Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Religion, Culture, and Radicalism: Moderation Strategies in Multicultural Societies in An Era of Disruption Fariduddin, Ecep Ishak; Hajar, Ibnu; Khomisah, Khomisah
Borneo : Journal of Islamic Studies Vol. 6 No. 1 (2025): BORNEO: Journal of Islamic Studies
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/borneo.v6i1.3929

Abstract

This research is driven by the urgent need to formulate religion- and culture-based moderation strategies as preventive and counter-radicalization efforts, particularly in light of the rising threat of intolerance and extremism in Indonesia. The primary aim of this study is to identify the contributing factors of radicalism in multicultural societies and to formulate effective and applicable moderation strategies within the framework of the disruptive era. This study employs a qualitative method using a moderative, religious, and cross-cultural approach, guided by Creswell’s framework. Data sources include scholarly literature, government policy documents (e.g., from Kemenag and BNPT), and digital religious-cultural content from social media and online platforms. Data collection was conducted through document analysis and digital observation using purposive sampling to ensure relevance to issues of radicalism and moderation in Indonesia. The data were analyzed thematically, following Creswell’s steps: organizing data, reading for general meaning, coding, developing themes, interpreting findings, and presenting results. The findings reveal that radicalism arises from weak religious literacy, cultural exclusivism, and social inequality, all of which are exacerbated by digital disinformation. Effective moderation strategies must include strengthening multicultural education, promoting interfaith dialogue, involving local religious and cultural leaders, and utilizing digital media for tolerance and inclusivity campaigns. Academically, this study holds strong urgency in enriching scientific discourse on religion and cross-cultural understanding and radicalism and in developing a contextual interdisciplinary approach for fostering a peaceful society amid the challenges of globalization.
Perlindungan Perempuan dan Anak melalui Pendampingan Pencegahan Pernikahan Dini di Desa Hegarmanah Kabupaten Jatinangor Halim, Muhamad Abdul; Khomisah, Khomisah
TARSIUS : Jurnal Pengabdian Tarbiyah, Religius, Inovatif, Edukatif & Humanis Vol 7 No 1 (2025): 2025 Volume 7 Nomor 1
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/tarsius.v7i1.1427

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai dampak negatif dari perkawinan usia dini serta pentingnya perlindungan hak-hak perempuan dan anak. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode penyuluhan terhadap masyarakat dan orang tua wali, sosialisasi dan pada siswa-siswi SMK Babul Kamil dan SMA Negeri Jatinangor. Penyuluhan, sosialisasi, dan edukasi diberikan untuk memberikan informasi mengenai bahaya perkawinan usia dini dari segi kesehatan, psikologi, dan sosial ekonomi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat Desa Hegarmanah tentang dampak negatif perkawinan usia dini dan pentingnya perlindungan perempuan dan anak. Respon positif ditunjukkan oleh para orang tua dan remaja yang mulai menyadari pentingnya menunda pernikahan sampai mencapai usia matang. Selain itu, program ini juga berhasil membangun jejaring kerja antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan sekolah dalam upaya berkelanjutan untuk mencegah perkawinan usia dini.
The Urgency of Arabic Language in Branding Strategy Halal Tourism in Aceh Province Supianudin, Asep; Khomisah, Khomisah; Setiyadi, Alif Cahya
Arabi : Journal of Arabic Studies Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : IMLA (Arabic Teacher and Lecturer Association of Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24865/ajas.v9i2.846

