Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Studi Korelasi Adversity Quotient dengan Kemampuan Berpikir Kreatif pada Anak Suku Bajo Lumi, Siti Hajaral Marhamah; Indarwati, Anik; Kurniawati, Sri Ayu Mutmainah
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adversity quotient (AQ) dengan kemampuan berpikir kreatif pada anak Suku Bajo. Anak-anak Suku Bajo menghadapi berbagai tantangan lingkungan dan sosial yang menuntut daya juang serta kreativitas tinggi untuk beradaptasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional. Sampel berjumlah 36 anak Suku Bajo yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa skala adversity quotient  berdasarkan teori Stoltz dan tes berpikir kreatif TCT-DP berdasarkan teori Jellen dan Urban. Hasil analisis menggunakan korelasi Spearman ‘Rho menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif lemah antara Adversity Quotient dengan Berpikir Kreatif Pada Anak Suku Bajo. Hal ini dibuktikan dengan koefisien korelasi (rxy) bernilai negatif sebesar -0,255 dengan taraf signifikansi sebesar 0,134 ( p > 0,05) yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi Adversity Quotient seseorang, maka cenderung semakin rendah tingkat berpikir kreatifnya, meskipun hubungan ini sangat lemah.
Pengaruh Kesempatan Berprestasi, Lingkungan Kerja dan Gaji terhadap Produktivitas Kerja Karyawan CV Nespes Sangu Swargo Surakarta Indarwati, Anik; Ahsani, Riska Fii
Journal Social Society Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.1.2026.979

Abstract

Urgensi penelitian ini untuk mengatasi rendahnya produktivitas karyawan CV Nespes Sangu Swargo Surakarta, di mana produksi rata-rata hanya 2,6 ton per bulan dari target 3 ton pada 2024, sehingga mengancam kelangsungan usaha. CV Nespes Sangu Swargo Surakarta tahun 2024 tiap bulan menargetkan hasil produksinya sebesar 3 ton, namun rata-rata tiap bulannya hanya mencapai 2,6 ton sehingga belum mencapai target yang tetapkan, hal ini berarti produktivitas karyawan rendah. Fenomena tersebut mengindikasikan bahwa terdapat penurunan produktivitas kerja karyawan.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis signifikansi pengaruh kesempatan berprestasi, lingkungan kerja, dan gaji terhadap produktivitas kerja karyawan CV Nespes Sangu Swargo Surakarta. Jenis penelitian adalah survei, jenis data yang digunakan data kuantitatif. Sumber data yang digunakan data primer.  Populasi dan sampel seluruh karyawan bagian produksi berjumlah 36 orang. Teknik pengumpulan menggunakan kuesioner dan studi pustaka. Uji instrumen menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Uji asumsi klasik menggunakan uji Normalitas, Multikolinieritas, dan Heteroskedastisitas. Analisis regresi menunjukkan kesempatan berprestasi, lingkungan kerja, dan gaji berpengaruh positif terhadap produktivitas kerja karyawan. Uji t menunjukkan kesempatan berprestasi berpengaruh tidak signifikan karena p-value 0,709 > 0,05 maka Ho diterima. Sementara variabel lingkungan kerja dan gaji berpengaruh signifikan karena p-value 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak. Hasi uji F diperoleh p-value. 0,000 < 0,05, maka model yang digunakan dalam penelitian ini sudah tepat. Koefisien determinasi diperoleh nilai Adjusted R Square 0,567, berarti besarnya sumbangan pengaruh variabel independen (kesempatan berprestasi, lingkungan kerja, dan gaji) terhadap produktivitas kerja sebesar 56,7 %. Sisanya (100% - 56,7 %) = 43,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti, seperti: kepemimpinan, pengalaman kerja, masa kerja. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan gaji memiliki pengaruh signifikan terhadap produktivitas karyawan CV Nespes Sangu Swargo Surakarta, sementara kesempatan berprestasi tidak berpengaruh signifikan, dengan model penelitian yang valid dan variabel independen mempengaruhi 56,7% produktivitas kerja.
Assessing Divergent and Convergent Creativity in Early Childhood Drawings: A Multi-Task Deep Learning Approach Indarwati, Anik; Tupamahu, Frangky; Suharti, Suharti; Galih, Firsta Hannni Enggaring; Joshi, Satya Raj
Atfaluna Journal of Islamic Early Childhood Education Vol. 8 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Atfaluna: Journal of Islamic Early Childhood Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/atfaluna.v8i2.12434

