Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pertumbuhan Eksplan Anggrek Dendrobium pada Beberapa Modifikasi Media Subkultur dengan IAA dan BAP Rohman, Fadil; Rohman, Hanif Fatur; Santika, Putri; Ningsih, Riani; Nugroho, Suseno Edi
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 3 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i3.8790

Abstract

Pengembangan anggrek di Indonesia terkendala oleh ketersediaan bibit berkualitas dalam jumlah banyak dan waktu singkat. Permasalahan ini dapat diatasi dengan upaya perbanyakan tanaman melalui teknik kultur in vitro. dalam rangka menghasilkan plantlet dalam waktu singkat, media kultur in vitro perlu dimodifikasi dengan penambahan zat pengatur tumbuh (ZPT), seperti IAA dan BAP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan eksplan anggrek dendrobium pada beberapa konsentrasi IAA dan BAP dalam perbanyakan kultur in vitro. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2023 di Laboratorium Kultur Jaringan Politeknik Negeri Jember. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap. Perlakuan percobaan adalah konsentrasi IAA dan BAP yang ditambahkan pada media MS yang terdiri atas empat taraf, yaitu IAA 0 ppm + BAP 0 ppm (kontrol), IAA 0 ppm + BAP 0.25 ppm, IAA 0 ppm + BAP 0.25 ppm dan IAA 0.25 ppm + BAP 0.25 ppm. Peubah pengamatan meliputi tinggi tanaman, waktu muncul tunas dan jumlah tunas. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan DMRT. Penambahan IAA 0.25 ppm + BAP 0.25 ppm merupakan perlakuan modifikasi media MS terbaik pada subkultur anggrek dendrobium yang ditunjukkan dengan pertumbuhan tanaman yang secara nyata lebih tinggi dibandingkan dengan media MS tanpa penambahan ZPT.
Increasing the Growth of Robusta Coffee Seedlings (Coffea anephora) Through Application of KNO3 and Shallot Extract Ali, Fandyka Yufriza; Rosdiana, Eva; Rohman, Hanif Fatur; Kusumaningtyas, Rizky Nirmala
Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi Vol 6 No 02 (2024): JURNAL KRIDATAMA SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/kst.v6i02.1289

Abstract

Coffee is one of the plantation commodities that has an important role for the national economy. The dominance of smallholder plantations has made the seedling process one of the keys to the success of coffee cultivation in Indonesia. Optimal seedling growth can be obtained through a good seedling system. One of the efforts to increase the growth seedlings of robusta coffee is by giving shallot extract as a Growth Regulator because it contains auxin. In addition, the addition of KNO3 can optimize nutrient provision. This study aims to determine the response of robusta coffee seedlings due to the application of onion extract and potassium nitrate fertilizer (KNO3). The research was carried out in February – May 2024 at the Jember State Polytechnic Wire House using a Random Group Design Factorial (RGDF) consisting of 2 factors, the first factor was the provision of KNO3 concentration with 3 levels of P0 treatment: 0%; P1: 0.5%; and P2: 1% and the second factor, namely shallot extract with 3 levels of treatment, including; B0: 0%; B1: 50%; and B2: 75%. The results of the study showed that there was an interaction between KNO3 and the addition of shallot extract and affected the growth of Robusta coffee seedlings on the parameters are height, stem diameter, root length, wet weight and dry weight of robusta coffee seedlings. The treatment of KNO3 0.5% and 75% shallot extract (P1B2) gave the best results in Robusta coffee seedlings
Diversifikasi Produk Arang Menjadi Biochar dan Asap Cair di Mitra Arang Sejahtera Jember Harlianingtyas, Irma; Sugiyarto, Sugiyarto; Pratita, Dian Galuh; Cahyaningrum, Deltaningtyas Tri; Rohman, Hanif Fatur
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v10i1.5701

