Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Workshop Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Teknologi AI Untuk Guru SD Swasta Islami Annur Air Joman Baru Maulana, Cecep; Irianto, Irianto; Amin, Muhammad Amin; Wirjaya, Salsabila
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 8 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i2.3754

Abstract

This workshop aimed to enhance teachers' competencies in integrating Artificial Intelligence (AI) technology into English language teaching practices. It began with a needs assessment survey to identify the challenges teachers face in utilizing technology. The implementation methods included interactive training sessions, demonstrations of AI-based applications such as learning chatbots, and hands-on support in designing technology-based lesson plans.The workshop results showed that the pre-test score totaled 1,795, with an average score of 59.83. Following the training, a post-test was conducted to measure the improvement in teachers' understanding through the use of the chatbot application. The post-test score reached 2,520, with an average post-test score of 84.00, reflecting an increase of 30 points. This significant improvement highlighted the teachers' enhanced understanding and skills in using AI to create more dynamic, student-centered learning environments. Teachers expressed greater confidence in exploring innovative teaching methods that boost student motivation and participation. It is hoped that this training model can be adapted to other educational settings to support the sustainable integration of technology.Keywords: artificial intelligence; english language learning; primary school teachers; AI technology. Abstrak: Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) ke dalam praktik pengajaran bahasa Inggris. Pelatihan dimulai dengan survei penilaian kebutuhan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru dalam memanfaatkan teknologi. Metode pelaksanaannya meliputi sesi pelatihan interaktif, demonstrasi aplikasi berbasis AI seperti chatbot pembelajaran, dan pendampingan langsung dalam merancang rencana pembelajaran berbasis teknologi. Hasil lokakarya menunjukkan bahwa skor pre-test mencapai 1.795, dengan skor rata-rata 59,83. Setelah pelatihan, dilakukan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman guru melalui penggunaan aplikasi chatbot. Skor post-test mencapai 2.520, dengan skor rata-rata post-test 84,00, yang mencerminkan peningkatan sebesar 30 poin. Peningkatan yang signifikan ini menyoroti peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menggunakan AI untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis dan berpusat pada siswa, dan para guru menyatakan kepercayaan diri yang lebih besar dalam mengeksplorasi metode pengajaran inovatif yang dapat meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa. Diharapkan model pelatihan ini dapat diadaptasi ke lingkungan pendidikan lainnya untuk mendukung integrasi teknologi yang berkelanjutan.Kata kunci: kecerdasan buatan; pembelajaran bahasa inggris; guru sekolah dasar; teknologi AI.
SISTEM INFORMASI PENGARSIPAN SURAT MASUK DAN SURAT KELUAR DI KANTOR CAMAT TALAWI BATU BARA Fatona, Aqli; Maulana, Cecep; Safira, Nurul Anggun; Rainah, Rainah; Khairani, Siti Fadilah
JUTSI: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 4 No. 1 (2024): FEBRUARY 2024
Publisher : LPPM STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jutsi.v4i1.3051

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mempengaruhi proses kerja di lingkungan universitas, termasuk dalam hal pengelolaan arsip akademik yang masih menggunakan sistem konvensional. Arsip surat memiliki peran penting sebagai pusat ingatan dan alat bantu pengambilan keputusan. Pada Kantor Camat Talawi, pengarsipan surat masuk dan keluar masih dilakukan secara manual dan semi komputerisasi, menyebabkan ineffisiensi dalam penyimpanan dan pencarian data. Oleh karena itu, diperlukan sistem informasi yang dapat mengatasi permasalahan tersebut, meningkatkan kemahiran, ketepatan, dan keamanan laporan arsip. Pengelolaan surat di Kantor Camat Talawi melibatkan banyak jurnal atau kertas, yang menimbulkan masalah keamanan dan efisiensi. Banyaknya berkas yang harus diisi mengakibatkan penggunaan kertas yang besar dan sulitnya melacak surat-surat. Dalam konteks ini, sebuah sistem informasi berbasis web menggunakan Hypertext Prepocessor (PHP) dan MySQL dirancang untuk mengelola surat masuk dan keluar. Sistem ini diharapkan dapat mempercepat pencarian, penyimpanan, dan pengolahan dokumen, meningkatkan efektivitas kinerja petugas, serta menyelesaikan kendala-kendala dalam pengarsipan surat yang ada saat ini.Kata Kunci: CRM; Pengelolaan arsip; Sistem Informasi
Peran Kemampuan Bercerita dalam Menciptakan Pembelajaran Menarik yang Diajarkan Calon Guru Maulana, Cecep; Astuti, Puji
jurnal ilmu pendidikan Vol 1 No 5 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Pustaka Jurnal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65094/wcqwyr12

Abstract

Menanggapi tuntutan pendidikan abad ke-21 untuk lingkungan yang lebih menarik dan berpusat pada siswa, strategi pedagogis yang menumbuhkan hubungan yang mendalam sangat penting. Sementara mendongeng diakui sebagai alat pengajaran yang kuat, proses perkembangannya dalam pendidikan guru pra-jabatan masih kurang dieksplorasi. Artikel ini mengeksplorasi peran kemampuan mendongeng dalam menciptakan pengalaman belajar yang menarik dari perspektif dan praktik guru pra-jabatan. Menggunakan metodologi fenomenologis kualitatif, didasarkan pada literatur ekstensif dan penelitian perpustakaan, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, pengamatan praktik pengajaran, dan analisis artefak pedagogis seperti rencana pelajaran dan jurnal reflektif. Temuan ini menerangi perjalanan transformatif di mana persepsi guru prajabatan tentang mendongeng berkembang dari teknik sederhana menjadi filosofi pedagogis inti. Peserta menavigasi kecemasan performatif yang signifikan untuk menemukan suara bercerita yang otentik, menyadari peran gandanya sebagai jembatan emosional untuk terhubung dengan siswa dan alat manajemen kelas yang proaktif. Studi ini lebih lanjut mengungkapkan bahwa para pendidik pemula ini mengembangkan proses sistematis untuk merancang narasi pembelajaran, secara efektif menerjemahkan konten kurikulum abstrak menjadi cerita yang menarik dan mudah diingat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mendongeng adalah kompetensi inti multifaset untuk guru prajabatan, mengintegrasikan desain instruksional dengan kecerdasan sosio-emosional. Ini sangat merekomendasikan integrasi pedagogi naratif yang eksplisit dan terstruktur ke dalam kurikulum pendidikan guru untuk mempersiapkan pendidik masa depan dengan lebih baik untuk menciptakan lingkungan belajar yang benar-benar menginspirasi.