Abstract

This study aims to develop and evaluate a deep learning model for the comprehensive assessment of divergent and convergent creativity dimensions. The dataset comprised 102 digital drawings obtained from Indonesian children aged 4 to 6 years using the Test for Creative Thinking - Drawing Production (TCT-DP). This study employed a quantitative model development approach, where ground-truth labels were derived from the 14 TCT-DP scoring criteria aggregated into divergent and convergent scores through label engineering. Using a Multi-Task Convolutional Neural Network (MT-CNN) based on MobileNetV2 architecture, the study analyzed extracted visual features to predict expert-rated scores. The results revealed a strong positive correlation (r = +0.51) between divergent and convergent thinking scores, challenging the traditional view of these processes as antagonistic and supporting an integrated model of creative cognition. From a technical perspective, the model demonstrated satisfactory predictive capability as a proof-of-concept, achieving a lower error rate for convergent scores (RMSE = 1.52) compared to divergent scores (RMSE = 1.97). It indicates that while structured convergent features are more machine-learnable, the abstract nature of divergent thinking remains a complex challenge. In conclusion, this study validates the feasibility of automated creativity assessment while offering empirical evidence for the interplay between generative and evaluative thinking in early childhood.
Deep learning and digital image transformation for identifying early childhood creativity Indarwati, Anik; Frangky Tupamahu; Firsta Hanni Enggaring Galih
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 11 No. 4 (2025): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020256600

Abstract

The assessment of creativity in early childhood is important for identifying developmental potential, yet existing methods such as manual scoring of the Test for Creative Thinking–Drawing Production (TCT-DP) are time-consuming and susceptible to subjectivity. This study proposes an automated framework combining Discrete Wavelet Transform (DWT) and Convolutional Neural Networks (CNNs) to support creativity assessment in children aged 5–8 years based on TCT-DP drawings. A dataset of 100 drawings, scored by expert raters, was preprocessed and decomposed using a two-level Daubechies db4 wavelet to extract spatial-frequency features. These features were used as inputs to a CNN model trained to classify creativity levels. Model performance was evaluated using accuracy, F1-score, ROC-AUC, and Pearson’s correlation with expert scores. The proposed model achieved 87% accuracy and a correlation of r = 0.74, indicating moderate agreement with expert ratings. While results suggest potential for improving efficiency and consistency, findings remain exploratory due to limited sample size.
Skrining Kesehatan Mental Dan Konsultasi Ruang Publik Untuk Pencegahan Bunuh Diri Pada Masyarakat Wonosari Aisa Rauf, Sri Ayu Mutmainah; Zulkarnain; Indarwati, Anik
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 7 No 1 (2026): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan skiring serta memberikan konsultasi tentang kesehatan mental kepada masyarakat yang memiliki permasalahan psikologis sebagai upaya pencegahan bunuh diri. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Wonosari, Kabupaten Boalemo. Alat tes yang digunakan dalam melakukan skrining adalah Depression, Anxiety and Stress Scales (DASS) merupakan salah satu alat ukur psikologi yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat keparahan ketiga gangguan yaitu depresi, cemas dan stres. DASS dengan jumlah item/gejala sebanyak 42 item dikenal dengan nama DASS-42. Alat ukut ini membedakan dengan jelas item/gejala dari setiap gangguan. Hasil kegiatan dari 17 orang yang di berikan skrining, 4 orang diantaranya mengalami permasalahan psikologis dan langsung di berikan konsultasi pelayanan psikologis oleh psikolog klinis.
KEMANDIRIAN ANAK USIA PRA SEKOLAH DITINJAU DARI IBU BEKERJA DAN TIDAK BEKERJA DI TK MUTIARA DESA PILOHAYANGA KECAMATAN TELAGA Indarwati, Anik; Duu, Fadelia
Elsia: Jurnal Psikologi Manusia Vol 1, No 1 (2022): Oktober 2022
Publisher : program studi psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/jpm.1.1.24-31.2022

Abstract

Independence can make children responsible for meeting their needs and foster self-confidence. Children who have independence can adapt to the environment and make children able to learn to overcome the difficulties they face. The independence of early childhood depends on the parenting applied in the family, especially the mother. Even though the mother has a job status, it is expected that the mother can have the expertise to fulfill her obligations as a housewife. This study aims to determine whether there are differences in children's independence in working and non-working mothers in Mutiara Kindergarten, Pilohayanga Village, Telaga District, Gorontalo Regency. This study used a quantitative method. The sample in this study amounted to 45 students. The sampling technique used was random cluster sampling. This study's results show a value of 229. The value is more significant than 0.05, and the calculated f value is 1.487. It is concluded that there is a difference between the level of independence of preschool children in working and non-working mothers.