Abstract

The processing of organic waste into valuable and environmentally friendly products is a sustainable solution for small-scale businesses, such as Arang Sejahtera in Jember. This business produces charcoal from wood and agricultural waste; however, the combustion process generates smoke that is not utilized and may contribute to environmental pollution. This community service program aims to implement pyrolysis technology to produce biochar and liquid smoke as by-products. Pyrolysis technology not only enhances the efficiency of charcoal production but also reduces environmental impacts by converting the smoke generated into valuable products. Biochar can be used as an alternative fuel, soil amendment, and carbon sequestration agent, while liquid smoke has potential as a raw material for the chemical industry or liquid fertilizer. Through training and mentoring for Mitra Arang Sejahtera, it is expected that this initiative will improve productivity and result in more sustainable products, reduce air pollution, and provide greater economic benefits. This program also has the potential to be adopted by other SMEs in Jember and surrounding areas as a model for environmentally friendly biomass waste management.
Tomato Growth and Production under Different Concentrations of Weed Extract-Based Biostimulant in Dry Season Rohman, Fadil; Firgiyanto, Refa; Dinata, Gallyndra Fatkhu; Rohman, Hanif Fatur; Siswadi, Edi; Sukri, M. Zayin; Fadilah, Anggita Rizqy; Firdausi, Haikal
International Journal of Technology, Food and Agriculture Vol. 2 No. 2 (2025): June
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/tefa.v2i2.6120

Abstract

Tomato farmers in Indonesia face challenges such as unpredictable weather conditions that can affect crop yields. Climatic stress, such as drought and heat, can have significant effects on plant growth. Plant Biostimulant have been shown to alleviate climatic stress in plants by modifying physiological processes and enhancing stress tolerance, ultimately improving crop growth and productivity. Recently, weed extract can serve as a biostimulant to improve growth and productivity of crops. This research aimed to determine the best concentration of weed extract-based biostimulant (WEBB) to increase tomato growth and production in dry season. The research was conducted on June to September 2024 in Tutul Village, Balung District, Jember Regency. The research used Randomized Block Design consisted of five levels of WEBB concentrations, i.e. 0, 1, 2, 3 and 4 ppm. The concentration of WEBB at 1 ppm significantly increased early growth of stem and the number of leaves at 2 WAP by 16.39% and 39.02% respectively. The application of WEBB at 1–2 ppm also showed a significant increase in the number of fruits by 24.49% compared to control. This indicated that 1 ppm WEBB were effective in stimulating the early growth and fruit formation on tomato plant.
Pemanfaatan Daun Tembakau dan Mengkudu sebagai Moluskisida Nabati Keong Mas di Kelompok Tani Sumber Rejeki, Desa Antirogo, Kabupaten Jember: Pengabdian Kusparwanti, Tri Rini; Sukri, Muhammad Zayin; Siswadi, Edi; Pertami, Rindha Rentina Darah; Firgiyanto, Refa; Rohman, Hanif Fatur; Rohman, Fadil; Eliyatiningsih; Fadilah, Anggita Rizky; Hermanuadi, Didiek; Dinata, Gallyndra Fatkhu
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1629

Abstract

Desa Antirogo merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Desa ini berada di wilayah utara Kota Jember dan berbatasan dengan beberapa desa lain seperti Sumbersari, Karangrejo, dan Mangli. Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan komoditas pertanian utama yang dibudidayakan oleh Kelompok Tani Sumber Rejeki. Namun, dalam proses budidayanya, petani menghadapi permasalahan serius berupa serangan hama keong mas yang populasinya tinggi dan mampu bertahan di berbagai musim, sehingga pengendaliannya menjadi sangat sulit. Keong mas (Pomacea canaliculata) merupakan salah satu hama utama pada budidaya padi yang dapat menyebabkan kerusakan signifikan, terutama pada fase awal pertumbuhan tanaman. Pengendalian kimia yang berlebihan berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi alternatif berupa pemanfaatan ekstrak daun tembakau (Nicotiana tabacum) dan mengkudu (Morinda citrifolia) sebagai pengendalian nabati yang ramah lingkungan kepada Kelompok Tani Sumber Rejeki di Desa Antirogo, Kabupaten Jember. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, diskusi dan demonstrasi produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ekstrak kedua tanaman tersebut memiliki potensi sebagai molluskisida nabati, dengan respon positif dari para petani terhadap efektivitas dan kemudahan aplikasinya. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran petani dalam menerapkan pengendalian hama yang berkelanjutan dan berbasis sumber daya lokal.
In vitro growth of Dendrobium orchid on different concentrations of sucrose and myo-inositol Rohman, Hanif Fatur; Rohman, Fadil; Firgiyanto, Refa; Ningsih, Riani
AGROMIX Vol 16 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/agx.v16i2.6212

