Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Empowerment of PKK Members in Utilizing Fragrant Lemongrass Oil as a Floor Cleaner Production Material in Sukasari Village, Seluma Regency, Bengkulu Province, 2023 Krisyanella; Meinisasti, Resva; Khasanah, Heti Rais; Pudiarifanti, Nadia; Susilo, Avrilya Iqoranny; Muslim, Zamharira; Baharyati , Delta; Irnameria, Dira
Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas)
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/abdigermas.v2i2.212

Abstract

The purpose of this activity is to increase the knowledge and skills of PKK members in Sukasari village in developing products from lemongrass oil. This can increase the selling value of lemongrass oil that has been produced, so that it can increase community income. The methods used were socialization, demonstration and self-assistance in making cleaners, packaging and labeling fragrant lemongrass floor cleaner products. At the socialization stage, participants received material and there was a discussion session. Participants were given a questionnaire to see their level of understanding of the material provided. After the participants were given counseling and demonstrations of product making, it was seen that there was an increase in the knowledge and skills of the participants in making these products independently. Also, it was seen that participants were interested in developing this product into a commercial product. The conclusion of this activity is that participants are able to produce this product independently. This product will be used for personal household needs and developed by the local BUMDes to become a commercial preparation.
FORMULASI SEDIAAN MASKER WAJAH GEL PELL OFF DARI EKSTRAK ETANOL KULIT JERUK NIPIS (Citrus Aurantiifolia Cortice) Karnelo, Rian; Pudiarifanti, Nadia; Jatiningsih, Setiyati
Jurnal Pharmacopoeia Vol 1 No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.814 KB) | DOI: 10.33088/jp.v1i1.138

Abstract

Latar belakang : Kulit wajah merupakan bagian penting dan mendapat perhatian lebih karena seringnya terpapar sinar ultraviolet, debu, polusi, radikal bebas bahkan sisa-sisa make up yang tidak terangkat dengan sempurna, sehingga mengakibatkan pori–pori kulit tersumbat, jerawat serta komedo. Di dalam Jeruk Nipis mengandung flavonoid dan juga Vitamin C, dimana kedua kandungan tersebut memiliki khasiat sebagai antioksidan. Salah satu efek yang paling terlihat dari antioksidan adalah kemampuannya dalam merangsang produksi kolagen yang merupakan bagian penting dari struktur dan proses peremajaan kulit. Efek antioksidan akan lebih baik bila diformulasikan dalam bentuk sediaan topical dibandingkan dengan sediaan oral karena zat aktif akan berinteraksi lebih lama dengan kulit wajah. Masker wajah peel off merupakan salah satu jenis perawatan kulit wajah yang populer, mudah diaplikasikan dan tidak memberikan efek ketergantungan terhadap produk. Tujuan : Mengetahui karakteristik sediaan Masker wajah Gel Pell Off ekstrak etanol kulit Jeruk Nipis (Citrus Aurantiifolia Cortice) dengan beberapa variasi kosentrasi 0%, 10%, 15% dan 20%. Metode penelitian : Metode yang digunakan adalah metode Eksperimental. Hasil : Berdasarkan Pengujian yang dilakukan pada sediaan masker wajah gel peel-off dari ekstrak etanol kulit jeruk nipis (Citrus Aurantiifolia Cortice) pada formula I, II dan III memenuhi syarat uji organoleptis, homogenitas, uji pH, uji sediaan mengering dan uji iritasi. Kesimpulan : Formula F1, F2 dan F3 secara organoleptis mengalami perubahan dari hari ke-1 sampai hari ke-14. Hogenitas dari setiap formula F1, F2 dan F3 homogen pada hari ke-7 sampai hari ke-14. Ph pada formula F1, F2 dan F3 telah memenuhi syarat rentang Ph yang bisa diterima oleh kulit. Untuk waktu mengering setiap formula sediaan sudah memiliki waktu mengering yang baik. Daya sebar dari setiap formula memenuhi pesyaratan. Untuk uji iritasi setelah dilakukan kepada 10 orang panelis menunjukkan tidak adanya iritasi. Kata kunci : Kulit jeruk nipis (Citrus Aurantiifolia Cortice), Masker Gel Peel-off, Karakteristik
Uji Efektifivitas Ekstrak Etanol Daun Rambutan (Nephelium lappaceum) Sebagai Hemostasis Terhadap Luka Potong Pada Mencit Jantan Galur Swiss-Webster Septiani Putri, Tria; Rais Khasanah, Heti; Irnameria, Dira; Farizal, Jon; Pudiarifanti, Nadia
Jurnal Pharmacopoeia Vol 1 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.392 KB) | DOI: 10.33088/jp.v1i2.264

