Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Peran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Pelanggaran Hak Asasi Manusia Implikasi dari Hilangnya Nilai Pancasila Nafisa, Divaliya; Dewi, Dinie Anggraeni; Adriansyah, Muhammad Irfan
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i1.124

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan merupakan proses dalam pendidikan yang bertujuan untuk membentuk dan membangun karakter anak bangsa agar terciptanya generasi penerus bangsa yang bermanfaat untuk negara dan masyarakat luas, membangun karakter yang bermoral agar terwujudnya suatu negara sejahtera yang terpenuhi hak dan kewajibannya. Artikel ini mengeksplorasi peran esensial Pendidikan Kewarganegaraan dalam pencegahan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan dampak negatif yang timbul terhadap keberlanjutan nilai Pancasila. Tujuan dari artikel ini untuk mengetahui peran penting Pendidikan Kewarganegaraan sebagai pembentuk karakter anak bangsa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, metode kualitatif merupakan metode penelitian yang digunakan untuk memahami, menjelaskan, dan menggambarkan suatu fenomena dalam konteks yang lebih mendalam. Metode ini mengaitkan pengumpulan data yang bersifat deskriptif dengan menganalisis jurnal-jurnal yang sudah ada menggunakan metode studi literatur jurnal. Hasil yang didapat yaitu bahwa Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran yang sangat penting guna membentuk suatu karakter yang memiliki moral dan menanamkan nilai pancasila sehingga kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dapat berkurang, serta diharapkan dapat memberikan pandangan terhadap Pendidikan Kewarganegaraan yang dapat menjadi garda terdepan untuk mencegah pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) serta dapat memperkuat asas nilai Pancasila dalam pembentukan karakter generasi bangsa.
Masalah Anak Kewarganegaraan Ganda di Indonesia Madaniah, Fuji Nurul; Dewi, Dinie Anggraeni; Adriansyah, Muhammad Irfan
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i1.128

Abstract

Kewarganegaraan dalam suatu negara dimiliki oleh setiap individu, karena kewarganegaraan sangat penting untuk memperoleh status dalam suatu negara dan memperoleh perlindungan hukum dari negara tersebut. Setiap pemerintah menerapkan peraturan hukum. Dalam hal kewarganegaraan, kewarganegaraan ganda memiliki kemampuan yang sangat terbatas untuk mengatasi permasalahan yang timbul dari perkawinan antar ras negara-negara lain. Status kewarganegaraan merupakan status hukum terbatas yang hanya berlaku bagi anak yang belum berumur 18 tahun dan belum menikah. Seorang anak yang mempunyai kewarganegaraan ganda dapat memilih untuk berstatus WNI atau negara lain. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, dimana menjelaskan secara deskriptif hasil penelitian. Tujuan  penelitian ini adalah untuk menjelaskan kedudukan hukum bagi warga negara yang mempunyai status kewarganegaraan ganda, baik terhadap anak hasil perkawinan ganda maupun orang tua yang mempunyai kewarganegaraan ganda.
Pentingnya Kewarganegaraan Dalam Pendidikan Pelajar Nurhalisyah, Annasa; Dewi, Dinie Anggraeni; Adriansyah, Muhammad Irfan
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i1.130

Abstract

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) di Sekolah Dasar (SD) memiliki peran vital dalam membentuk karakter warga negara muda. Artikel ini menguraikan urgensi PPKN di tengah tantangan global dan perubahan sosial. Fokus pada pembentukan karakter, pembelajaran PPKN di SD bertujuan membekali siswa dengan pengetahuan, nilai-nilai, dan keterampilan kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Kurangnya moral etika sopan santun menjadi problem pada kondisi saat ini. Banyak anak anak tidak mengetahui Pancasila, tokoh-tokoh nasionalisme dan bahkan lagu-lagu nasional.  Maka dari itu, pentingnya menerapkan pendidikan kewarganegaraan dengan bertujuan agar menjaga dan mempertahankan Pancasila serta menumbuhkan sikap dan perilaku cinta tanah air, berjiwa demokratis, menjadi warga negara yang disiplin dan berpartisipasi aktif dalam membangun kehidupan. Adanya pendidikan kewarganegaraan tidak hanya bergantung pada lingkungan sekolah saja, tetapi juga pada lingkungan rumah hingga masyarakat luas sehingga generasi muda dapat mengimplentasikan Pendidikan kewarganegaraan ini dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Meski demikian, tantangan seperti keterlibatan siswa dan keterbatasan sumber daya perlu diatasi. Konklusi menekankan perlunya perbaikan kualitas pendidikan kewarganegaraan di tingkat dasar untuk menciptakan generasi yang aktif dan bertanggung jawab. Selain itu  pengembangan karakter pada generasi muda, dengan diberikan pendidikan kewarganegaraan berhasil mengarahkan generasi muda untuk berpartisipasi mengusung karakter bangsa.
PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI INTEGRASI PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM KURIKULUM MERDEKA DI KABUPATEN PANGANDARAN Dewi, Dinie Anggraeni; Yuniarti, Yeni; Adriansyah, Muhammad Irfan; Herlambang, Yusuf Tri; Rostika, Deti; Istiqomah, Yunita Yasmin; Sukawan, Intan Afiyah
Abdi Panca Marga Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Abdi Panca Marga Edisi November 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Panca Marga Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51747/abdipancamarga.v4i2.1748

