Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru Dan Siswa Dalam Pembelajaran Biologi Di SMA Negeri 1 Tuhemberua Gea, Destrawati Kristian; Telaumbanua, Desman; Waruwu, Toroziduhu; Harefa, Agnes Renostini
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12078

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh implementasi kurikulum merdeka di SMA Negeri 1 Tuhemberua yang sudah berjalan 2 tahun namun masih belum efektif diterapkan dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah (1) Menilai dampak Positif Dan Negatif Implementasi Kurikulum Merdeka Terhadap Guru dalam Pembelajaran Biologi Di SMA Negeri 1 Tuhemberua, (2) Menilai dampak Positif Dan Negatif Implementasi Kurikulum Merdeka Terhadap Siswa dalam Pembelajaran Biologi Di SMA Negeri 1 Tuhemberua. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode campuran (mixed methods) yaitu gabungan metode kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu guru mata pelajaran biologi sebanyak 3 orang dan siswa kelas XI sebanyak 30 orang di pilih secara acak.instrumen penelitian yang digunakan yaitu (1) Lembar wawancara guru, (2) lembar observasi pembelajaran, (3) lembar angket siswa. Hasil penelitian yaitu dampak positif dan negatif bagi guru, dampak positif yaitu memberikan ruang bagi guru untuk berkembang secara kreatif, mandiri, dan merancang pembelajaran yang sesuai dengan minat serta bakat masing-masing. Dampak implementasi kurikulum merdeka bagi siswa di SMA Negeri 1 Tuhemberua memberikan dampak positif dan negatif. Dampak positif yang dirasakan antara lain meningkatnya kemampuan siswa dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila, berpikir kritis dan inovatif, mengambil keputusan yang tepat, serta mengembangkan keterampilan melalui pembelajaran berbasis proyek. Dampak negatif yang dirasakan antara lain adalah kesenjangan capaian belajar antara siswa berkemampuan tinggi dan rendah, kesulitan dalam belajar mandiri akibat kurangnya struktur dan panduan, keterbatasan sumber daya belajar seperti buku dan perangkat teknologi, serta terjadinya ketimpangan akses terhadap fasilitas pembelajaran. Dampak negatif implementasi kurikulum merdeka bagi siswa, sesuai dengan hasil perhitungan angket mendapatkan kategori rendah. Presentase dampak bagi siswa, dampak positif mendapat 64% dan dampak negatif sebesar 36%.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik SMP Swasta Kristen Tomosa I Gido Halawa, Seprianus; Toroziduhu Waruwu; Hardikupatu Gulo; Yaredi Waruwu
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 14 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v14i2.5299

Abstract

Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik SMP Swasta Kristen Tomosa I Gido Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII di SMP Swasta Kristen Tomosa I Gido. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen jenis Pre-Experimental Design, tepatnya dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 29 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 butir soal, yang telah divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Data diperoleh melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik paired sample t-test dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (Sig. 2-tailed < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model PBL terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, Ha diterima Ho ditolak. Hasil ini menunjukkan bahwa model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik secara signifikan. Oleh karena itu, model pembelajaran ini direkomendasikan untuk digunakan sebagai alternatif pendekatan dalam proses pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran IPA.
Pengaruh Handout Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Mata Pelajaran IPA Kelas VIII SMP Negeri 3 Alasa Talumuzoi Yuraman Hulu; Toroziduhu Waruwu; Agnes Renostini Harefa; Hardikupatu Gulo
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 14 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v14i2.5333

