Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Hubungan Bentuk Botol Minum Dan Posisi Pesepeda Dalam Melakukan Aktifitas Bersepeda Dio Alfi Permana; Ali Ramadhan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4944

Abstract

Botol telah menjadi menjadi wadah bagi segala sesuatu yang akan digunakan dengan kategori zat cair. Dalam desain sepeda, botol merupakan alat tambahan yang tidak ditemukan dalam komponen desain sepeda. Karakter bidon dapat dipengaruhi oleh fungsi sepeda, karena dalam bersepeda memiliki berbagai kategori. Saat ini, bersepeda telah mengalami perkembangan, sehingga tidak hanya sepeda, namun juga beragam perlengkapan sepeda juga mengalami perkembangan. Dalam penelitian ini, sumber data didapat dengan mengamati secara langsung melalui observasi pada studi pustaka yang membahas mengenai botol minum sepeda. Penggunaan metode kualitatif deskriptif pada penelitian botol minum sepeda, bertujuan guna menganalisis data informasi terkait yang kemudian dijabarkan secara deskriptif mengenai fenomena yang berkaitan dengan botol minum sepeda. Pengumpulan data pada riset botol minum sepeda yang diperoleh dari hasil observasi, dimaksudkan untuk menghimpun data-data yang dapat menjadi acuan dalam meneliti produk botol minum sepeda. Data yang telah dikumpulkan sebelumnya, dianalisa dengan cara mengamati dan meperhatikan pengaruh bentuk botol minum sepeda terhadap pengguna. Metode analisis data pada penelitian botol minum sepeda juga dapat mempermudah membuat kesimpulan tentang karakteristik yang dicari dalam sebuah data lebih sederhana. Bidon merupakan salah satu item pendukung pesepeda yang berfungsi sebagai wadah air minum bagi pesepeda agar memudahkan pesepeda untuk tetap dapat minum meski dalam kegiatan bersepeda. Bentuk pada bidon dipengaruhi dan juga mempengaruhi penggunanya. Bentuk bidon disesuaikan berdasarkan pada kegunaan/fungsi yang dibutuhkan oleh penggunanya. Posisi peletakan tempat bidon atau bottle cage pada sepeda berpengaruh terhadap bentuk bidon serta postur pesepeda saat hendak minum saat sedang bersepeda
Pengenalan Melalui Mainan Puzzle Pada Anak PAUD Untuk Meningkatkan Keinginan Belajar Pasca Pandemi: Pengabdian Ramadhan, Ali; Yanuardi Irfani, Muhammad; Luthfi Rivaldin, Ikhsan Luthfi Rivaldin; Syarifuddin, Gunawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6237

Abstract

Puzzle dikenal sebagai salah satu jenis mainan. Puzzle sebagai mainan memiliki nilai tersendiri pada posisinya dalam suatu hasil pengembangan. Pengembangan yang dapat ditemui adalah pengembangan terhadap anak usia dini. Pandemi secara langsung telah memberikan pengearuh  kepada kehidupan manusia khususnya social dan pendidikan. Karena tidak sedikit perubahan yang terjadi karena pandemic. Dan salah satunya adalah perubahan dari sector metode pembelajaran. Sehingga mempengaruhi juga dari keinginan belajar anak usia dini. Dengan menggunakan metode produksi dan distribusi dari mainan puzzle, diharapkan dapat membantu meningkatkan keingian belajar dari anak usia dini khususnya pengaruh terhadap penyesuaian metode pembelajaran yang pada kurun waktu 3 tahun dari belajar online menjadi offline pada masa pasca pandemi. Pelaksanaan kegiatan ini memberikan hasil berupa adanya dampak penggunaan puzzle yang telah diberikan kepada sekolah Pendidikan anak usia dini menjadi lebih meningkat dari sisi keaktifan siswa. Hal ini dikarenakan dengan menggunakan puzzle, siswa PAUD dapat juga berinteraksi dengan guru dan temannya dalam menyelesaikan mainan puzzle
Studi Perbandingan Fungsi Dua Produk Homu Akari Lampu LED Portable Muhammad Rizki; Ali Ramadhan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38638

Abstract

Lampu LED telah mengalami kemajuan signifikan dalam hal desain, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pengguna akan pencahayaan yang hemat energi dan fungsional. Salah satu inovasi dalam desain lampu adalah lampu LED portabel, yang dirancang agar mudah dibawa dan digunakan di berbagai lokasi. Namun, lampu portabel menghadapi beberapa tantangan, seperti daya tahan baterai yang terbatas, keluaran cahaya yang rendah, dan sensitivitas terhadap kondisi ekstrem. Oleh karena itu, analisis dan perbandingan terhadap dua produk lampu LED portabel Akari dari merek HOMU menjadi penting untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan setiap lampu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui pencarian internet, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lampu dengan sensor gerak (Akari 1) efisien dalam penggunaan energi, namun pencahayaannya terbatas pada area tertentu dan intensitas cahayanya tidak dapat disesuaikan. Sementara itu, lampu dengan tombol sentuh (Akari 2) memberikan kontrol yang lebih fleksibel terhadap intensitas dan warna cahaya, tetapi konsumsi energinya lebih tinggi dan kurang praktis untuk ruang yang terbatas. Pemilihan antara kedua jenis lampu ini bergantung pada kebutuhan praktis pengguna, ukuran ruang yang akan diterangi, dan preferensi pencahayaan.