Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS JARINGAN JALAN DAN PENENTUAN RUTE TERBAIK BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Raharjo, Nain; Lestari, Agustin Dita
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v5i1.99683

Abstract

Roads are transportation infrastructure that serves as a path for the movement of people, goods, and services to and from certain locations. Apart from being a transportation facility, roads have a role as a tool for regional development and connectivity, as well as environmental functions. Of course, with the complexity of these roles, a road must have a good level of comfort, safety, and travel effectiveness for all users. Nowadays, road users tend to look for the best alternative routes to get the best accessibility with the aim of reducing travel time and avoiding congestion. This study aims to determine the best route, and the ideal travel distance based on several supporting parameters. The method used is the weighting / scoring method for each criterion and then geographic information system-based data processing so that a route map will be obtained. From the results of the analysis that has been carried out, 2 routes are obtained that can be used as alternative routes. The results of the most effective and efficient route analysis based on geological structure, lithology, soil type, road geometry, traffic conditions, land cover, forest environment, slope, and rainfall, found that route 1 with a distance of 17 km, with a total land suitability of 553352613,002664 m2, is the most effective and efficient route, although with a longer distance duration than route 2 which only has a distance of 13 km, with a land suitability level of 100543589,17874 m2.
Evaluasi Kapasitas Eksisting Tandon Air Bersih di Desa Wringinsongo, Kabupaten Malang Harsanti, Winda; Hanggara, Ikrar; Wahiddin; Raharjo, Nain Dhaniarti; Lestari, Agustin Dita; Cahyani, Kharisma Nur
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Banyuwangi (Jurnal Abdiwangi) Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Abdiwangi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/abdiwangi.v1i1.2023.32-42

Abstract

Desa Wringinsongo merupakan salah satu desa yang berlokasi di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Desa ini memiliki sumber daya air dengan debit yang memadahi yang saat ini dimanfaatkan untuk sumber air bersih dan tenaga listrik skala mikro. Di desa ini juga sudah memiliki tandon air bersih yang berkapasitas 32 m3. Namun dengan kapasitas ini belum mampu menampung debit kebutuhan warga, sehingga kapasitas tandon harus diperbesar. Oleh karena itu pada kegiatan pengabdian ini akan dilakukan evaluasi kapasitas eksisting volume air yang tersedia untuk memberikan rekomendasi pemenuhan kebutuhan air bersih di desa. Berdasarkan perhitungan kebutuhan air pada jam puncak, besarnya debit kebutuhan air sebesar 4,949 lt/detik. Dengan menggunakan pompa eksisiting yang dapat memompa air sebesar 3 lt/detik, maka defisit air yang terjadi selama operasional sebesar 217,3 m3. Untuk memenuhi kebutuhan air pada masa defisit air tersebut, maka dimensi tandon yang dibutuhkan sebesar 7 m ´ 7 m ´ 5 m.
Bimbingan Teknis Desain Kanopi Balai Pertemuan RT. 03 RW. 03 Bandulan Kota Malang Lestari, Agustin Dita; Naibaho, Armin; Ratnaningsih, Dwi; Raharjo, Nain Dhaniarti; Qomariah; Hapsari, Ratih Indri
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Banyuwangi (Jurnal Abdiwangi) Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Abdiwangi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/abdiwangi.v1i1.2023.9-20

Abstract

Pertemuan Rukun Tetangga (RT) sebagai salah satu tempat untuk mendukung tugas-tugas RT. Dalam pertemuan RT ini dapat digunakan untuk rapat atau diskusi penentuan program-program pembangunan, pelaksanaan kegiatan, ataupun penyampaian informasi-informasi. Pertemuan RT di wilayah RT. 03 RW. 03 Bandulan diadakan satu kali dalam sebulan secara rutin pada minggu ke-2. Pertemuan ini dilaksanakan di depan atau halaman salah satu warga sampai dengan poros jalan sehingga saat pertemuan, fungsi jalan tersebut ditutup sementara. Melalui kegiatan pengabdian ini, akan diberikan alternatif desain kanopi balai pertemuan agar balai pertemuan tersebut menjadi nyaman. Desain kanopi balai pertemuan menggunakan material baja ringan, dengan rangka utama berupa profil C75 x 0,75 mm dan reng R33 – 0,45 mm. Atap kanopi yang digunakan berupa atap spandek dengan tebal 0,25 mm.
PERENCANAAN ULANG GEOMETRIK JALUR LINTAS SELATAN PANTAI SINE PUCANG LABAN BATAS KABUPATEN BLITAR Ameera, Nabila Shafa; Subagyo, Udi; Lestari, Agustin Dita
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i3.3352

