Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

OPTIMASI PENATAAN PARKIR DI BADAN JALAN TERHADAP KINERJA RUAS JALAN JENDRAL SUDIRMAN PONOROGO Akmal Nurhasani Hasyim; Johanes Asdhi Poerwanto; Dwi Ratnaningsih
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Jendral Sudirman Ponorogo adalah jalan perkotaan dengan tipe jalan 4/2D dengan fungsi jalan kolektor dengan lebar jalur 16 meter. Permasalahan lalu-lintas terjadi karena kesemrawutan parkir yang menyebabkan berkurangnya lebar efektif jalan dan banyaknya motor yang parkir di trotoar menyebabkan terganggunya akses pejalan kaki. Data-data untuk menganalisa kinerja jalan yakni Arus lalu-lintas, hambatan samping, kecepatan, kapasitas, sedangkan untuk menganalisa karakteristik parkir yaitu volume parkir, durasi parkir, dan kapasitas parkir. Optimasi dilakukan dengan metode simpleks menggunakan aplikasi Excel Solver. Hasil analisa diperoleh kinerja terbesar pada hari kamis, 15 Juli 2021 dengan jam puncak 16.30-17.30 dengan arus total 1817,2 smp/jam, kapasitas 5251,06 smp/jam, hambatan samping sangat tinggi senilai 1234,9 kejadian/jam, kecepatan arus bebas 43,6 km/jam, waktu tempuh 0,0058 jam, tingkat kejenuhan 0,35 dengan nilai D. Karakterisitk parkir volume parkir utara 444 motor, 153 mobil, 14 truck. Kapasitas parkir 40 SRP motor, 21 SRP mobil, Akumulasi parkir 2.319 motor, 182 mobil, 680 truck, Tingkat pergantian 2,08 motor dan 1,02 mobil, indeks parkir motor 123% dan mobil 69%. Sedangkan untuk volume parkir selatan 512 motor, 166 mobil, 46 truck. Kapasitas parkir 46 SRP motor, 19 SRP mobil. Akumulasi parkir 2.397 motor, 729 mobil, dan 42 truck. Tingkat pergantian 1,52 motor dan 1,36 mobil. Dan indeks parkir sisi selatan motor 107% dan mobil 83%. Hasil optimasi Y=AX1+BX2+CX3 didapat hasil pada sisi utara sebanyak motor(X1) 53, mobil(X2) 15, Truck(X3) 2, dan sisi selatan sebanyak motor(X1) 68, mobil(X2) 16, Truck(X3) 1 dengan pendapatan retribusi parkir pertahun sebesar Rp. 713.216.729,.
EVALUASI SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL, JALAN BRANTAS, KOTA BATU, JAWA TIMUR Chandra, Ahmad Jaelani Wahyu; Marjono; Johanes Asdhi Poerwanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simpang Tak Bersinyal Jl. Brantas – Jl. Sidomulyo – Jl. Raya Dieng, Kota Batu, Jawa Timur merupakan simpang tiga lengan yang menghubungkan Kota Batu dengan Kabupaten Mojokerto yang diperkirakan memiliki kinerja rendah dengan indicator kondisi lalu lintas tidak teratur pada simpang terutama pada hari libur dan akhir pekan, sehingga perlu dilakukan penelitian terhadap kinerja simpang yang ada dan mencari solusi alternatif untuk meningkatkan kinerja nya.Hasil penelitian, pada simpang existing didapatkan kinerja simpang dengan derajat kejenuhan (DS) = 0,695 sampai 1,111, tundaan 22,146 det/kend. Jika dilakukan pemasangan traffic light dengan 3 fase dan pelebaran jalan, didapatkan nilai derajat kejenuhan (DS) = 0,403 sampai 0,827. Pelebaran jalan mayor menjadi 7 meter dan pelebaran jalan minor menjadi 6 meter. Nilai waktu maksimum akibat tundaan pada kondisi existing mencapai Rp. 962,416,900,- per hari. jika dilakukan pelebaran jalan pada lengan simpang nilai waktu Rp. 209,852,000,- per hari dan nilai waktu maksimum setelah dilakukan pelebaran dan pengaturan APILL mencapai Rp. 746,465,000,- per hari.
EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN BERDASARKAN METODE BINA MARGA JALAN GAMPENG – PAPAR KABUPATEN KEDIRI JAWA TIMUR Krisanti, Lydia; Johanes Asdhi Poerwanto; Udi Subagyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Gampeng – Papar merupakan bagian dari jalan nasional pada provinsi jawa timur dengan nomor ruas ruas 087 Kediri - Kertosono yang berlokasi di kabupaten Kediri. Pada ruas jalan Gampeng – Papar ditemukan permasalahan kerusakan, selain itu banyak dilintasi kendaraan bermuatan besar untuk mobilisasi disekitar Kabupaten Kediri untuk disalurkan keluar kota. Kegiatan ini mengakibatkan penurunan kualitas jalan dan kerusakan seperti lubang, retak, tambalan dan struktur jalan yang tidak rata. Tak banyak warga sekitar yang mengeluhkan tentang kondisi jalan tersebut dan berharap adanya penanganan segera untuk jalan tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis kerusakan, tingkat kerusakan, dan bentuk penanganan pada jalan tersebut. Metode yang digunakan pada Laporan ini yaitu Metode Surface Distress Index dan International Rougness Index untuk perhitungan kerusakan dan Metode Bina Marga 2002 untuk perhitungan overlay, sedangkan untuk perhitungan Rencana Anggaran Biaya menggunakan metode umum yaitu Volume Pekerjaan dikalikan dengan harga satuan pekerjaan. Hasil analisa di peroleh, Jenis kerusakan yaitu retak halus (crack), retak kulit buaya (alligator cracking), retak samping jalan (edge cracking), retak memanjang (longitudinal crack), retak melebar (transverse cracks), retak kotak (block cracks), lubang (potheles), dan bekas roda (ruts). Hasil tingkat kerusakan yaitu kondisi baik 18%, kondisi rusak sedang 52%, kondisi rusak ringan 24% dan kondisi rusak berat 6%. Bentuk penanganan yaitu pemeliharaan berkala pada STA 0+000 – STA 8+300 dan peningkatan jalan pada tingkat kerusakan kondisi rusak berat.
EVALUASI KINERJA JALAN WATES WETAN RANUYOSO LUMAJANG AKIBAT KEGIATAN PASAR GEDANG LUMAJANG Pratama, Ramadhan Handy; Rinto Sasongko; Johanes Asdhi Poerwanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar merupakan salah satu pusat kegiatan manusia dan juga sebagai jantung perekonomian masyarakat menimbulkan dampak cukup serius terhadap arus lalu lintas jalan disekitarnya, sebagaimana pasar Gedang yang setiap harinya dipenuhi oleh orang - orang yang melakukan transaksi jual beli beraneka ragam barang maupun jasa angkut.. Lokasi pasar Gedang berada di perbatasan Kota Lumajang dan Kota Probolinggo. Lalu lintas di Jalan Raya Wates Wetan sering terjadi kemacetan khususnya pada waktu musim panen buah dan pada waktu acara-acara adat kemasyarakatan, karena angkutan kota yang sering berhenti di badan jalan untuk menaikkan dan menurunkan penumpang, serta bahu jalan yang digunakan sebagai tempat berjualan.Penelitian ini menggunakan metode survey lapangan dengan melakukan pengamatan langsung di lapangan untuk mendapatkan data – data yang dibutuhkan. Untuk menentukan kinerja ruas jalan digunakan metode MKJI 1997 dan tingkat pelayanan mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan KM 14 Tahun 2006.Berdasarkan hasil analisis kinerja ruas jalan Raya Wates Wetan memiliki kapasitas sebesar 902 smp/jam dan pada hari selasa pukul 6.45 – 7.45 menghasilkan volume lalu lintas pada kedua arah yaitu 1303,3 smp/jam, tingkat pelayanan terendah yaitu “0,19”, tundaan akibat Pasar Gedang Lumajang yang beroperasi sebesar 0,074833 detik, biaya kemacetan sebesar Rp. 9,456,329 / jam pada kendaraan ringan dan Rp. 10, 726,287 / jam pada kendaraan berat dan solusi yang berupa pelebaran jalan, jembatan penyeberangan dan pagar pembatas.
