Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Peningkatan kepedulian lingkungan melalui pembinaan penerapan sistem 3R (reduce, reuse, recycle) Henny Helmi; Yanti Karmila Nengsih; Vina Amilia Suganda
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 5, No 1 (2018): March 2018
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.078 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v5i1.16861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan melalui pembinaan penerapan sistem 3R (Reduce, reuse, recycle) di Kelurahan Kebun Bunga Palembang. Penelitian ini adalah penelitian tindakan dengan subjek penelitian masyarakat RT 30 dan RT 39 Kelurahan Kebun Bunga Palembang sebanyak 10 keluarga. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, serta dokumentasi. Penelitian berlangsung dalam dua siklus. Hasil pretest pada siklus I, tidak ada satu pun warga yang mengetahui dan memahami konsep pengelolaan sampah dengan menggunakan sistem 3R. Setelah pelaksanaan tindakan pada siklus I, terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai sistem 3R namun belum sampai pada tahap aplikasi. Pada siklus II, tindakan ditekankan pada pembinaan kader lingkungan. Hasil observasi siklus II didapatkan adanya peningkatan kepedulian terhadap lingkungan yang mencakup pengetahuan, sikap dan penerapan sistem 3R di lingkungan rumah masing-masing. Improving the environmental care through implementation of 3R system (reduce, reuse, recycle) AbstractThe research aimed to describe the effort to improve the communities’ care to clean and health environment through implementation of 3R system (Reduce, reuse, recycle) in Kebun Bunga hamlet, Palembang, South Sumatera. The research was action research, and the subject of the research were communities in RT (Neighbor Association) 30 and RT 39 in Kebun Bunga Hamlet, Palembang, the amount of the subject was 10 families. Data collection techniques were interview, observation, and documentation. The research conducted in two cycles. The pretest result of cycle I was; there was no person who knows and understands the concept of waste management using 3R system. After the treatment in cycle I, there was an improving of communities understanding to 3R system of waste management, but it might not reach to the application. In cycle II, the treatment emphasized on guidance to environmental ambassador. The result of observation in cycle II: there was an improving of environmental care including knowledge, attitude, and implementation of 3R system in the surrounding house of the communities.
Efektivitas Buku Ajar Berbasis Pendekatan Saintifik Pada Mata Kuliah Geometri dan Pengukuran Vina Amilia Suganda; Siti Hawa; Toybah
Jurnal Gentala Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Gentala Pendidikan Dasar
Publisher : Department of Primary School Teacher Education, Faculty of Teacher Training and Education, Jambi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/gentala.v6i2.11280

Abstract

The purpose of this study was to determine the level of effectiveness of textbooks based on a scientific approach in the Geometric and Measurement courses in the PGSD FKIP Sriwijaya University Study Program. The approach used is development research with descriptive quantitative methods. The data collection technique is a test. The test is used to collect data from research subjects, namely students in semester 3 (three) to determine the level of effectiveness of this textbook, namely giving tests before and after being given material in the textbook that has been developed. The results showed that based on the acquisition of pretest and posttest values, it was known that there was an increase of 48% with an N-Gain of 0.68. So it can be concluded that this textbook has effectiveness in order to help students better understand the material being studied in the moderate category.
Bahan Ajar Pembelajaran Matematika Kurikulum 2013 Berbasis Cerita Bergambar di Sekolah Dasar Vina Amilia Suganda M; Toybah Toybah; Laihat Laihat; Mitra Oktavia; Maharani Maharani
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1849

Abstract

Pengembangan Bahan Ajar Pembelajaran Matematika Kurikulum  2013 Berbasis Cerita Bergambar di Sekolah Dasar telah dilaksanakan dalam kegiatan penelitian ini. Bahan Ajar Berbasis Cerita Bergambar dirancang dan dibuat dengan memuat materi pembelajaran matematika di kelas tinggi Sekolah Dasar. Kegiatan penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Tahapan pengembangan yang dimaksud meliputi Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Evaluasi prototipe dilakukan dengan tahapan: self evaluation, expert reviews, one-to-one evaluation, small group evaluation, dan field test evaluation. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahan ajar pembelajaran matematika kurikulum 2013 berbasis cerita bergambar  di Sekolah Dasar yang dikembangkan dinyatakan valid oleh 2 validator ahli materi dan bahasa serta 1 orang praktisi dengan rata-rata persentase 88,6% . Hasil uji coba pada tahap one to one dan small group menunjukkan bahwa bahan ajar ini memiliki tingkat kepraktisan yang sangat baik yaitu dengan persentase masing-masing 82,1% dan 81,2 %. Kemudian diketahui bahwa dari uji keefektivitasan buku ajar yang dikembangkan efektif dalam membantu mahasiswa dalam memahami materi perkuliahan kategori sedang yaitu dengan nilai N-Gain sebesar 0,5.  
Multimedia Berbasis Karakter Pada Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Vina Amilia Suganda M; Sulkipani Sulkipani
Jurnal Basicedu Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.874

