Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Budaya Organisasi dan Self Efficacy terhadap Kinerja karyawan pada PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar di Era Pandemi Covid 19 Gorap, Stefanie Inggried
Bata Ilyas Educational Management Review Vol. 2 No. 2 (2022): July - December
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/biemr.v2i2.257

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan, pengaruh self efficacy terhadap kinerja karyawan, serta untuk menganalisis pengaruh secara bersama-sama budaya organisasi dan self efficacy terhadap kinerja karyawan pada Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar di era pandemi covid 19. Untuk memudahkan penelitian maka digunakan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner dengan menggunakan uji instrumen penelitian, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, analisis koefisien korelasi dan determinasi serta pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi memberikan dampak dalam meningkatkan kinerja karyawan, kemudian pengaruh self efficsacy terhadap kinerja karyawan di masa pandemi covid 19, dimana temuan ini menemukan bahwa self eficacy memberikan dampak yang bermakna dalam meningkatkan kinerja karyawan pada PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar. Selanjutnya pada penelitian ini menemukakan bahwa budaya organisasi dan self efficacy secara bersama-sama (simultan) memberikan pengaruh terhadap kinerja karyawan.
Analisis Determinan Kesiapan Berubah di Era Pandemi Covid 19 (Study Kasus pada PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar Gorap, Stefanie Inggried
Bata Ilyas Educational Management Review Vol. 2 No. 2 (2022): July - December
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/biemr.v2i2.258

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh employee engagement terhadap kesiapan berubah, pengaruh work value terhadap kesiapan berubah, serta untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh secara bersama-sama atau serempak employee engagement dan work value terhadap kesiapan berubah di era pandemi covid pada perusahaan PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar. Teknik pengumpulan data melalui pengamatan langsung pada perusahaan dan melakukan penyebaran kuesioner. Adapun yang menjadi responden adalah karyawan yang bekerja pada PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar yang berjumlah sebanyak 57 orang responden. Metode analisis yang digunakan adalah uji instrument penelitian (uji validitas dan reliabiltias), uji asumsi klasik (uji normalitas, multikolineritas dan heterokedastisitas), analisis regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis (uji t dan uji f), dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa employee engagement berpengaruh signifikan terhadap kesiapan berubah. Work value berpengaruh signifikan terhadap kesiapan berubah. Kemudian dari hasil pengujian serempak ditemukan bahwa employee engagement dan work value berpengaruh secara simultan atau bersama-sama terhadap kesiapan berubah pada PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) 4 Makassar.
The Impact of The Amount of The South Sulawesi Koni Grant Budget on The XXI PON Aceh-Sumut 2024 Syafir, Muhammad Isnawan; Saleh, M. Sahib; Saleh , Muh. Syahrul; Muslim, Muslim; Gorap, Stefanie Inggried
Journal Coaching Education Sports Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/wpq86210