ANALISIS PERBANDINGAN PERKERASAN LENTUR DAN PERKERASAN KAKU STUDI KASUS JLS LOT 9 KABUPATEN MALANG Bastomi, Hafizia Vitayala; Marjono; Johanes Asdhi Poerwanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalur Lintas Selatan LOT 9 SP. Balekambang - Kedungsalam Kabupaten Malang STA 5+000 – STA 7+000, merupakan jalur yang sangat penting bagi sektor pariwisata dan ekonomi Kabupaten Malang dikarenakan jalur ini sejajar dengan garis pantai selatan Kabupaten Malang, sehingga diperlukan Jalur Lintas Selatan untuk memudahkan mobilisasi masyrakat dalam rangka meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi. Oleh sebab itu perlu adanya perencanaan perkerasan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan biaya dan pelaksanaan manakah yang lebih efektif, optimal, dan ekonomis antara metode perkerasan lentur Bina Marga 2017 dan perkerasan kaku AASHTO 1993 pada jalan Lintas Selatan Lot 9 Simpang Balekambang – Kedungsalam dari STA 5+000-STA 7+000. Perencanaan tebal perkerasan lentur metode Bina Marga 2017 dan Perkerasan kaku Metode AASHTO 1993. Data yang diperlukan adalah lalu lintas harian rata – rata (LHR), pertumbuhan lalu lintas (i), nilai CBR tanah, data curah hujan rata-rata, data teknis jalan. Berdasarkan hasil perhitungan dan perbandingan, didapat 3 alternatif pada perkerasan lentur dan satu pada perkerasan kaku. Dan yang disarankan yaitu perkerasan lentur alternatif 3, dengan tebal lapis pondasi atas agregat A 300 mm, tebal lapis lapis permukaan AC – Base 7 cm, AC – BC 6 cm dan AC – WC 4 cm. Total volume pada pekerjaan pembersihan sebesar 21000 m2, volume pekerjaan tanah sebesar 21000 m3, volume pekerjaan perkerasan berbutir sebesar 9.450 m3, volume lapis permukaan sebesar 35090,80 m3, dengan total biaya pekerjaan sebesar biaya sebesar Rp. 23.097.369.000 (Dua Puluh Tiga Miliar Sembilan Puluh Tujuh Juta Tiga Ratus Enam Puluh Sembilan Ribu)
ANALISIS KERUSAKAN JALAN RAYA PLOSO-PLANDAAN KABUPATEN JOMBANG BERDASARKAN METODE BINA MARGA Maghfiroh, Aulina; Marjono; Johanes Asdhi Poerwanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruas jalan raya Ploso – Plandaan Kabupaten Jombang sepanjang 5 km merupakan jalan penghubung antar Kabupaten Jombang dan Kabupaten Nganjuk. Permasalahan yang terjadi pada ruas jalan ini adalah banyaknya kerusakan yang terjadi, sehingga menyebabkan jalan kurang nyaman untuk dilalui. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan yang terjadi, menganalisa tingkat kerusakan yang terjadi, dan memberikan penanganan yang tepat. Metode yang digunakan untuk analisa kerusakan jalan mengacu pada pedoman Indeks Kondisi Perkerasan (IKP) Pd-01-2016-B. Data yang dibutuhkan yaitu survei kerusakan jalan yang berpedoman pada IKP Pd-01-2016-B. Dari hasil analisa didapat jenis kerusakan yang terjadi adalah lubang, retak memanjang/melintang, retak blok,tambalan, penurunan (drop off) bahu jalan, retak tepi, retak kulit buaya, dan pelapukan/pelepasan butir. Dari hasil perhitungan analisa kondisi jalan didapat nilai rata-rata kerusakan sebesar 44,5. Berdasarkan metode IKP kondisi jalan tersebut masuk pada kategori Jelek (Poor).
