Articles
Pelatihan Pendampingan Siswa Berkebutuhan Khusus Bagi Guru SD Pertiwi Makassar
Jafar, Eka Sufartianinsih;
Ansar, Wilda;
Bungawali, Andi Nahliah;
Wahyuni, Andi Fitri
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/iptek.v4i2.68701
Abstract. This Community Service activity is carried out at SD Pertiwi Makassar which is an inclusive school, almost every class has students with special needs. Pertiwi Makassar Elementary School has obstacles in assisting students with special needs, ranging from knowledge, special assistants, to supporting facilities (facilities and infrastructure) for students with special needs. So far, not all students with special needs have Special Accompanying Teachers (GPK), so more students with special needs are only accompanied by class teachers during learning. This program aims to enable teachers to recognize and understand how to assist students with special needs, so that teachers can assist students with special needs with assistance that suits the needs and conditions of students. The provision of psychoeducation in the form of assistance training for students with special needs can increase the understanding and knowledge of teachers to be able to assist students with special needs with assistance that suits their needs that are different from regular student.
Pengaruh Cognitive Behavior Therapy berbasis Kelompok untuk Meningkatkan Kemampuan Regulasi Emosi pada Remaja
Wahyuni, Andi Fitri
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 6, No 1 (2025): Indonesian Journal of Social and Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/ijses.v6i1.74045
Abstrak. Remaja mengalami ketidakstabilan emosi yang dapat menyebabkan perilaku maladaptif seperti agresi verbal, merokok, dan menarik diri. Kurangnya kemampuan regulasi emosi menjadi akar dari berbagai permasalahan perilaku pada remaja. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh Cognitive Behavior Therapy (CBT) berbasis kelompok dalam meningkatkan kemampuan regulasi emosi pada siswa SMP Negeri Y Mlati Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang siswa Perempuan yang memiliki masalah kesehatan mental berdasarkan hasil skrining kesehatan mental. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu Emotion Regulation Questionnaire (ERQ). Metode analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Cognitive Behavior Therapy (CBT) berbasis kelompok efektif untuk meningkatkan kemampuan regulasi emosi menggunakan stategi cognitive reappraisal (Z= -2,533; p= 0,011; p <0,05), tetapi pada kemampuan regulasi emosi menggunakan expressive suppression tidak menunjukkan perubahan yang signifikan (Z= -0,771; p= 0,441; p> 0,05) pada siswa di SMP Negeri Y Mlati Yogyakarta. Kata Kunci: regulasi emosi, cognitive behavior therapy, intervensi kelompok
Program Pencegahan Kekambuhan Orang dengan Skizofrenia
Wahyuni, Andi Fitri;
Fakhri, A Muhammad Nur;
Bungawali, Andi Nahliah
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3: Mei 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/joongki.v4i3.9148
Program ini bertujuan untuk mencegah kekambuhan Orang Dengan Skizofrenia (ODS) di Dusun X. Berdasarkan analisis kebutuhan, terdapat sekitar 11 ODS di dusun tersebut dengan tingkat kekambuhan tinggi yang disebabkan oleh ketidakpatuhan minum obat, kurangnya pengetahuan keluarga tentang skizofrenia, dan stigma masyarakat. Intervensi yang dilakukan meliputi psikoedukasi kepada caregiver dan masyarakat mengenai skizofrenia, advokasi kepada kader jiwa dan ketua RT, serta sosialisasi melalui media poster dan leaflet. Hasil intervensi menunjukkan peningkatan jumlah ODS yang melakukan pengobatan rutin dari 4 menjadi 7 orang, peningkatan kesadaran caregiver tentang pentingnya pengobatan dan pelibatan ODS dalam aktivitas ringan, serta penurunan stigma di masyarakat. Meski demikian, follow up menunjukkan adanya tantangan keberlanjutan dimana 3 dari 7 ODS kembali tidak melakukan pengobatan. Psikoedukasi berkelanjutan dan program rehabilitasi sosial menjadi rekomendasi utama untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pemulihan ODS.
