Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION KELAS IX UPTD SMP NEGERI 3 GUNUNGSITOLI TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Bali, Hilaria Florensia; Gulo , Hardikupatu; Zega , Novelina Andriani; Waruwu, Toroziduhu
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27620

Abstract

Hasil belajar peserta didik dapat ditingkatkan melalui penggunaan model pembelajaran Group Investigation yang menekankan keterlibatan peserta didik. Tujuan penelitian: (1) Untuk mengetahui proses penerapan model pembelajaran Group Investigation dalam proses pembelajaran IPA. (2) Untuk mengetahui ketuntasan peningkatan hasil belajar peserta pada mata pelajaran IPA. Lokasi penelitian di UPTD SMP Negeri 3 Gunungsitoli. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IX dengan jumlah 31 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari empat tahap yaitu: (1) Perencanaan, (2) Tindakan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi. Instrumen penelitian yaitu: (1) Lembaran observasi, (2) Tes hasil belajar peserta didik, (3) Lembaran panduan wawancara. Hasil penelitian: (1) Proses penerapan model pembelajaran Group Investigation diperoleh rata-rata hasil refleksi pada Siklus I yaitu 61,35% dengan kriteria cukup dan Siklus II yaitu 88,13% dengan kriteria baik. (2) Ketuntasan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Group Investigation pada Siklus I yaitu 61,29% dengan kriteria cukup dan Siklus II yaitu 87,10% dengan kriteria baik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XII MIPA SMA NEGERI 1 TUHEMBERUA Zega, Otanius; Harefa, Agnes Renostini; Waruwu, Toroziduhu; Zega, Novelina Andriani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.28403

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar dan guru jarang menugaskan siswa untuk mengembangkan keterampilan motorik mereka melalui proyek-proyek yang mereka rancang sendiri, yang berkaitan dengan materi yang sedang dipelajari. Tujuan penelitian: (1) Mendeskripsikan bagaimana pembelajaran Biologi dapat ditingkatkan dengan menerapkan metode Project Based Learning, (2) Menjelaskan tentang standar pembelajaran Biologi yang diperoleh dengan menggunakan pendekatan Project Based Learning, (3) Menjelaskan peningkatan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran Biologi melalui penggunaan model pembelajaran Project Based Learning. Hasil penelitian: (1) Proses pembelajaran Biologi melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning pada Siklus I yaitu 58.59% dan Siklus II 84,66% (baik). (2) Kualitas pembelajaran Biologi ketika menggunakan pendekatan Project Based Learning pada Siklus I yaitu 65,7% dan Siklus II yaitu 86,8% (baik). (3) Hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning pada mata pelajaran Biologi pada Siklus I yaitu 67,8 (cukup) dan Siklus ke II yaitu 80,4 (baik).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING TEHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 GUNUNGSITOLI IDANOI ZAI, EKARIYANTI; HAREFA, AGNES RENOSTINI; TELAUMBANUA, DESMAN; WARUWU, TOROZIDUHU
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v5i1.4587

Abstract

ABSTRACT This research aims to prove whether or not there is a significant influence of the Reciprocal Teaching learning model on student learning outcomes in biology subjects at SMA Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi. The research method used is quantitative research with an experimental design, using Quasi Experimental Design. The population in this study were all students in class XI-MIPA SMA Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi, totaling 52 students. The sample in this study was the entire population selected randomly and grouped into 2, namely the experimental class group and the control class group, each consisting of 26 students. Sampling was taken using random sampling techniques. The research instrument is a learning outcomes test consisting of a pretest and posttest. The results of research based on hypothesis testing on learning outcomes obtained tvalue = 4.486 and ttable = 1.675 at a significance level of 0.05 (5%), so it is proven that tcount is greater than ttable (4.486 > 1.675) which means the alternative hypothesis (Ha) is accepted and the null hypothesis (Ho) is rejected. So it can be concluded there is an influence of the reciprocal teaching learning model on student learning outcomes in Biology subjects at SMA Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara signifikan ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran biologi di SMA Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen, menggunakan Quasi Eksperimental Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI-MIPA SMA Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi yang berjumlah 52 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yang dipilih secara acak dan dikelompokkan menjadi 2 yaitu kelompok kelas eksperimen dan kelompok kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 26 siswa. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang terdiri dari pretest dan posttest. Hasil penelitian berdasarkan uji hipotesis terhadap hasil belajar diperoleh nilai thitung = 4,486 dan ttabel = 1,675 pada taraf signifikansi 0,05 (5%), sehingga terbukti thitung lebih besar dari ttabel (4,486 > 1,675) yang berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi.
ANALISIS EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA PELAJARAN IPA SMP NEGERI 1 TUHEMBERUA GEA, SEPI FITA SARI; WARUWU, TOROZIDUHU; ZEGA, NOVELINA ANDRIANI; WARUWU, YAREDI
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v5i1.4588

