Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Modul Ajar P5 Kurikulum Merdeka Menggunakan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Media Pembelajaran IT M, Irmawati; Ramadhani, Dita Mulyana; Baktiar, Muflihah; Ampry, Evy Segarawati; Hasbahuddin, Hasbahuddin; Resa, Asmirinda; Syarah, Evi; Adnan, Muhammad; Kafrawi, Kafrawi
Jambura Journal of Community Empowerment Volume 5 No. 2: Desember 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jjce.v5i2.3387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas penggunaan modul ajar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kurikulum Merdeka yang diterapkan dengan model pembelajaran discovery learning berbasis media pembelajaran IT di sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan di SDN No.35 Inpres Panggalo. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D yang terdiri dari tahapan define, design, develop, dan disseminate. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, angket, dan tes hasil belajar yang melibatkan 14 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hal hasil belajar, 12 dari 14 siswa berhasil mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan nilai tertinggi 88 dan nilai terendah 55. Hasil distribusi nilai menunjukkan variasi yang signifikan di antara siswa, dengan mayoritas siswa (86%) mencapai atau melebihi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).Temuan ini menunjukkan bahwa modul ajar P5 berbasis Discovery Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah dasar. Modul ini juga mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka dengan pendekatan yang berpusat pada siswa dan pemanfaatan media IT dalam pembelajaran.
Analisis Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) terhadap Prestasi Belajar Siswa Syarah, Evi; Alawiah, Tuti
Jambura Journal of Community Empowerment Volume 6 No. 1: Juni 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jjce.v6i1.4238

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami implementasi model PBL dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarga Negaraan (PKn), mengevaluasi prestasi akademik siswa, dan menilai dampak model PBL terhadap prestasi akademik siswa. Sampel penelitian ini terdiri dari 24 siswa dari kelas V. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel X (implementasi PBL) dan variabel Y (prestasi akademik siswa). Teknik pengumpulan data meliputi survei dan dokumentasi. Analisis menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan inferensial. Temuan menunjukkan bahwa implementasi PBL di SDN 14 Simbang mencapai skor persentase 99,2% dalam rentang 81-100%, dikategorikan sebagai sangat baik. Dalam hal prestasi akademik siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarga Negaraan (PKn) kelas V di SDN 14 Simbang, diperoleh skor 77%, yang dikategorikan sebagai sangat tinggi. Terdapat efek positif dan signifikan dari model PBL terhadap prestasi akademik siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam untuk kelas V di SDN 14 Simbang, dengan persentase skor 99,2%, sementara 0,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam studi ini. Selain itu, nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima.
Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas V SDN 3 Tinambung Munawir Anas; Syarah, Evi
Celebes Journal of Elementary Education Vol 3 No 1 (2025): Celebes Journal of Elementary Education : Juni (2025)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/cjee.v3i1.5127

Abstract

This study discusses the effectiveness of the application of the STM learning model on the learning outcomes of class V students of SD Negeri 3 Tinambung. The purpose of this study was to determine 1) The learning outcomes of students before the application of the STM learning model 2) The learning outcomes of class students after the application of the STM learning model and 3) The Effectiveness of the Application of the STM Learning Model on Student Learning Outcomes. This study uses quantitative research, pre-experimental design type and one-group pre-test-post-test design type. The population in this study were all class V students totaling 30 students. The instruments used were learning outcome tests and documentation. The data analysis techniques used were descriptive statistics and inferential statistics. Based on the results of data analysis using descriptive statistics, the average value of students before being taught the STM learning method was 48 and the average value of students after being taught with the STM learning model was 78. The results of the SPSS 25 sign calculation. < α = 0.05 or (0.000> 0.05) in the sense that H0 is rejected and H1 is accepted, with a confidence level of 95% it is said that the average value of student learning outcomes before the implementation of the STM learning model is not the same as the average value of student learning outcomes after the implementation of the STM learning model. This data shows the effectiveness of the implementation of the STM learning model.
The Effectiveness of the Mindfull, Meaningfull, Joyfull Learning Approach Based on Cognitive Science in the Digital Learning Framework Resa, Asmirinda; Syarah, Evi; Inayah A.M, Muh.; Anas, Munawir; Ampry, Evy Segarawati; Hasanah, Uhwah; Meivawati, Eli
Tekno - Pedagogi : Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 15 No. 2 (2025): Tekno-Pedagogi
Publisher : Program Magister Teknologi Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/teknopedagogi.v15i2.51237

