Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Partisipasi Perempuan Kepala Keluarga dalam Menciptakan Inklusi Sosial di Desa Pandansari Lumajang Ahmad Ihwanul Muttaqin; Muhammad Abdul Halim; Haidar Idris
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penerbitan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v3i2.2952

Abstract

Artikel ini hendak menjelaskan tentang peran perempuan kelapa keluarga dalam proses perencanaan di desa. Peran perempuan keluarga ini penting karena secara sosial, perempuan kepala keluarga selalu berada dalam kelompok marginal. Kelompok marginal selalu menjadi kelas obyek dalam setiap pengambilan keputusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research sebagai wujud antipositivisme. Pendekatan ini memungkinkan kelompok marginal perempuan kepala keluarga diposisikan sebagai subyek dalam perubahan sosial. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa perempuan kepala keluarga sejatinya memiliki distingsi dalam proses perubahan sosial. Dalam proses perecanaan partisipatif di desa Pandansari Senduro Lumajang, perempuan terlibat dalam proses perencanaan melalui forum musyawarah desa. Perempuan juga terlibat hingga proses pelaksaan program yang memungkinkan menciptakan inklusi sosial di desa.
ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL MENGGUNAKAN NASATLX PADA WELDER PROYEK JEMBATAN RANGKA JALUR KA SOLO BALAPAN – KADIPIRO DAN SARAN PERBAIKAN (Studi Kasus : PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi) Halim, Muhammad Abdul; Rosyada, Zainal Fanani
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Pabrikasi Baja merupakan salah satu perusahaan BUMN yangberkarya sejak tahun 2000 sebagai perusahaan yang mampu menyediakan layanan dalam bidangpabrikasi Baja dan Industri Pressing, Plastic dan Casting (PPC) dengan mengutamakan project ontime on budget, safety dan quality. Proyek Jembatan Rangka Jalur Kereta Api Solo Balapan – Kadipiromerupakan proyek pipa pertama kali yang dibuat oleh PT Wijaya Karya Industri dan KonstruksiPabrikasi Majalengka. Pada prosesnya pekerja mengalami kesulitan dan mengalami tekanan yangbesar karena perusahaan tersebut memiliki target yang tinggi dengan kualitas terbaik yang membuatpekerja tersebut harus melakukan tugasnya dengan maksimal. Metode dalam penelitian ini adalahmetode NASA – TLX. Pengukuran metode NASA-TLX dibagi menjadi dua tahap, yaitu perbandingantiap skala (Paired Comparison) dan pemberian nilai terhadap pekerjaan (Event Scoring).Berdasarkanperhitungan skor NASA-TLX yang dilakukan pada Welder Proyek Jembatan KA Solo Balapan -Kadipiro PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi, diketahui bahwa dari 5 karyawan terdapat 2karyawan yang memiliki beban kerja mental pada kategori sangat tinggi, dan 3 karyawan yangmemiliki beban kerja pada kategori tinggi. Dengan hasil skor tertinggi yang didapatkan oleh Welder 3dengan skor 85,667 dan skor terendah yang didapatkan oleh Welder 1 sebesar 74,333.Kata kunci : NASA – LTX, Beban Kerja, KonstruksiAbstract PT Wijaya Karya Industri & Steel Fabrication Construction is a state-owned company that has workedsince 2000 as a company capable of providing services in the field of Steel manufacturing and thePressing, Plastic and Casting (PPC) Industry by prioritizing projects on time on budget, safety andquality. The Solo Balapan – Kadipiro Railroad Frame Bridge Project is the first pipe project made byPT Wijaya Karya Industri and Majalengka Manufacturing Construction. In the process, workersexperience difficulties and experience great pressure because the company has high targets with thebest quality that makes these workers have to do their job to the fullest. The method in this research isthe NASA – TLX method. The measurement of the NASA-TLX method is divided into two stages, namelycomparison of each scale (Paired Comparison) and giving a value to the work (Event Scoring).Construction, it is known that out of 5 employees there are 2 employees who have mental workload inthe very high category, and 3 employees who have workload in the high category. With the highest scoreobtained by Welder 3 with a score of 85.667 and the lowest score obtained by Welder 1 of 74.333.Keywords : NASA – LTX, Workload, Construction
Quality assessment of oral health promotion contents regarding caries, periodontal disease, and oral cancer through websites using discern instruments: a cross-sectional study Halim, Muhammad Abdul; Suwargiani, Anne Agustina; Aripin, Dudi; Marhazlinda, Jamaludin
Padjadjaran Journal of Dentistry Vol 36, No 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/pjd.vol36no2.55949

