Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Implementasi Program Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (Ai) Bagi Guru Sekolah Dasar Inpres Samata Untuk Mendorong Inovasi Dan Kreativitas Dalam Pembelajaran Idawati Idawati; Fadilah Neyarasmi; Rahmi Mardatillah; Devi Apyunita; Usman Usman
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2332

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital dan kreativitas guru Sekolah Dasar Inpres Samata dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai media dan sumber pengembangan bahan ajar yang inovatif. Perkembangan pesat AI menuntut guru untuk beradaptasi dengan paradigma pembelajaran abad ke-21 yang menekankan kolaborasi, berpikir kritis, dan pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu (1) sosialisasi dan asesmen kebutuhan digital guru, (2) pelatihan intensif mengenai aplikasi AI dalam pembuatan bahan ajar dan media pembelajaran interaktif, serta (3) pendampingan praktik langsung untuk menghasilkan produk inovatif berbasis AI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan AI ke dalam desain pembelajaran. Para peserta mampu menciptakan media ajar berbasis AI seperti pembuatan gambar ilustratif, pembuatan kuis interaktif, dan penulisan teks otomatis untuk bahan ajar. Dampak kegiatan ini terlihat dari meningkatnya motivasi guru dalam berinovasi dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih kreatif, adaptif, dan menarik bagi siswa. Dengan demikian, pelatihan ini berhasil menjadi model pemberdayaan guru berbasis literasi digital yang relevan dengan kebutuhan pendidikan di era teknologi cerdas.
Improving Journalistic Literacy Through Mading Training At State Middle School 24 Makassar Tuti Wijayanti; Fadilah Neyarasmi; Nur Anita Syamsi Safitri; Muhammad Ihlasul Amal; Dedi Risaldi
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 4: Issue 1 (April 2026)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v4i1.1073

Abstract

This community service program aimed to improve students’ journalistic literacy through wall magazine training at SMP Negeri 24 Makassar. The program employed a participatory approach with a practice-based learning model (learning by doing). The participants consisted of 65 people, including 50 student council members, 5 teacher supervisors, and 10 student teachers from the teaching practice program. The activities were carried out through several stages: preparation, training, mentoring, and evaluation. The training materials covered the basics of journalism, techniques for writing simple news reports and articles, editing, and wall magazine design. The results showed an improvement in students’ understanding of journalistic concepts, their ability to write simple journalistic works, creativity in presenting information, and participation and teamwork in groups. Based on the evaluation, 85% of students were able to write simple news reports using the 5W+1H elements, 80% were able to write articles systematically, and the average score of the wall magazine products reached 84, which was categorized as good. Thus, wall magazine training proved to be effective as a contextual learning medium for improving students’ journalistic literacy and strengthening the literacy culture in the school environment
Pemanfaatan Media Film Pendek dalam Pembelajaran Menyimak Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fadilah Neyarasmi; Muhammad Ihlasul Amal; Dedi Risaldi
INDONESIAN LANGUAGE TEACHING & LITERATURE JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2026): Indonesian Language Teaching & Literature Journal
Publisher : Study Program of Indonesian Language Education, Faculty of Languages and Literature, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/s6fjk963

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan media film pendek dalam pembelajaran menyimak mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan mahasiswa yang mengikuti pembelajaran menyimak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan pembelajaran menyimak menggunakan film pendek “Ramadhan Pertama dengan Ayah” berdurasi 8 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan film pendek mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual. Mahasiswa menunjukkan fokus, partisipasi, dan antusiasme yang lebih tinggi selama kegiatan menyimak berlangsung. Unsur audiovisual dalam film pendek membantu mahasiswa memahami alur cerita, mengenali tokoh dan konflik, serta menafsirkan pesan moral secara lebih baik. Selain itu, aspek visual seperti ekspresi tokoh, gerak tubuh, dan situasi komunikasi mendukung pemahaman mahasiswa terhadap informasi lisan. Meskipun ditemukan beberapa kendala, seperti kualitas audio dan tempo dialog yang cepat, media film pendek secara umum efektif mendukung pemahaman dan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran menyimak.
SPIRITUALITAS DAN RESISTENSI TERHADAP HEDONISME DALAM PUISI SAJAK SEDERHANA UNTUKMU KARYA EMHA AINUN NADJIB: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA: SPIRITUALITY AND RESISTANCE TO HEDONISM IN THE POEM SAJAK SEDERHANA UNTUKMU BY EMHA AINUN NADJIB: A SOCIOLOGY OF LITERATURE STUDY Nur Hasbi; Fadilah Neyarasmi
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 2 (2026): DESEMBER-JANUARI TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i2.5162

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai spiritualitas dan bentuk resistensi terhadap hedonisme dalam puisi Sajak Sedderhana Untukmu karya Emha Ainun Nadjib melalui kajian sosiologi sastra. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya budaya konsumtif dan materialistik dalam masyarakat modern yang menyebabkan terjadinya pergeseran nilai spiritual dan kesederhanaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca, catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dalam penelitian ini dilakukan melalui teknik triangulasi teori dan ketekunan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi tersebut merepresentasikan nilai kesederhanaan sebagai prinsip hidup yang menolak budaya materialisme dan kemewahan duniawi. Spiritualitas dalam puisi ditampilkan melalui hubungan manusia dengan Tuhan sebagai pusat makna kehidupan dan kekuatan moral dalam menghadapi kesia-siaan dunia modern, yaitu kritik terhadap budaya gemerlap, gaya hidup hedonistik, dan orientasi hidup yang berpusat pada materi. Bentuk resistensi terhadap budaya konsumtif ditunjukkan melalui pengagungan nilai kesederhanaan dalam kehidupan maupun kematian. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa karya sastra memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran sosial dan spiritual masyarakat di tengah arus modernitas dan budaya konsumtif. Hasil penelitian dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran sastra berbasis nilai karakter, spiritualitas, dan kritik sosial dalam pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.
PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA ANAK MELALUI AKTIVITAS BERMAIN DI LINGKUNGAN TAMAN KANAK-KANAK: CHILDREN'S FIRST LANGUAGE ACQUISITION THROUGH PLAY ACTIVITIES IN THE KINDERGARTEN ENVIRONMENT Dedi Risaldi; Fadilah Neyarasmi
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 3 (2026): FEBRUARI-MARET TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i3.5173