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of a cognitive-science-based instructional strategy through the integration of mindful, meaningful, and joyful learning within the framework of digital learning. The research employed an experimental design involving two groups of students—30 in the control group and 30 in the experimental group—supported by qualitative data obtained from teacher and student interviews as well as digital classroom observations. The results indicate a significant improvement in conceptual understanding in the experimental group (mean gain = 14.23) compared to the control group (mean gain = 3.12; p < 0.05), along with an increase in learning motivation (mean gain = 13.12 vs. 3.05; p < 0.05). Qualitative findings reinforce the quantitative results, showing that teachers found it easier to design interactive learning activities, students perceived the learning process as more meaningful and enjoyable, and they were more motivated to engage in discussions and reflective awareness activities. The study concludes that integrating mindful, meaningful, and joyful learning into digital learning is effective in enhancing both cognitive and affective aspects simultaneously and holds strong potential for broader application in developing holistic and humanistic digital pedagogy
Edukasi green pedagogy berbasis prinsip 5R sebagai strategi pendidikan ramah lingkungan bagi guru SD 21 Pamboborang Meivawati, Eli; Qudratuddarsi, Hilman; Syari, Wulan; Syarah, Evi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38937

Abstract

Abstrak Isu lingkungan hidup menjadi tantangan global yang menuntut peran strategis pendidikan dalam menumbuhkan kesadaran dan perilaku ramah lingkungan sejak dini. Upaya ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) serta Asta Cita dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter dan berwawasan lingkungan. Pendidikan lingkungan telah terintegrasi dalam pembelajaran IPAS di SD. Namun demikian, pemahaman guru mengenai konsep green pedagogy dan penerapan prinsip 5R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace, Rot) masih belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru melalui edukasi green pedagogy berbasis prinsip 5R sebagai strategi pendidikan ramah lingkungan di sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan di SD 21 Pamboborang pada tanggal 29 November 2025 dengan melibatkan 15 orang guru sebagai mitra sasaran. Metode yang digunakan berupa kampanye edukasi melalui sosialisasi interaktif, diskusi, serta evaluasi menggunakan kuis berbasis digital (Wayground). Efektivitas kegiatan diukur melalui pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru, yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 80,1 menjadi 88,3. Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,001) dengan nilai effect size sebesar -1,00 yang mengindikasikan pengaruh yang sangat kuat. Secara kualitatif, kegiatan juga meningkatkan partisipasi, antusiasme, dan keterlibatan peserta selama proses pembelajaran berlangsung. Kata kunci: green pedagogy; 5R; pendidikan lingkungan; IPAS; kampanye edukasi Abstract Environmental issues have become a global challenge that requires the strategic role of education in fostering environmental awareness and pro-environmental behavior from an early age. This effort aligns with the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs) and the national development agenda (Asta Cita) in building environmentally responsible and well-characterized human resources. Environmental education has been integrated into Science and Social Studies (IPAS) learning in primary schools. However, teachers’ understanding of green pedagogy and the implementation of the 5R principles (Reduce, Reuse, Recycle, Replace, and Rot) remains suboptimal. This community service activity aims to enhance teachers’ understanding of green pedagogy through a 5R-based educational approach as a strategy for environmentally friendly education in primary schools. The activity was conducted at SD 21 Pamboborang on November 29, 2025, involving 15 teachers as participants. The method employed was an educational campaign through interactive socialization, discussions, and evaluation using a digital quiz platform (Wayground). The effectiveness of the activity was measured through pre-test and post-test, which were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. The results indicate an improvement in teachers’ understanding, as reflected by the increase in the mean score from 80.1 to 88.3. Statistical analysis revealed a significant difference (p < 0.001) with an effect size of -1.00, indicating a very strong effect. Qualitatively, the activity also enhanced participants’ engagement, enthusiasm, and active participation during the learning process. Keywords: green pedagogy; 5R; environmental education; IPAS; educational campaign