Abstract

ABSTRACTIntroduction: One way to improve public oral health is through conducting health promotion activities. As technology develops, the internet has been used as a medium for health promotion by presenting health content through websites. However, the use of these websites has the potential to provide inaccurate health information due to the flexibility of users in uploading health content without a prior regulatory process and review of the contents. This study aims to describe oral health promotion content quality through regarding caries, periodontal disease, and oral cancer websites using Discern Instruments. Methods: This study used the descriptive method with a cross-sectional approach. Samples were taken using the purposive sampling technique, with a total of 46 samples. The instrument consisted of 16 questions divided into three sections. The first section, comprising seven questions, focused on the reliability and accuracy of the presented health information. The second section, with eight questions, focused on the quality of information regarding treatment options. The final section, consisting of a single question, assessed the overall assessment based on the previous questions. The quality of the websites was assessed by two reviewers. The inter-rater reliability between the two reviewers was calculated using the Cohen’s Kappa test. Data presentation included frequency distribution, mean, and standard deviation. Results: In this study, 33.3% of caries websites had low quality and 66.6% had moderate quality. In periodontal disease, 33.3% of websites were of low quality, 60% were of moderate quality and 6.6% were of high quality. In oral cancer, 26.3% were of low quality and 73.6% were of medium quality.  Conclusion: The quality of dental and oral health promotion content on websites, assessed using the Discern Instruments, shows that most websites regarding caries, periodontal disease, and oral cancer have moderate quality, some have low quality, and only one website is of high quality. 
Persamaan Bahasa minang dan kerinci dari segi fonetik Dika, Palen; Rohanda, Rohanda; Fauziah, Isma; Halim, Muhammad Abdul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this article is to investigate the phonetic similarities between the Minang and Kerinci languages, with a specific focus on their phonetic analysis. Minang and Kerinci are two languages originating from Indonesia, each spoken by distinct ethnic groups. However, there are intriguing phonetic similarities between these languages that can contribute to a better understanding of linguistic relationships in the western part of Indonesia. This study employs phonological analysis methods to identify these phonetic similarities and their meanings in both languages. The results of this analysis provide profound insights into shared phonetic elements. This research can significantly contribute to understanding the linguistic connections between Minang and Kerinci, unveiling their intertwined historical linguistic roots. Moreover, it can be beneficial in the context of education and the preservation of regional languages in Indonesia. This article illustrates the importance of phonological studies in dissecting the elements of language and identifying inter-language relationships in complex geographical regions such as Indonesia. Kata kunci : Bahasa Minang, Bahasa kerinci , fonologi , fonem , analisis fonologi , linguistik, Indonesia.
Studi Kajian Literatur: Analisis Miskonsepsi Materi Usaha dan Energi pada Siswa SMA Saputra, Lalu Zoandi; Halim, Muhammad Abdul; Busyairi, Ahmad
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Fisika Indonesia Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Prodi Fisika FKIP Unram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppfi.v6i2.646

Abstract

Bidang studi Fisika adalah bagian integral dari Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang tidak hanya merupakan koleksi pengetahuan tentang gejala alam melalui observasi, eksperimen, dan analisis, tetapi juga mencakup fenomena yang dapat berbentuk fakta, konsep, prinsip, hukum, rumus, teori, dan model. Dalam pembelajaran fisika di tingkat SMA, salah satu materi penting adalah usaha dan energi karena relevansinya dengan kehidupan sehari-hari. Namun, bidang fisika yang mengalami miskonsepsi yang menduduki peringkat pertama adalah bidang mekanika. Pada hal ini konsep dasar fisika yang sesuai dengan topik ialah mekanika dengan materi pokok usaha dan energi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis profil miskonsepsi Peserta Didik pada materi usaha dan energi, serta menawarkan strategi pembelajaran untuk mengatasinya. Metode penelitian menggunakan tinjauan literatur sistematis dengan menganalisis artikel dari berbagai jurnal nasional yang relevan. Hasilnya, ditemukan berbagai miskonsepsi utama, seperti kesalahpahaman tentang gaya, usaha dan energi serta hubungan usaha dan energi. Penyebab utama miskonsepsi adalah kurangnya pemahaman mendasar, keterbatasan pengalaman praktis, dan pendekatan pembelajaran yang kurang efektif. Studi ini menyimpulkan bahwa pencegahan dan penanganan miskonsepsi memerlukan pendekatan pengajaran yang lebih interaktif, berbasis eksperimen, dan menggunakan simulasi digital. Guru diharapkan memanfaatkan temuan penelitian ini untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan meminimalkan miskonsepsi di masa mendatang. Artikel ini juga memberikan gambaran tentang hubungan antara metode pembelajaran dan kurikulum yang digunakan, sehingga menjadi rujukan penting dalam pengembangan strategi pendidikan fisika yang lebih efektif. Kata Kunci: Kajian Literatur, Miskonsepsi, Fisika, Usaha dan Energi.
Efektifitas Biolarvasida Dari Ekstrak Kulit Durian Montong Dengan Buah Jeruk Purut Terhadap Kematian Jentik Nyamuk Muhammad Abdul Halim; Giesty Trienita; Widayoko, Agus
Jurnal Integrasi Sains dan Quran Vol 4 No 02 (2025): Agustus
Publisher : SMA Trensains Muhammadiyah Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64477/402440-446