Abstract

ABSTRACT This research was motivated by students who were not actively involved in learning, teachers who still used lecture learning methods, and students' lack of understanding of concepts in learning. The type of research used is a qualitative descriptive approach. The research location is at SMP Negeri 1 Tuhemberua. The research population is class IX students in the odd semester of the 2024/2025 academic year. Research instruments, namely: observation sheet on the effectiveness of the learning model, observation sheet on understanding concepts, and learning outcomes tests. Research results: (1) The effectiveness of the learning model in science learning at SMP Negeri 1 Tuhemberua was discovered that at Meeting 1 the percentage was 66.91% with "sufficient" criteria, at Meeting 2 the percentage was 78.41% with "good" criteria, and at Meeting 3 the percentage was 84. .09% with "good" criteria, so the average percentage of effectiveness of learning models in science learning is 76.14% with "good" criteria. (2) The students' ability to understand concepts in science learning was found at Meeting 1, the average percentage was 71.42% with the "sufficient" criteria, Meeting 2 obtained an average percentage of 75.62% with the "good" criteria, and Meeting 3 the average percentage was obtained. -The average percentage is 82.62% with "good" criteria, so the average percentage of students' conceptual understanding ability is 76.55% with "good" criteria. (3) Student learning outcomes in science learning obtained an average score of 80.15 with good criteria, and the percentage of students who completed their studies was 81.48% while the percentage who did not complete their studies was 18.52%. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa yang kurang terlibat aktif dalam pembelajaran, guru yang masih menggunakan metode pembelajaran ceramah, dan kurangnya pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian yaitu di SMP Negeri 1 Tuhemberua. Populasi penelitian yaitu siswa kelas IX semester ganjil Tahun Pelajaran 2024/2025. Instrumen penelitian, yaitu: lembar observasi efektivitas model pembelajaran, lembar observasi pemahaman konsep, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian: (1) Efektivitas model pembelajaran pada pembelajaran IPA di SMP Negeri 1 Tuhemberua diketahui pada Pertemuan 1 diperoleh persentasenya sebesar 66,91% dengan kriteria “cukup”, Pertemuan 2 diperoleh persentasenya sebesar 78,41% dengan kriteria “baik”, dan Pertemuan 3 diperoleh persentasenya sebesar 84,09% dengan kriteria “baik”, sehingga rata-rata persentase efektivitas model pembelajaran pada pembelajaran IPA sebesar 76,14% dengan kriteria “baik”. (2) Kemampuan pemahaman konsep siswa pada pembelajaran IPA diketahui pada Pertemuan 1 diperoleh rata-rata persentasenya sebesar 71,42% dengan kriteria “cukup”, Pertemuan 2 diperoleh rata-rata persentasenya sebesar 75,62% dengan kriteria “baik”, dan Pertemuan 3 diperoleh rata-rata persentasenya sebesar 82,62% dengan kriteria “baik”, sehingga rata-rata persentase kemampuan pemahaman konsep siswa sebesar 76,55% dengan kriteria “baik”. (3) Hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA diperoleh nilai rata-ratanya sebesar 80,15 dengan kriteria baik, dan pesersentase siswa yang tuntas belajar sebesar 81,48% sedangkan persentase yang tidak tuntas belajar sebesar 18,52%.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK DI UPTD SMP NEGERI 5 GUNUNGSITOLI Hulu, Yoren Oktariani; Gulo, Hardikupatu; Waruwu, Toroziduhu; Zega, Novelina Andriani
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i4.8569

