Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PEDAGANG DALAM MEMBUANG SAMPAH DI PASAR SENTRAL SEKURA Damayanti, Ria
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan: Wawasan Kesehatan Vol 2, No 2 (2016): Vol 2, No 2 (Januari 2016)
Publisher : STIKes Kapuas Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah yang tidak baik dikhawatirkan akan memicu terjadinyakerusakan lingkungan. Sampah juga dapat membawa dampak buruk pada kondisi kesehatan manusia apabila sampah dibuang secara sembarangan atauditumpuk tanpa ada pengelolaan yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan, pengetahuan dan sikap dengan perilaku pedagang dalam membuang sampah di Pasar Sentral Sekura.Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif denganpendekatan cross sectional. Dalam penelitian ini, total populasi digunakansebagai sampel yaitu sebanyak 120 responden. Data yang diperoleh kemudiandiolah melalui beberapa tahapan yaitu editing, scoring, coding, tabulating, yangselanjutnya dianalisa dengan menggunakan program computer. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan antara pendidikan dengan perilaku pedagang dalam membuang sampah (p=0,492), ada hubungan antara pengetahuan (p=0,035) dan sikap (p=0,000) dengan perilaku pedagang dalam membuang sampah di Pasar Sentral Sekura. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas diharapkan lebih tegas dalam memberlakukan Peraturan Daerah Kabupaten Sambas Nomor 7 Tahun 2006 Tentang Ketertiban Umum, kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas disarankan agar pendidikan kesehatan lingkungan dapat menjadi salah satu mata pelajaran di sekolah mulai dari tingkat pendidikan dasar, kepada pihak Puskesmas Sekura agar meningkatkan intensitas penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya hidup bersih dan sehat khususnya tentang pengelolaan sampah yang baik dan benar, Kepada peneliti selanjutnya disarankan untuk meneliti faktor-faktor lain yang mempengaruhi tingkat kebersihan pasar seperti ketersediaan sarana dan prasarana kebersihan.
HUBUNGAN PERILAKU DENGAN KEKAMBUHAN PENYAKIT ASMA Rustiani, Rustiani; Damayanti, Ria; Pratama, Rika Yuanita
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan: Wawasan Kesehatan Vol 4, No 1 (2017): Vol 4, No 1 (Juli 2017)
Publisher : STIKes Kapuas Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma merupakan peradangan kronis yang umum terjadi pada saluran napas yang ditandai dengan gejala yang bervariasi dan berulang, penyumbatan saluran napas yang bersifat reversibel, dan spasme bronkus gejala umum mengi, batuk, dada terasa berat, dan sesak napas. Di desa manggala dari tahun 2013 berjumlah 117 kasus tahun 2014 meningkat menjadi 336 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku dengan kekambuhan penyakit asma di desa manggala kecamatan pinoh selatan tahun 2015, dengan metode cross sectional. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara sikap dengan kekambuhan penyakit  asma  (p-value=0,021 OR=11,077) dan praktik ada hungan dengan kekambuhan penyakit asma  (p-value=0,001 OR=0,550). Tidak ada hubungan pengetahuan (p-value=0,440) dengan kekambuhan penyakit asma. Diharapkan bagi penderita asma waspada dengan menjaga kesehatan dan lebih berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit kekambuhan asma dengan melakukan aktifitas yang menunjang kesehatan seperti tidak merokok, lingkungan yang sehat serta ventilasi rumah yang memadai
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PERNIKAHAN DINI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA DI SMA NEGERI 4 SINTANG Panjaitan, Arip Ambulan; Damayanti, Ria; Wiarisa, Hesty; Lusrizanuri, Kiki
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan: Wawasan Kesehatan Vol 4, No 1 (2017): Vol 4, No 1 (Juli 2017)