Abstract

Mosquitoes are one of the most disease-causing animals in Indonesia. Among the famous ones are Aedes aegypti, Aedes albopictus, and Aedes scutellaris, the vectors of the spread of dengue fever throughout 2024. There are many ways to cut mosquito breeding, one of which is using abate which contains harmful chemicals that impact environmental damage and trigger cancer. Therefore, a safe larvicide for humans and the environment is needed. The purpose of this research is to make a larvicide from durian and kaffir lime peel extracts that can cut mosquito breeding and reduce losses from mosquitoes. The research method used is the quantitative descriptive research method. Effectiveness indicators include organoleptic tests, pH tests, weight reduction tests, and mortality tests. The results of the organoleptic test showed that the water treated with larvicide was odorless, colorless, and non-irritating. The pH test showed a value of 8, the weight reduction test on mosquito larvae showed a weight reduction of 0,9% after being given the larvicide, and in the mortality test, 100% of mosquito larvae experienced death against the larvicide that had been given. So it can be concluded that this larvicide is safe for the environment and physical contact with humans.
Perbandingan Perwatakan Dan Nilai Moral Dalam Cerpen Al-Masih Ad-Dajjal dan Cerpen Pohon Keramat Lestari, Riszkeu Septia; Halim, Muhammad Abdul
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 3 No 1 (2020): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v3i1.6806

Abstract

Penelitian ini berjudul “Perwatakan Dan Nilai Moral Dalam Cerpen Al-Masih Ad-Dajjal Karya Musthafa Mahmud Dengan Cerpen Pohon Keramat Karya Muhammad Dawam Rahardjo”. Cerpen digunakan sebagai objek kajian di dalam penelitian ini. Dengan titik fokus kajiannya pada perwatakan tokoh dan nilai moral. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persamaan dan perbedaan mengenai perwatakan tokoh dan nilai moral yang terdapat dalam cerpen Al-Masih Ad-Dajjal karya Musthafa Mahmud dan cerpen Pohon Keramat karya Muhammad Dawam Rahardjo. Dengan diketahuinya, persamaan dan perbedaan tersebut maka akan diperoleh hubungan saling keterpengaruhan diantara keduanya.Metode pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analisis. Kemudian, kajian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian sastra bandingan untuk membandingkan atau memperbandingkan kedua karya sastra yang diteliti. Sedangkan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan struktural yang memiliki fungsi untuk mengidentifikasi, mengkaji, dan mendeskripsikan unsur intrinsik dari kedua cerpen. Dengan fokus kajian pada perwatakan tokoh dan nilai moral.Hasil dari penelitian dalam kedua cerpen ini adalah (1) membandingkan perwatakan tokoh dalam cerpen Al-Masih Ad-Dajjal karya Musthafa Mahmud dan cerpen Pohon Keramat karya Muhammad Dawam Rahardjo. (2) membandingkan nilai moral dalam kedua cerpen tersebut, (3) persamaan dan perbedaan mengenai perwatakan tokoh serta nilai moral, (4) wujud moral yang terdapat di dalam cerpen Al-Masih Ad-Dajjal cerpen Pohon Keramat, (5) adakah hubungan saling keterpengaruhan diantara cerpen Al-Masih Ad-Dajjal karya Musthafa Mahmud dan cerpen Pohon Keramat karya Muhammad Dawam Rahardjo.
Analysis of generation Z transaction interest in sharia banks based on digitalization and cyber security Aisyah, Siti; Istianah, Dede; Firmansyah, Aditya; Halim, Muhammad Abdul; Cahyanti, Irni Sri
Keynesia : International Journal of Economy and Business Vol. 3 No. 1 (2024): Keynesia: International Journal of Economics and Business
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/keynesia.v3i1.1254

Abstract

Digitalization is the change of analog to digital processes. The existence of digitalization provides great benefits for every industrial sector, including banking. Behind all these benefits there are risks that must also be faced, therefore cyber security is needed to overcome or defend data from cyber attacks (cyber crime). This study aims to determine the influence of digitalization and cyber security on the interest of generation z transactions in Islamic banks. The employed methodology is a quantitative research approach utilizing the SPSS program. The data for this study was collected by the distribution of online questionnaires using Google Forms to respondents, using purposive sampling approaches. The data gathered is considered primary data. The results of this study partially show that the digitalization variable does not affect the interest in generation z transactions in Islamic banks with a t-value of 1.761 > the table t of 1.978 and the cyber security variable affects the interest of generation z transactions with a t-value of 6,000 > t table of 1.978. simultaneously, digitalization and cyber security significantly affect the interest in Generation Z transactions in Sharia Banks with f calculation 49.43 > F table 3.07. Therefore, digitalization and cyber security strengthen the reason for generation Z in making transactions at Islamic banks in their daily lives.
Studi Kajian Literatur: Analisis Miskonsepsi Materi Usaha dan Energi pada Siswa SMA Saputra, Lalu Zoandi; Halim, Muhammad Abdul; Busyairi, Ahmad
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Fisika Indonesia Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Prodi Fisika FKIP Unram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppfi.v6i2.646

