Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Mechanism for Distributing Uninhabitable Home Assistance in Cileunyi Kulon Village Siyasah Dusturiyah Perspective Nadiya Sri Rahayu; Chaerul Shaleh; Lutfi Fahrul Rizal
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v8i1.2073

Abstract

Poverty is often a serious discussion in overcoming it. The government has not found a glimmer of hope in overcoming poverty, even though the government continues to look for various ways so that poverty can be conquered. The purpose of this study is none other than to analyze how the mechanism of distribution of the uninhabitable house assistance program discusses the priority scale, benefits and review of siyasah dusturiyah in fulfilling the rights of the community in Cileunyi Kulon Village. One of the countermeasures carried out in Cileunyi Kulon Village is by running several assistance programs related to uninhabitable houses. With this program, it is hoped that it can be of benefit in the realm of society, and realize the government's desire to reduce poverty. Cileunyi Kulon Village has realized the uninhabitable house assistance program as one of the government's achievement targets in making the community prosperous, with the aim of maintaining human life in accordance with maqashid sharia, namely promoting maslahat, and leaving mudharat. The principle of siyasah dusturiyah which includes trust and justice makes how a leader exercises his power in accordance with Islamic law that refers to the Qur'an and Hadith. Therefore, the review of siyasah dusturiyah is used as an analysis knife in this research in Cileunyi Kulon Village because this research is considered in line with what is based on the principles of jurisdiction.
Penemuan Hukum melalui Pendekatan Maqāṣid: Analisis Maslahah Mu‘tabarah, Mulghah, dan Mursalah dalam Implikasi Hukum Kontemporer Basyarudin; Chaerul Shaleh; Aden Rosadi
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i129
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penemuan hukum Islam pada konteks kontemporer menuntut kerangka metodologis yang mampu menjembatani nilai normatif syariah dengan dinamika sosial yang terus berubah. Kondisi tersebut mendorong perlunya pendekatan epistemologis yang tidak hanya tekstual, tetapi juga berorientasi pada tujuan hukum. Penelitian ini bertujuan menganalisis maqāṣid al-syarī‘ah sebagai fondasi istinbāṭ hukum modern dengan menitikberatkan pada fungsi tipologi maslahah dalam proses perumusan hukum. Penelitian menggunakan metode hukum normatif melalui pendekatan konseptual dan analisis kualitatif terhadap literatur klasik dan kontemporer dalam bidang usul fiqh, dengan teknik pengumpulan data berupa studi kepustakaan dan analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa maslahah mu‘tabarah berfungsi sebagai dasar legitimasi normatif karena memiliki dukungan nash atau ijma‘, sementara maslahah mulghah berperan sebagai instrumen pembatas agar pertimbangan kemaslahatan tidak menyimpang dari prinsip syariah. Maslahah mursalah memberikan ruang adaptif bagi penetapan hukum terhadap persoalan baru yang belum diatur secara eksplisit, selama sejalan dengan maqāṣid al-syarī‘ah. Integrasi ketiga tipologi tersebut membentuk pola penalaran hukum yang sistematis, proporsional, dan kontekstual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan maqāṣid berbasis maslahah memperkuat metodologi usul fiqh modern serta relevan bagi praktik istinbāṭ pada lembaga fatwa dalam merespons tantangan hukum kontemporer.
Qiyas sebagai Metode Ijtihad dalam Pengembangan Hukum Ekonomi Syariah di Indonesia TB Rifat; Chaerul Shaleh; Aden Rosadi
urn:multiple://2988-7828multiple.v4i15
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat industri keuangan syariah di Indonesia melahirkan beragam produk dan transaksi ekonomi kontemporer yang memerlukan kepastian serta legitimasi hukum syariah yang kuat. Kondisi ini mendorong perlunya pengkajian terhadap metode ijtihad yang digunakan dalam merespons dinamika hukum ekonomi syariah. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi qiyas sebagai metode penemuan hukum dalam pengembangan hukum ekonomi syariah di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode hukum normatif melalui studi kepustakaan dan analisis konten terhadap fatwa-fatwa Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) serta regulasi terkait ekonomi syariah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan metode istinbāṭ hukum dan analisis komparatif untuk mengidentifikasi pola penerapan qiyas pada berbagai sektor ekonomi syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa qiyas diterapkan secara signifikan dalam perumusan hukum produk perbankan syariah, asuransi, pasar modal, dan financial technology syariah melalui proses penentuan ‘illat dari transaksi klasik yang dianalogikan dengan produk kontemporer. Namun demikian, penerapan qiyas menghadapi tantangan berupa kompleksitas transaksi modern dan perbedaan penetapan ‘illat di kalangan ulama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa qiyas tetap relevan sebagai metode ijtihad, tetapi memerlukan integrasi dengan metode lain agar mampu memberikan solusi hukum yang lebih komprehensif terhadap perkembangan ekonomi syariah kontemporer.