Publisher : STIKes Kapuas Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dini merupakan suatu pernikahan yang dilakukan oleh seseorang pernikahan yang dilakukan oleh seseorang yang memiliki umur relatif muda. Umur yang relatif muda dimaksud antara 10-19 tahun. Permasalahan pernikahan dini salah satunya diakibatkan oleh perilaku seks berisiko. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang pernikahan dini terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja dalam pencegahan pernikahan dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi quasy experimental. Desain ini mempunyai variabel kontrol tetapi tidak digunakan sepenuhnya untuk mengontrol variabel luar yang mempengaruhi pelaksanaan intervensi. Untuk mengetahui peningkatan pengetahuan dan sikap dilakukan melalui kegiatan pretest dan posttest. Dalam penelitian ini, kelompok perlakuan diberikan pendidikan kesehatan tentang pernikahan dini. Pengabilan sampel dengan metode simple random sampling sebanyak 80 orang responden serta dipilih belum pernah mendapatkan pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan diberikan selama 120 menit. Intrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner pretest  yang dilakukan sebelum diberikan pendidikan kesehatan dan kuesioner posttest yang dilakukan saat setelah diberikan pendidikan kesehatan. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap dengan hasil uji statistik diperoleh nilai t-test 0,001. Oleh karena itu diharapkan guru dapat meningkatkan dukungan dan kepedulian terhadap generasi muda agar menjadi lebih baik dimasa yang akan datang
PENGARUH MEDIA LEAFLET BERBAHASA DAERAH TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PHBS TATANAN RUMAH TANGGA (ASI EKSKLUSIF) DI KABUPATEN SAMBAS Damayanti, Ria
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan: Wawasan Kesehatan Vol 2, No 1 (2015): Vol 2, No 1 (Juli 2015)
Publisher : STIKes Kapuas Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media promosi kesehatan yang ada di Kabupaten Sambas masih bersifat sentralistik dan belum berbasis pada kebutuhan masyarakat setempat. Leaflet berbahasa daerah diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tatanan Rumah Tangga khususnya pada indikator ASI Eksklusif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh media leaflet berbahasa daerah terhadap peningkatan pengetahuan tentang PHBS tatanan rumah tangga (ASI eksklusif) di Kabupaten Sambas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, jenis penelitian adalah quasi experimental dengan rancangan non equivalent control group. Penelitian ini juga dilengkapi tekhnik kualitatif berupa need assessment dan uji coba (pretesting) untuk pengembangan media leaflet. Penentuan sampel dilakukan dengan tekhnik purposive sampling, sampel sebanyak 60 ibu rumah tangga yang terdiri dari masing-masing 20 ibu rumah tangga pada tiga kecamatan di Kabupaten Sambas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan (p value<0,001) yang signifikan antara sebelum dan setelah perlakuan, dimana peningkatan pengetahuan dan sikap pada kelompok perlakuan dengan menggunakan media leaflet berbahasa daerah lebih tinggi dibanding dengan kelompok perlakuan dengan media leaflet berbahasa Indonesia dan kelompok kontrol
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU WANITA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) MELAKUKAN TES INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) DI DESA MAIT HILIR 2018 Komrotun, Heni; Nugroho, Purwo Setiyo; Damayanti, Ria
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan: Wawasan Kesehatan Vol 5, No 1 (2018): JULI 2018
Publisher : STIKes Kapuas Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33485/jiik-wk.v5i1.92

