Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Implementing Backward Chaining Method in Expert System to Detect and Treat Rice, Chilli, and Corn Plant’s Pests and Diseases Anton Muhibuddin; Primaadi Airlangga; M. Mirza Sulthoni; Aries Budi Wicaksana
JITCE (Journal of Information Technology and Computer Engineering) Vol 2 No 02 (2018): Journal of Information Technology and Computer Engineering
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.2 KB) | DOI: 10.25077/jitce.2.02.71-75.2018

Abstract

Indonesia is an agrarian country which most of it’s citizens are farmer. There are various kind of decent plants to grow in Indonesia but most of them plant rice, corn, wheat, and sago as staple food. There other plants that is consumed not as main food but as subsidiaries, one of them are chilli pepper. Abundant variety of vegetation in Indonesia means that there are also many type of pests and diseases. An agriculture expert is needed to identify plant’s diseases and pest correctly. Meanwhile, the number of agriculture experts is insufficient to help massive amount of farmer whom have trouble in agriculture. This problem can be solved by using Expert System where farmers can detect the problem on their plants and finding treatment to cure their plants correctly them self. This research is mean to develop an Expert System Application in agriculture to identify diseases and pests based on their symptoms especially rice, chilli, and corn plants. This Expert System is based on web program using Backward Chaining Inversion which is deemed necessary to solve the case study’s problem. Responsive Web Based System can be accessed by user or client from many devices especially their smart phone help diagnose disease that occurs to their plant, more over, to solve the low rate of expert on agriculture.
Pelatihan Pembuatan Produk Olahan dari Kekayaan Alam Desa Gondangmanis Primaadi Airlangga; Mar’atus Sholihah; Vivi Haryani
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa gondangmanis yang asri banyak ditumbuhi pohon yang rindang. Tidak kalah dengan melimpahnya pohon jambu gondangmanis ternyata banyak sekali kekayaan alam yang dihasilkan. Jambu gondangmanis memiliki rasa yang lebih manis dari jambu biasanya karena di desa gondangmanis sendiri memiliki unsur hara yang lebih tinggi yang menjadikan buahnya lebih manis. Seiring dengan berjalannya waktu ada banyak kendala yang dihadapi dalam produk olahan tersebut diantaranya: mulai dari masa panen pohon jambu gondangmanis yang hanya dapat dipetik 3 kali dalam setahun, hasil olahan jambu yang memiliki masa simpan yang singkat (mudah basi) dan pembuatan olahan yang memakan waktu yang cukup lama. Untuk sektor buah-buahan merupakan hasil kekayaan alam yang banyak dihasilkan di desa gondangmanis. Buah-buahan yang dihasilkan antara lain yaitu: melon, pisang, pohon mengkudu, pisang, dll. Dengan banyaknya hasil kekayaan alam yang berasal dari desa gondangamanis sehingga menginspirasi kami untuk membuat olahan produk hasil kekayaan alam dan membuat pelatihan guna untuk menghasilkan produk dalam mendukung dalam pengembangan desa argowisata di desa Gondangmanis sehingga memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan serta kertampilan dan kekreatifan warga Desa Gondangmanis terkait pelaksanaan pelatihan pengolahan kekayaan alam desa Gondangmanis, menumbuhkan semangat baru buat warga desa Gondangmanis untuk meningkatkan variasi olahan dari kekayaan alam desa Gondangmanis, membantu masyarakat desa mengembangkan agrowisata serta meningkatkan ekonomi desa Gondangmanis.
