Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA DI KECAMATAN BATANGTORU Elisa, Elisa; Mardiyah, Ainun; Lubis, Darwis; Sri Rezeki, Happy; Lubis, Yuraidah
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 10, No 1 (2025): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v10i1.213-219

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kemampuan literasi sains pada aspek kompetensi, aspek pengetahuan, aspek konteks dan aspek sikap peserta didik SMA di Kecamatan Batangtoru. Penilaian ini berdasarkan standar Program for Internatioanal Student Assesment (PISA). Pendekatan Kuantitatif adalah metode yang digunakan pada penelitian ini . Subjek penelitian ini terdiri dari 92 peserta didik di kecamatan Batang toru. Instrument yang digunakan adalah tes tertulis berupa uraian untuk mengetahui kemampuan literasi sains berdasarkan tiga aspek (kompetensi, pengetahuan, dan konteks). Diperoleh persetase rata-rata 27,45% dengan kategori kurang sekali. Kemudian, untuk menilai aspek sikap, Non tes yaitu berupa angket adalah instrumen yang digunakan pada penelitian ini. Diperoleh persentase rata-rata 73,49% dengan kategori baik.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN TEKNIK KOMIK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMK NEGERI 1 BATANG ANGKOLA Mardiyah, Ainun; Lubis, Darwis; Elisa, Elisa; Ritonga, Malika; Monica Sulastri, Hesti
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 10, No 2 (2025): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v10i2.8-13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat modul fisika berbasis komik. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Tapanuli Selatan, tepatnya di SMK Negeri 1 Batang Angkola. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan RD yang menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Modul ini masuk dalam kategori "sangat layak", menurut hasil validasi, yang memiliki skor rata-rata 87,5%. Kontennya mudah dipahami dan disusun sesuai dengan kurikulum. Sementara itu, penyajian berbasis komik dan daya tarik visual dianggap menarik dan meningkatkan pemahaman siswa. Bakat awal siswa serupa, seperti yang terlihat dari skor rata-rata pra-tes kelas eksperimen sebesar 52,4 dan kelas kontrol 51,7. Skor rata-rata pasca-tes kelas eksperimen naik menjadi 82,1 setelah pembelajaran, dibandingkan dengan skor kelas kontrol 68,4. Dengan skor N-gain rata-rata 0,63 seperti yang ditunjukkan oleh perhitungan gain, hasil belajar kelas eksperimen meningkat dan dikategorikan sebagai sedang hingga tinggi. Selain itu, kelas kontrol masuk ke dalam kategori sedang dengan skor N-gain 0,34. Menurut hasil perhitungan, penggunaan modul komik untuk meningkatkan pemahaman konseptual siswa lebih berhasil daripada menggunakan teknik pengajaran tradisional. Menurut survei, sebagian besar siswa mengatakan bahwa modul berbasis komik meningkatkan perhatian mereka dan membantu mereka memahami materi pelajaran dengan lebih mudah. Hingga 88% siswa mengatakan bahwa penggunaan cerita dan grafik dalam presentasi membantu mereka memahami ide-ide fisika yang sebelumnya mereka anggap menantang.
Transformasi Pembelajaran Fisika: Pengaruh Media Interaktif terhadap Minat Siswa di SMA Negeri 7 Padangsidimpuan Lubis, Darwis; Mardiyah, Ainun; Elisa, Elisa
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 11, No 1 (2026): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v11i1.92-97

