Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PKM Sosialisasi Kewirausahaan dan Dana KUR bagi Pelaku Usaha bagi Pelaku UMKM di Desa Tapian Nauli III Kec Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah. Hendra Sahputra; Putra Kaslin Hutabarat; Khiril Safli Pohan; Amaludin Sikumbang; Alfansuri Tanjung
Jurnal Pengabdian Masyarakat Disiplin Ilmu (JPMASDI) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Multi Disiplin Ilmu
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpmasdi.v2i2.4337

Abstract

Tujuan pelaksanaan Pengabdian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah memberikan edukasi dan sosialisasi pentingnya memahami persyaratan admistrasi dan ketentuan lainnya sebagai syarat permohonan pinjaman dana KUR kepada bank sehingga program KUR yang di jalankan pemerintah pusat dapat dimanfaatkan pelaku usaha UMKM di Desa Tapian Nauli III Kecamatan Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah. Metode pelaksanaan kegiatan kewirausahaan dan sosialisasi dan KUR bagi pelaku UMKM diawali dengan tahap persiapan dan kordinasi dengan Kepala Desa Tapian Nauli III, dilanjutkan tahap pelaksanaan sosialisasi dan Tanya jawab dan diskusi. Diharapkan melalui kegiatan ini akan memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM untuk pengembangan usaha dan memahami proses pengurusan administrasi serta syarat pengajuan pinjaman dana KUR yang berlaku di bank Pemerintah seperti bank BRI, Bank Mandiri dan Bank BNI
PKM SOSIALISASI PROGRAM DANA KUR & PERIZINAN UMKM DI DESA BARAMBANG KECAMATAN SOSORGADONG KABUPATEN TAPANULI TENGAH Mhd. Shafwan Koto; Heriyawan Hutagalung; Jeniusman Ahmad Hutagalung; Alfansuri Tanjung
Pengabdian Deli Sumatera Vol 3 No 1 (2024): Artikel Riset Pengabdian Volume 3 Nomor 1. Januari 2024
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pelaksanaan Pengabdian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah (1) pemahaman dalam pentingnya Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Perizinan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bagi masyarakat Desa Barambang Kecamatan Sosorgadong Kabupaten Tapanuli Tengah. Metode pelaksanaan kegiatan sosialisasi Program Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Perizinan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bagi masyarakat Desa Barambang Kecamatan Sosorgadong Kabupaten Tapanuli Tengah, meliputi 3 tahapan, yaitu : (1) Tahap Persiapan Sosialisasi, (2) Tahap Pelaksanaan Sosialisasi, (3) Tahap Evaluasi Akhir. Mitra pengabdian masyarakat PKM adalah Desa Barambang, Kecamatan Sosorgadong, Kabupaten Tapanuli Tengah. Program ini dilaksanakan salah satu upaya untuk menambah wawasan masyarakat terutama para UMKM di Desa Barambang dalam memahami pentingnya Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Perizinan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dalam mendukung UMKM yang ada di Desa Barambang, Kecamatan Sosorgadong, Kabupaten Tapanuli Tengah.
PENGOLAHAN MINUMAN SEHAT SUJEL UNTUK MENINGKATKAN PENGHASILAN UMKM MASYARAKAT DESA TAPIAN NAULI I Delita Sihotang; Hadijah Sipahutar; Indra Setiawan Hutabarat; Heriyawan Hutagalung; Alfansuri Tanjung
Pengabdian Deli Sumatera Vol 3 No 2 (2024): Artikel Pengabdian Juli 2024
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the tri dharma of higher education is that lecturers are required to do community service. STIE Al Washliyah Sibolga supports lecturers in carrying out community service according to their areas of expertise. One of the areas of expertise at STIE Al Washliyah Sibolga is related to entrepreneurship. Basically, the purpose of community service is to provide new ideas about entrepreneurship and build a creative and entrepreneurial spirit, especially for young people at Desa Tapian Nauli I. The targeted result with dedication is to provide entrepreneurship counseling to build a creative and entrepreneurial spirit for beginners. The expected creative abilities are creative and innovative abilities which form the basis of an entrepreneurial spirit to achieve success. The entrepreneurial spirit can encourage an independent, creative and innovative mentality, be responsible and not give up easily when starting a business. It is hoped that this counseling will run well and the insight of young people at Desa Tapian Nauli I will increase.
Pengaruh Sarana Prasarana dan Pendelegasian Wewenang terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Ira Riswani; Hadijah Sipahutar; Alfansuri Tanjung
Jurnal Ekonomi Bisnis Digital Vol 5 No 1 (2026): Artikel Bulan Maret 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebidi.v5i1.413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sarana prasarana dan pendelegasian wewenang terhadap kepuasan kerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, dan pegawai honorer. Karena jumlah populasi relatif terbatas, seluruh anggota populasi dijadikan sampel penelitian melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda yang didahului dengan uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan sarana prasarana dan pendelegasian wewenang berpengaruh terhadap kepuasan kerja pegawai. Secara parsial, sarana prasarana tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Sebaliknya, pendelegasian wewenang berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa pegawai lebih merasakan dampak positif dari adanya kepercayaan dan pelimpahan tanggung jawab yang diberikan pimpinan dibandingkan dengan kondisi sarana prasarana yang tersedia. Pendelegasian wewenang yang efektif mampu meningkatkan rasa percaya diri, tanggung jawab, motivasi kerja, serta perasaan dihargai dalam melaksanakan pekerjaan sehingga berdampak pada meningkatnya kepuasan kerja. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa organisasi perlu menerapkan pendelegasian wewenang secara lebih efektif serta tetap menjaga ketersediaan sarana prasarana yang memadai guna mendukung terciptanya kepuasan kerja pegawai dan peningkatan kualitas pelayanan.
OPTIMALISASI STRATEGI PEMASARAN DIGITAL PADA USAHA PRODUKSI TAHU DAN TEMPE “ BERKAH ” DI DESA KEBUN PISANG KECAMATAN BADIRI KABUPATEN TAPANULI TENGAH Nova Zulfani Panggabean; Kaharuddin; Alfansuri Tanjung; Nur’ainun Hasibuan; Hendra Saputra; Hadijah Sipahutar; Nelly Azwarni Sinaga
JUBDIMAS ( Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 4 No 2 (2025): Artikel Pengabdian September 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jubdimas.v4i2.399