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sering dianggap sulit dan menimbulkan kecemasan bagi peserta didik, yang pada akhirnya berdampak pada rendahnya kemampuan berpikir kritis dalam memahami konsep-konsep sains. Kondisi ini diperkuat oleh dominasi metode pembelajaran yang berpusat pada guru serta keterbatasan ketersediaan bahan ajar inovatif yang mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pengembangan dan pemanfaatan handout sebagai bahan ajar kontekstual yang mendukung penguatan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk membuktikan penggunaan handout berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dan (2) mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunanan handout dengan siswa yang tidak menggunakan handout dalam pembelajaran IPA. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain nonequivalent posttest-only control group design. Seluruh siswa kelas VIII dijadikan sampel penelitian melalui teknik total sampling. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran menggunakan handout, sementara kelompok kontrol mengikuti pembelajaran tanpa handout. Instrumen yang digunakan berupa tes berpikir kritis yang telah melalui uji validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata nilai post-test kelompok eksperimen secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, dengan selisih 26,05 poin. Hasil uji Independent Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) dan t hitung sebesar 11,712, lebih besar dari t tabel 2,02269. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan handout memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA.
Pengaruh Pemanfaatan Aplikasi Canva Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA SMK Negeri 1 Hiliduho Harefa, Weni Yanti; Waruwu, Toroziduhu; Gulo, Hardikupatu; Telaumbanua, Desman
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi Canva dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di SMK Negeri 1 Hiliduho. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen jenis Pre-eksperimental desain one-group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 1 Hiliduho dengan jumlah 37 orang.Teknik pengambilan sampel yaitu non probability sampling jenis purposive sampling, sampel dalam penelitian ini yaitu kelas XI OTKP berjumlah 23 orang. Instrument pengumpulan data yaitu tes terdiri dari pretest dan posttest. Teknik analisis data uji hipotesis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian diperoleh rata-rata nilai pretest sebesar 48.0435 dan posttest sebesar 86,7391. Analisis uji hipotesis diperoleh t-hitung > t-tabel yaitu 11,045 > 2,073 dengan taraf signifikan 0,05 maka Ha diterima Ho ditolak. Artinya terdapat pengaruh pemanfaatan aplikasi Canva dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA SMK Negeri 1 Hiliduho
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran IPA Di UPTD SMP Negeri 2 Lolofitu Moi Waruwu, Astri Purna Wati; Gulo, Hardikupatu; Waruwu, Toroziduhu; Zega, Novelina Andriani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12112

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui pengembangan multimedia interaktif berbasis Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. (2) untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan dan efektivitas multimedia interaktif berbasis Problem Based Learning meningkatkan hasil belajar peserta didik. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII-2 UPTD SMP Negeri 2 Lolofitu Moi dengan jumlah 25 orang. Hasil validasi dari ahli materi dosen diperoleh persentase 94,6% kriteria sangat valid, ahli materi guru diperoleh persentase 98,2% kriteria sangat valid, bahasa diperoleh persentase 100% kriteria sangat valid, dan media diperoleh persentase 97,8% kriteria sangat valid menunjukkan bahwa multimedia interaktif yang dikembangkan layak digunakan. Kemudian hasil angket respon peserta didik, menunjukkan adanya peningkatan pada setiap uji kepraktisan, maka sesuai dengan uji coba perseorangan memperoleh tingkat pencapaian 86,1% kriteria parktis, uji coba kelompok kecil memperoleh tingkat pencapaian 83,35 kriteria praktis, dan uji coba lapangan memperoleh tingkat pencapaian 90,6%, kategori sangat praktis. Dan pemerolehan jumlah peserta didik yang tuntas mencapai nilai rata-rata 84% kriteria sangat efektif dengan KKM 70
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS BOOKLET DI SMP NEGERI 3 MANDREHE GULO, NESTIN WANTALENTA; ZEGA, NOVELINA ANDRIANI; GULO, HARDIKUPATU; WARUWU, TOROZIDUHU
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i1.4394