Abstract

Introduction: The limitation of endosperm in seeds requires the propagation of Dendrobium orchid plants to be carried out using in vitro culture techniques. The composition of in vitro culture media needs to be considered because it greatly determines the success of plant propagation. The addition of sucrose and myo-inositol to the growth media can support the growth of explants planted in vitro. This study aimed to determine the best concentration of myo-inositol and sucrose added to the multiplication medium to increase the growth of Dendrobium orchid explants. Methods: This study used a Completely Randomized Design. The experimental treatments were the concentration of myo-inositol and sucrose added to the VW media consisting of four levels, namely myo-inositol 50 mg/l + sucrose 20 mg/l, myo-inositol 50 mg/l + sucrose 40 mg/l, myo-inositol 100 mg/l + sucrose 20 mg/l and myo-inositol 100 mg/l + sucrose 40 mg/l. Observation variables include plant height, shoot emergence time, number of shoots and shoot growth rate. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) at 5% α level and Duncan's Multiple Range Test (DMRT) at 5% level. Results: The addition of 40 g/l sucrose + 50 mg/l myo-inositol to the in vitro culture medium was the best treatment in producing optimal explant growth. Conclusion: The addition of 40 g/l sucrose can reduce the addition of myo-inositol to VW media by up to 50% to propagate Dendrobium orchids in vitro.
Pertumbuhan Eksplan Anggrek Dendrobium pada Beberapa Modifikasi Media Subkultur dengan IAA dan BAP Rohman, Fadil; Rohman, Hanif Fatur; Santika, Putri; Ningsih, Riani; Nugroho, Suseno Edi
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 3 (2023): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v11i3.8790

