemilik Lahan secara partisipatif di setiap Desa. Dari hasil TOT ini diharapkan para peserta mampu mentrasfer/melatihkan kembali kepada para pendamping petani di lapangan sehingga para pendamping dapat melakukan kegiatan pembentukan pengurus kelompok masyarakat secara partisipatif. Pelatihan telah berjalan dengan lancer dan efektid dan telah berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan.