Dr. Eng. Devi Nuralinah, ST., MT.
Unknown Affiliation

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Recycled Coarse Aggregate (RCA) terhadap Sifat Mekanis dan Biologis Bioreceptive Concrete dengan Variasi Fly Ash sebagai Substitusi Semen Rosa Choirun Nissa'; Dr. Eng. Ir. Eva Arifi, ST., MT., IPM., ASEAN Eng.; Dr. Eng. Devi Nuralinah, ST., MT.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri konstruksi global menghadapi tantangan besar dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan akibat tingginya konsumsi energi dan emisi karbon. Kondisi tersebut mendukung konsep suistainable construction melalui inovasi bioreceptive concrete dengan pemanfaatan Recycled Coarse Aggregate (RCA) dan fly ash sebagai substitusi semen yang mampu mendukung sifat mekanis dan biologis bioreceptive concrete. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Recycled Coarse Aggregate (RCA) dengan variasi persentase fly ash sebagai substitusi semen terhadap kuat tekan pada umur 28, 56, dan 90 hari, serta pertumbuhan lumut pada bioreceptive concrete. Penelitian menggunakan variasi NCA, RCA, RCA-FA10, RCA-FA20, dan RCA-FA30. Benda uji yang digunakan berupa silinder beton berdiameter 100 mm dengan tinggi 200 mm untuk pengujian kuat tekan beton dan pelat beton dengan panjang 200 mm, lebar 200 mm, dan tebal 50 mm untuk pengujian pertumbuhan lumut. Variasi fly ash yang digunakan sebesar 10%, 20%, dan 30% dari total semen. Analisis luas area lumut menggunakan ImageJ dan analisis morfologi pertumbuhan lumut menggunakan Dino-Lite. Kata kunci: bioreceptive concrete, fly ash, kuat tekan beton, lumut, recycled coarse aggregate (RCA)
Pengaruh Variasi Fly Ash sebagai Substitusi Semen terhadap Sifat Mekanis dan Biologis Bioreceptive Concrete Nadia Salsabila Primadani; Dr. Eng. Ir. Eva Arifi, ST., MT., IPM., ASEAN Eng.; Dr. Eng. Devi Nuralinah, ST., MT.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan semen sebagai material utama beton berkontribusi terhadap emisi karbon yang tinggi. Salah satu upaya untuk mengurangi penggunaan semen adalah dengan memanfaatkan fly ash sebagai substitusi sebagian semen sekaligus meningkatkan potensi bioreceptive concrete, yaitu beton yang mampu mendukung pertumbuhan organisme seperti lumut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi fly ash terhadap kuat tekan, pertumbuhan lumut, dan pH permukaan beton. Variasi fly ash yang digunakan adalah 0%, 10%, 20%, dan 30% dengan faktor air semen (FAS) 0,44. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 28, 56, dan 90 hari, sedangkan pertumbuhan lumut diamati menggunakan ImageJ dan Dino-Lite. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan fly ash memengaruhi kuat tekan, pH, dan respons awal pertumbuhan lumut. Variasi NCA-FA20 memberikan peningkatan kuat tekan rata-rata tertinggi pada kondisi dengan lumut, sedangkan variasi NCA-FA30 menunjukkan pertumbuhan morfologi lumut yang lebih baik dibandingkan variasi lainnya. Selain itu, penggunaan fly ash menyebabkan penurunan pH permukaan beton sehingga lebih mendukung sifat bioreseptif. Dengan demikian, fly ash berpotensi digunakan sebagai material pendukung dalam pengembangan bioreceptive concrete yang lebih ramah lingkungan. Kata kunci: bioreceptive concrete, fly ash, kuat tekan, lumut, pH