Abstract

Tes IVA merupakan pemeriksaan skrining untuk deteksi dini kanker serviks Tes IVA dilakukan dengan mengusap atau mengoles leher rahim (serviks) dengan asam asetat 3-5% dan larutan iodium lugol dengan bantuan lidi wotten. Prevalensi pemeriksaan tes IVA pada tahun 2016 dan 2017 sebesar 33 orang dan 78 orang. Tujuan penelitian Untuk mengetahui Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Wanita Pada Pasangan Usia Subur (PUS) Dalam Melakukan Tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Di Desa Mait Hilir Tahun 2018. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan case control. Sample yang digunakan yakni 68 wanita PUS pada kelompok case dan 68 wanita PUS pada kelompok control. Hasil penelitian dari uji statistik chi square didapatkan ada hubungan variabel pengetahuan dengan perilaku wanita (PUS) dengan P value = 0,034 < 0,05, tidak ada hubungan variabel sikap dengan perilaku (PUS) dengan P value = 0,051 < 0,05, ada hubungan variabel sumber informasi dengan perilaku wanita (PUS) dengan P value = 0,035 < 0,05, ada hubungan variabel dukungan suami dengan perilaku wanita (PUS) dengan p value = 0,025 < 0,05. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku wanita (PUS) dalam melakukan pemeriksaan tes IVA di Desa Mait Hilir tahun 2018 adalah pengetahuan, sumber informasi dan dukungan suami, sedangkan sikap tidak berpengaruh terhadap perilaku wanita (PUS) dalam melakukan tes IVA. Diharapkan wanita (PUS) tetap melakukan deteksi dini secara rutin dan memberi motivasi serta mengajak wanita (PUS) lain yang belum melakukan deteksi dini untuk melakukan deteksi dini kanker serviks.
Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang PHBS Tatanan Rumah Tangga (ASI Eksklusif) Di Kabupaten Sambas melalui Media Leaflet Berbahasa Daerah Damayanti, Ria; Shaluhiyah, Zahroh; Cahyo, Kusyogo
Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia Volume 12, No. 1, Januari 2017
Publisher : Master Program of Health Promotion Faculty of Public Health Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.046 KB) | DOI: 10.14710/jpki.12.1.1-12

Abstract

Peran media promosi kesehatan sangat penting dalam perubahan perilaku yang positif terhadap kesehatan. Media promosi kesehatan yang baik adalah yang melihat tingkat kebutuhan masyarakat, sedangkan media promosi kesehatan yang ada di Kabupaten Sambas masih bersifat sentralistik dan belum berbasis pada kebutuhan masyarakat setempat. Leaflet berbahasa daerah diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tatanan Rumah Tangga khususnya pada indikator ASI Eksklusif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh media leaflet berbahasa daerah terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap tentang PHBS tatanan rumah tangga (ASI eksklusif) di Kabupaten Sambas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasy experimental rancangan non equivalent control group, juga dilengkapi metode kualitatif berupa need assessment dan uji coba (pretesting) untuk pengembangan media leaflet. Penentuan sampel menggunakan tekhnik purposive sampling sebanyak 60 ibu rumah tangga yang terdiri dari masing-masing 20 ibu rumah tangga pada tiga kecamatan di Kabupaten Sambas. Hasil peneltian menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan (p value < 0,001) dan sikap (p value < 0,001) yang signifikan antara sebelum dan setelah perlakuan, dimana peningkatan pengetahuan dan sikap pada kelompok perlakuan dengan menggunakan media leaflet berbahasa daerah lebih tinggi dibanding dengan kelompok perlakuan dengan media leaflet berbahasa Indonesia dan kelompok tanpa perlakuan (kontrol).A good promotion media is one that considers each community’s need. Leaflet using local language is expected to increase the knowledge and attitude of mothers about household clean and healthy lifestyle behaviors, especially exclusive breastfeeding indicators. The purpose of this study was to analyze the influence of local-language leaflets media to increase knowledge and attitudes about living a clean and healthy behaviors in order household (exclusive breastfeeding) in Sambas district. This study uses a quantitative method, Using quasi-experimental with a non-equivalent control group design and qualitative method with needs assessment and testing (pretesting). Samples are chosen using a purposive sampling technique, which consisted of 60 housewives which are divided into 20 housewives for each three districts in Sambas. The Result show that there are higher increased knowledge and attitudes in the group treated with the use of local language leaflet. 
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN PENYAKIT RABIES DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEPAUK TAHUN 2022 Wagiran, Wagiran; B. Asnol, Uray; Akhmad, Akhmad; Bilchairi Jakti, Uray; Damayanti, Ria
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i2.2067