Abstract

This research was motivated by the teaching materials used only coming from one source and the minimal use of teaching modules due to teacher limitations in designing the latest teaching modules. The objectives of conducting the research are: (1) To find out the feasibility of presenting booklet-based teaching modules at SMP Negeri 3 Mandrehe, (2) To know the response of students to booklet-based teaching modules at SMP Negeri 3 Mandrehe, (3) To know the effectiveness of booklet-based teaching modules in Mandrehe 3 Public Middle School. This research uses the ADDIE development model design which consists of five stages, namely: (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, and (5) Evaluation (evaluation). The research location is at SMP Negeri 3 Mandrehe. The research population is class VIII students in the odd semester of the 2024/2025 academic year. Research result: (1) The percentage of presentation feasibility by the first material expert is 84,72%, the percentage is valid, by the second material expert the percentage is 81,94% the criteria are valid, by the linguist the percentage is 88,46% the criteria are valid, and by the design expert the percentage is 82,29% the criteria are valid. (2) The students' response to booklet-based teaching module products in individual tests obtained an average percentage of 72,22% for practical criteria, in small group trials the percentage was 79,67% for practical criteria, and in field tests the percentage was 88,53% for criteria very practical. (3) The effectiveness of student learning outcomes through the development of booklet-based teaching module products obtained a percentage of student learning completeness, namely 84,62% with very high criteria. According to the research results, it can be concluded that the development of booklet-based teaching modules is able to have a positive impact on improving student learning outcomes. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh bahan ajar yang digunakan hanya berasal dari satu sumber dan minimnya penggunaan modul ajar akibat keterbatasan guru dalam mendesain modul ajar terbaru. Tujuan pelaksanaan penelitian, yaitu: (1) Mengetahui kelayakan penyajian modul ajar berbasis booklet di SMP Negeri 3 Mandrehe, (2) Mengetahui respon peserta didik terhadap modul ajar berbasis booklet di SMP Negeri 3 Mandrehe, (3) Mengetahui efektivitas modul ajar berbasis booklet di SMP Negeri 3 Mandrehe. Penelitian ini menggunakan desain model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu: (1) Analisis (analyze), (2) Perancangan (design),  (3) Pengembangan (development), (4) Implementasi (implementation), dan (5) Evaluasi (evaluation). Lokasi penelitian yaitu di SMP Negeri 3 Mandrehe. Populasi penelitian yaitu peserta didik kelas VIII semester ganjil Tahun Pelajaran 2024/2025. Hasil penelitian: (1) Kelayakan penyajian oleh ahli materi pertama persentasenya yaitu 84,72% kriterianya valid, oleh ahli materi kedua persentasenya yaitu 81,94% kriterianya valid, oleh ahli bahasa persentasenya yaitu 88,46% kriterianya valid, dan oleh ahli desain persentasenya yaitu 82,29% kriterianya valid. (2) Respon peserta didik terhadap produk modul ajar berbasis booklet pada uji perseorangan diperoleh rata-rata persentasenya yaitu 72,22% kriterianya praktis, pada uji coba kelompok kecil persentasenya yaitu 79,67% kriterianya praktis, dan pada uji lapangan persentasenya yaitu 88,53% kriterianya sangat praktis. (3) Efektivitas hasil belajar peserta didik melalui pengembangan produk modul ajar berbasis booklet diperoleh persentase ketuntasan belajar peserta didik yaitu 84,62% dengan kriteria sangat tinggi. Sesuai hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul ajar berbasis booklet mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS DISCOVERY LEARNING SMA NEGERI 1 MORO’O GULO, REMILIANTI; WARUWU, TOROZIDUHU; ZEGA, NOVELINA ANDRIANI; GULO, HARDIKUPATU
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i1.4395

Abstract

This research is based on the problem of students' low level of understanding in mastering the material. To overcome this, research was conducted using video teaching materials based on Discovery Learning at SMA Negeri 1 Moro'o so that it was feasible, practical and effective. This type of research is development (Research and Development). The development model used is a 4D model which consists of four stages, namely Define, Design, Develop and Disseminate. Discovery Learning-based biology learning videos developed through validity testing stages by four validators (material experts, GMP material experts, language experts, and media experts), individual tests, small group tests, and field tests conducted in class XI-Mia-1 SMA Negeri 1 Moro'o has been tested as valid and appropriate by material expert validators in revision III 90%, GMP material expert validators in revision I 95%, language expert validators in revision II 97%, and media expert validators in revision I 95% . The practicality of the video in individual trials was 87%, in small group trials was 92% and in field trials was 90% with very practical criteria. The effectiveness of the video has also been tested in the very effective category with a classical completion percentage reaching 91%. Based on the research results above, Discovery Learning-based videos in biology subjects in class XI-Mia-1 SMA Negeri 1 Moro'o which have been developed using the 4D model have met the requirements and are suitable for use. ABSTRAKPenelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya tingkat pemahaman peserta didik dalam penguasaan materi. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan penelitian dengan menggunakan bahan ajar video berbasis Discovery Learning SMA Negeri 1 Moro’o sehingga layak, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini adalah pengembangan (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan adalah model 4D yang terdiri dari empat tahap yaitu Define (Pendefenisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan) dan Disseminate (Penyebaran). Video pembelajaran biologi berbasis Discovery Learning  yangdikembangkan melalui tahap uji validitas oleh empat validator (ahli materi, ahli materi GMP, ahli bahasa, dan ahli media), uji perorangan, uji kelompok kecil, dan uji lapangan yang dilakukan di kelas XI-Mia-1 SMA Negeri 1 Moro’o telah teruji valid dan layak oleh validator ahli materi pada revisi III 90%, validator ahli materi GMP pada revisi pada revisi I 95%, validator ahli bahasa pada revisi II 97%, dan validator ahli media pada revisi I 95%. Kepraktisan video pada uji coba perorangan sebesar 87%, uji kelompok kecil sebesar 92% dan uji lapangan sebesar 90% dengan kriteria sangat praktis. Efektifitas video juga telah teruji kategori sangat efektif dengan persentase ketuntasan klasikal mencapai 91%. Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka video berbasis Discovery Learning pada mata pelajaran biologi di kelas XI-Mia-1 SMA Negeri 1 Moro’o yang telah dikembangkan dengan model 4D telah memenuhi syarat dan layak untuk digunakan.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Cooperative Script Kelas IX SMP Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi Gea, Deswan; Waruwu, Toroziduhu; Zega, Novelina Andriani; Gulo, Hardikupatu
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1037