Upaya Meminimalisir Volume dan Menambah Nilai Ekonomi Sampah di Pondok Pesantren Al-Fatich Primaadi Airlangga; Siti Nur Farida; Maya Wafiroh
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan bertambah banyaknya jumlah santri di pondok ini, menyebabkan semakin banyak sampah dilingkup pondok dengan tempat pembuangan yang tidak memadai. Penumpukan sampah ini disebabkan oleh kebiasaan santri yang sering membeli makanan diluar. Dampak dari kurangnya kesadaran akan kebersihan, baik dari lingkungan tempat tinggal dan pribadi, secara tidak disadari sampah menjadi menumpuk dan tidak terpilah. Secara umum, permasalahan yang di hadapi di pondok pesantren ini adalah rendahnya kesadaran santri akan pemahaman 3R dan belum memiliki pengetahuan cara mengolah sampah menjadi pupuk organic dan pemanfaatan sampah anorganik menjadi aneka produk kerajinan yang bernilai ekonomis. Masalah ini perlu mendapatkan sedikit sentuhan pengetahuan dan penyadaran untuk melakukan hidup bersih dan sehat dengan menerapkan prinsip 3R (re-use, reduse, dan recylcle). Oleh karena itu, diperlukan kegiatan yang bisa mendorong peran santri dalam pengolahan sampah menjadi produk yang bermanfaat melalui kegiatan pengabdian masyaraka seperti pengolahan sampah anorganik dapat diolah menjadi berbagai bentuk kerajinan yang bernilai ekonomis sedangkan untuk sampah organic dapat diolah menjadi pupuk dan dimanfaatkan pada tanaman sayur. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dalam upaya mengurangi volume dan meningkatkan nilai ekonomi sampah di pondok pesantren Al-fatich menghasilkan barang yang bermanfaat berhasil menurunkan volume sampah dan meningkatkan kebersihan dalam lingkungan pesantren sehingga sampah dapat memberi manfaat di bidang ekonomi bagi pesantren dengan cara mendaur ulang sampah seperti botol dan plastik menjadi berbagai kerajinan dan barang dengan fungsi yang beraneka ragam.
Pelatihan Desain Grafis di Desa Gondangmanis Sujono Sujono; Primaadi Airlangga; Syafi’uddin Syafi’uddin; Taufik Eko Yulianto
Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk membuat desa Gondangmanis terkenal di media sosial maka desa memerlukan sebuah label produk yang akan menjadi brand sendiri dari desa tersebut. Label produk ini menjadi penilaian bagi konsumen ataupun menjadi ciri dari desa Gondangmanis. Sehingga label produk harus dibuat dengan unik supaya dapat menarik bagi konsumen. Penggunakan desain produk yang unik di media sosial dapat menarik konsumen. Sembari memberikan informasi produk yang ada di desa Gondangmanis kepada khalayak umum dengan secara aktif di media sosial. Sektor pemasaran produk akan meningkat jika saja produk bisa diakses di media sosial dan produk akan dikenal secara luas. Khalayak sasaran kegiatan pelatihan desain grafis ini adalah kepada karang taruna yang diketua oleh Fathul Alim di desa Gondangmanis Kecamatan Bandarkedungmulyo kabupaten Jombang. Kegiatan ini berlangsung di rumah Ramadan yang ada di dusun Gondanglegi desa Gondangmanis dengan jumlah sekitar 10 orang yang telah disarankan dari karang taruna. Pada kegiatan ini menggunakan kolaborasi dari dosen-dosen Fakultas Teknologi Informasi Universitas KH. A. Wahab Hasbullah yang berpengalaman dalam merancang pembelajaran desain grafis. Kegiatan pengabdian ini memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan serta kreativitas pada remaja Karang Taruna dalam mendesain label produk yang unik dan menarik konsumen dari khalayak umum. Kegiatan pengabdian ini membantu dalam pengolahan agrowisata dalam hal desain grafis.
Pembuatan dan Pelatihan Pengoperasian Website Desa Agrowisata Gondangmanis Primaadi Airlangga; Harianto Harianto; Abdullah Hammami
Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perangkat desa Gondangmanis sebagian besar belum memahami sepenuhnya dalam penggunaan atau pengelolaan Website yang dikarenakan fasilitas IT yang ada di desa belum mendukung baik dari segi SDM atau fasilitas sarana prasarana sehingga berdampak pada kurang maksimalnya pelatihan Website yang pernah diikuti oleh perangkat desa Gondangmanis. Sebagai desa yang mengembangkan Agrowisata, website di era digital dengan penggunaan internet yang semakin merata di seluruh penjuru negeri mempermudah penyebaran informasi mengenai berbagai hal termasuk memasarkan tempat wisata yang biasa di sebut dengan E-Tourism. Sasaran dalam pelatihan sosialisasi pembuatan dan pengoperasian Website Desa kali ini melibatkan seluruh anggota perangkat Desa Gondang Manis Kec. Bandar Kedung Mulyo. Kegiatan ini bertujuan untuk (1) meningkatkan pengetahuan dan kemampuan perangkat desa dalam pembuatan website, dan (2) meningkatkan kemampuan perangkat desa dalam pengopersian dan pengelolaan website. Metode yang digunakan pada kegiatan ini melalui bentuk pelatihan secara fleksibel dapat membuat atau mengoperasikan website desa. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat pembuatan dan pelatihan pengoperasian wesbite desa agrowisata Gondangmanisadalah terciptanya website desa dan terdapat beberapa staff yang mampu mengelola web desa secara baik dan benar.