Membangun Komunikasi Efektif dalam Tim Kerja pada Head Officer di PT. Barru Barakah Properti
Wahyuni, Andi Fitri;
Febrian, Fauzah Putri;
Cahaya, Fitri
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : CV. Science Tech Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69930/scitec.v2i2.399
Komunikasi efektif merupakan aspek penting dalam menciptakan kerja sama tim yang produktif dan harmonis, terutama pada struktur kerja yang melibatkan tenaga outsourcing. PT. Barru Barakah Properti sebagai perusahaan properti di Sulawesi Selatan menghadapi tantangan dalam membangun komunikasi yang kuat antara Head Officer (HO) dan tenaga outsourcing yang berasal dari latar belakang kerja berbeda. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk seminar berjudul "Membangun Komunikasi Efektif dalam Tim Kerja", yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan komunikasi interpersonal tim HO. Seminar dilaksanakan secara luring pada 8 Mei 2025 di Menara Bosowa lantai 10 dan diikuti oleh 20 peserta. Metode yang digunakan adalah psikoedukatif berbasis experiential learning, dengan evaluasi melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner digital. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor rata-rata dari 49 menjadi 92, serta penurunan standar deviasi dan peningkatan skor minimal, yang menandakan peningkatan pemahaman secara merata di antara peserta. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan komunikasi berbasis pengalaman dapat secara efektif meningkatkan kompetensi komunikasi dalam tim kerja. Kegiatan ini menegaskan pentingnya pengembangan keterampilan komunikasi sebagai fondasi kepercayaan, empati, dan keterbukaan dalam lingkungan kerja lintas struktur.
Pelatihan Deteksi Dini Siswa Berkebutuhan Khusus Bagi Orangtua dan Guru di SD Pertiwi Makassar
Jafar, Eka Sufartianinsih;
Ansar, Wilda;
Bungawali, Andi Nahliah;
Wahyuni, Andi Fitri
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak – Mitra Program Kemitraan ini adalah SD Pertiwi Makassar. Sekolah SD Pertiwi Makassar memiliki keterbatasan dalam mendampingi siswa berkebutuhan khusus, mulai dari segi pengetahuan, tenaga pendamping khusus, fasilitas (sarana dan prasarana) pendukung bagi siswa berkebutuhan khusus. Pelatihan Deteksi Dini Siswa Berkebutuhan Khusus Bagi Orangtua dan Guru di SD Pertiwi Makassar. Program ini bertujuan agar guru mampu untuk mendeteksi tanda-tanda anak berkebutuhan khusus dan memahami cara pendampingan anak berkebutuhan khusus di rumah dan di sekolah, sehingga orangtua dan guru dapat mendampingi siswa berkebutuhan khusus dengan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi siswa secara konsisten di lingkungan rumah maupun di sekolah. Harapannya materi pelatihan yang diberikan akan memberikan manfaat bagi orangtua dan guru di SD Pertiwi Makassar untuk memahami kondisi siswa berkebutuhan khusus dan mampu mendampingi siswa berkebutuhan khusus dengan baik. Adapun metode yang digunakan adalah dengan pemberian ceramah, role play deteksi dini menggunakan buku panduan deteksi dini anak berkebutuhan khusus, serta diskusi kasus antara orangtua dan guru. Berdasarkan hasil pretest dan posttest sebelum dan setelah pelatihan dilakukan, terdapat peningkatan skor yang signifikan (p=0.031
Religiosity Orientation as A Moderator Between Depression and Suicidal Ideation
Wahyuni, Andi Fitri;
Wardana, Rezky Eka;
Lathifahani, Rahma
HUMAN: South Asian Journal of Social Studies Vol 5, No 2 (2025): HUMAN: South Asian Journal of Social Studies
Publisher : HUMAN: South Asian Journal of Social Studies
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/human.v5i2.81273
Abstract. This research explores the connection between depression and suicidal ideation, focusing on whether an individual's religious orientation influences this link. While depression is widely recognized as a major contributor to suicidal thoughts, individual responses to psychological distress vary. One possible moderating factor is how a person engages with and interprets their religious beliefs. Employing a quantitative design with a moderated regression analysis (MRA), the study surveyed 299 university students aged 18–24 from the Greater Jakarta (Jabodetabek) area. Data were collected using validated instruments that assessed depression, suicidal ideation, and religious orientation. The findings indicate that religious orientation plays a moderating role, weakening the association between depression and suicidal ideation. Furthermore, subgroup analysis based on gender demonstrated that the moderating influence of religious orientation is more pronounced in male participants than in females. These insights underscore the potential of religious orientation as a psychological buffer against depression-induced suicidal ideation and highlight its relevance in designing effective prevention and intervention programs. Keywords: depression, suicidal ideation, religiosity, religious orientation, moderation
Efektifitas Psikoedukasi Manajemen Stress Dalam Bentuk Infografis
Salsabila Rezky Almunjiah;
Nurfatimah Ali;
Novi Yanti Pratiwi;
Andi Fitri Wahyuni
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59435/menulis.v1i12.744
Manajemen stres kerja merupakan salah satu isu penting yang perlu diperhatikan dalam sebuah instansi, mengingat stres dapat berdampak pada produktivitas, motivasi, serta kesejahteraan fisik dan mental karyawan. Kegiatan magang ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab stres kerja yang dialami karyawan serta memberikan intervensi awal berupa psikoedukasi manajemen stres melalui media infografis. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan dan wawancara mendalam untuk menggali permasalahan yang muncul dalam lingkungan kerja. Selain itu, dilakukan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pemahaman karyawan sebelum dan setelah menerima psikoedukasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan terkait manajemen stres, yang menandakan bahwa media psikoedukasi berbentuk infografis dapat menjadi sarana efektif dalam membantu karyawan memahami dan mengelola stres yang dialami selama bekerja. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi perusahaan dalam menyediakan program pendukung kesehatan mental karyawan.