Abstract

Penyakit Rabies merupakan penyakit dengan Case Fatality Rate (CFR) atau angka kematian mencapai 100%. Menurut data dari World Health Organization (WHO) tahun 2018, diperkirakan 55.000 kematian di dunia disebabkan oleh penyakit ini. Berdasarkan laporan tahunan yang dibuat oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, pada tahun 2022 kasus gigitan hewan penular rabies yaitu sebanyak 286 kasus dengan 2 kematian salah satunya di Puskesmas Sepauk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan pencegahan penyakit rabies di Puskesmas Sepauk. Penelitian ini merupakan rancangan kuantitatif dengan pendekatan case control. Jumlah sampel sebanyak 120 responden dengan teknik Accidental Sampling. Uji statistik yang digunakan uji-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang bermakna pengetahuan p value = 0,022, OR = 2,854, sikap p value = 0,012, OR = 2,954, dukungan tokoh masyarakat p value = 0,022, OR = 2,889, peranan tenaga kesehatan p value = 0,009, OR = 3,029, dan peranan tenaga Kesehatan hewan (p value = 0,011, OR = 3,064 dengan Tindakan pencegahan penyakit Rabies.Disarankan kepada pemerintah agar meningkatkan infomasi/ penyuluhan terkait rabies, melakukan pendataan HPR, serta selalu tersedianya kebutuhan serum anti rabies jika terdapat kasus.
DETERMINAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA APARATUR SIPIL NEGARA DI LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN SEKADAU Juliansyah, Elvi; Sumitra, Rahmat; Sunarti, Sunarti; Damayanti, Ria; Yuanita Pratama, Rika
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 15 No 4 (2024): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Low back pain (LBP) is a common health problem experienced by workers in various sectors, including in the Health Service. In Sekadau Regency, this condition is a concern because it can have a direct impact on work productivity, quality of health services, and employee welfare. The results of the statistical test showed no significant relationship between age and lower back pain. The statistical test obtained a p value of 1,000> (p value = 0.05), there was a significant relationship between body weight and lower back pain with a p value of 0.001 < (p value = 0.05) and an OR value of 5.762, there was a significant relationship between knowledge and lower back pain with a p value of 0.005 < (p value = 0.05) and an OR value of 3.810, there was no significant relationship between sitting position and lower back pain with a p value of 1,000> (p value = 0.05), there was a significant relationship between length of service and lower back pain with a p value of 0.010 < (p value = 0.05) and an OR value of 3.567. It can be concluded that body weight, knowledge, and length of service are related to the incidence of lower back pain in Civil Servants in the Sekadau Regency Health Office. It is recommended that body weight should be maintained to remain stable and can support the body by increasing knowledge about back pain in Civil Servants with more than 10 years of service.
The Efforts Of Prevent Covid-19 In The People of Kalimantan, Indonesia Rudi, Abil; Yetiani, Novin; Sunarti; Damayanti, Ria; Masan, Lea; Montessori, Yolanda; Kurniati, Paskalia Tri; Pratama, Rika Yuanita
Papua Medicine and Health Science Vol. 1 No. 2 (2024): Vol. 1 No. 2 (Desember 2024): Papua Medicine and Health Science
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64141/pmhs.v1i2.58

Abstract

Since the coronavirus disease 2019 (COVID-19) pandemic in December 2019, it has brought some significant lifestyle changes to people around the world. This research is about the prevention efforts made by the community in West Kalimantan, Indonesia against the spread of COVID-19. Data collection through questionnaires distributed online for 3 months in 2021. Respondents in this study were the people of West Kalimantan, Indonesia. Most respondents have high prevention efforts regarding hand washing, wearing masks, maintaining distance, avoiding crowds, and reducing physical mobility to avoid COVID-19 infection. Most of the respondents also showed good knowledge in identifying the basic symptoms of COVID-19. Respondents mostly have a good attitude towards the spread of COVID-19. These findings provide insight into efforts to prevent COVID-19 among the people of West Kalimantan and can help the government make policies to control the spread of COVID-19, as well as other new infections in West Kalimantan, Indonesia.