Abstract

Bidang studi Fisika adalah bagian integral dari Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang tidak hanya merupakan koleksi pengetahuan tentang gejala alam melalui observasi, eksperimen, dan analisis, tetapi juga mencakup fenomena yang dapat berbentuk fakta, konsep, prinsip, hukum, rumus, teori, dan model. Dalam pembelajaran fisika di tingkat SMA, salah satu materi penting adalah usaha dan energi karena relevansinya dengan kehidupan sehari-hari. Namun, bidang fisika yang mengalami miskonsepsi yang menduduki peringkat pertama adalah bidang mekanika. Pada hal ini konsep dasar fisika yang sesuai dengan topik ialah mekanika dengan materi pokok usaha dan energi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis profil miskonsepsi Peserta Didik pada materi usaha dan energi, serta menawarkan strategi pembelajaran untuk mengatasinya. Metode penelitian menggunakan tinjauan literatur sistematis dengan menganalisis artikel dari berbagai jurnal nasional yang relevan. Hasilnya, ditemukan berbagai miskonsepsi utama, seperti kesalahpahaman tentang gaya, usaha dan energi serta hubungan usaha dan energi. Penyebab utama miskonsepsi adalah kurangnya pemahaman mendasar, keterbatasan pengalaman praktis, dan pendekatan pembelajaran yang kurang efektif. Studi ini menyimpulkan bahwa pencegahan dan penanganan miskonsepsi memerlukan pendekatan pengajaran yang lebih interaktif, berbasis eksperimen, dan menggunakan simulasi digital. Guru diharapkan memanfaatkan temuan penelitian ini untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan meminimalkan miskonsepsi di masa mendatang. Artikel ini juga memberikan gambaran tentang hubungan antara metode pembelajaran dan kurikulum yang digunakan, sehingga menjadi rujukan penting dalam pengembangan strategi pendidikan fisika yang lebih efektif. Kata Kunci: Kajian Literatur, Miskonsepsi, Fisika, Usaha dan Energi.
PERBEDAAN HASIL TANGKAPAN BELUT SAWAH (Monopterus albus) MENGGUNAKAN BUBU PIPA PARALON DENGAN PENAMBAHAN LUBANG DAN TANPA PENAMBAHAN LUBANG DI DESA TANJUNG TANAH KABUPATEN KERINCI Halim, Muhammad Abdul; H, Afriani; Farizal, Farizal
Mantis Journal of Fisheries Vol. 1 No. 01 (2024): Agustus 2024
Publisher : Department of Fisheries, Animal Science Faculty, Universitas Jambi.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/mjf.v1i01.35280

Abstract

Belut (Monopterus albus) merupakan ikan dari keluarga Synbranchidae dan tergolong ordo Synbranehoidae, yaitu tidak meiliki sirip atau anggota lain untuk bergerak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil tangkapan belut sawah dengan menggunakan alat tangkap bubu pipa paralon dengan penambahan lubang dan tanpa penambahan lubang di Desa Tanjung Tanah Kabupaten Kerinci. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 10 September 2021 - 9 Oktober 2021 di Desa Tanjung Tanah Kabupaten Kerinci. Metode yang digunakan adalah metode experimental fishing yaitu metode penangkapan secara langsung oleh peneliti. Data yang dihimpun dalam penelitian ini adalah jumlah (ekor), berat (gram/ekor), panjang (cm), dan lingkar badan (cm), kemudian dianalisis dengan menggunakan Uji T. Hasil penelitian menunjukkan penambahan lubang pada bubu pipa paralon menunjukkan hasil yang berbeda nyata (P<0,05) baik pada jumlah maupun berat hasil tangkapan belut. Jumlah hasil tangkapan belut pada bubu pipa paralon dengan penambahan lubang sebanyak 175 ekor dengan total berat 4760 gram dan pada bubu tanpa penambahan lubang sebanyak 151 ekor dengan total berat 3977 gram. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa bubu dengan penambahan lubang mendapatkan hasil tangkapan yang lebih banyak dibandingkan bubu tanpa penambahan lubang baik dari segi jumlah maupun berat hasil tangkapan. Kata Kunci: bubu paralon, penambahan lubang, belut