Abstract

Peningkatan konektivitas dan pemerataan insfrastruktur di wilayah Pantai Selatan Jawa (Pansela) salah satunya dengan pembangunan jalan pada Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir ruas jalan Pantai Sine–Pucang Laban wilayah Kabupaten Tulungagung yang berbatasan dengan Kabupaten Blitar. Desain perencanaan geometrik oleh PT. Yodya Karya (Persero) Tbk. Selaku konsultan perencana proyek menggunakan metode Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota Tahun 1997 (TPGJAK, No.038T/BM/1997) sehingga kaidah geometrik yang digunakan dirasa kurang tepat dalam pengimplementasiannya, diikuti dengan kondisi eksisting lokasi jalan termasuk perbukitan dan medan yang berkelok-kelok. Metode perencanaan ulang menggunakan pedoman geometrik jalan terbaru yaitu Pedoman Desain Geometrik Jalan 2021 (PDGJ No. 13/P/BM/2021). Pengumpulan data yang digunakan melalui data sekunder, dengan studi literatur maupun riset. Data sekunder yang dibutuhkan adala peta kontur, data koordinat, gambar DED, dan volume lalu lintas. Melakukan tahapan dengan analisis eksisting pada komponen alinemen vertikal maupun horizontal selanjutnya apabila terdapat ketidak sesuaian nilai komponen terhadap pedoman perencanaan dilakukan perubahan nilai komponen baru yang mengacu terhadap PDGJ Tahun 2021. Berdasarkan hasil perencanaan ulang dengan Pedoman Desain Geometrik Jalan 2021 pada kecepatan 20 dan 40km/jam. Dihasilkan komponen alinemen yang terdiri dari alinemen vertikal dan horizontal dengan 29 tikungan alinemen horizontal, yang terdiri dari 21 Tikungan tipe Spiral-Circle-Spiral (SCS) dan 8 Tikungan tipe Full Circle (FC). Sedangkan pada alinemen vertikal terdiri 18 lengkung vertikal yang terdiri dari 10 lengkung tipe cembung dan 8 lengkung tipe cekung.
EVALUASI KINERJA SALURAN DRAINASE PERUMAHAN BUKIT HIJAU-PERMATA HIJAU, KOTA MALANG Harsanti, Winda; Lestari, Agustin Dita; Muntu, Nikita Damayanti
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/k58vr957

Abstract

Perumahan Bukit Hijau-Permata Hijau yang berada di Kota Malang merupakan kawasan pemukiman dengan luasan 6,5 ha yang dilengkapi sarana dan prasarana yang memadahi. Salah satu sarana yang dimiliki adalah saluran drainase yang bergungsi untuk mengalirkan sisa air yang sudah tidak dibutuhkan lagi. Namun, pada saat musim hujan masih ditemukan adanya limpasan air dari saluran drainase ke permukaan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi eksisting saluran dan memberikan rekomendasi perbaikan agar luapan air dari saluran tidak terjadi lagi. Dalam mengevaluasi saluran, dimensi saluran eksisting didapatkan dari pengukuran di lapangan. Penentuan debit banjir dihitung menggunakan metode rasional dengan kala ulang 5 tahun berdasarkan data hujan dari 3 stasiun terdekat dari tahun 2014-2023. Selain debit banjir, debit air limbah juga dihitung dengan mengasumsikan jumlah penduduk tiap rumah sebanyak 3-4 orang. Analisis saluran yang dilakukan dibagi per segmen, baik untuk pengukuran dimensi saluran eksisting, perhitungan debit aliran, maupun evaluasi saluran. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa debit banjir terbesar terjadi pada segmen 55-56 sebesar 0,1121 m3/dt. Sedangkan untuk debit limbah terbesar berasal dari segmen 6-5 dan 82-83, dimana masing-masing menghasilkan debit sebesar 0,000040 m3/dt. Untuk total debit banjir dan limbah komulatif terbesar terjadi pada segmen 84-85 sebagai titik akhir pembuangan sebesar 1,878 m3/dt. Dari 103 segmen saluran, hanya ada 16 segmen saluran yang tidak mengalami limpasan. Analisis redesain saluran memberikan hasil bahwa saluran terlebar memiliki lebar 1,2 m dan saluran tertinggi yaitu 0,9 m. Semua jenis aliran adalah sub kritis dengan kecepatan aliran berkisar antara 1,233 m/dt - 2,935 m/dt.
Pengujian Kuat Tekan Pada Beton Dengan Limbah Marmer Sebagai Subtitusi Agregat Kasar Lestari, Agustin Dita
Reka Buana : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 6, No 1 (2021): EDISI MARET 2021
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rekabuana.v6i1.2263

