Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS CLASH DETECTION DAN QUANTITY TAKE OFF STRUKTUR ATAS GEDUNG B RSUD KRIAN MENGGUNAKAN METODE BIM Saputra, Khusnul Aldi; Raharjo, Bobby Asukmajaya; Fajarwati, Anisah Nur
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i3.3387

Abstract

Pada proses pembangunan Gedung RSUD Krian terdapat beberapa clash antar disiplin dan multi disiplin yang mengakibatkan perlu adanya beberapa kali penyesuaian terhadap kondisi eksisting di lapangan. Penyelesaian clash akan menghambat proses pelaksanaan konstruksi karena membutuhkan waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis clash detection lebih awal dan cepat pada desain sehingga pengaruh clash terhadap quantity dapat diminimalisir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuntitatif dengan studi kasus struktur atas Gedung B RSUD Krian. Software yang digunakan adalah software berteknologi BIM buatan Autodesk yang antara lain software RSAP 2020 untuk analisis kekuatan struktur, Navisworks 2020 untuk clash detection, dan Revit 2020 untuk desain model 3D sekaligus quantity take off sebelum dan sesudah perbaikan clash. Dari hasil analisis kekuatan struktur, didapatkan bahwa struktur eksisting sudah kuat untuk menopang beban yang terjadi tanpa dilakukan perubahan terhadap dimensi dan spesifikasi elemen struktur. Hasil analisis clash detection ditemukan bahwa sebanyak 8466 clashes terjadi pada elemen struktur dengan persebaran data sebesar 98,51% clashes terjadi pada tulangan, 1,42% clashes terjadi pada material lainnya, dan 0,07% clashes terjadi pada beton. Sebesar 66,71% clashes dapat diperbaiki dengan cara menggeser elemen struktur tanpa menyebabkan perubahan quantity, 33,22% clashes dapat diselesaikan dengan mengubah bentuk elemen stuktur yang menyebabkan pertambahan quantity, dan 0,07% clashes dapat diperbaiki dengan mengubah bentuk elemen struktur yang menyebabkan pengurangan quantity. Hasil rekapitulasi quantity take off didapatkan bahwa perbaikan clash antar elemen struktur hanya berpengaruh <1% terhadap nilai perubahan quantity secara total. Pengaruh clash sangat kecil jika dibandingkan dengan nilai overhead wajar konstruksi yang biasanya berkisar antara 5% hingga 15% dari total nilai proyek.
ANALISA MANAJEMEN RISIKO PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG APARTEMEN THE NEWTON 2 TERHADAP KETEPATAN WAKTU PELAKSANAAN Ayu Hidayati, Zahwa Lintang; Purnomo, Fadjar; Raharjo, Bobby Asukmajaya
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i3.3405

Abstract

Pentingnya mengkaji manajemen risiko agar pelaksanaan suatu proyek dapat berguna untuk mengurangi risiko yang akan terjadi agar tepat sasaran dari biaya, waktu dan mutu. Seperti pada Proyek Apartemen The Newton 2 terjadi keterlambatan pada pembangunan slab podium lantai 8, kurangnya lokasi kerja prefabrikasi kolom dan shearwall, dan kurangnya tenaga kerja pada Proyek The Newton 2. Manajemen risiko terjadi pada Proyek Gedung Apartemen The Newton 2 diharapkan dapat meminimalkan atau menghilangkan kemungkinan kegagalan yang terjadi pada unsur manusia, metode, mesin dan lingkungan terhadap waktu, biaya dan mutu. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah list delay, time schedule, gambar pelaksanaan, observasi dan penyebaran kuesioner kepada pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek ini. Kemudian hasil dari jawaban kuesioner dilakukan uji instrument yaitu uji validitas, uji reliabilitas, dan uji regresi berganda. Dalam penelitian ini untuk menentukan dan menganalisis risiko yang dominan menggunakan Metode Failure Modes and Effects Analysis (FMEA) lalu dilakukan pengendalian manajemen risiko pada Pembangunan Gedung Apartemen The Newton 2 terhadap ketepatan waktu pelaksanaan dan menghitung rencana anggaran biaya yang dikeluarkan untuk risiko yang terjadi. Berdasarkan hasil penelitian terdapat empat risiko tertinggi dari perhitungan nilai RPN dengan metode Failure Modes and Effects Analysis (FMEA) didapatkan nilai sebesar 80 yaitu: X4-1 (kurangnya ketersediaan tenaga kerja untuk menyelesaikan proyek), X4-3 (rendahnya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di lokasi proyek), X4-5 (terjadinya pergantian tenaga kerja baru), dan X9-1 (perubahan desain oleh owner). Faktor-faktor risiko (X) berpengaruh sebesar 79,2% terhadap ketepatan waktu pelaksanaan (Y). Kemudian dilakukan pengendalian untuk meminimalkan risiko yang ditimbulkan dengan meningkatkan produktivitas pekerja pada item pekerjaan lainnya dengan cara sistem lembur, memberikan edukasi secara rutin mengenai K3, dan lain-lain. Total rencana anggaran biaya yang dikeluarkan untuk mengantisipasi risiko yang terjadi pada Proyek Pembangunan Gedung Apartemen The Newton 2 adalah sebesar Rp.829.418.500,- (Delapan Ratus Dua Puluh Sembilan Juta Empat Ratus Delapan Belas Ribu Lima Ratus Rupiah).