Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION KELAS IX UPTD SMP NEGERI 3 GUNUNGSITOLI TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Bali, Hilaria Florensia; Gulo , Hardikupatu; Zega , Novelina Andriani; Waruwu, Toroziduhu
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27620

Abstract

Hasil belajar peserta didik dapat ditingkatkan melalui penggunaan model pembelajaran Group Investigation yang menekankan keterlibatan peserta didik. Tujuan penelitian: (1) Untuk mengetahui proses penerapan model pembelajaran Group Investigation dalam proses pembelajaran IPA. (2) Untuk mengetahui ketuntasan peningkatan hasil belajar peserta pada mata pelajaran IPA. Lokasi penelitian di UPTD SMP Negeri 3 Gunungsitoli. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IX dengan jumlah 31 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari empat tahap yaitu: (1) Perencanaan, (2) Tindakan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi. Instrumen penelitian yaitu: (1) Lembaran observasi, (2) Tes hasil belajar peserta didik, (3) Lembaran panduan wawancara. Hasil penelitian: (1) Proses penerapan model pembelajaran Group Investigation diperoleh rata-rata hasil refleksi pada Siklus I yaitu 61,35% dengan kriteria cukup dan Siklus II yaitu 88,13% dengan kriteria baik. (2) Ketuntasan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Group Investigation pada Siklus I yaitu 61,29% dengan kriteria cukup dan Siklus II yaitu 87,10% dengan kriteria baik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XII MIPA SMA NEGERI 1 TUHEMBERUA Zega, Otanius; Harefa, Agnes Renostini; Waruwu, Toroziduhu; Zega, Novelina Andriani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.28403

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar dan guru jarang menugaskan siswa untuk mengembangkan keterampilan motorik mereka melalui proyek-proyek yang mereka rancang sendiri, yang berkaitan dengan materi yang sedang dipelajari. Tujuan penelitian: (1) Mendeskripsikan bagaimana pembelajaran Biologi dapat ditingkatkan dengan menerapkan metode Project Based Learning, (2) Menjelaskan tentang standar pembelajaran Biologi yang diperoleh dengan menggunakan pendekatan Project Based Learning, (3) Menjelaskan peningkatan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran Biologi melalui penggunaan model pembelajaran Project Based Learning. Hasil penelitian: (1) Proses pembelajaran Biologi melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning pada Siklus I yaitu 58.59% dan Siklus II 84,66% (baik). (2) Kualitas pembelajaran Biologi ketika menggunakan pendekatan Project Based Learning pada Siklus I yaitu 65,7% dan Siklus II yaitu 86,8% (baik). (3) Hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning pada mata pelajaran Biologi pada Siklus I yaitu 67,8 (cukup) dan Siklus ke II yaitu 80,4 (baik).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING TEHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 GUNUNGSITOLI IDANOI ZAI, EKARIYANTI; HAREFA, AGNES RENOSTINI; TELAUMBANUA, DESMAN; WARUWU, TOROZIDUHU
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v5i1.4587

Abstract

ABSTRACT This research aims to prove whether or not there is a significant influence of the Reciprocal Teaching learning model on student learning outcomes in biology subjects at SMA Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi. The research method used is quantitative research with an experimental design, using Quasi Experimental Design. The population in this study were all students in class XI-MIPA SMA Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi, totaling 52 students. The sample in this study was the entire population selected randomly and grouped into 2, namely the experimental class group and the control class group, each consisting of 26 students. Sampling was taken using random sampling techniques. The research instrument is a learning outcomes test consisting of a pretest and posttest. The results of research based on hypothesis testing on learning outcomes obtained tvalue = 4.486 and ttable = 1.675 at a significance level of 0.05 (5%), so it is proven that tcount is greater than ttable (4.486 > 1.675) which means the alternative hypothesis (Ha) is accepted and the null hypothesis (Ho) is rejected. So it can be concluded there is an influence of the reciprocal teaching learning model on student learning outcomes in Biology subjects at SMA Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara signifikan ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran biologi di SMA Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen, menggunakan Quasi Eksperimental Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI-MIPA SMA Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi yang berjumlah 52 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yang dipilih secara acak dan dikelompokkan menjadi 2 yaitu kelompok kelas eksperimen dan kelompok kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 26 siswa. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang terdiri dari pretest dan posttest. Hasil penelitian berdasarkan uji hipotesis terhadap hasil belajar diperoleh nilai thitung = 4,486 dan ttabel = 1,675 pada taraf signifikansi 0,05 (5%), sehingga terbukti thitung lebih besar dari ttabel (4,486 > 1,675) yang berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi.
ANALISIS EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA PELAJARAN IPA SMP NEGERI 1 TUHEMBERUA GEA, SEPI FITA SARI; WARUWU, TOROZIDUHU; ZEGA, NOVELINA ANDRIANI; WARUWU, YAREDI
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v5i1.4588

