Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pelatihan Manajemen Modal Kerja bagi Siswa/Siswi Sekolah Islamic Entrepreneurship Boarding School Purwakarta Matusin, Anita Roosmalina; Martiningtiyas, Catur Rahayu; Utha, Maria Ariesta; Anjani, Dyanissa Gita; Putri, Indira Pramestya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi (JPMEMA) Vol. 3 No. 2 (2024): PKM-JPMEMA (Agustus-Desember 2024)
Publisher : Yayasan Bina Internusa Mabarindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penggerak ekonomi kerakyatan yang memberikan kontribusi penting bagi perekonomian Indonesia adalah UMKM. UMKM adalah suatu jenis usaha yang dapat bertahan di saat krisis ekonomi seperti yang pernah dialami Indonesia. Agar UMKM terus tumbuh dan berkembang, tentunya membutuhkan strategi yaitu memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sehingga mampu menjadi solusi nyata memulihkan pengangguran Hal ini juga berlaku bagi para siswa-siswi Sekolah Islamic Entrepreneurship Boarding School di daerah Purwakarta yang sedang belajar untuk menjadi seorang wirausaha. Permasalahan yang ditemui diantaranya adalah aspek pengelolaan keuangan yang berkaitan dengan pengetahuan pengelolaan modal kerja. Pengetahuan pengelolaan modal kerja diperlukan bagi siswa – siswi Sekolah Islamic Entrepreneurship Boarding School untuk memberikan gambaran besarnya modal dasar yang dibutuhkan untuk memulai suatu usaha bisnis. Penyuluhan dilakukan dengan diskusi, berbagi pengalaman tentang pengelolaan modal kerja. Hasil yang diharapkan dari penyuluhan ini diharapkan para siswa-siswi Sekolah Islamic Entrepreneurship Boarding School di daerah Purwakarta dapat meningkatkan pengetahuannya sehingga mendorong mereka agar mampu menjalankan suatu usaha untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari wirausaha.
Penelitian Dampak Kesadaran Perubahan Iklim dan Nilai Pribadi Terhadap Pilihan Berkelanjutan di Tempat Kerja dan Rumah Kelana, Sagita; Herik; Utha, Maria Ariesta
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 8 No. 1 (2025): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v8i1.1062

Abstract

Perubahan iklim juga diyakini telah menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perilaku konsumsi berkelanjutan. Perilaku ini terlihat nyata dalam tren yang terjadi di kalangan masyarakat di mana mereka telah melakukan aksi hijau seperti mengurangi limbah, menghemat energi, dan mendukung produk ramah lingkungan. Wilayah Jabodetabek, perubahan iklim telah menjadi tantangan besar, dengan masalah seperti polusi udara, banjir, dan gelombang panas yang semakin sering terjadi. Namun, penerapan perilaku berkelanjutan di wilayah ini masih belum konsisten, dengan perbedaan nyata antara kebiasaan di rumah dan di tempat kerja. Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana faktor seperti identitas moral dan CCRP memengaruhi Sustainable Consumption Behaviors (SCB) atau perilaku konsumsi berkelanjutan di kedua konteks ini. Pengetahuan ini akan membantu dalam merancang kebijakan dan strategi yang dapat mendorong masyarakat Jabodetabek untuk menjalani gaya hidup yang lebih berkelanjutan, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional. Teknik penentuan sampel penelitian ini dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuesioner. Metode analisis yang digunakan untuk pengujian hipotesis adalah Structural Equation Model. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa CCRP memiliki pengaruh positif terhadap PEB serta SCH, namun variabel identitas moral, PEB, dan SCH tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap SCW.
OBJEK WISATA BERKELANJUTAN : PERILAKU PRO-LINGKUNGAN YANG DIPENGARUHI DESTINASI PRO-SOSIAL DAN ATRIBUTNYA Purnomo, Ajis; Lubisk, Agust; Utha, Maria Ariesta
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6807

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepuasan wisatawan dengan perilaku pro-lingkungan yang dengan variable mediasi rasa memiliki, disamping itu keterlibatan media sosial dan aktivitas di lokasi menjadi variabel moderasi kepuasan dan rasa memiliki, lalu atribut destinasi dan destinasi pro-sosial menjadi variabel yang memoderasi rasa memiliki dan perilaku pro-lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, pengumpulan data primer melalui kuesioner dengan metode survei. Dalam pengambilan sampel digunakan teknik purposive sampling. Sebanyak 200 orang yang pernah mengunjungi wisata berkelanjutan di Indonesia (Labuan Bajo, Candi Borobudur dan Danau Toba). Kaidah analisis yang diterapkan adalah Structural Equation Model (SEM). Berdasarkan hasil penelitian, kepuasan mempengaruhi perilaku pro-lingkungan yang dimediasi oleh rasa memiliki. Keterlibatan media sosial dan keterlibatan aktivitas di lokasi terbukti memoderasi kepuasan dengan rasa memiliki. Di sisi lain, kebaruan penelitian ini menunjukkan bahwa atribut destinasi dan destinasi pro-sosial memoderasi rasa memiliki dan perilaku pro-lingkungan. Implikasi manajerial diusulkan perlunya menyiapkan arsitektur yang unik dan memberikan manfaat kepada masyarakat lokal termasuk sistem wisata yang pro-sosial dan pro-lingkungan untuk komitmen destinasi berlanjutan.
Penyuluhan Pemasaran Produk Umkm dan Literasi Keuangan Bagi UMKM dan Masyarakat Di RW 012 Desa Mangunjaya Kecamatan Tambun Kunawangsih Purnamaningrum, Tri; Gazali, Masfar; Ariesta Utha, Maria; Gesang Widodo, Ali
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (JPMN) Vol. 3 No. 1 (2023): Februari-Juli 2023
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpmn.v3i1.809

Abstract

The Community Service Program takes the theme Product marketing counseling for MSMEs, as well as Investment Household Financial Literacy. The PKM participants are community members consisting of housewives and Youth Organizations who live in Mangunjaya Village, South Tambun, Bekasi. The purpose of this PKM activity is to provide counseling on how to increase the ability to market products as well as counseling on how to manage finances so that they can develop business and investment so that people's welfare can be improved. The expected output is in the form of increasing public knowledge about how to become entrepreneurs and having skills in managing personal finances and managing MSME finances.
The Effectiveness of CSR Communication in Telecommunications Networks: A Case Study of Indosat Ooredoo Hutchison Diah Kusuma Dewi; Devi Suryaningsih; Maria Ariesta Utha
Interdisciplinary Social Studies Vol. 4 No. 4 (2025): Regular Issue: July-September 2025
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/iss.v4i4.924

Abstract

In the context of the increasingly competitive and accountability-demanding telecommunications industry, Corporate Social Responsibility (CSR) communication is a crucial element in building trust and social legitimacy. This study explores and evaluates the perceived effectiveness of Corporate Social Responsibility (CSR) communication strategies implemented by Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), particularly during its critical post-merger period. Adopting a qualitative, multi-method approach using triangulation, the research involved internal and external stakeholder surveys alongside netnographic observation of social media responses. Findings indicate that IOH's CSR communication is generally perceived as effective: most external stakeholders (78%) found the information transparent and easy to understand. Social media, with Instagram (45%) and Facebook (25%) as leading platforms, proved highly influential for CSR content. While message credibility was noted, service-related complaints often undermined perceived sincerity. Most external respondents (73%) reported an improved brand perception due to CSR initiatives. However, internal stakeholders expressed a strong desire for deeper involvement in CSR planning. Practically, the study suggests optimizing communication platforms and diversifying content to strengthen legitimacy and trust in this highly scrutinized sector.