Abstract

The Treffinger learning model is a creative learning model oriented towards problem solving that provides opportunities for students to think creatively, work together, and relate learning concepts to real problems in their environment. The objectives of this study are (1) to determine whether there is an influence of the Treffinger learning model on the science learning outcomes of students at the UPTD of SMP Negeri 5 Gunugsitoli, (2) to determine the effectiveness of the Treffinger learning model on the science learning outcomes of students at the UPTD of SMP Negeri 5 Gunugsitoli. The type of research used is quantitative research with a pre-experimental method using a one-group pretest-posttest design. The research sample was class VIII-D of SMP Negeri 5 Gunungsitoli, with the researcher acting directly as a teacher during the learning process. The research instruments were pretest and posttest, and learning devices based on the Treffinger model. Data analysis was carried out through the N-Gain test to determine the effectiveness of the Treffinger model and a hypothesis test (paired sample t-test) to test to determine the effect of the Treffinger model on learning outcomes. The results of the study showed that there was a significant increase in learning outcomes after the Treffinger learning model was implemented. The average value of student learning outcomes increased from a pretest score of 50 to a posttest score of 84 with a high effectiveness category based on the results of the N-Gain test. The hypothesis test also showed a significant value smaller than the p-value (0.00 < 0.05), so Ha was accepted and Ho was rejected. Thus, the Treffinger learning model had a positive and significant effect on students' science learning outcomes at the UPTD of SMP Negeri 5 Gunungsitoli. ABSTRAK Model pembelajaran Treffinger merupakan model pembelajaran kreatif yang berorientasi pada pemecahan masalah yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpikir kreatif, bekerja sama, serta mengaitkan konsep pembelajaran dengan permasalahan nyata di lingkungan mereka. Tujuan Penelitian ini adalah (1)mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran Treffinger terhadap hasil belajar IPA peserta didik di UPTD SMP Negeri 5 Gunugsitoli, (2) Untuk mengetahui Efektivitas model pembelajaran Treffinger terhadap hasil belajar IPA peserta didik di UPTD SMP Negeri 5 Gunugsitoli. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode pre-eksperimental menggunakan desain one-group pretest-Posttest design. Sampel penelitian adalah kelas VIII-D SMP Negeri 5 Gunungsitoli, dengan peneliti berperan langsung sebagai guru selama proses pembelajaran. Instrumen penelitian pretest dan posttest, dan perangkat pembelajaran berbasis model Treffinger. Analisis data dilakukan melalui uji N-Gain untuk mengetahui efektivitas model Treffinger dan uji hipotesis (paired sample t-test) untuk menguji untuk mengetahui pengaruh model Treffingerter  terhadap hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar yang signifikan setelah diterapkan model pembelajaran Treffinger. Nilai rata-rata hasil belajar peserta didik meningkat dari skor pretest 50  ke Posttest 84  dengan kategori efektivitas tinggi berdasarkan hasil uji N-Gain. Uji hipotesis juga menunjukkan nilai signifikan lebih kecil dari pada p-value (0.00 < 0.05), sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, bahwa model pembelajaran Treffinger berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar IPA peserta didik di UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli.  
PENGEMBANGAN BUKU SAKU IPA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING DI UPTD SMP NEGERI 8 GUNUNGSITOLI Zebua, Justin Intan Purnama Sari; Gulo, Hardikupatu; Waruwu, Toroziduhu; Harefa, Agnes Renostini; Lase, Natalia Kristiani
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i4.8570

Abstract

This study aims to develop a Science pocket book based on Problem-Based Learning (PBL) as a solution to the low conceptual understanding and learning motivation of students at UPTD SMP Negeri 8 Gunungsitoli. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The needs analysis revealed that 80% of students considered the textbook less engaging, 90% required visual media, and 93% needed practical learning materials such as a pocket book. The product was developed through validation by material experts, language experts, and design experts, resulting in a “Highly Feasible” category with significant score improvements after revisions. The practicality test showed an average student response rate of 93.33% (“Highly Practical”). The implementation stage demonstrated increased motivation, engagement, and conceptual understanding in science learning. The effectiveness of the pocket book was also reflected in the student mastery level, which reached 93.02% in the field test. Thus, the developed PBL-based Science pocket book is proven to be feasible, practical, and effective as a learning medium to improve the quality of science instruction in junior high schools. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku saku IPA berbasis Problem-Based Learning (PBL) sebagai solusi atas rendahnya pemahaman konsep dan motivasi belajar peserta didik di UPTD SMP Negeri 8 Gunungsitoli. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa 80% peserta didik menilai buku paket kurang menarik, 90% membutuhkan media visual, dan 93% membutuhkan bahan ajar praktis seperti buku saku. Produk dikembangkan melalui validasi ahli materi, ahli bahasa, dan ahli desain yang menghasilkan kriteria Sangat Layak dengan peningkatan skor signifikan setelah revisi. Uji kepraktisan menunjukkan rata-rata respon siswa sebesar 93,33% (Sangat Praktis). Implementasi produk memperlihatkan peningkatan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman konsep IPA. Efektivitas buku saku juga tercermin dari ketuntasan belajar siswa yang mencapai 93,02% pada uji lapangan. Dengan demikian, buku saku IPA berbasis PBL yang dikembangkan terbukti layak, praktis, dan efektif sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di SMP.    
PENGARUH PENGGUNAAN MODUL AJAR IPA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 1 HILIDUHO Lahagu, Jelinus; Gulo, Hardikupatu; Waruwu, Toroziduhu; Zega, Novelina Andriani
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i4.8571