Abstract

ABSTRACT This research was motivated by students who were not actively involved in learning, teachers who still used lecture learning methods, and students' lack of understanding of concepts in learning. The type of research used is a qualitative descriptive approach. The research location is at SMP Negeri 1 Tuhemberua. The research population is class IX students in the odd semester of the 2024/2025 academic year. Research instruments, namely: observation sheet on the effectiveness of the learning model, observation sheet on understanding concepts, and learning outcomes tests. Research results: (1) The effectiveness of the learning model in science learning at SMP Negeri 1 Tuhemberua was discovered that at Meeting 1 the percentage was 66.91% with "sufficient" criteria, at Meeting 2 the percentage was 78.41% with "good" criteria, and at Meeting 3 the percentage was 84. .09% with "good" criteria, so the average percentage of effectiveness of learning models in science learning is 76.14% with "good" criteria. (2) The students' ability to understand concepts in science learning was found at Meeting 1, the average percentage was 71.42% with the "sufficient" criteria, Meeting 2 obtained an average percentage of 75.62% with the "good" criteria, and Meeting 3 the average percentage was obtained. -The average percentage is 82.62% with "good" criteria, so the average percentage of students' conceptual understanding ability is 76.55% with "good" criteria. (3) Student learning outcomes in science learning obtained an average score of 80.15 with good criteria, and the percentage of students who completed their studies was 81.48% while the percentage who did not complete their studies was 18.52%. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa yang kurang terlibat aktif dalam pembelajaran, guru yang masih menggunakan metode pembelajaran ceramah, dan kurangnya pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian yaitu di SMP Negeri 1 Tuhemberua. Populasi penelitian yaitu siswa kelas IX semester ganjil Tahun Pelajaran 2024/2025. Instrumen penelitian, yaitu: lembar observasi efektivitas model pembelajaran, lembar observasi pemahaman konsep, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian: (1) Efektivitas model pembelajaran pada pembelajaran IPA di SMP Negeri 1 Tuhemberua diketahui pada Pertemuan 1 diperoleh persentasenya sebesar 66,91% dengan kriteria “cukup”, Pertemuan 2 diperoleh persentasenya sebesar 78,41% dengan kriteria “baik”, dan Pertemuan 3 diperoleh persentasenya sebesar 84,09% dengan kriteria “baik”, sehingga rata-rata persentase efektivitas model pembelajaran pada pembelajaran IPA sebesar 76,14% dengan kriteria “baik”. (2) Kemampuan pemahaman konsep siswa pada pembelajaran IPA diketahui pada Pertemuan 1 diperoleh rata-rata persentasenya sebesar 71,42% dengan kriteria “cukup”, Pertemuan 2 diperoleh rata-rata persentasenya sebesar 75,62% dengan kriteria “baik”, dan Pertemuan 3 diperoleh rata-rata persentasenya sebesar 82,62% dengan kriteria “baik”, sehingga rata-rata persentase kemampuan pemahaman konsep siswa sebesar 76,55% dengan kriteria “baik”. (3) Hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA diperoleh nilai rata-ratanya sebesar 80,15 dengan kriteria baik, dan pesersentase siswa yang tuntas belajar sebesar 81,48% sedangkan persentase yang tidak tuntas belajar sebesar 18,52%.