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pelaku usaha produksi tahu dan tempe usaha ‘Berkah” dalam mengembangkan strategi pemasaran digital yang lebih efektif. Melalui kegiatan ini, pelaku usaha diberikan edukasi mengenai pentingnya pemasaran dengan menggunakan media digital, langkah-langkah dalam membangun identitas usaha, serta pengenalan dasar pemasaran digital seperti pemanfaatan WhatsApp Business dan media sosial. Meskipun implementasi fisik dari merek dan logo belum menyebar hingga akhir kegiatan, pelaku usaha telah memahami secara menyeluruh konsep dasar membangun merek dan menunjukkan kesiapan untuk menerapkannya dalam waktu dekat. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam membangun kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya identitas produk dan strategi pemasaran digital sebagai faktor kunci dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha produksi makanan tradisional. Hasil kegiatan ini juga dapat dijadikan model pendekatan serupa untuk usaha produksi lain di wilayah lokal. Selama pelaksanaan, pelaku usaha diberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya merek dalam meningkatkan daya saing produk, teknik dasar membangun merek dan logo, serta strategi pemasaran digital sederhana seperti penggunaan WhatsApp Business dan media sosial untuk promosi. Meskipun hingga akhir kegiatan pemasaran digital diterapkan, pelaku usaha telah menunjukkan pemahaman konseptual yang kuat dan kesiapan untuk mengembangkan identitas produk secara bertahap. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas pelaku usaha dalam memahami strategi pemasaran dan branding menjadi modal awal yang sangat penting bagi perkembangan usahanya ke depan. Kegiatan ini juga memberikan model pendekatan yang dapat direplikasi pada usaha kecil sejenis untuk meningkatkan daya saing lokal.
PENGARUH KESIAPAN MASYARAKAT TERHADAP TINGKAT AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL (IKD) DI KOTA SIBOLGA Jeniusman Ahmad Hutagalung; Nur’ainun Hasibuan; Hendra Saputra; Alfansuri Tanjung; Nova Zulfani Panggabean; Hadijah Sipahutar
Jesya Vol 9 No 1 (2026): Artikel Riset Januari 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i1.2557

Abstract

Identitas Kependudukan Digital (IKD) merupakan salah satu program inovatif yang digagas Kementerian Dalam Negeri dalam rangka digitalisasi layanan administrasi kependudukan. Program ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat mengakses identitas kependudukan secara digital, menggantikan atau melengkapi penggunaan dokumen fisik seperti Kartu Penduduk Elektronik (KTP-el) dengan aplikasi berbasis teknologi. IKD diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelayanan, memberikan kemudahan bagi masyarakat, serta mewujudkan administrasi kependudukan yang lebih modern dan terintegrasi. Berdasarkan Laporan Pelaksanaan Administrasi Kependudukan Kota Sibolga bulan November 2024, tercatat hingga bulan November, sebanyak 70.404 penduduk Kota Sibolga telah melakukan perekaman KTP-el dan sebanyak 4.777 jiwa atau 6,78% telah melakukan aktivasi IKD. Angka ini masih sangat kecil jika dibandingkan dengan target nasional sebesar 25% yang kemudian ditingkatkan lagi menjadi 30% atau 21.121 jiwa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus tunggal agar dapat memberikan gambaran yang mendalam tentang kesiapan masyarakat Kota Sibolga dalam melakukan aktivasi IKD dan juga dapat memberikan informasi yang rinci dan kontekstual tentang fenomena yang diteliti. Meskipun begitu, aplikasi IKD tidak serta merta diterima oleh banyak masyarakat.