ANALISIS KERUSAKAN PERKERASAN JALAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX(PCI) PADA JALAN RAYA DRINGU KABUPATEN PROBOLINGGO Fakriyan, Muhammad; Johanes Asdhi Poerwanto; Dwi Ratnaningsih
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur mengakibatkan terjadinya peningkatan volume lalu lintas yang melewati ruas Jalan Kabupaten Probolinggo, terutama Jalan Raya Dringu yang merupakan jalan nasional (Jalur Pantai Utara). Akan tetapi pelayanan jalan pada ruas Jalan Raya Dringu mengalami penurunan akibat peningkatan volume kendaraan serta terjadi kerusakan dibeberapa titik sehingga mengurangi kenyamanan pengendara yang melintas. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui jenis, tingkat kerusakan, penyebab kerusakan, bentuk penanganan kerusakan, dan biaya yang dibutuhkan untuk menangani kerusakan. Lokasi Studi terletak pada Ruas Jalan Raya Dringu, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo sepanjang 4,3 KM. Penelitian ini menggunakan beberapa data yaitu data primer seperti survei kerusakan jalan dengan metode Pavement Condition Index, Inventaris jalan, Data Nilai CBR, dan data sekunder seperti Lalu lintas harian rata-rata yang di dapat dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur - Bali, HSPK tahun 2021 Kab.Probolinggo dari Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 64 Tahun 2020. Hasil analisa di peroleh, Jenis kerusakan yaitu retak kulit buaya, retak blok, cekungan, amblas, retak pinggir, retak memanjang, tambalan, lubang, alur, sungkur, mengembang jembul, pelepasan butir. Bentuk penanganan yaitu dengan mengelupas permukaan dengan Cold Miling Machine / Jack Hammer dan menambal dengan lapisan baru (AC-WC), Mengisi kerusakan retak dengan emulsi (Slurry Seal), melakukan pembersihan drainase dan inletnya, mengendalikan tanaman liar yang mengganggu. Biaya Penanganan Kerusakan sebesar Rp 318.374.000,00 atau Tiga Ratus Delapan Belas Juta Tiga Ratus Tujuh Puluh Empat Ribu Rupiah.
PERENCANAAN GEOMETRIK DAN PERKERASAN KAKU PADA PROYEK JLS. LOT 9 KABUPATEN MALANG Ramadhan, Rivaldi Putra; Johanes Asdhi Poerwanto; Marjono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan merupakan infrastruktur yang menghubungkan suatu daerah dengan daerah lainya dan sangat penting dalam sistem pelayanan masyarakat dari berbagai aspek. Proyek Pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) merupakan salah satu proyek strategis nasional yang menghubungkan berbagai kota di Pulau Jawa bagian selatan, salah satunya adalah pembangunan Jalan Lintas Selatan Lot 9 SP. Balekambang – Kedungsalam yang menghubungkan Kabupaten Malang bagian selatan dengan perbatasan Kabupaten Blitar. Diketahui proyek tersebut menggunakan perkerasan kaku dengan jarak sepanjang 17,868 KM dan memiliki lebar jalan 7,5 m. Namun masih belum diketahui mengenai perencanaan geometrik jalan, metode pelaksanaan dan Rencana Anggaran Biayanya. Maka dari itu, tujuan dari skripsi ini adalah untuk menghitung perencanaan geometrik dengan menggunakan metode (PDGJ) 2021 dan mencoba menghitung tebal perkerasan kaku dengan pedoman Revisi MDP 2017 dengan alasan umur rencana yang lebih lama dan perawatan yang lebih mudah.Berdasarkan hasil Perencanaan Geometrik dan Perkerasan Kaku pada Proyek JLS. Lot 9 (STA 1+000 – 4+000) diperoleh 8 tikungan berupa tikungan SCS dan ada 6 lengkung vertikal yang terdiri dari 4 lengkung vertikal cembung, dan 2 lengkung vertikal cekung. Perencanaan perkerasan kaku dengan Manual Desain Perkerasan Jalan Revisi 2017 (MDP 2017) diperoleh tebal plat beton 265 mm dengan mutu beton K-350, tebal lapisan Beton LMC 100 mm dengan mutu beton K-125, Lapisan Drainase Agregat Kelas A 150 mm, diameter dowel ø 32 mm dengan Panjang 450 mm dan jarak 300 mm, serta diameter Tie Bar D 16 mm dengan Panjang Tie Bar 700 mm dan jarak antar Tie Bar 750 mm. Didapatkan hasil total biaya untuk seluruh pekerjaan adalah Rp37.306.240.000,00-.