Abstract

This research is motivated by the low achievement of science learning outcomes of students at SMP Negeri 1 Hiliduho, which is still below the Minimum Completion Criteria due to the limited variety of learning resources and the dominance of conventional learning methods. This study aims to analyze the influence and effectiveness of the use of science teaching modules in improving students' cognitive competence. The method applied is quantitative with a pre-experimental one-group pretest-posttest design, where the research sample was determined through a purposive sampling technique among eighth-grade students. The data collection instrument used an objective test whose validity and reliability have been tested. The research findings show a statistically significant increase, evidenced by the Paired Sample t-test hypothesis test which produced a Sig. (2-tailed) value of 0.000 < 0.05. In addition, there was an increase in the average score from 59.33 (pre-test) to 76.67 (post-test) with a jump in classical completeness from 3.3% to 80%. Effectiveness analysis using the N-Gain test showed an average score of 0.4202, which is in the moderate category (0.30 ? g < 0.70). The main conclusion of this study confirms that the implementation of science teaching modules has a significant positive impact and is proven effective in improving student learning outcomes. Therefore, it is recommended as a supporting teaching material to optimize the understanding of science concepts in schools. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya capaian hasil belajar IPA siswa di SMP Negeri 1 Hiliduho yang masih berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal akibat minimnya variasi sumber belajar dan dominasi metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh serta tingkat efektivitas penggunaan modul ajar IPA dalam meningkatkan kompetensi kognitif siswa. Metode yang diterapkan adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest , di mana sampel penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling pada siswa kelas VIII. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes objektif yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan secara statistik, dibuktikan dengan uji hipotesis Paired Sample t-test yang menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Selain itu, terjadi kenaikan rata-rata nilai dari 59,33 (pre-test) menjadi 76,67 (post-test) dengan lonjakan ketuntasan klasikal dari 3,3% menjadi 80%. Analisis efektivitas menggunakan uji N-Gain menunjukkan skor rata-rata 0,4202 yang berada pada kategori sedang (0,30 ? g < 0,70). Simpulan utama penelitian ini menegaskan bahwa implementasi modul ajar IPA memiliki pengaruh positif yang signifikan dan terbukti efektif dalam memperbaiki hasil belajar siswa, sehingga direkomendasikan sebagai bahan ajar pendukung untuk mengoptimalkan pemahaman konsep sains di sekolah.
PENGARUH GAME EDUKASI WORDWALL QUIZ TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS IX UPTD SMP NEGERI 5 GUNUNGSITOLI Harefa, Vita Hardianti; Harefa, Agnes Renostini; Waruwu, Toroziduhu; Gulo, Hardikupatu
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i4.8573