Abstract

A This study aims to analyze the impact of grant funding allocations on the performance of athletes from South Sulawesi in preparation for the 2024 National Sports Week (PON XXI) in Aceh–North Sumatra. The research employs a descriptive qualitative approach using a case study method. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation from various online news sources, including KONI South Sulawesi. The findings reveal that although a total grant of IDR 31.5 billion was allocated for PON XXI—IDR 17.5 billion for KONI South Sulawesi and IDR 14 billion for the South Sulawesi Youth and Sports Office (Dispora)—athlete performance declined, with South Sulawesi ranking 16th out of 39 provinces. In contrast, during PON XIX in West Java in 2016, a budget of IDR 80 billion resulted in 12 gold medals and a 12th-place finish out of 34 provinces. At PON XX in Papua in 2021, with a budget of IDR 30 billion, South Sulawesi earned 11 gold medals and ranked 11th out of 34 provinces. Several factors were found to affect the effectiveness of grant utilization, including delayed fund disbursement, lack of transparency, and insufficient strategic planning in athlete development and training program implementation. Moreover, weak coordination among local government, KONI, and sports federations led to inefficiencies in the distribution and use of funds. The study concludes that the amount of grant funding does not necessarily correlate with improved athletic performance unless supported by an effective, transparent, and accountable management system.
Tinjauan Perspektif Mahasiswa: Kebersihan Lingkungan Kampus dan Implikasinya terhadap Proses Belajar Sianipar, Rimma; Fauziah, Fauziah; Gorap, Stefanie Inggried
UNM Environmental Journals Volume 8, No.2, April Tahun 2025
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/uej.v8i2.72440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan kampus dan pengaruhnya terhadap proses pembelajaran di Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran dengan memadukan metode kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diberikan kepada 120 responden siswa, sedangkan pengumpulan data kualitatif dilakukan dengan menggunakan wawancara mendalam kepada informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berpendapat bahwa lingkungan kampus cukup bersih (55,8%), dan memiliki persepsi positif terhadap lapangan olahraga dan ruang kelas, tetapi relatif kurang bersih untuk toilet umum dan kantin. Pada analisis korelasi, terdapat hubungan positif dan signifikan antara persepsi kebersihan dengan motivasi belajar (r = 0,521; p < 0,01), dan regresi linier menunjukkan bahwa 27% kenyamanan belajar siswa disebabkan oleh persepsi kebersihan. Temuan kualitatif mendukung data kuantitatif, karena siswa kebersihan dengan minat belajar dan kenyamanan kampus. Dengan demikian, kebersihan kampus berperan signifikan dalam mendukung kualitas proses belajar siswa. Peningkatan fasilitas sanitasi, keterlibatan siswa dalam kebersihan, dan promosi budaya hidup bersih dengan demikian diperlukan sebagai bagian dari sistem akademik kampus.
The Role of Mentimeter in Increasing Classroom Interaction and Participation Sianipar, Rimma; Sinaga, Andromeda Valentino; Stefanie Inggried Gorap; Sihombing, Liston
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 2 (2025): August, 2025
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jcar.v4i2.487

Abstract

This study investigates the role of Mentimeter in activating students to be more engaged in the Universitas Negeri Makassar Educational Technology Study Program. Utilizing both quantitative and qualitative methods, data were collected from a total of 20 participants (n = 20) through questionnaires, observations, and interviews. The results are that Mentimeter activates students to be more active (50% strongly agree, 40% agree) and freer to respond (55% strongly agree, 35% agree). Interactive features such as polling, word cloud, and anonymous Q&A were rated as engaging by 60% of students strongly agreeing and 30% agreeing. The application in understanding the material was strongly agreed by 45% and agreed upon by 38%, while 12% were neutral and 5% disagreed. Additionally, 58% strongly agreed and 32% agreed that Mentimeter should be adopted by other courses. This study confirms that Mentimeter is able to create a heightened interactive and engaging learning environment despite constraints such as overreliance on internet connectivity as well as educator preparedness.
SHARING SESSION: MEMPERTAHANKAN IDENTITAS DI ERA MODERN DALAM ARUS GLOBALISASI Sinaga, Andromeda Valentino; Sianipar, Rimma; Kabubu, Rusmala Dewi; Inggried Gorap, Stefanie; Purba, Arini Anestesia
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 03 (2025): JUNI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi membawa perubahan sosial, budaya, dan spiritual yang signifikan, menantang individu dan komunitas untuk mempertahankan identitas moral serta nilai-nilai lokal. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji konsep "Garam dan Terang Dunia" dalam konteks globalisasi serta mencari strategi dalam mempertahankan identitas di era modern. Kegiatan ini dilaksanakan melalui diskusi interaktif yang melibatkan akademisi, pemuka agama, dan masyarakat guna membahas tantangan serta peluang dalam menghadapi arus perubahan global. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan nilai-nilai moral dan spiritual di tengah derasnya arus modernisasi. Namun, dengan memperkuat pemahaman akan peran individu dalam lingkungan sosial, meningkatkan literasi budaya dan agama, serta mengadopsi strategi adaptif tanpa kehilangan jati diri, identitas dapat tetap dijaga. Diskusi ini memberikan wawasan mengenai pentingnya keseimbangan antara keterbukaan terhadap perubahan dan keteguhan pada nilai-nilai fundamental. Dengan demikian, individu dapat tetap menjadi "garam dan terang dunia" yang memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari gerakan yang lebih luas dalam mempertahankan identitas dan nilai-nilai moral di era globalisasi.
PENGUATAN LITERASI KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI KAMPANYE EDUKASI DIGITAL DAN LURING Gorap, Stefanie Inggried; Surur, Andi Ainun Zulkiah; Kartini, Kartini; Riana, Riska Iva; Ilmi, Nurul
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 06 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi kesehatan masyarakat menjadi komponen penting dalam menghadapi meningkatnya arus informasi digital, termasuk misinformasi yang berpotensi memengaruhi pengambilan keputusan terkait kesehatan. Mobilitas masyarakat usia produktif yang tinggi serta keterbatasan kemampuan dalam memilih sumber informasi terpercaya semakin memperbesar risiko penyebaran persepsi salah dan perilaku kesehatan yang tidak tepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui pendekatan edukasi hybrid, yaitu kombinasi metode digital dan luring. Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif, penyebaran konten edukasi berupa infografis dan video singkat, serta sesi diskusi untuk mengklarifikasi isu-isu kesehatan aktual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dalam mengenali ciri hoaks kesehatan, memverifikasi kredibilitas sumber, serta mengidentifikasi perilaku preventif yang benar. Antusiasme peserta dalam sesi diskusi mengindikasikan bahwa pendekatan luring masih dibutuhkan untuk menjembatani kesenjangan pemahaman yang tidak dapat dijelaskan melalui materi digital. Di sisi lain, konten digital yang disebarkan kembali oleh peserta menunjukkan adanya efek multiplier yang memperluas jangkauan edukasi. Kesimpulannya, pendekatan edukasi hybrid terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan ketahanan informasi masyarakat. Program lanjutan dalam bentuk pembaruan materi dan pelatihan kader disarankan untuk menjaga keberlanjutan perubahan perilaku.
Green Human Resource Management and AI Adoption in SMEs: A Conceptual Study of Sustainable Workforce Transformation in Indonesia’s Emerging Market Stefanie Inggried Gorap; Josafat Gracia Ginting
Journal of Studies in Academic, Humanities, Research, and Innovation Vol. 2 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Ponpes As-Salafiyyah Asy-Syafi'iyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71305/sahri.v2i2.923

Abstract

This conceptual paper examines how the integration of Green Human Resource Management (GHRM) and Artificial Intelligence (AI) can drive sustainable workforce transformation in Indonesia’s emerging market context, with specific reflection on small and medium-sized enterprises (SMEs) in Makassar, South Sulawesi. Responding to the parallel pressures of digitalization and sustainability, the study adopts a conceptual–descriptive design based on an integrative review of literature published between 2018 and 2024 on GHRM, AI in HRM, sustainable HRM, and SME transformation in emerging economies. Drawing on approximately 20 core scholarly and policy sources, the paper develops the GHRM–AI Sustainable Workforce Framework, which links leadership commitment, green HR practices, AI-enabled HR processes, and employee green–digital capabilities to economic, environmental, and social outcomes. The framework proposes that leadership commitment to sustainability and responsible AI use shapes the design of green HR processes, AI technologies amplify the effectiveness and measurability of these processes, and employee capabilities mediate their impact on triple-bottom-line performance. Contextual reflection on SMEs in Makassar highlights both opportunities such as growing digital adoption and policy support and constraints, including limited HR structures, capability gaps, and financial and infrastructural barriers. The paper contributes theoretically by extending GHRM discourse into the domain of AI-enabled digital transformation and practically by offering a strategic roadmap for SMEs, policymakers, and practitioners seeking to align HR strategies with sustainability and digital agendas. It also outlines directions for future empirical research to test, refine, and operationalize the proposed framework in diverse organizational and regional settings.