Tri Handani
Universitas Negeri Padang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

URGENSI MANAJEMEN DALAM PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Syahri, Lia Mita; Tri Handani; Afriza Media; Syahrial
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i2.823

Abstract

Permasalahan terkait dengan manajemen pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah masih ditemukan dari berbagai sudut permasalahan, hal ini tergambarkan berdasarkan fenomena yang terjadi antara lain, tugas guru bimbingan dan konseling yang tidak sesuai, aturan terkait siswa asuh guru bimbingan dan konseling, pelaksanaan dari segi waktu bimbingan konseling di sekolah, sehingga permasalahan yang terjadi ini dapat membuat pelaksanaan manajemen pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah tidak sesuai dengan tujuan atau visi misi pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah. Maka dari itu perlu aturan yang berlaku dan struktur pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah yang sistematis menggunakan konsep manajamen pelayanan bimbingan dan konseling. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan secara naratif terkait urgensi/pentingnya manajemen pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah. Metode penelitian yang digunakan yakni tinjauan Pustaka (literature review) dengan metode naratif. Hasil pemabahasan bahwasanya pelaksanaan manajemen pelayanan bimbingan dan konseling perlu menggunakan prinsip-prinsip manajemen yakni POAC, kemudian didukung oleh kerjasama seluruh stakeholder sekolah dalam pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling. Saran dari hasil penelitian ini, agar peneliti selanjutnya yang ingin meneliti terkait manajemen pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah dapat menggunakan jenis penelitian lainnya dan menjelaskan hasil temuannya dengan metode lain yang relevan dengan tujuan penelitian.
Global Insights into the Effectiveness of Moral and Character Education: Implications for 21st Century Learning Lia Mita Syahri; Adnan Arafani; Inggria Kharisma; Syahrial Syahrial; Tri Handani
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 03 (2026): July 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i03.9037

Abstract

Moral-based character education plays a vital role in developing individuals with integrity, responsibility, and empathy, particularly in the context of Society 5.0, where technological advancement must be balanced with strong moral values. This study aims to examine the global effectiveness of moral and character education interventions in enhancing students’ moral understanding and character development. A systematic literature review and meta-analysis were conducted following PRISMA guidelines, synthesizing findings from experimental and quasi-experimental studies published between 2018 and 2025, sourced from major international and national databases. Using a random-effects meta-analytic approach, the results indicate a statistically significant positive effect of moral and character education interventions, despite variations across study contexts. These findings demonstrate that moral and character education contribute meaningfully to the formation of moral identity and ethical awareness. In practice, this study underscores the importance of integrating moral values into curricula and learning practices to strengthen integrity, empathy, and responsibility as essential competencies in 21st-century education. This research provides a comprehensive global synthesis that highlights the original contribution of meta-analytic evidence to the field of moral and character education. Keywords: character education, moral education, values education
Autentisitas Diri Siswa Kelas Nan Tumpah (KELANA) Akhir Pekan Di Korong Kasai Muhammad Habibi Al Mukarram Zuliandra; Zadrian Ardi; Frischa Meivilona Yendi; Tri Handani
International Journal of Applied Counseling and Social Sciences Vol 7, No 1 (2026): International Journal of Applied Counseling and Social Sciences
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0051421ijaccs

Abstract

Autentisitas sangat penting bagi individu khususnya siswa remaja dalam kehidupannya sehari-hari. Siswa yang memiliki autentisitas diri yang baik cenderung memiliki pemikiran yang baik serta penentuan pilihan hidup yang baik juga terhadap dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan autentisitas diri siswa kelas nan tumpah (KELANA) Akhir Pekan berdasarkan teori Wood, et al. (2008). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel 53 orang siswa KELANA Akhir Pekan, melalui teknik saturation sampling. Instrumen yang digunakan berupa anket skala likert berdasarkan teori Wood yang mencakup tiga dimensi : authentic living, accepting external influence, dan self alienation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) autentisitas diri siswa  KELANA Akhir Pekan secara keseluruhan menunjukkan dominasi pada kategori “tinggi” sebesar 71,7% hasil penskoran, (2) dimensi authentic living juga menunjukkan dominasi pada kategori “tinggi”, yang menunjukkan hasil penskoran sebesar 60%, (3) dimensi accepting external influence juga menunjukkan dominasi pada kategori tinggi dengan perolehan skor sebesar 58,5% (4) dimensi self alienation menunjukkan perolehan skor sebesar 62% yang mendominasi pada kategori “sedang”. Temuan ini diharapkan menjadi acuan bagi konselor serta pimpinan program  KELANA Akhir Pekan dalam mendukung siswa mempertahankan serta meningkatkan autetisitas dirinya melalui pendekatan edukatif dan psikologis yang sesuai
Gambaran Self Regulated Learning Pada Mahasiswa yang Melakukan Cyberloafing: Analisis Aspek Metakognitif, Motivasi, Perilaku dan Gender Nuraini Nuraini; Zadrian Ardi; Miftahul Fikri; Tri Handani
Counseling and Humanities Review Vol 6, No 1 (2026): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001397chr2026

Abstract

Peneliitiian iinii diilatarbelakangii oileh meniingkatnya penggunaan iinternet dii kalangan mahasiiswa yang tiidak hanya diimanfaatkan untuk keperluan akademiik, tetapii juga untuk aktiiviitas noin-akademiik yang diisebut sebagaii cyberloiafiing. Periilaku cyberloiafiing yang diilakukan dapat mengganggu efektiiviitas belajar, sehiingga diiperlukan kemampuan self regulated learniing yang baiik untuk mengointroil periilaku tersebut. Peneliitiian iinii bertujuan untuk mendeskriipsiikan tiingkat self regulated learniing pada mahasiiswa yang melakukan cyberloiafiing. Peneliitiian iinii menggunakan metoide kuantiitatiif dengan pendekatan deskriiptiif. Adapun sampel peneliitiian iinii adalah mahasiiswa yang melakukan cyberloiafiing yang diipiiliih menggunakan tekniik purpoisiive sampliing sebanyak 361 mahasiiswa. Data diiperoileh  melaluii iinstrumen peneliitiian berupa angket self regulated learniing yang telah diiujii valiidiitas dan reliiabiiliitasnya, kemudiian diianaliisiis menggunakan tekniik statiistiik deskriiptiif. Hasiil peneliitiian menunjukkan bahwa tiingkat self regulated learniing pada mahasiiswa yang melakukan cyberloiafiing secara umum berada pada kategoirii sedang dengan persentase sebesar 77,01%. Artiinya, mahasiiswa yang melakukan cyberloiafiing memiiliikii kemampuan self regulated learniing yang cukup baiik, namun belum sepenuhnya oiptiimal dalam mengatur proises belajar, mengointroil penggunaan iinternet, serta mempertahankan foikus akademiik. Oileh karena iitu, layanan biimbiingan dan koinseliing sepertii layanan iinfoirmasii, koinseliing iindiiviidu, maupun biimbiingan keloimpoik dapat diiupayakan untuk membantu meniingkatkan kemampuan self regulated learniing dan memiiniimalkan periilaku cyberloiafiing pada mahasiswa.