Abstract

Salah satu tanaman yang dapat digunakan dalam pengobatan tradisional adalah daun rambutan (Nephelium lappaceum). Hasil uji skrining fitokimia menunjukkan bahwa daun rambutan memiliki senyawa berupa alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin, dimana flavonoid dan tanin merupakan senyawa utama yang berperan dalam proses hemostasis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Rambutan (Nephelium lappaceum). Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperiment laboratorium dengan desain penelitian yaitu Posttest Only Control Group Design. Hasil pengujian menunjukkan adanya perbedaan efek yang bermakna pada ekstrak daun rambutan. Dalam hal ini ekstrak daun bandotan memiliki efek yang paling efektif sebagai hemostatis dan berbeda nyata dengan pemberian povidon iodin sebagai pembanding.  Ekstrak daun rambutan dengan konsentrasi 10% , 20% , dan 40% dapat memberikan efek hemostatis pada mencit. Pemberian ekstrak daun rambutan dengan konsentrasi 40 % memberikan efek hemostatis yang efektif dengan waktu perdarahan yang lebih singkat yaitu 154,92 detik, tetapi efeknya belum seoptimal dengan pemberian povidon iodin sebagai pembanding.
GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DI RSUD. Dr. M. YUNUS KOTA BENGKULU TAHUN 2022 Anggraini, Anggi; Pudiarifanti, Nadia; Muslim, Zamharira
Jurnal Pharmacopoeia Vol 3 No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jp.v3i1.481

Abstract

Strokee iskemik adalah tanda klinis disfungsi atau kerusakan jaringan otak yang disebabkan kurangnya aliran darah ke otak sehingga mengganggu kebutuhan darah dan oksigen di otak. WHO mendefiniskan stroke merupakan suatu tanda klinis yang berkembang cepat akibat gangguan otak fokal (atau global) dengan gejala - gejala yang berlangsung selama 24 jam atau lebih dan dapat menyebabkan kematian tanpa adanya penyebab lain yang jelas selain vaskuler. Tujuan penelitia ini adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan obat pada pasien stroke iskemik di RSUD Dr.M.Yunus kota bengkulu tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian non ekperimental dengan analisis deksriptif menggunakan data rekam medik yang dikumpulkan secara retrospektif. Penelitian dilaksanakan di bagian rekam medik RSUD Dr.M.Yunus Bengkulu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jenis obat yang paling banyak di gunakan pada pasien stroke iskemik adalah citicoline dengan persentase sebanyak (15,49%). Golongan farmakologi yang paling banyak digunakan adalah antihipertensi yaitu sebanyak (34,63%).  Pada penelitian ini di dapatkan bahwa jenis obat yang paling banyak digunakan adalah citicoline yaitu sebanyak 68 (11,82%). Dan penggunaan golongan obat paling banyak adalah golongan Antihipertensi yaitu sebanyak 72 (100%).  
Empowering Cadres in Information Management and Hypertension Control Through a Digital Application in Lempuing and Nusa Indah Villages, Bengkulu City Hermansyah, Hermansyah; Nafratilova, Mercy; Wulandari, Dwi; Pudiarifanti, Nadia; Hariadi, Efrizon
DIKDIMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): DIKDIMAS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT VOL 4 NO 3 DESEMBER 2025
Publisher : Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/dikdimas.v4i3.520

Abstract

Background: Hypertension remains a major public health problem that requires improved patient knowledge and consistent blood pressure monitoring. Digital applications offer opportunities to support information management and hypertension control at the community level.Aim: This program aimed to empower community health cadres in information management and hypertension control through the use of a digital application.Methods: The community service program involved 16 cadres and were conducted through health education (lectures and discussions) and hands-on training on digital application use. Knowledge was measured using a 10-item multiple-choice questionnaire (maximum score 100). Skills were assessed using an observation checklist. The intervention lasted one month.Results: The average knowledge score increased from 70 (pre-test) to 93 (post-test), representing a mean increase of 23 points. Cadres also demonstrated improved skills in operating the digital application.Conclusion: Cadre empowerment through education and digital application training successfully improved their knowledge and skills in hypertension information management and control. This program supports the strengthening of community-based hypertension prevention efforts.