Abstract

One of the points in the branding strategy is promotion, which is identical to the language media used, including halal tourism branding. Become the main sector in promoting halal tourism. This research aims to describe halal tourism branding in Aceh province and see the urgency of Arabic in promoting halal tourism in Aceh province. The research method used is field research with qualitative, the data collection technique used is interviews with several informants, in this connection the head of the Banda Aceh and Aceh Besar Tourism Office, travel agents, and the community in the area that is the locus study. The research results show that first there is still a gap between the concept of halal tourism and the reality of its implementation the rules for implementation have not yet reached the wider community. Therefore, the local community does not understand halal tourism, the location of halal tourist attractions, the benefits of halal tourism for the local community, and the applicable rules regarding halal tourism in Aceh. Second, in branding halal tourism in Aceh province, it is necessary to develop a smartphone application that focuses on the use of Arabic as a promotional medium as well as a communication medium, especially now that the global market has entered the industrial revolution 5.0, where technological development is a necessity.
Code Shift in the Digital Communication of Generation Z in Indonesia Azmi, M Ulul; Fatimah, Ayu Bakti; Khomisah, Khomisah; Salsabila, Ghelsa Nashwa
Educative: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): May-August 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/educative.v3i2.1245

Abstract

This study investigates the phenomenon of code shift in the digital communication of Generation Z in Indonesia. Having grown up in a digital environment, Gen Z exhibits linguistic patterns that are unique, flexible, and adaptive to the rapid development of information technology. Using a descriptive qualitative approach, the research examines various forms of digital communication on social media and instant messaging applications. The findings indicate lexical, grammatical, and syntactic shifts marked by the use of slang, digital acronyms, code-mixing, and code-switching within a single discourse. Contributing factors include technological, social, cultural, psychological, and algorithmic forces that foster distinct language styles within digital communities. The implications include challenges in upholding standard Indonesian in formal domains, intergenerational communication gaps, and the need for more contextually relevant language education policies. The study aims to deepen our understanding of linguistic dynamics in the digital age and to inform language policy strategies that are adaptive to contemporary conditions.
Refleksi Sosial Dalam Film Capernaum (كفرناحوم) Karya Nadine Labaki: (Kajian Sosiologi Sastra) Listiawati, Nurleli; Nurhasan, Muhammad; ., Khomisah
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v13i2.17983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap refleksi sosial yang tergambar dalam film Capernaum karya Nadine Labaki melalui pendekatan sosiologi sastra. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis berbagai persoalan sosial yang dialami tokoh utama, seperti kemiskinan, ketidakadilan terhadap anak, pernikahan dini, dan kelalaian orang tua dalam pemenuhan hak anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dengan pendekatan sosiologi sastra menurut teori Alan Swingewood yang melihat karya sastra sebagai cerminan kondisi sosial masyarakat. Teknik analisis data dilakukan melalui observasi film, pencatatan dialog penting, serta interpretasi konteks sosial yang terkandung dalam alur cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Capernaum merefleksikan realitas sosial masyarakat kelas bawah, khususnya anak-anak yang terpinggirkan dan tidak mendapatkan perlindungan hukum maupun sosial yang layak. Film ini juga menunjukkan pemberdayaan suara anak sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan sosial yang selama ini terabaikan. Dengan demikian, Capernaum tidak hanya berfungsi sebagai karya seni, tetapi juga sebagai kritik sosial yang kuat terhadap kondisi struktural yang menindas.
POKET VALAS BCA SEBAGAI SOLUSI PEMBAYARAN INTERNASIONAL DI ERA DIGITAL Syahwildan, Muhamad; Khomisah, Khomisah; Angin, Lorry Br Perangin; Alviah, Oktaviana; Septiani, Putri Amelia; Rahmawati, Resty
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2025): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital yang semakin berkembang, kebutuhan akan transaksi internasional menjadi semakin penting, terutama bagi individu dan bisnis yang beroperasi di pasar global. Poket Valas BCA hadir sebagai solusi inovatif yang menawarkan kemudahan dalam melakukan pembayaran internasional dengan menggunakan valuta asing. Makalah ini bertujuan untuk mengeksplorasi fitur, manfaat, dan risiko yang terkait dengan Poket Valas BCA, serta dampaknya terhadap pengguna di Indonesia. Dengan menggunakan data dan statistik terkini, penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai Poket Valas BCA sebagai alat pembayaran yang efisien dan aman.
Humanitarian Facts In Nawal Sa'dawi’s Mautu Ma'aliyyi Al-Waziru Sabiqan: Genetic Structuralism Of Lucien Goldmann Sihabudin Alawi; Muhammad Abdul Halim; Khomisah Khomisah
TSAQOFIYA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 7 No 2 (2025): Tsaqofiya: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/40t97x85