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA dan pelaksanaan proses pembelajaran di dalam kelas masih berpusat kepada guru. Lokasi penelitian adalah SMP Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi.Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IX dengan jumlah 30 orang yang terdiri dari 14 orang laki-laki dan 16 orang perempuan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September - Oktober 2023 semester Ganjil di Tahun Pelajaran 2023/2024. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahap yaitu: a) Perencanaan, b) Tindakan, c) Observasi, dan d) Refleksi. Instrumen penelitiannya yaitu: a) Lembaran observasi, b) Tes hasil belajar, c) Dokumentasi. Hasil penelitian: (1) Pelaksanaan proses pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Script sesuai dengan lembar observasi proses pembelajaran (responden guru) pada Siklus I rata-rata persentasenya sebesar 60,42% dan di Siklus II sebesar 84,38%. Selanjutnya sesuai dengan lembar observasi peserta didik yang terlibat aktif dalam proses pembelajaran pada Siklus I rata-rata persentasenya sebesar 62,36% dan di Siklus II sebesar 88,54%. (2) Hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Script pada Siklus I rata-ratanya sebesar 68,93 kriteria cukup dengan persentase ketuntasan 56,67% dan di Siklus II rata-rata hasil belajarnya sebesar 80,67 kriteria baik dengan persentase ketuntasan 83,33%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS IX SMP NEGERI 2 TUHEMBERUA Zai, Destina; Waruwu, Toroziduhu
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2023): Volume 6 No. 3 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i3.18785

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari hasil studi pendahulan peneliti di SMP Negeri 2  Tuhemberua khususnya di Kelas IX dan diperoleh bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa masih berkategori kurang dan proses pembelajaran IPA cenderung berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Hasil belajar IPA IPA dengan menerapkan model pembelajaran Picture and Picture, mendeskripsikan proses pembelajaran IPA dengan menerapkan model pembelajaran Picture and Picture dan mendeskripsikan kualitas pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Picture and Picture. Jenis penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian yaitu siswa kelas IX SMP Negeri 2 Tuhemberua yang berjumlah 22 orang semester ganjil  tahun pembelajaran 2023/2024. Instrumen yang digunakan yaitu teshasil belajar siswa, lembar observasi proses  pembelajaran (responden Guru),  dan angket kualitas pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Proses pembelajaran IPA menggunakan model pembelajaran picture and picture di kelas IX SMP Negeri 2 Tuhemberua pada siklus I sebesar 40% dengan kategori cukup baik dan pada siklus II sebesar 95,4% dengan kategori sangat baik. 2) Kualitas proses pembelajaran pada siklus I sebesar 60% dengan kategori cukup baik dan pada siklus II sebesar 87% dengan kategori sangat baik  3) Rata-Rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 66,06 dengan kategori cukup baik dan persentase ketuntasan siswa sebesar 59%. Pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa 81,7 dengan berkategori baik dan persentase ketuntasan siswa sebesar 95%.  Dengan demikian model pembelajaran  Picture and Picture dapat meningkatkan hasil belajar siswa
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING DI KELAS IX SMP NEGERI 2 HILISERANGKAI Lahagu, Novi Christiani; Waruwu, Toroziduhu; Lase, Natalia Kristiani; Harefa, Agnes Renostini
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27573

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA dan pelaksanaan kegiatan proses pembelajaran di dalam kelas masih berpusat kepada guru. Penelitian ini bertujuan: (1) Mendeskripsikan pelaksanaan proses pembelajaran IPA melalui penerapan Student Facilitator and Explaining. (2) Mendeskripsikan keaktifan belajar peserta didik. (3) Mendeskripsikan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPA. Lokasi penelitian di SMP Negeri 2 Hiliserangkai. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IX-2 dengan jumlah 27 orang. Hasil penelitian: (1) Proses pembelajaran IPA melalui penerapan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining pada Siklus I rata-ratanya sebesar 58,33% tergolong kurang dan Siklus II sebesar 83,86% tergolong baik. (2) Keaktifan belajar peserta didik pada Siklus I rata-ratanya sebesar 63,50% tergolong sedang dan Siklus II yaitu 88,35% tergolong tinggi. (3) Hasil belajar peserta didik pada Siklus I rata-ratanya sebesar 67,33 tergolong cukup dan Siklus II sebesar 83,56 tergolong baik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining mampu meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik.