Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PEMBERIAN EDUKASI KESEHATAN DAN YOGA IBU HAMIL DALAM MENCEGAH BBLR DI DESA PURBAYAN Zaenal Muttaqqin; Wahyu Andriawan; Rahmania Ulfi Ariyanti; Nita Puspitasari; Threeya Andriyani Puspitasari; Bella Hasnia Cahyaningrum; Syahira Yuma Nabila; Nur Asa Rhahmadani Susanti; Aisyah Dani Hanifah; Erina Anindya Putri; Adhisty Fachrine Ayu Saqina; Afiyah Nur Azizah; Amalia Salma Anindya; Rinna Ainul Maghfiroh; Anisa Catur Wijayanti; Nenny Kusdinarwati; Suyadi
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1. No. 3, September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i3.6118

Abstract

Rendahnya pemahaman ibu hamil di Desa Purbayan di Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo tentang status kesehatan dan gizi memiliki dampak signifikan terhadap terjadinya stunting pada anak-anak di bawah lima tahun. Faktor-faktor seperti Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) juga berkontribusi besar terhadap risiko stunting pada anak anak. Upaya pencegahan dan penanganan stunting perlu dilakukan dengan melibatkan peningkatan pengetahuan ibu hamil, pemenuhan gizi yang tepat, serta intervensi yang terintegrasi melalui pendidikan kesehatan dan layanan Kesehatan yang berkualitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan nutrisi, fungsional, dan edukasi kesehatan di desa Purbayan guna mencegah BBLR dan stunting. Metode: kegiatan pengabdian masyarakat bersama ibu hamil, bidan desa dan kader posyandu Desa Purbayan Kecamatan Baki dilakukan dengan tahapan pretest, pemaparan edukasi, yoga ibu hamil, diskusi, post-test dan Analisa pemahaman ibu hamil. Evaluasi kegiatan ini menggunakan pretest dan postest dengan media Presentasi Power Point. Hasil: kegiatan rata-rata post-test 8,36 dan pre test 7,54. Kesimpulan: kegiatan ini adalah pemberian edukasi Kesehatan ibu hamil dapat meningkatkan pengetahuan tentang faktor resiko BBLR pada ibu hamil di desa Purbayan.
Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Kelincahan pada Pemain Futsal Hupernako FC U-15 Muhammad Asrani; Rinna Ainul Maghfiroh
TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/trilogi.v6i4.13413

Abstract

Futsal is a high-intensity intermittent sport that requires agility for rapid changes of direction and effective ball dribbling. Nutritional status, reflected by body mass index (BMI), may influence players’ agility. This study aimed to examine the association between BMI and agility among Hupernako FC U-15 futsal players. An analytic observational cross-sectional study was conducted involving 20 players aged 12–15 years selected through purposive sampling. BMI was calculated from body mass and height (kg/m²), while agility was assessed using the Illinois Agility Test. The association was analyzed using the chi-square test. The results showed a significant association between BMI category and agility (p=0.042). Conclusion: BMI is significantly related to agility in Hupernako FC U-15 futsal players; maintaining an optimal BMI should be considered in performance development.
Nilai Prediktif Kebugaran Kardiovaskular untuk Deteksi Dini Risiko Kesehatan pada Remaja: Cross-Sectional Study Rinna Ainul Maghfiroh; Arif Pristianto
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2026: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kebugaran kardiovaskular pada remaja merupakan indikator penting kesehatan jangka panjang, tetapi data skrining awal pada remaja Indonesia masih terbatas. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kebugaran kardiovaskular (VO₂max) dengan parameter hemodinamik sederhana, yaitu tekanan darah sistolik (SBP), tekanan darah diastolik (DBP), dan denyut jantung (HR) pada remaja. Metode: Studi cross-sectional dilakukan pada 78 remaja di Surakarta. VO₂max diestimasi menggunakan Cooper 12-Minute Run Test. HR dan tekanan darah diukur dengan pulse oximeter dan sphygmomanometer digital yang telah dikalibrasi. Analisis deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan korelasi Pearson/Spearman digunakan sesuai distribusi data dengan batas signifikansi p<0,05. Hasil: Sebagian besar responden berada pada kategori VO₂max sangat buruk atau buruk (91,0%). Tekanan darah diastolik menunjukkan proporsi kategori hipertensi yang lebih besar dibandingkan tekanan darah sistolik. VO₂max berhubungan bermakna dengan SBP dan DBP (r=0,619; p<0,001) serta HR (r=0,310; p=0,009). Kesimpulan: Kebugaran kardiovaskular yang diukur melalui VO₂max berhubungan signifikan dengan tekanan darah dan denyut jantung pada remaja, menunjukkan bahwa kapasitas aerobik dapat menjadi indikator penting dalam pemantauan kesehatan kardiovaskular sejak dini.