Abstract

The novel Mautu Ma’aliyyi Al-Waziru Sabiqan emerged as a response to gender inequality and social conflict in Egypt, particularly highlighting the dominance of men over women in both the workplace and the household. This study aims to elucidate humanitarian facts, within The novel Mautu Ma’aliyyi Al-Waziru Sabiqan specifically individual and social realities, through the lens of Lucien Goldmann's genetic structuralism. Employing a descriptive qualitative methodology, this research utilizes Goldmann's genetic structuralism approach. The primary data source consists of the text of Mautu Ma’aliyyi Al-Waziru Sabiqan by Nawal Sa'dawi, which was gathered through reading, note-taking, and classification techniques, and analyzed using interpretive methods based on the descriptive framework of genetic structuralism. The study uncovers two key findings. First, at the individual level, the Prime Minister is portrayed as grappling with inner turmoil manifested through anger, sadness, and regret. Second, on a societal level, the novel reflects the realities of Egypt, particularly the prevailing male dominance over women, which corresponds with the social data from the period in which this work was produced. The narrative of the novel illustrates the alignment between fictional representation and social facts, while also exposing the complexities of Egyptian social constructs, especially concerning gender roles in professional and domestic spheres. This research contributes to the field by applying Lucien Goldmann's genetic structuralism framework to analyze the interplay between Arabic literary works and the Egyptian social context. These findings enhance Arabic literary studies by illustrating how social dynamics are both shaped by and represented in literary expressions, thereby expanding the understanding of the relationship between texts, social structures, and societal ideologies. Abstrak Novel Mautu Ma’aliyyi Al-Waziru Sabiqan muncul atas respon ketimpangan gender dan konflik sosial di Mesir, terutama dominasi laki-laki atas perempuan di tempat kerja dan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fakta-fakta kemanusiaan, dalam Novel Mautu Ma’aliyyi Al-Waziru Sabiqan terkhusus fakta individu dan fakta sosial berdasarkan kajian strukturalisme genetik Lucien Goldmann. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan strukturalisme genetik Lucien Goldmann. Sumber data utama adalah teks novel Mautu Ma’aliyyi Al-Waziru Sabiqan karya Nawal Sa’dawi yang dikumpulkan melalui teknik baca, catat, dan klasifikasi dan dianalisis melalui teknik interpretasi berdasarkan metode deskriptif strukturalisme genetik. Penelitian ini mengungkap dua temuan utama. Pertama, pada level individual, tokoh Perdana Menteri digambarkan mengalami pergulatan batin berupa kemarahan, kesedihan, dan penyesalan. Kedua, pada level sosial, novel merefleksikan realitas Mesir, khususnya dominasi laki-laki atas perempuan, yang selaras dengan data sosial pada masa karya ini lahir. Narasi novel menunjukkan kesesuaian antara realitas fiksi dan fakta sosial, sekaligus menyingkap kompleksitas konstruksi sosial masyarakat Mesir, terutama terkait peran gender dalam pekerjaan dan rumah tangga. Kontribusi penelitian ini terletak pada penerapan kerangka strukturalisme genetik Lucien Goldmann untuk menganalisis relasi antara struktur karya sastra Arab dan konteks sosial Mesir. Temuan ini memperkaya kajian sastra Arab dengan menunjukkan bagaimana dinamika sosial membentuk dan direpresentasikan melalui karya sastra, sekaligus memperluas pemahaman tentang hubungan antara teks, struktur sosial, dan ideologi masyarakat.