Abstract

The rise of juvenile delinquency, such as the culture of cheating, drugs, motorbike gangs, free sex, and bullying is a big job for the world of education. Character education through the integration of Pancasila student profiles with the Merdeka Curriculum is expected to be able to overcome various juvenile delinquencies that occur. The problem-solving method is implementing a Pancasila student project that is in accordance with the dimensions and elements contained in the Pancasila student project. PKM activities in Pangandaran Regency can help teachers in Pangandaran Regency to carry out Pancasila student projects well, so that students in Pangandaran Regency can be smart and have Pancasila character. During the PKM implementation, the teachers were very enthusiastic and took part in all the training sessions well. There are still many schools that have not implemented the Independent Curriculum and the Pancasila student project through this PKM activity which can be a good first step for teachers in Pangandaran Regency when the time comes to implement the Independent Curriculum and the Pancasila student project. Based on previous studies where there were still some problems in the implementation of the Independent Curriculum and the Pancasila student project, the PKM activities and this research re-emphasized how ideal integration is according to the Ministry of Education and Culture's directions so that the expected goals can be achieved. Keywords: character building; Pancasila student projects; kurikulum merdeka
Peran Pancasila Sebagai Filter dari Pengaruh Negatif Globalisasi Nuraini, Aulia; Dewi, Dinie Anggraeni; Adriansyah, Muhammad Irfan
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2025): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Mei 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Founding father membentuk pancasila sebagai dasar negara melalui sidang BPUPKI pada tanggal 1 Juni 1945. Lahirnya pancasila ini menjadi sebuah langkah awal bangsa Indonesia untuk menjadikannya sebagai sebuah dasar peraturan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, pada abad ke-21 ini berbagai pengaruh buruk dari globalisasi mulai bermunculan sehingga dapat menimbulkan dampak yang sangat fatal bagi kedaulatan negara. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dari pancasila sebagai filter dalam menyaring pengaruh dari globalisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan untuk mengumpulkan data dengan memahami dan menguasai teori-teori yang tersedia dari berbagai literatur yang relevan dengan tujuan penelitian. Penanaman nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dapat berperan penting dalam menyaring serta memukul mundur pengaruh negatif globalisasi.
Pentingnya Penanaman Pendidikan Karakter Untuk Membangun Generasi Muda yang Unggul di Era Globalisasi Zakiyah, Hana; Dewi, Dinie Anggraeni; Adriansyah, Muhammad Irfan
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2025): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Mei 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan sebuah ilmu yang penting untuk membangun individu anak. Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi ,dan globalisasi, pendidikan karakter ini menjadi sorotan yang sangat penting. Karena, dengan karakter individu yang lemah dan belum terbentuk, maka tidak akan bisa untuk berjalan di sebuah era globalisasi ini. Sekarang sudah banyak generasi yang tingkat pendidikan karakternya ini lemah akibat dari globalisasi yang ada. Lingkungan pendidikan, tenaga pendidik, kualitas serta ketersediaan fasilitas akan mempengaruhi tingkat pendidikan karakter yang didapatkan. Dengan adanya penelitian yang menggunakan metode studi literatur ini bisa menyadarkan kembali orang-orang terhadap pentingnya pendidikan karakter terlebih lagi di era globalisasi. Sehingga penanaman pendidikan karakter bagi generasi muda ini sangatlah penting untuk bisa menciptakan bangsa yang bergenerasi unggul.
Peran Pancasila Sebagai Filter dari Pengaruh Negatif Globalisasi Nuraini, Aulia; Dewi, Dinie Anggraeni; Adriansyah, Muhammad Irfan
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2025): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Mei 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Founding father membentuk pancasila sebagai dasar negara melalui sidang BPUPKI pada tanggal 1 Juni 1945. Lahirnya pancasila ini menjadi sebuah langkah awal bangsa Indonesia untuk menjadikannya sebagai sebuah dasar peraturan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, pada abad ke-21 ini berbagai pengaruh buruk dari globalisasi mulai bermunculan sehingga dapat menimbulkan dampak yang sangat fatal bagi kedaulatan negara. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dari pancasila sebagai filter dalam menyaring pengaruh dari globalisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan untuk mengumpulkan data dengan memahami dan menguasai teori-teori yang tersedia dari berbagai literatur yang relevan dengan tujuan penelitian. Penanaman nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dapat berperan penting dalam menyaring serta memukul mundur pengaruh negatif globalisasi.
Pentingnya Penanaman Pendidikan Karakter Untuk Membangun Generasi Muda yang Unggul di Era Globalisasi Zakiyah, Hana; Dewi, Dinie Anggraeni; Adriansyah, Muhammad Irfan
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2025): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Mei 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan sebuah ilmu yang penting untuk membangun individu anak. Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi ,dan globalisasi, pendidikan karakter ini menjadi sorotan yang sangat penting. Karena, dengan karakter individu yang lemah dan belum terbentuk, maka tidak akan bisa untuk berjalan di sebuah era globalisasi ini. Sekarang sudah banyak generasi yang tingkat pendidikan karakternya ini lemah akibat dari globalisasi yang ada. Lingkungan pendidikan, tenaga pendidik, kualitas serta ketersediaan fasilitas akan mempengaruhi tingkat pendidikan karakter yang didapatkan. Dengan adanya penelitian yang menggunakan metode studi literatur ini bisa menyadarkan kembali orang-orang terhadap pentingnya pendidikan karakter terlebih lagi di era globalisasi. Sehingga penanaman pendidikan karakter bagi generasi muda ini sangatlah penting untuk bisa menciptakan bangsa yang bergenerasi unggul.