Optimalisasi Lahan Pekarangan dan Pengembangan Potensi Desa Gondangmanis Berkelanjutan dengan Media Polybag Primaadi Airlangga; Alawi Muhammad; Julian Dwi Kurniawan
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Gondangmanis memiliki obyek agrowisata yang menonjolkan jambu gondang manis. Sayangnya, obyek wisata tersebut belum didukung dengan lokasi sekitar yang membuat obyek wisata tersebut lebih menarik untuk dikunjungi. Dalam kegiatan pengabdian ini diupayakan agar lingkungan sekitar obyek agrowisata menjadi hijau dan menarik bagi pengunjung dengan menggunakan cara mengoptimalisasi lahan pekarangan warga sekitar untuk mendukung Desa Gondangmanis sebagai desa wisata juga dilakukan untuk menanggulangi kondisi pandemi yang saat ini terjadi pada skala internasional. Dengan pemanfaatan lahan pekarangan dengan polibag sebagai tempat media tanam maka warga dapat memenuhi kebutuhan sayur harian sehingga warga dapat lebih mandiri dan hemat. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah banyaknya ibu-ibu PKK berinovasi serta semangat dalam mengoptimalkan lahan pekarangan di desa Gondangmanis.
Pelestarian Budaya Islami Hadrah Desa Gondangmanis M Dzikrul Hakim Al Ghozali; Primaadi Airlangga; Mohammad Arif Taufiqurrohman; Arum Fitrianingsih
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ironis sekali jika budaya yang merupakan sebuah identitas sebuah bangsa akan kehilangan jati dirinya. Berbagai faktor yang melatarbelakangi hal ini, di antaranya adalah kurang adanya kesadaran bahwa urgensi dari sebuah budaya menjadi ciri khas suatu daerah oleh masyarakat terutama generasi millenial. Budaya hadrah yang telah berjalan bertahun-tahun semakin hari semakin hilang. Maka perlu adanya rekontruksi dan reformasi ulang sebuah organisasi, komunitas atau grup. Hal ini dilakukan untuk menampung aspirasi, ide-ide yang inovatif dan kreatif. Tidak sebatas itu, grup ini akan menjadi sarana komunikasi dan interaksi antar pemuda, umtuk memperkuat keorganisasian dan program jauh ke depan. Karena pada dasarnya budaya akan bergerak secara dinamis jika sebuah struktural terbentuk dengan program yang sistematis. Kegiatan pengabdian masyarakat yang sudah dilakukan sejauh ini, luaran yang sudah dicapai adalah terbentuknya grup hadroh banjari baru di TPQ milik Bapak Imam Khusaini serta adanya koordinasi dengan jam'iyyah Muhibbin terkait pendampingan serta rutinitas pelatian dalam agenda rutin satu minggu sekali sehingga memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan serta keterampilan pada target sasaran, yakni siswa sekolah dasar dan menengah dalam lembaga Taman Pendidikan Al-Quran dusun Prayungan desa Gondangmanis, memberikan wawasan dan pengetahuan tentang kebudayan islam dan urgensinya di era modern, membantu menumbuhkan semangat menjaga serta semangat dalam melestarikan budaya hadroh agar dapat mengembangkan bakat dan keterampilan, serta menguatkan budaya islam yang ada di desa Gondangmanis dalam wujud komunitas dan organisasi.
Pemanfaatan Umbi Gadung untuk Pengendalian Tikus di Desa Jatiwates Kecamatan Tembelang Jombang Primaadi Airlangga; Ambar Susanti; Ainul Mu’arofati Zahro; Sopfi Hidayatul Choir; Winarti Wina
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasper.v3i1.2474

Abstract

Utilization of Gadung Tubers (Dioscorea hispida) for Control of Rats, was carried out in Jatiwates Village, Tembelang District, Jombang Regency, from Octobe, 28 to Novembe, 08 2021. The partner for emporwerment community activities is the Farmers Group Association (GAPOKTAN) Jatiwates Village, Tembelang District. While the target audience is the farmers who are members of the farmer group as many as 25 participants. The objectives are; 1) provide information about the use of gadung tuber as raw material for controlling rat pests, 2) increase development in utilizing gadung tuber extract for controlling rats in food crops in Jatiwates Village, Tembelang District. The expected outputs are; 1) the farming community can know about the use of gadung tubers as raw material for controlling rat pests, 2) the use of gadung tuber extract for controlling rats, is expected to help and complete strategies for controlling rats to the maximum and reducing the impact of poisoning and environmental pollution. The results of the activity resulted in a fairly good difference in knowledge and skills after the target audience received socialization and training, namely 37% and 19%. The attitude towards the effectiveness of the rat birth control pill was around 15%. Further these implementation needs to be done in providing information and training on rat pest control strategies to farmers. In addition, testing the success of this rat birth control pill needs to be done, considering that environmental factors such as rainfall and stagnant water affect the effectiveness of giving birth control pills.
Peningkatan Motivasi Belajar melalui Game Edukatif di Era New Normal Moh. Anshori Aris Widya; Primaadi Airlangga; Ninik Lailatul Husna; Dwi Widianingsih
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesulitan pendampingan belajar oleh orangtua juga ditemui pada mata pelajaran tertentu yang dirasa sulit seperti matematika, dan bahasa Inggris. Sehingga apabila materi yang sulit dan disampaikan dengan media yang susah dipahami membuat siswa Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah di Desa Gondangmanis kurang antusias ketika belajar online. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya rasa ketertarikan dan kurangnya perhatian siswa untuk mengikuti pembelajaran yang sedang berlangsung. Selain itu materi yang disampaikan tidak dapat diserap dengan baik karena media yang digunakan oleh guru kurang menarik atau bersifat monoton. Ketika hal ini terjadi pada tahap pembelajaran dasar siswa akan mengalami kesulitan mengikuti materi-materi pembelajaran selanjutnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan pemanfaatan game edukasi untuk proses belajar online yang menyenangkan dan memiliki tujuan meningkatkan kemampuan dan pemahaman siswa dengan mudah dan menyenangkan melalui game edukasi “Happily Learn”, membantu proses pendampingan belajar melalui pemanfaatan media belajar game edukasi “Happily Learn”. Hasil dari kegiatan ini bermanfaat memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan mengenai belajar mudah dan menyenangkan, menumbuhkan semangat motivasi belajar siswa SD dan MI di Desa Gondangmanis, membantu guru untuk memberikan media yang disukai siswa, dapat digunakan dengan mudah, menyenangkan dan dapat mudah untuk memahami materi yang diberikan.
Upaya Peningkatan Kesadaran Keamanan Pangan Melalui Sosialiasi Test Kit Boraks Di Desa Jatiwates Kabupaten Jombang Primaadi Airlangga; Yessita Puspaningrum; Anggi Indah Yuliana; Ainul Muarofati Zahro; Nur Ihsan Nudin; Ahmad Chaerrurriziq; Cristina Siti Rhomadhoni
UN PENMAS (Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri) Vol 2 No 1 (2022): UN PENMAS Vol 2 No 1
Publisher : LPPM Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/un-penmas.v2i1.1731

Abstract

Keamanan pangan menjadi salah satu faktor penting dalam penyediaan pangan sehat bagi keluarga. Keberadaan boraks yang marak ditemukan dalam bahan pangan menjadi salah satu ancaman keamanan pangan masyarakat. Oleh karena itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait pentingnya keamanan pangan bagi keluarga dan cara mendeteksi kandungan boraks melalui penggunaan test kit boraks. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada Bulan November 2021 dengan sasaran ibu kader PKK Desa Jatiwates Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat terdiri atas beberapa tahapan antara lain survei awal mitra, perancangan alat test kits boraks dan sosialisasi test kit boraks pada mitra. Kegiatan sosialiasi test kit boraks memberikan dampak dalam peningkatan pengetahuan peserta terhadap pentingnya aspek keamanan pangan bagi keluarga. Selain itu kegiatan ini memberikan pengalaman langsung terkait deteksi kandungan boraks secara murah dan efisien. Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini karena sifat teknologi yang digunakan cukup mudah untuk diadopsi oleh masyarakat.