Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengelolaan Tanaman Padi Berwawasan Lingkungan Melalui Pemanfaatan Agensia Hayati Trichoderma sp. di Desa Sukodgiri Kabupaten Jember Aisyah, Mahindra Dewi Nur; Erdiansyah, Iqbal; Pratiwi, Berlina Yudha; Eliyatiningsih; Hanifiyah, Fitriyatul
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.11639

Abstract

Padi masih menjadi komoditas pangan pokok yang dibudidayakan oleh petani di Desa Sukodgiri, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. Selama tiga tahun terakhir produksi padi di Desa Sukodgiri terus mengalami penurunan akibat serangan virus kerdil pada padi. Virus ini menyebabkan tanaman padi tumbuh kerdil, daun berwarna kuning, dan akhirnya tanaman padi tidak dapat menghasilkan. Untuk mengatasi masalah tersebut, tim pelaksana kegiatan pengabdian memberikan sosialisasi terkait pemanfaatan agensia hayati Trichoderma sp., pelatihan perbanyakan agensia hayati, serta aplikasinya di lahan budidaya padi. Trichoderma sp. digunakan sebagai agen pengendali hayati agar tanaman lebih tahan terhadap serangan penyakit. Pemanfaatan agensia hayati ini diharapkan mampu menekan serangan virus kerdil yang pada akhirnya dapat meningkatkan produksi padi. Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menggunakan agensia hayati Trichoderma sp. di lahan budidaya padi
Pemanfaatan Daun Tembakau dan Mengkudu sebagai Moluskisida Nabati Keong Mas di Kelompok Tani Sumber Rejeki, Desa Antirogo, Kabupaten Jember: Pengabdian Kusparwanti, Tri Rini; Sukri, Muhammad Zayin; Siswadi, Edi; Pertami, Rindha Rentina Darah; Firgiyanto, Refa; Rohman, Hanif Fatur; Rohman, Fadil; Eliyatiningsih; Fadilah, Anggita Rizky; Hermanuadi, Didiek; Dinata, Gallyndra Fatkhu
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1629

Abstract

Desa Antirogo merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Desa ini berada di wilayah utara Kota Jember dan berbatasan dengan beberapa desa lain seperti Sumbersari, Karangrejo, dan Mangli. Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan komoditas pertanian utama yang dibudidayakan oleh Kelompok Tani Sumber Rejeki. Namun, dalam proses budidayanya, petani menghadapi permasalahan serius berupa serangan hama keong mas yang populasinya tinggi dan mampu bertahan di berbagai musim, sehingga pengendaliannya menjadi sangat sulit. Keong mas (Pomacea canaliculata) merupakan salah satu hama utama pada budidaya padi yang dapat menyebabkan kerusakan signifikan, terutama pada fase awal pertumbuhan tanaman. Pengendalian kimia yang berlebihan berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi alternatif berupa pemanfaatan ekstrak daun tembakau (Nicotiana tabacum) dan mengkudu (Morinda citrifolia) sebagai pengendalian nabati yang ramah lingkungan kepada Kelompok Tani Sumber Rejeki di Desa Antirogo, Kabupaten Jember. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, diskusi dan demonstrasi produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ekstrak kedua tanaman tersebut memiliki potensi sebagai molluskisida nabati, dengan respon positif dari para petani terhadap efektivitas dan kemudahan aplikasinya. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran petani dalam menerapkan pengendalian hama yang berkelanjutan dan berbasis sumber daya lokal.
Utilization of Household Waste to Produce the Fungus Aspergillus niger as Biopesticide and Biological Fertilizer in the Jaya Mulia Farmer Women Group: Pemanfaatan limbah rumah tangga untuk produksi cendawan Aspergillus niger sebagai Biopestisida dan pupuk hayati di Kelompok Wanita Tani Jaya Mulia Erdiansyah, Iqbal; Eliyatiningsih; Syarief, Mochamad; Dyah Utami, Christa; Yudha Pratiwi, Berlina; Hanifiyah, Fitriyatul
Journal of Community Empowerment for Multidisciplinary (JCEMTY) Vol. 1 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : KHD Production

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53713/jcemty.v1i2.65

Abstract

The Jaya Mulia Farmer Women's Group (KWT) is a group of women farmers in Krajan, Suren, Ledokombo, Jember, East Java. KWT Jaya Mulia has problems in producing the Aspergillus niger fungus, namely the availability of the F0 generation A. niger fungus, which still buys long-livers to obtain it at a high price. The high price of F0 generation seeds is caused by the expensive materials used, so another alternative is needed to replace the F0 generation seeds of the fungus A. niger to reduce prices. Producing the biological agent A. niger is a very prospective business, so the introduction of A. niger cultivation techniques need to add to the knowledge and skills of women farmer groups to produce biological agents independently. Based on the situation above, the community service activities to help provide training on cultivation techniques and the production of biological agents in the Jaya Mulia farmer women's group are considered relevant to do. The method used in carrying out community service activities is a participatory community empowerment method that emphasizes community involvement in all activities carried out. This community service activity is planned in four stages of activity, namely stage socialization or counseling, skills training stage, evaluation stage, and mentoring. The activity was attended by 25 members of the Jaya Mulia Farmer Women's Group. Based on the results of the activities that have been carried out, it is known that community service activities can increase the knowledge, skills, and income of farmers in carrying out agricultural cultivation.