Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia Di Indonesia Tahun 2023 Syaidatussalihah, Syaidatussalihah; Mala, Faiqotul; Permata, Reny Amalia; Khalil, Adawiyah Asti
JSN : Jurnal Sains Natural Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/jsn.v3i1.699

Abstract

The Human Development Index (HDI) is a composite indicator that reflects the quality of life of a population through three primary dimensions: health, education, and a decent standard of living. Improvements in HDI are supported by advancements across all its constituent factors. The dimension of long and healthy life is represented by the increase in life expectancy (LE), while the education dimension is captured through the rise in the mean years of schooling (MYS) and expected years of schooling (EYS). Additionally, the standard of living dimension is indicated by improvements in adjusted per capita expenditure. This study aims to analyze the factors that determine HDI in Indonesia in 2023 using multiple linear regression analysis. The data used in this study are secondary data sourced from the Central Statistics Agency in the form of Human Development Index data and the factors that influence it. The findings reveal that variables such as Life Expectancy (LE), Expected Years of Schooling (EYS), Mean Years of Schooling (MYS), and Adjusted Real Per Capita Expenditure significantly affect the Human Development Index in 2023. This is evidenced by an R-Square value of 0.9957, indicating that the independent variables collectively explain 99.57% of the variance in the dependent variable.
PKM Smart Economy Untuk Masyarakat Jamil, Muh; Ruslan, Andi; Ashdaq, Muhammad; Ahmad, Nur Isra’; Islamiah, Farida; Khalil, Adawiyah Asti; Hermanto, Andi
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program kemitraan masyarakat ini  bermitra dengan Pemerintah Kelurahan Bontonompo berlokasi Kabupaten Gowa, Kecamatan Bontonompo. Adapun masalah yang dihadapi adalah (1) kurangnya pemahaman pemasaran digital yang efektif  (2) Praktik pemasaran masih menggunakan model konvensional. Metode yang digunakan adalah: Metode Ceramah dan Praktik. Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya Pemasaran digital pada masyarakat Bontonompo  melalui ecommerce. Kata kunci: Pemasaran Konvensional, Pemasaran Digital,  Ecomerce
Pengaruh Ekonomi Digital dan Etika Bisnis Islami Terhadap Pembangunan Ekonomi Ningsih, Selly Kudrati; Syahrif, Airul; Khalil, Adawiyah Asti; Salsabila, Salsabila
EKSISBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan) Vol 9 No 2 (2025): EKSISBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan)
Publisher : STIES INDONESIA PURWAKARTA Dan MES PURWAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37726/p15bj755

Abstract

Penelitian ini muncul dari kebutuhan mendesak untuk mentransformasi ekonomi digital dan menerapkan etika bisnis Islami demi mendukung pembangunan ekonomi, terutama dalam konteks UMKM berbasis syariah di Indonesia. Digitalisasi telah menjadi salah satu pendorong utama pembangunan ekonomi, sementara etika bisnis Islami berperan sebagai fondasi moral dan tata kelola usaha yang adil. Namun, data menunjukkan bahwa adopsi digital di kalangan UMKM masih terbatas, terutama di daerah pedesaan, meskipun jumlah unit usaha syariah, khususnya di sektor perdagangan makanan dan minuman halal, terus meningkat. Ini menimbulkan pertanyaan tentang seberapa besar kontribusi ekonomi digital dan etika bisnis Islami terhadap pembangunan ekonomi. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sumber terkait lainnya. Analisis dilakukan melalui regresi linear berganda untuk menguji pengaruh variabel independen, yaitu ekonomi digital (X1) dan etika bisnis Islami (X2), terhadap pembangunan ekonomi (Y). Hasil regresi menunjukkan model yang signifikan dengan nilai R² = 0,999, yang berarti model ini dapat menjelaskan 99,9% variasi dalam pembangunan ekonomi. Nilai uji F dengan signifikansi p < 0,001 menunjukkan bahwa variabel independen berpengaruh secara simultan terhadap pembangunan ekonomi. Secara parsial, ekonomi digital memiliki koefisien sebesar 0,1586 dengan p-value 0,003, yang menunjukkan pengaruh positif meskipun relatif kecil. Di sisi lain, etika bisnis Islami memiliki koefisien yang lebih besar, yaitu 2,1316 dengan p-value 0,000, yang menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pembangunan ekonomi. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan etika bisnis Islami menjadi faktor yang lebih dominan dalam mendukung pembangunan ekonomi dibandingkan dengan aspek digitalisasi. Namun, penguatan kapasitas digital tetap diperlukan agar UMKM syariah dapat meningkatkan daya saing dan memberikan kontribusi yang optimal. Dengan demikian, penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara inovasi teknologi digital dan penerapan etika bisnis Islami dalam mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.