Abstract

Pengembangan anggrek di Indonesia terkendala oleh ketersediaan bibit berkualitas dalam jumlah banyak dan waktu singkat. Permasalahan ini dapat diatasi dengan upaya perbanyakan tanaman melalui teknik kultur in vitro. dalam rangka menghasilkan plantlet dalam waktu singkat, media kultur in vitro perlu dimodifikasi dengan penambahan zat pengatur tumbuh (ZPT), seperti IAA dan BAP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan eksplan anggrek dendrobium pada beberapa konsentrasi IAA dan BAP dalam perbanyakan kultur in vitro. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2023 di Laboratorium Kultur Jaringan Politeknik Negeri Jember. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap. Perlakuan percobaan adalah konsentrasi IAA dan BAP yang ditambahkan pada media MS yang terdiri atas empat taraf, yaitu IAA 0 ppm + BAP 0 ppm (kontrol), IAA 0 ppm + BAP 0.25 ppm, IAA 0 ppm + BAP 0.25 ppm dan IAA 0.25 ppm + BAP 0.25 ppm. Peubah pengamatan meliputi tinggi tanaman, waktu muncul tunas dan jumlah tunas. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan DMRT. Penambahan IAA 0.25 ppm + BAP 0.25 ppm merupakan perlakuan modifikasi media MS terbaik pada subkultur anggrek dendrobium yang ditunjukkan dengan pertumbuhan tanaman yang secara nyata lebih tinggi dibandingkan dengan media MS tanpa penambahan ZPT.
PEMUPUKAN NPK PADA TANAMAN DURIAN (Durio zibethinus Murr.) LOKAL UMUR 3 TAHUN Rohman, Hanif Fatur; Hariyono, Didik; Ashari, Sumeru
Produksi Tanaman Vol. 1 No. 5 (2013)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Durian (Durio zibethinus Murr.) membutuhkan nutrisi yang yang cukup untuk mendapatkan pertumbuhan yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari dan mengetahui dosis pupuk yang tepat untuk tanaman durian fase awal generatif durian jingga dan durian arab. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Waturejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang pada November 2012 sampai Februari 2013. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini ialah Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri dari 6 perlakuan dan diulang 3 kali, sehingga diperoleh 18 satuan percobaan. Adapun perlakuan tersebut meliputi durian Jingga dengan Pupuk NPK 90 g/tanaman, durian Jingga dengan Pupuk NPK 135 g/tanaman, durian Jingga dengan Pupuk NPK 180 g/tanaman, durian Arab dengan Pupuk NPK 90 g/tanaman, durian Arab dengan Pupuk NPK 135 g/tanaman, durian Arab dengan Pupuk NPK 180 g/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pemberian dosis pupuk NPK 135 g/tanaman pada tanaman durian jingga lebih efektif untuk menunjang pertumbuhan yang optimal. Sedangkan untuk durian arab dosis efektif yang dapat di usulkan adalah dengan dosis pupuk NPK 180 g/tanaman. Kata kunci : Pupuk NPK, durian jingga, durian arab, fase generative
The abundance of soil bacteria applied with compost and Trichoderma sp. in tangerine orchard Siswadi, Edi; Sulistyono, Nantil Bambang Eko; Firgiyanto, Refa; Dinata, Gallyndra Fatkhu; Rohman, Hanif Fatur; Rohman, Fadil
AGROMIX Vol 15 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/agx.v15i1.3770

Abstract

.
Pengaruh IAA dan BAP pada Pertumbuhan Eskplan Pisang Cavendish (Musa acuminata L.) melalui Kultur In Vitro Rohman, Fadil; Sukri, Muhammad Zayin; Firgiyanto, Refa; Rohman, Hanif Fatur; Robbi, Maulana Nur Fadli
Vegetalika Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.83613

Abstract

Pisang Cavendish (Musa acuminata L.) memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan memiliki peluang pasar yang bagus sehingga produksinya perlu ditingkatkan. Kendala yang dapat ditemukan dalam budidaya pisang adalah ketersediaan bibit yang terbatas. Salah satu alternatif untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan perbanyakan kultur jaringan pada media yang telah dimodifikasi dengan IAA dan BAP pada konsentrasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi IAA dan BAP terhadap pertumbuhan eksplan pisang pada perbanyakan secara kultur in vitro. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Politeknik Negeri Jember, pada bulan Juli hingga November 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi IAA yang terdiri atas 2 taraf, yaitu 4 dan 5 ppm yang diperoleh dengan melarutkan IAA sebanyak 4 dan 5 mg dalam aquadest hingga 1 l. Faktor kedua adalah konsentrasi BAP yang terdiri atas 2 taraf, yaitu 8 dan 10 ppm yang yang diperoleh dengan melarutkan BAP sebanyak 8 dan 10 mg dalam aquadest hingga 1 l. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penambahan IAA dan BAP pada media MS bermanfaat untuk meningkatkan tinggi dan jumlah tunas eksplan pisang cavendish. Penambahan 5 ppm IAA secara nyata meningkatkan tinggi tanaman pada 3 – 7 MST dan jumlah ekslan pada 7 – 12 MST dibandingkan penambahan 4 ppm IAA. Eksplan pisang cavendish yang diinokulasi pada media MS yang ditambahkan 5 ppm IAA + 8 ppm BAP menghasilkan tunas terbanyak pada 12 MST.