Abstract

Studi ini berfokus pada penggunaan simulasi pembelajaran interaktif PhET dan hubungannya dengan minat siswa fisik di SMA Negeri 7 Padangsidimpuan. Dua kelas terdiri dari subjek penelitian. Kelas pertama menggunakan media interaktif untuk belajar, sedangkan kelas kedua belajar fisik tanpa bantuan media. Angket yang diberikan baik sebelum maupun sesudah perawatan menunjukkan minat siswa dalam belajar. Ini memungkinkan pengamatan perubahan minat sebelum dan sesudah penggunaan media interaktif. Uji t dua sampel independen, uji statistik komparatif, digunakan untuk memeriksa skor angket yang terkumpul untuk mengevaluasi perbedaan dalam minat belajar antara kelas yang menggunakan media interaktif dan kelas yang tidak. Hasil perhitungan, yang ditunjukkan oleh nilai p-value 0,0000, menunjukkan bahwa minat belajar kelas eksperimen secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Hasilnya menunjukkan bahwa pembelajaran interaktif berbasis PhET harus lebih banyak dimasukkan ke dalam pembelajaran fisik. Salah satu cara untuk meningkatkan minat dan keinginan siswa untuk belajar materi fisik adalah dengan memberikannya lebih intensif.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan TBC melalui Kegiatan Penyuluhan Kesehatan di Kabupaten Tapanuli Tengah Pasaribu, Safran Efendi; Zega, Iman Sanjaya; Simamora, Cici Zuliannur; Pulungan, Febrisa; Azis, Muhammad; Siregar, Syahbuddin; Adrian, Ikmal; Basran, Nur Annisa; Ritonga, Azhari; Ramadhan, Yogi; Hafifah, Winni Izzul; Lubis, Darwis
Jurnal ABDIRAJA Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v9i1.4752

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pencegahan penyakit Tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan penyuluhan kesehatan di Kelurahan Lubuk Tukko, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Tahun 2025 yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan dari berbagai program studi dan disiplin ilmu. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi interaktif, diskusi kelompok, pemutaran video edukatif, serta simulasi perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, mahasiswa juga berkolaborasi dengan pihak kelurahan, tenaga kesehatan puskesmas, dan kader posyandu dalam memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai gejala, cara penularan, dan langkah pencegahan TBC. Masyarakat juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan dan berkomitmen untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga. Selain itu, terbentuk kelompok kader kesehatan yang siap menjadi agen perubahan dalam menyebarluaskan informasi pencegahan TBC di tingkat komunitas. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi lintas disiplin efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga terhadap isu kesehatan publik.
PELATIHAN PEMAHATAN KAYU SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP DAN KEMANDIRIAN EKONOMI WARGA BINAAN LAPAS KELAS IIB PADANGSIDIMPUAN Elisa, Elisa; Lubis, Darwis; Ginting, Nurmaini; Fuady Dharma, Andes; Elsiana, Elsiana; Harahap, Yunus; Halawa, Fiska; A. Simbolon, Yessika; Zai, Ayu; Abror, Rifki; Ibrahim, Ibrahim; Husein, Saddam
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.863-869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pelatihan pemahatan kayu terhadap peningkatan keterampilan, kualitas hidup, dan kemandirian ekonomi warga binaan di Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 20 orang warga binaan yang mengikuti pelatihan pemahatan kayu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan teknis peserta dalam pemahatan kayu, dengan 18 dari 20 peserta mampu menghasilkan produk kayu yang berkualitas. Selain itu, pelatihan ini juga berdampak positif terhadap kualitas hidup peserta, yang merasa lebih percaya diri dan siap untuk kembali ke masyarakat setelah masa pidana selesai. Dalam hal kemandirian ekonomi, peserta menunjukkan antusiasme untuk memanfaatkan keterampilan yang diperoleh dengan merencanakan membuka usaha kecil atau menjual produk kayu ke pasar lokal setelah dibebaskan.Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan, seperti keterbatasan fasilitas dan bahan baku yang menghambat pengembangan keterampilan peserta secara maksimal. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan fasilitas pelatihan dan menyediakan akses pasar untuk produk yang dihasilkan. Dukungan lanjutan, seperti pembekalan wirausaha dan akses modal usaha, juga sangat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dampak positif pelatihan ini. Secara keseluruhan, pelatihan pemahatan kayu dapat menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan ekonomi dan rehabilitasi sosial warga binaan, yang dapat membantu mereka memperoleh keterampilan yang berguna untuk kehidupan pasca-pidana.