Abstract

Learning outcomes serve as a key indicator for measuring changes in students' knowledge and abilities after participating in the learning process. However, the reality at UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli shows that students' scores in Science are still below the Minimum Completeness Criteria (KKM). This study aims to determine the effect and effectiveness of using the Wordwall Quiz educational game on student learning outcomes in Science. The research method employed was experimental using a Quasi-Experimental Design with a Non-Equivalent Control Group Design. The study population included all ninth-grade students at SMP Negeri 5 Gunungsitoli. The sample consisted of class IX-A as the experimental group (32 students) and class IX-C as the control group (31 students). The research instrument was a learning outcome test, while data analysis was conducted using Microsoft Excel and SPSS version 26. The hypothesis test results, using the Mann-Whitney U Test, showed an Asymptotic Sig. (2-tailed) value of 0.000<0.05, which indicates a significant influence of using the Wordwall Quiz educational game on student learning outcomes. Furthermore, the N-Gain score for the experimental class reached 77.71%, placing it in the "high" category. Thus, it is concluded that the use of the Wordwall Quiz educational game is significantly influential and effective in improving the learning outcomes of ninth-grade students in Science at UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli. ABSTRAK Hasil belajar merupakan salah satu indikator untuk mengukur perubahan pengetahuan dan kemampuan siswa setelah mengikuti proses pembelajaran. Namun, kenyataannya nilai siswa pada mata pelajaran IPA di UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli masih berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan game edukasi Wordwall Quiz terhadap hasil belajar siswa serta tingkat efektivitasnya dalam pembelajaran IPA. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan jenis Quasi Experimental Design, menggunakan desain Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 5 Gunungsitoli, dengan sampel kelas IX-A sebagai kelas eksperimen (32 siswa) dan IX-C sebagai kelas kontrol (31 siswa). Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan aplikasi Excel dan SPSS versi 26. Hasil uji hipotesis menggunakan Mann-Whitney U Test menunjukkan nilai Asymptotic Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan game edukasi Wordwall Quiz terhadap hasil belajar siswa. Selain itu, skor n-gain menunjukkan bahwa kelas eksperimen berada pada kategori “tinggi” hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai n-gein skor sebesar 77,71%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan game edukasi Wordwall Quiz berpengaruh signifikan dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas IX UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli.    
Peran dan Strategi Guru Untuk Menghadapi Tantangan Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di UPTD SMP Negeri 1 Moro’o Frengki Finsensius Gulo; Novelina Andriani Zega; Toroziduhu Waruwu; Hardikupatu Gulo
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 15 No. 1 (2026): Maret 2026 (On Progress)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v15i1.5706

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka menuntut guru mampu merancang pembelajaran yang fleksibel, berpusat pada peserta didik, serta sesuai dengan karakteristik dan konteks lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan strategi guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di UPTD SMP Negeri 1 Moro’o. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan guru yang aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi proses pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis melalui proses reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang berorientasi pada kredibilitas temuan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai perencana pembelajaran, fasilitator, inovator, evaluator, serta penghubung antara kurikulum dan realitas lokal. Guru mampu menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), mengembangkan pengalaman belajar yang kontekstual, serta mengintegrasikan lingkungan sosial dan budaya ke dalam proses pembelajaran sehingga kegiatan belajar menjadi lebih relevan, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi siswa. Tantangan yang muncul meliputi keterbatasan sarana prasarana, kesenjangan kemampuan peserta didik, variasi pemahaman terhadap modul ajar dan proyek, serta penyesuaian terhadap paradigma pembelajaran baru yang memberi ruang lebih besar pada kemandirian siswa. Dalam menghadapi hambatan tersebut, guru menerapkan strategi adaptif berupa Project Based Learning, Inkuiri Terbimbing, diferensiasi pembelajaran, hingga evaluasi autentik, disertai peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan pemanfaatan platform digital. Strategi ini memungkinkan guru menyesuaikan praktik pembelajaran dengan kebutuhan siswa serta kondisi sekolah, sehingga Kurikulum Merdeka dapat diimplementasikan secara lebih optimal.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR IPA MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF DI UPTD SMP NEGERI 1 GUNUNGSITOLI ALO’OA Gulo, Ros Neli; Harefa, Agnes Renostini; Gulo, Hardikupatu; Waruwu, Toroziduhu
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) antara siswa yang mengikuti pembelajaran berdiferensiasi dan siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif di UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Alo’oa. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimen (eksperimen semu). Sampel dalam penelitian ini terdiri dari kelas VIII-A sebagai kelas eksperimen I (E1) dan kelas VIII-B sebagai kelas eksperimen II (E2) yang dipilih melalui teknik sampel jenuh (saturated sampling) yaitu teknik pengambilan sampel di mana seluruh anggota populasi penelitian diikutsertakan sebagai sampel karena keterbatasan jumlah populasi. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran berdiferensiasi memperoleh nilai rata-rata 83,33 untuk kelas eksperimen 1 dan pembelajaran kooperatif memperoleh nilai rata-rata 79,17 untuk kelas eksperimen 2. Temuan ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan secara statistik antara capaian hasil belajar peserta didik yang diajarkan pembelajaran berdiferensiasi dan peserta didik yang diajarkan pembelajaran kooperatif.