Construct Validity Analysis of the Job Crafting Scale in the Teacher Population
Wardana, Rezky Eka;
Wahyuni, Andi Fitri
Indonesian Journal of Educational Studies Vol 28, No 2 (2025): Indonesian Journal of Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/ijes.v28i2.80904
Abstract. The purpose of this study was to test the construct validity of the Job Crafting Scale, which was adapted from Tims et al (2012). In this study, the Job Crafting Scale consists of 30 items across four categories. The sample in this study was 300 teachers from the provinces of Banten and Lampung using a non-probability sampling technique. The factor analysis method used in this study is CFA (confirmatory factor analysis) using MPlus version 7. The test results show that two items in the initial model have negative factor loadings: items 8 and 9. Although the unidimensional model is supported, the residual correlation is 57 times the threshold, so the bad items are dropped. After the analysis, the final model includes five remaining items: 3, 12, 13, 14, and 16. Still, the model satisfies the assumptions of one-dimensionality and local independence, thereby meeting the requirements of a good measuring instrument.Keywords: construct validity, job crafting scale
Menolong Tanpa Terseret: Strategi Cerdas Menghadapi Vicarious Trauma
Wahyuni, Andi Fitri;
Asyifah Nur Fahrani;
Kezia Arshiliaty Padadi;
Muhammad Alim Balyah Masdar;
Nurul Khalishah Ufairah Azhaar
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69930/scitec.v2i4.632
Pegawai Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) memiliki risiko tinggi mengalami vicarious trauma akibat paparan berulang terhadap cerita kekerasan dan kondisi traumatis korban. Paparan tersebut dapat menyebabkan perubahan kognitif dan emosional yang memengaruhi kesehatan mental, kualitas layanan, serta keberfungsian kerja. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan awareness dan pemahaman pegawai mengenai vicarioustrauma, mekanisme psikologis yang mendasarinya, serta strategi pencegahannya. Metode pelaksanaan meliputi need assessment melalui wawancara mendalam dengan Pengelola Layanan Operasional dan Manajer Kasus, dilanjutkan dengan psikoedukasi berbasis poster visual yang disebarkan kepada seluruh pegawai UPT PPA. Efektivitas i diukur menggunakan desain pre-testdan post-test yang dianalisis dengan Paired Sample t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 16.14 meningkat menjadi 47.57 pada post-test (t = -41.826; p = 0.000). Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi mampu memberikan pengetahuan baru yang bermakna, membantu peserta mengenali tanda vicarious trauma, serta memahami strategi coping yang adaptif. Secara keseluruhan, psikoedukasi menjadi intervensi preventif yang efektif dalam mendukung kesehatan mental dan ketahanan emosional pegawai UPT PPA.
Adaptasi Skala PTGI (Posttraumatic Growth Inventory) Pada Orang Tua Anak Pengidap Kanker Leukemia
Abdillah, Andi Arif;
Ridfah, Ahmad;
Wahyuni, Andi Fitri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.15365
Parents of children with leukemia often face traumatic experiences that significantly affect their psychological well-being; however, these experiences may also lead to positive psychological changes known as posttraumatic growth. Measuring posttraumatic growth requires a valid and reliable instrument that is appropriate to the cultural context and population characteristics. This study aimed to adapt and examine the psychometric properties of the Posttraumatic Growth Inventory (PTGI) for parents of children with leukemia in Indonesia. A quantitative psychometric approach was employed, involving 121 parents as participants. Data analysis included content validity testing through expert judgment, item discrimination analysis, factorial validity using Confirmatory Factor Analysis (CFA), reliability testing, and score norming. The results of content validity analysis indicated Aiken’s V coefficients ranging from 0.80 to 0.90. From the initial 21 items, 16 items met the criteria for item discrimination and factorial validity, forming five PTGI dimensions. Reliability analysis demonstrated high internal consistency, with Cronbach’s Alpha of 0.915 and McDonald’s Omega of 0.917. Norming procedures yielded five levels of posttraumatic growth. These findings indicate that the adapted PTGI is valid, reliable, and suitable for assessing posttraumatic growth among parents of children with leukemia in Indonesia.