Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Effectiveness of Digital Media in Health Promotion Campaigns: A Literature Study Nurmidin, M Fadhel; Surya, Welong S.
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 9 No. 1 (2025): January Edition
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v9i1.6353

Abstract

The advancement of the digital era has created great opportunities to support health promotion through social media. This study aims to analyze the effectiveness of digital media, especially social media platforms, in disseminating health information while encouraging healthier behavior changes. The study used a literature review method by reviewing various trusted sources published between 2019 and 2024. The results show that social media has several advantages, such as the ability to reach a broad audience, high interactivity, content that can be tailored to needs, and ease in evaluating campaign success. In conclusion, social media shows significant potential as a health promotion tool. This study recommends a combination of digital and traditional strategies to maximize campaign results and the need for further research to assess the long-term impact of digital-based health promotion. Keywords: Digital Media, Health Promotion, Social Media
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEBIASAAN MEROKOK ELEKTRONIK PADA KOMUNITAS PENGGUNA DI KOTA MANADO Irny Evita Maino; Hilman Adam; M Fadhel Nurmidin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7132

Abstract

Penggunaan rokok elektrik (vape) di Indonesia, khususnya pada remaja dan dewasa muda, menunjukkan tren meningkat. Penelitian ini menganalisis faktor kesehatan, sosial, ekonomi, dan regulasi yang memengaruhi persepsi penggunaan vape di Kota Manado dengan desain potong lintang pada 219 responden melalui kuesioner terstruktur. Hasil menunjukkan mayoritas responden berusia 18–25 tahun (56,2%), laki-laki (78,5%), dan sudah menggunakan vape lebih dari satu tahun (63,9%). Sebanyak 65% responden menganggap vape lebih aman daripada rokok, 72% dipengaruhi teman sebaya, 59% menilai harga terjangkau, dan 68% kurang memahami regulasi. Analisis bivariat menemukan seluruh faktor berhubungan signifikan dengan persepsi penggunaan vape (p < 0,05). Analisis multivariat menegaskan faktor sosial sebagai prediktor dominan (OR = 2,8; CI 95%: 1,7–4,6), disusul faktor kesehatan (OR = 2,5), ekonomi (OR = 1,9), dan regulasi (OR = 1,7). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa persepsi keliru mengenai keamanan vape dipengaruhi oleh kombinasi faktor tersebut, dengan faktor sosial sebagai determinan utama. Temuan ini menekankan pentingnya intervensi kebijakan dan promosi kesehatan yang komprehensif untuk menekan penggunaan vape di kalangan generasi muda.