ANALISIS KERUSAKAN PERKERASAN JALAN RAYA TAMAN-WARU KABUPATEN SIDOARJO DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX Ferdinansyah, Aqsa Aditya; Johanes Asdhi Poerwanto; Rinto Sasongko
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Raya Taman-Waru merupakan jalan nasional yang menjadi penghubung antara Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya. Di ruas jalan sepanjang 4,61 km ini terdapat kerusakan pada jalan yang mengurangi kenyamanan pengguna jalan dan mengurangi kondisi jalan. Oleh sebab itu, diperlukan analisis dan penanganan pada kerusakan jalan yang terdapat pada Jalan Raya Taman-Waru sehingga dapat mengembalikan kenyamanan dan kondisi jalan. Data primer yang diperlukan adalah data inventaris jalan dan data kondisi perkerasan jalan. Data sekunder yang diperlukan adalah peta jaringan jalan nasional, dan harga satuan pekerjaan Kabupaten Sidoarjo tahun 2021 yang diperoleh dari Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Provinsi Jawa Timur. Metode yang digunakan untuk menilai jenis dan tingkat kerusakan yaitu metode PCI (Pavement Condition Index). Hasil penelitian yang diperoleh dari analisis kerusakan jalan berdasarkan metode PCI yaitu rata-rata nilai PCI pada ruas Jalan Raya Taman-Waru jalur Taman-Waru dengan panjang sampel jalan 4 km memiliki nilai 82 dengan penilaian sangat baik. Persentase tingkat kerusakan pada jalan berdasarkan PCI yaitu rendah 65,45%, sedang 23,58%, dan tinggi 10,98% persentase jenis kerusakan retak kulit buaya 21,86%, retak blok 7,69%, retak memanjang/melintang 6,07%, tambalan 49,39%, pengausan agregat 1,22%, lubang 10,12%, alur 0,81%, dan sungkur 2,43%. Nilai PCI tertinggi yaitu 100 dengan kondisi sempurna dan nilai PCI terendah yaitu 22 dengan kondisi sangat buruk. Penanganan yang perlu dilakukan berdasarkan rata-rata nilai PCI yaitu pemeliharaan berkala. Rencana anggaran biaya yang dibutuhkan pada penanganan kerusakan yaitu sebesar Rp 280.547.100,00.
REDESAIN KEBUTUHAN RUANG PARKIR MAN KOTA SURABAYA Kamila, Jihan; Johanes Asdhi Poerwanto; Dwi Ratnaningsih
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MAN Kota Surabaya merupakan salah satu sekolah yang memiliki banyak jumlah siswa baru setiap tahunnya. Fasilitas lahan parkir yang tersedia di MAN Kota Surabaya terbatas dan tidak diikuti dengan fasilitas parkir (off street parking) yang memadai. Hal ini terlihat dengan ketidak teraturan parkir kendaraan sebagai akibat dari tidak adanya petak parkir serta pola parkir yang jelas, sehingga daya tampung atau kapasitas parkir pada lokasi tersebut tidak memenuhi. Skripsi ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik parkir, merencanakan desain gedung parkir, mengetahui fasilitas parkir 5 tahun kedepan, dan merencanakan anggaran biaya gedung parkir. Data yang dibutuhkan adalah hasil survey lapangan berupa jumlah kendaraan keluar masuk dan durasi parkir, luas lahan parkir, dan denah parkir. Karakteristik parkir eksisting terdiri dari kapasitas ruang parkir motor 369 SRP, mobil 15 SRP dengan kapasitas total adalah 869 m², volume parkir maksimum adalah 516 SRP motor dan 19 SRP mobil, akumulasi parkir maksimum adalah 510 SRP motor dan 18 SRP mobil, rata-rata durasi parkir adalah 9 jam 9 menit 51 detik untuk motor dan 8 jam 10 menit 27 detik untuk mobil, turn over parkir adalah 2,85 untuk motor dan 1,23 untuk mobil, indeks parkir motor sebesar 1,38% dan mobil sebesar 1,16%. Rencana gedung parkir MAN Kota Surabaya seluas 720 m2 dan terdiri dari 3 lantai. Jumlah ketersediaan ruang parkir pada rencana gedung parkir MAN Kota Surabaya untuk mobil eksisting adalah 20 SRP, sedangkan kebutuhan untuk 5 tahun mendatang adalah 20 SRP. Motor eksisting adalah 542 SRP, sedangkan kebutuhan untuk 5 tahun mendatang adalah 528 SRP. Total Rencana Anggaran Biaya yang dikeluarkan untuk membangun gedung parkir adalah Rp. 3.820.000.000,00.