Abstract

Pengembangan media pembelajaran mengikuti laju teknologi diharapkan tetap memiliki nilai-nilai karakter dalam tujuan penyampaiannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangakan multimedia berbasis karakter pada pembelajaran di Sekolah Dasar. Kegiatan penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunkan R & D Cycle Borg and Gall, yang terdapat tiga tahapan yang telah dilalui yaitu studi pendahuluan, pengembangan produk dan uji coba produk. Pada tahap pengembangan, prototype multimedia yang telah disusun maka selanjutnya diadakan validasi oleh ahli materi, media dan bahasa yang menghasilkan tingkat validitas 96,3% atau kategori valid. Pada tahap uji coba produk, tahapan yang dilakukan adalah uji coba one to one, small group, dan field evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perolehan tingkat kepraktisan multimedia berbasis karakter sebesar 87.91% dengan kategori sangat baik dan hasil observasi terhadap aktivitas mahasiswa menunjukkan bahwa mahasiswa menampilkan aktivitas yang aktif dalam pembelajaran dengan persentase yang diperoleh sebesar 86.64, kemudian berdasarkan perolehan nilai pretest dan posttest tersebut diketahui terdapat peningkatan sebesar 14 dengan N-Gain sebesar 1 yang artinya multimedia berbasis karakter ini memiliki efek potensial dengan kategori tinggi. Multimedia ini dikembangkan dengan harapan dapat dibangun karakter positif melalui pembelajaran matematika di Sekolah Dasar.
Development of HOTS-based 2013 Curriculum Assessment Instruments in Elementary School Marwan Pulungan; Toybah Toybah; Vina Amilia Suganda
JOURNAL OF TEACHING AND LEARNING IN ELEMENTARY EDUCATION (JTLEE) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FKIP, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jtlee.v4i1.7858

Abstract

This study aims to develop a HOTS-based 2013 curriculum assessment instrument in the form of questions. The research subjects were fifth-grade students of the elementary school in Palembang. This research activity is development research using the ADDIE development model and the Tessmer evaluation method. The development stages include analysis, design, development, implementation, and evaluation. The prototype evaluation was carried out in stages: self-evaluation, expert reviews, one-to-one evaluation, small group evaluation, and field test evaluation. The results showed that the HOTS-based 2013 curriculum assessment instrument developed was declared valid, with a percentage of 89.5%. The trial results in the one to one and small group stages showed that the assessment instrument (HOTS questions) had a very good level of practicality, namely 84.3% for the one to one stage, and 83.2% for the small group stage. The effectiveness of the HOTS-based 2013 curriculum assessment instrument is at a low level, with an average score of 50. This means that the HOTS questions developed are still not effective in helping students think at higher levels, in this case, the ability to analyze, evaluate and create. This is as a note for researchers to review by carrying out further research.
Bahan Ajar Pembelajaran Matematika Kurikulum 2013 Berbasis Cerita Bergambar di Sekolah Dasar Vina Amilia Suganda M; Toybah Toybah; Laihat Laihat; Mitra Oktavia; Maharani Maharani
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1849

Abstract

Pengembangan Bahan Ajar Pembelajaran Matematika Kurikulum  2013 Berbasis Cerita Bergambar di Sekolah Dasar telah dilaksanakan dalam kegiatan penelitian ini. Bahan Ajar Berbasis Cerita Bergambar dirancang dan dibuat dengan memuat materi pembelajaran matematika di kelas tinggi Sekolah Dasar. Kegiatan penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Tahapan pengembangan yang dimaksud meliputi Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Evaluasi prototipe dilakukan dengan tahapan: self evaluation, expert reviews, one-to-one evaluation, small group evaluation, dan field test evaluation. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahan ajar pembelajaran matematika kurikulum 2013 berbasis cerita bergambar  di Sekolah Dasar yang dikembangkan dinyatakan valid oleh 2 validator ahli materi dan bahasa serta 1 orang praktisi dengan rata-rata persentase 88,6% . Hasil uji coba pada tahap one to one dan small group menunjukkan bahwa bahan ajar ini memiliki tingkat kepraktisan yang sangat baik yaitu dengan persentase masing-masing 82,1% dan 81,2 %. Kemudian diketahui bahwa dari uji keefektivitasan buku ajar yang dikembangkan efektif dalam membantu mahasiswa dalam memahami materi perkuliahan kategori sedang yaitu dengan nilai N-Gain sebesar 0,5.