Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Efektifitas program poin literasi di SMP Taruna Bakti dalam mempertahankan konsistensi dan meningkatkan kemampuan literasi Wasngadiredja, Pupu Fujriani; Simanjuntak, Nela; Purwanto, Bambang; Gusliana, Ali; Syafardan, R.M. Doni
Education and Social Sciences Review Vol 6, No 1 (2025): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/07essr565500

Abstract

Kemampuan literasi merupakan fondasi penting dalam mendukung pencapaian akademik dan perkembangan karakter siswa. Rendahnya hasil literasi siswa Indonesia dalam studi internasional seperti PISA menegaskan perlunya pendekatan inovatif yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara konsisten dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Program Poin Literasi (POLITERA), sebuah model literasi berbasis penghargaan yang diterapkan di SMP Taruna Bakti Bandung, dalam meningkatkan capaian literasi siswa selama satu semester. Program ini mengintegrasikan kegiatan membaca dan menulis harian dengan sistem poin, serta pelaporan capaian dalam bentuk rapor literasi bulanan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental. Sampel terdiri dari 601 siswa kelas 7 hingga 9 yang diambil secara proporsional dari berbagai kelas reguler dan bilingual. Setelah uji normalitas menunjukkan distribusi data yang tidak normal (p < 0,05), digunakan uji Friedman sebagai alternatif non-parametrik untuk mengetahui perbedaan capaian poin antar bulan. Hasil analisis menunjukkan perbedaan yang signifikan (p = 0,000) antar capaian bulanan, dengan peningkatan rata-rata poin literasi dari 58,04 (Juli) menjadi 74,88 (Oktober), atau peningkatan sekitar 29%. Namun, capaian menurun menjadi 68,40 pada bulan November. Siswa kelas 9 secara konsisten mencatat rata-rata tertinggi dibandingkan jenjang lainnya. Kesimpulannya, POLITERA menunjukkan potensi dalam meningkatkan motivasi dan capaian literasi siswa, namun efektivitasnya masih fluktuatif. Penurunan capaian di akhir semester menyoroti perlunya strategi literasi yang lebih adaptif, terstruktur, dan konsisten untuk membangun budaya literasi yang kokoh dan berjangka panjang di sekolah
Integrasi Edukasi dan Skrining Talasemia: Model Pengabdian Masyarakat untuk Mahasiswa Kesehatan di Bandung Hamdani, Syarif; Simanjuntak, Nela; Rachmaniar, Revika
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i3.635

Abstract

Talasemia merupakan penyakit genetik yang menyebabkan gangguan produksi hemoglobin dengan Kota Bandung tercatat sebagai salah satu wilayah dengan jumlah penyandang tertinggi di Indonesia. Pencegahan penyebaran talasemia dapat dilakukan melalui skrining pada individu pranikah, terutama mahasiswa. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan edukasi dan skrining talasemia pada mahasiswa kesehatan di Bandung sebagai upaya pencegahan talasemia pada generasi mendatang. Kegiatan ini diawali dengan seminar edukasi tentang talasemia, dilanjutkan dengan skrining melalui pemeriksaan darah dan pendampingan bagi peserta yang terindikasi sebagai pembawa sifat. Hasil menunjukkan peningkatan kesediaan peserta untuk mengikuti skrining setelah edukasi dari 90,81% menjadi 96,86%. Dari 432 peserta yang menjalani skrining, 7 orang terindikasi positif sebagai pembawa sifat talasemia. Pendampingan dilakukan dengan melibatkan tim Thalassemia Research Center, POPTI, dan dokter konsultan. Program pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa edukasi berperan penting dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam skrining talasemia. Kegiatan terintegrasi yang melibatkan edukasi, skrining, dan pendampingan pada generasi pranikah dapat menjadi langkah efektif dalam upaya memutus rantai penyebaran talasemia. Kolaborasi berbagai pihak dalam pelaksanaan program ini menunjukkan pentingnya pendekatan multidisipliner dalam upaya pencegahan talasemia di masyarakat.
Efektifitas program poin literasi di SMP Taruna Bakti dalam mempertahankan konsistensi dan meningkatkan kemampuan literasi Wasngadiredja, Pupu Fujriani; Simanjuntak, Nela; Purwanto, Bambang; Gusliana, Ali; Syafardan, R.M. Doni
Education and Social Sciences Review Vol. 6 No. 1 (2025): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/07essr565500

Abstract

Kemampuan literasi merupakan fondasi penting dalam mendukung pencapaian akademik dan perkembangan karakter siswa. Rendahnya hasil literasi siswa Indonesia dalam studi internasional seperti PISA menegaskan perlunya pendekatan inovatif yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara konsisten dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Program Poin Literasi (POLITERA), sebuah model literasi berbasis penghargaan yang diterapkan di SMP Taruna Bakti Bandung, dalam meningkatkan capaian literasi siswa selama satu semester. Program ini mengintegrasikan kegiatan membaca dan menulis harian dengan sistem poin, serta pelaporan capaian dalam bentuk rapor literasi bulanan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental. Sampel terdiri dari 601 siswa kelas 7 hingga 9 yang diambil secara proporsional dari berbagai kelas reguler dan bilingual. Setelah uji normalitas menunjukkan distribusi data yang tidak normal (p < 0,05), digunakan uji Friedman sebagai alternatif non-parametrik untuk mengetahui perbedaan capaian poin antar bulan. Hasil analisis menunjukkan perbedaan yang signifikan (p = 0,000) antar capaian bulanan, dengan peningkatan rata-rata poin literasi dari 58,04 (Juli) menjadi 74,88 (Oktober), atau peningkatan sekitar 29%. Namun, capaian menurun menjadi 68,40 pada bulan November. Siswa kelas 9 secara konsisten mencatat rata-rata tertinggi dibandingkan jenjang lainnya. Kesimpulannya, POLITERA menunjukkan potensi dalam meningkatkan motivasi dan capaian literasi siswa, namun efektivitasnya masih fluktuatif. Penurunan capaian di akhir semester menyoroti perlunya strategi literasi yang lebih adaptif, terstruktur, dan konsisten untuk membangun budaya literasi yang kokoh dan berjangka panjang di sekolah