Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

DAMPAK SISTEM PEMBELAJARAN DARING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA Toisuta, Vira Dian Precilia; Ohoiwutun, Korneles Viktor; Anouw, Yulian
Jurnal Neria Vol 2 No 1 (2024): Neria: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/jurnalneria.v2i1.182

Abstract

Dampak Sistem Pembelajaran Daring Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas 5-6 Di SD Inpres 141 Matalamagi Dalam Masa Pandemi. Penelitian ini bertuju untuk mengetahui Dampak sistem pembelajaran daring terhadap prestasi siswa dalam masa pandemi di SD Inpres 141 matalamagi. Jenis penelitian ini digunakan dalam penelitian adalah pendekatan (deskritif) Kualitatif dengan penetuan narasumber dan informen. Dalam penulisan ini metedologi penelitian yang di gunakan penulis adalah metode kualitatif yang dimana metode ini adalah penelitian meneliti secara langsung ke lapangan dalam hal ini mencari data atau informasi. Populasi dalam penelitian ini adalah 96 orang terdiri dari siswa/I,guru dan orang tua dari populasi ini di temukan sampel dan teknik purposive sampling atau sampel bertujuaan. Tujaannya adalah supaya sampel yang di terapkan mampu memberikan data yang akurat dalam penelitian ini. Hasil yang di temukan oleh penulis pada tempat penelitian yaitu Di sekolah SD Inpres 141 matalamagi membutuhkan dukungan orang tua untuk berkerja sama mengatasi dampak sistem pembelajaran daring terhadap prestasi belajar siswa dirumah sehinggah siswa dapat mempertahankan prestasi siswa dalam pembelajaran online.
MERITOTORASUATU KAJIAN TEOLOGI KONTEKSTUAL TERHADAP BUDAYAMERITOTORA PADA JEMAAT GPI PAPUA Risakotta, Steny; Anouw, Yulian
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 10 No 2 (2025): Eirene Jurnal Ilmiah Teologi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/kqrmg198

Abstract

Kebudayaan adalah unsur yang terlahir dari pikir manusia, yang dapat dijadikan sebagai dasar pedoman dalam kehidupan Masyarakat yang beradat dan berbudaya.  Kajian  teologi kontekstual terhadap budaya meritotora, yang merupakan sebuah nilai lokal yang hidup dalam masyarakat Papua, khususnya dalam kehidupan berjemaat di Jemaat GPI Papua Karmel Adora dan Jemaat GPI Papua Howo-Tab Harada Kayuni Kuagas. Budaya meritotora dipahami sebagai sistem penghargaan, pengakuan, dan kepercayaan yang diberikan berdasarkan kontribusi, loyalitas, serta peran aktif seseorang dalam kehidupan sosial dan religius masyarakat, khusus dalam pemberian penghargaan dan penghormatan kepada pohon pala yang dipercayai sebagai pemberi berkat yang dilakukan melalui ritus Meritotora. Oleh karena itu, gereja perlu mengembangkan pendekatan teologi kontekstual yang kritis dan transformatif, agar budaya lokal tidak hanya dipertahankan, tetapi juga ditebus dan diarahkan untuk mendukung misi Kristus di tengah masyarakat Papua.
PEMBINAAN TEORI EKOLOGIS TENTANG TANGGUNG JAWAB GEREJA DALAAM PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP DI KELUARAHAN MALASIBI KOTA SORONG Anouw, Yulian; Anouw , Sepenior; Pigai, Frediel; Renouw, Ade Andriani; Kurmasela, Hanock; Masengi, Melisa Ch.; Pattisina, Rendi Y.
SOLIDEO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Solideo: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/a49f8h39

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membina pemahaman teori ekologis dalam perspektif teologi Kristen guna memperkuat tanggung jawab gereja terhadap pelestarian lingkungan hidup di Kelurahan Malasibi, Kota Sorong. Permasalahan lingkungan seperti pengelolaan sampah yang belum optimal, rendahnya kesadaran ekologis, serta minimnya keterlibatan lembaga keagamaan menjadi latar belakang pelaksanaan kegiatan ini. Metode pengabdian yang digunakan meliputi penyuluhan edukatif, diskusi kelompok, dan pendampingan berbasis partisipasi jemaat dan masyarakat. Materi pembinaan menekankan konsep teologi ekologi, peran manusia sebagai penatalayan ciptaan, serta implementasi nilai-nilai iman Kristen dalam tindakan nyata menjaga lingkungan hidup. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai hubungan antara iman dan tanggung jawab ekologis, serta tumbuhnya kesadaran akan peran strategis gereja dalam mendorong perilaku ramah lingkungan. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam memperkuat peran gereja sebagai agen perubahan sosial dalam upaya pelestarian lingkungan hidup yang berkelanjutan di Kelurahan Malasibi, Kota Sorong
An Analysis Of Pastors' Failures In Evangelism And Their Impact On Congregational Growth Anouw, Yulian; Pigai, Frediel; Anouw, Sepenior
Proskuneo: Journal of Theology Vol 2, No 2 (2026): Proskuneo Journal of Theology
Publisher : STT Transformasi Indonesia Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53674/pjt.v2i2.337

Abstract

Evangelization is the church's primary mandate in carrying out Christ's Great Commission, which plays a crucial role in the spiritual and quantitative growth of the congregation. Pastors, as spiritual leaders, have a strategic responsibility to mobilize evangelism, both directly and through congregational empowerment. However, in practice, many churches experience stagnation or a decline in membership due to the pastor's failure to carry out his evangelism function. This study aims to analyze the factors causing this failure and evaluate its impact on congregational growth. Using a qualitative approach through case studies in several churches in the Kingmi Classis Sorong Fakfak church area over the past 10 years, it was found that pastoral failure is influenced by a lack of missionary training, excessive administrative focus, and minimal social involvement. The consequences include a decline in the number of new members, a weakening spirit of service, and a reduced relevance of the church in society. This study recommends a renewal of spiritual leadership strategies that are more missionary and contextual to encourage sustainable congregational growth.