Abstract

Pengurangan jumlah pecahan marmer akibat hasil produksi industri marmer dapat dilakukan dengan menggunakan pecahan tersebut untuk material yang ada di dalam beton. Penelitian dilakukan dengan  maksud agar hasil dari penggantian sebagian agregat kasar dengan limbah pecahan marmer yang ditinjau dari nilai kuat tekan beton dapat diketahui. Penelitian dirancang dengan variasi penggantian pecahan marmer sebesar 0%, 15%, 25%, dan 35%. Pada beton silinder yang memiliki ukuran 15 cm sebagai diameternya dan 30 cm sebagai tingginya, serta telah mencapai umur beton 7 hari, 14 hari, dan 28 hari akan diuji kuat tekannya. Besar kuat tekan yang paling tinggi ada pada variasi 25%, yaitu sebesar 33,22% pada umur beton 28 hari. Dibandingkan dengan nilai kuat tekan beton pada variasi 0% atau beton normal, pada variasi 25% mengalami kenaikan sebesar 4,02%.ABSTRACTReducing the number of aggregate marble waste as a result of the marble industry can be done by using this for concrete materials. This research was conducted with the effect of coarse aggregate substitution with marble waste on the compression strength value of concrete can be known. The research was committed to variations of marble aggregate substitution in 0%, 15%, 25%, and 35%. The compression test will be committed on cylindrical concrete, which has a diameter of 15 cm, a height of 30 at the age of 7, 14, and 28 days of concrete. The value of compression strength at the age of 28 days has the highest variation of 25%, equal to 33.22%. Compared with the compression strength value in variation 0% or average concrete, the variation of 25% has increased by 4.02%.
Evaluasi Kapasitas Tampungan Air Bersih Desa Wringinsongo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang Hanggara, Ikrar; Harsanti, Winda; Wahiddin, Wahiddin; Lestari, Agustin Dita; Raharjo, Nain Dhaniarti
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v8i1.5144

Abstract

Perkembangan Desa Wringinsongo berdampak pada bertambahnya penduduk sehingga kebutuhan air bersih juga ikut bertambah. Peningkatan kebutuhan air perlu untuk dikaji ulang dan dilakukan upaya agar kebutuhan dapat terlayani dengan maksimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membuat gambar desain usulan tampungan guna memenuhi peningkatan kebutujan air bersih. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan metode pengukuran lapangan dengan melakukan survei dan pengambilan data di kantor desa. Hasil kegiatan ini adalah direncanakannya tampungan baru dengan kapasitas lebih besar untuk dapat melayani kebutuhan air baku masyarakat Desa Wringinsongo sebesar 3.47166 liter/detik atau setara dengan 0.00347 m3/detik. Dimensi tampungan atau reservoir yang diusulkan sebesar 96 m3 dengan rincian panjang tampunngan sebesar 4 m lebar tampungan sebesar 4 m, tinggi atau kedalaman tampungan sebesar 6 m. Bentuk tampungan berbentuk elevated reservoir dimana tampungan memiliki struktur bagian bawah untuk menaikkan elevasi agar dapat menjangkau area layanan yang lebih luas. Elevasi dasar tampungan berada di elevasi + 565.86 mdpl sedangkan untuk puncak tampungan berada pada elevasi 576.26 mdpl. Perencanaan volume tampungan direncakan dapat melayani kebutuhan air baku masyarakat Desa Wrinignsongo sampai dengan proyeksi pertumbuhan penduduk tahun 2036.