Abstract

Abstrak Penelitian berjudul Analisis Pemerolehan Bahasa Pertama pada Anak Usia 6 Tahun melalui Aktivitas Bermain di Taman Kanak-Kanak, ini bertujuan untuk menganalisis proses pemerolehan bahasa pertama pada anak usia 6 tahun melalui kegiatan bermain peran serta mendeskripsikan pengaruh interaksi dengan guru, teman, dan orang tua terhadap perkembangan kemampuan berbicara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memahami fenomena perkembangan bahasa secara alami tanpa perlakuan khusus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, kuesioner, dan dokumentasi dengan melibatkan anak, guru, dan orang tua sebagai sumber data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan bahasa anak berada pada kategori baik hingga sangat baik pada aspek fonologi, sintaksis, semantik, dan interaksi sosial. Anak mampu mengucapkan kata dengan jelas, menyusun kalimat sederhana hingga kompleks, memahami makna secara kontekstual, serta aktif dalam berkomunikasi. Meskipun terdapat pengaruh bahasa daerah, hal tersebut merupakan bagian dari proses bilingual yang alami. Kegiatan bermain peran terbukti meningkatkan kepercayaan diri, kosakata, dan kemampuan ekspresi anak. Dengan demikian, pembelajaran berbasis bermain efektif dalam mendukung pemerolehan bahasa pertama anak usia dini.  
KAJIAN SEMANTIK RELASI MAKNA DALAM TUTURAN SEHARI- HARI MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Fadilah Neyarasmi; Dedi Risaldi
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 6, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji relasi makna dalam tuturan sehari-hari mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia. Fokus penelitian meliputi sinonimi, antonimi, dan polisemi serta pengaruh konteks sosial dan dialektal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi, klasifikasi, dan interpretasi makna kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi makna bersifat dinamis dan kontekstual. Sinonimi digunakan untuk variasi ekspresi, antonimi untuk menegaskan perbedaan makna, dan polisemi menunjukkan fleksibilitas makna. Selain itu, partikel dialektal seperti ji, mi, dan ki memengaruhi makna secara pragmatis, terutama dalam aspek penegasan dan kesopanan. Temuan ini menunjukkan bahwa makna tidak hanya ditentukan secara leksikal, tetapi juga oleh konteks sosial dan budaya.
REPRESENTASI NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM CERITA RAKYAT MAKASSAR PADA BUKU RUPAMA KARYA ZAINUDDIN HAKIM Rahmi Mardatillah; Fadilah Neyarasmi
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 6, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis representasi nilai pendidikan karakter dalam cerita rakyat Makassar pada buku RUPAMA karya Zainuddin Hakim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data berupa teks cerita rakyat dalam buku RUPAMA, sedangkan data penelitian berupa kutipan yang mengandung nilai pendidikan karakter. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan teknik baca-catat, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tujuh nilai pendidikan karakter yang direpresentasikan dalam cerita, yaitu nilai religius, kejujuran, tanggung jawab, kerja keras, kepedulian sosial, rendah hati, dan bakti kepada orang tua. Nilai-nilai tersebut direpresentasikan melalui tindakan tokoh, konflik, serta konsekuensi moral dalam alur cerita. Representasi nilai karakter dalam cerita rakyat tidak disampaikan secara langsung, melainkan melalui struktur naratif yang membentuk makna secara implisit. Temuan ini menunjukkan bahwa cerita rakyat Makassar dalam buku RUPAMA memiliki fungsi edukatif sebagai media pembentukan karakter berbasis kearifan lokal. Oleh karena itu, cerita rakyat dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran dalam pendidikan karakter yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan masyarakat.
Contextual Approach In Poetry Writing Training For Students Idawati Garim; Kisman Salija; Suci Amaliah; Fadilah Neyarasmi
Tamaddun Life Vol 23 No 2 (2024): December
Publisher : Fakultas Sastra - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/tamaddun.v23i2.799

Abstract

This study explores the effectiveness of a contextual approach in enhancing students’ poetry writing skills, creativity, and engagement at SMPN 1 Majene. By integrating students’ personal experiences and cultural contexts into the learning process, the study aimed to address challenges such as limited understanding of poetic structures, difficulties in self-expression, and lack of engagement in poetry writing. A qualitative descriptive method was employed, involving classroom observations, student artifacts, interviews, and reflective journals. The findings reveal that the contextual approach significantly improved students’ understanding of poetic elements such as rhyme, rhythm, and stanza structure. Furthermore, students demonstrated enhanced creativity and self-expression, producing authentic and emotionally resonant poems by drawing on their lived experiences. Collaborative activities, such as peer reviews and group discussions, fostered a supportive learning environment that further motivated students. However, challenges were observed, including difficulties with advanced poetic techniques and hesitancy in sharing work during peer sessions. These findings highlight the transformative potential of contextual learning in making poetry writing more accessible and meaningful, while also underscoring the need for ongoing refinement of teaching strategies. This study provides valuable insights for educators and curriculum designers seeking to enhance creative writing instruction through relevant and inclusive pedagogical approaches.